Sabtu, 05 November 2022

Nota Kesepakatan Pengadilan Agama Brebes dengan Kodim 0713 Brebes dan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Brebes

 



Brebes - Bertempat di Aula Pengadilan Agama Brebes Kelas II B telah dilaksanakan kegiatan Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) antara Pengadilan Agama Brebes dengan 2 instansi vertikal diantaranya Kodim 0713 Brebes dan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Brebes, Jalan Jenderal A. Yani No.92, Sangkalputung, Brebes, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis (03/11/2022).

Ketua Pengadilan Agama Brebes Drs. H. Udin Najmudin, S.H., M.H. dalam sambutannya mengatakan “Selamat Datang Bapak Dandim 0713 dan Kepala Lapas di pengadilan Agama Brebes, merupakan suatu kehormatan bagi kami PA Brebes dengan hadirnya beliau. Pengadilan Agama Brebes adalah suatu lembaga Yudikatif dibawah naungan Mahkamah Agung bersama dengan Pengadilan Negeri, PTUN dan Pengadilan Militer”. paparnya.

“Tugas dan Wewenang Pengadilan Agama yakni menerima , memeriksa, memutus dan menyelesaikan perkara perdata dalam bidang perkawinan (Perceraian, Gugatan Harta Bersama, Izin Nikah, Pemeliharaan Anak, Permohonan Asal Usul Anak, Perwalian dan lain-lain). Serta Waris, Wasiat, Hibah, Wakaf, Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Ekonomi Syariah), Dengan adanya Nota Kesepakatan ini PA Brebes bisa lebih dekat lagi untuk bisa sharing, berkordinasi dengan Kodim 0713 dalam hal jika ada Anggota TNI/ PNS TNI mengajukan gugatan perceraian juga dalam hal pengamanan pelaksanaan putusan eksekusi”. Imbuhnya.

Ditambahkan juga bahwa juga Nota Kesepahaman dengan Lapas Kelas II B Brebes adalah kerjasama untuk jalannya persidangan secara teleconference ( Online) jika ada salah satu pihak berada dalam binaan Lapas Brebes.

Sementara Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Tentrem Basuki saat menyampaikan sambutannnya mengatakatan “Sebagai wujud pembinaan personel dalam organisasi Kodim 0713 Brebes, Saya menandatangani MoU bersama Pengadilan Agama Kabupaten Brebes beserta Kepala Lembaga Permasyarakatan Brebes bertujuan sebagai bentuk upaya satuan dalam melaksanakan pembinaan personel”. paparnya.

Dandim berharap, dengan adanya Mou tersebut, dapat meningkatkan pengetahuan keagamaan prajurit, sehingga setiap prajurit dapat menjadi pemimpin dan teladan bagi istri serta anggota keluarganya.

“Permasalahan dalam kehidupan rumah tangga pasti ada, untuk itu setiap prajurit diharap dapat meningkatkan pengetahuan tentang keagamaan, agar dapat menjadi pemimpin dan teladan bagi keluarganya,” pungkasnya.

Begitupun juga Isnawan, Amd IP, S.H., M.H. Kepala Lapas Brebes mengungkapkan rasa senangnya atas MoU yang telah di tandatangani bersama ini menambah pengetahuan untuk para narapidana bisa menyelesaikan masalah hubungan suami isteri melalui persidangan Online untuk jalannya persidangan secara teleconference jika ada salah satu pihak berada dalam binaan Lapas Brebes.

Lebih lanjut Ismawan mengatakan, bahwa beragam permasalahan kehidupan dalam rumah tangga datang silih berganti, untuk itu diharapkan keterbukaan dan pikiran jernih agar dapat menyelesaikan permasalahan tersebut, sehingga tidak berakhir dalam perceraian.(Pendim0713/Tsm).

Peduli Anak Stunting, Dandim 0713 Brebes Berikan Bantuan Makanan Tambahan

 

Brebes – Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian serta dukungan dari TNI dalam penanganan terhadap masalah stunting di Kabupaten Brebes, Komando Distrik Militer (Kodim) 0713 Brebes secara serentak memberikan bantuan berupa vitamin dan makanan bernutrisi kepada anak penderita stunting di 17 Koramil jajaran, di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis (02/11/2022).

Diketahui, Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi kronis pada anak yang mempengaruhi tumbuh kembang dan kecerdasan. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan pada masa awal setelah bayi lahir. Akan tetapi, kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun.

Dandim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Tentrem Basuki saat memberikan di Desa Padasugih, Kecamatan Brebes, mengatakan pemberian bantuan tersebut adalah wujud tindak lanjut perintah dari Kepala Staf Angkatan Darat. Tujuannya yakni untuk menurunkan angka stunting secara nasional.

“Stunting ini adalah program nasional yang perlu kita sukseskan bersama baik oleh Pemerintah pusat maupun daerah biar penurunan angka stunting di Indonesia bisa terwujud,” ucap Dandim.

Letkol Infanteri Tentrem Basuki menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan yang dialami keluarga yang anaknya terindikasi menderita stunting.(Pendim0713/Tsm).

Tanaman Jagung Siap Panen, PPL dan Babinsa Tinjau Lahan Demplot

 

Brebes - Persiapan panen jagung di Demplot Ketahanan Pangan milik Kodim 0713 Brebes, Babinsa dan PPL Kecamatan Songgom melakukan peninjauan dan pengecekan tanaman jagung yang sudah siap panen dilahan demplot, dilahan milik TNI AD dengan luas lahan 2 hektar di Desa Songgom, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Jum’at (04/11/2022).

Kegiatan tersebut dilakukan guna turut mensukseskan program pemerintah tentang ketahanan pangan yang digagas oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M. tercapai Swasembada Pangan di Indonesia.

Menurut Muhammad Khadiq (44) PPL Kec. Songgom, kegiatan pengecekan tanaman jagung tersebut dilakukan dalam rangka persiapan panen, yang rencananya nanti akan dihadiri oleh Forkopimda Brebes.

Muhammad Khadiq juga menyampaikan.   Demplot tanaman jagung seluas 2 Ha yang sudah dilaksanakan oleh Kodim 0713 Brebes diwilayah Koramil 17 Songgom ini merupakan wujud nyata  Kodim Brebes dalam membantu pemerintah di bidang Ketahanan Pangan.

Ditegaskannya, antara PPL dan Babinsa serta Petani dengan Kodim 0713 Brebes siap melaksanakan perintah dari Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Dudung Abdurachman.   

"Program ketahanan pangan ini juga untuk mengantisipasi menghadapi kemungkinan terjadinya krisis pangan, dan dalam rangka pemulihan ekonomi pasca Covid-19," tegasnya.

Sementara Babinsa Koptu Wahyudiono menambahkan, “Selama Demplot Ketahanan Pangan, Kodim Brebes mendapat pendampingan dari DPKP (Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan ) Kabupaten Brebes  melalui PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) dan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Songgom”. Katanya.

"Supaya saat panen nanti, dapat memperoleh hasil panen semaksimal mungkin," Imbuhnya.

Adapun hasil panen tanaman jagung yang dilaksanakan oleh Kodim 0713 Brebes nantinya akan disalurkan atau diberikan semua kepada masyarakat yang membutuhkan.(Pendim0713/Tsm)

Patroli Babinsa Koramil 06 Kersana, Aman Bila Ada Poskamling Aktif

 


Brebes - Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, selaku pembina teritorial, Babinsa Koramil 06 Kersana, Kodim 0713 Brebes, Koptu Heriyanto bersama Babinkamtibmas lakukan patroli malam di desa binaan, Desa Kersana, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sabtu malam (05/11/2022).

Patroli malam juga menyempatkan singgah ke Poskamling. Mereka disambut oleh warga yang sedang berkumpul di poskamling.

“Patroli malam ini tujuannya adalah untuk mengetahui sejauh mana kesadaran warga dalam melaksanakan ronda malam. Karena sejatinya keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) akan terwujud dengan baik apabila tumbuh kesadaran dengan sendirinya dari warga terhadap lingkungannya,” kata Babinsa Koptu Heriyanto.

Kesempatan itu Babinsa juga memberikan pesan pesan kamtibmas agar saat ronda keliling kampung minimal berjumlah dua orang, supaya apabila menemukan sesuatu hal bisa berkoodinasi satu sama lainnya.

Koptu Heriyanto juga meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungan rumah masing- masing, Cek semuanya sebelum tidur untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan”ungkapnya.(Pendim0713/Tsm).

Babinsa Koramil 10 Sirampog Kerja Bakti Pembongkaran Rumah Warga Pasca Tanah Bergerak

 


Brebes - Babinsa Koramil 10 Sirampog, Kodim 0713 Brebes, Peltu Edi Susianto bersama anggota lainnya melaksanakan kerja bakti pembongkaran rumah salah satu warga yang terdampak akibat tanah bergerak. Sabtu (05/11/2022).

Bersama dengan Sekcam Sirampog, Polsek, Kepala Desa Sridadi, Satpol PP, anggota Ukhuwah Alfatah Rescue (UAR) Al Falah dibantu relawan dan warga masyarakat sekitar, rumah warga yang direlokasi yang berada di dukuh 2, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog ini rampung dalam waktu singkat.

Peltu Edi Susianto mengatakan “Kerja bakti yang dilakukan antara lain pembongkaran rumah warga yang akan di relokasi, mengamankan barang-barang dan dokomen penting milik warga dan membersihkan puing-puing bangunan, Kerugian yang ditaksir sekitar 150 juta dan tidak ada korban jiwa”. Ungkapnya.

Sementara Ukhuwah Alfatah Rescue (UAR) Korda Brebes, Jawa Tengah menerjunkan sejumlah relawannya untuk membantu korban bencana alam tanah bergerak.

Ketua UAR Korda Brebes, Sodikin Slamet mengatakan, ada 40 relawan yang ikut melakukan kegiatan membantu korban bencana tanah bergerak. Relawan melakukan pembongkaran rumah-rumah korban yang rusak untuk dipindah ke tempat hunian sementara (Huntara).

“Kondisi pergerakan tanah sangat parah sehjngga seluruh bangunan tumah harus dirobohkan dan dipindah ke lokasi Huntara,” ujarnya.

Relawan UAR terjun membantu membongkar rumah korban yang terbuat dari kontruksi kayu. Selain membongkar, relawan UAR bersama relawan lainnya juga membantu mengangkut bongkaran ke lokasi Huntara.

“Membongkarnya harus hati-hati, karna akan digunakan lagi untuk membuat Huntara,” katanya.(Pendim0713/Tsm).

Rabu, 02 November 2022

Babinsa Kodim Brebes Masuk Dapur Warga, Lakukan Ini

  


Brebes - Anggota Babinsa Koramil 01 Brebes, Kodim 0713 Brebes, Sertu Imam Syafi'i mewujudkan program Kasad Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M. 'Babinsa Masuk Dapur" untuk lebih dekat dengan warga kurang mampu didesa Binaan RT 02 RW 01, Desa Pemaron, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Rabu (02/11/2022).

Aksi anggota TNI ini adalah bagian Babinsa Masuk Dapur, program yang bertujuan untuk mengecek dan mendata langsung kondisi dapur masyarakat kurang mampu serta memasak makanan untuk mereka.

Mbah Suminah bersama Mbah Sanusi yang hanya tinggal berdua hanya mengandalkan dari usahanya membuat dan menjual Rengginang (Nasi Ketan yang direbus dan dibentuk bulat pipih dan digoreng yang biasanya untuk khas acara pernikahan di Brebes) menyampaikan terima kasih kepada TNI Sertu Imam Syafi'i.

Menurut mbah Suminah, program Babinsa Masuk Dapur sangat membantu warga seperti saya yang sudah menua, apalagi masak dengan menggunakan kayu bakar.

Sertu Imam Syafi'i Babinsa sekaligus merangkap menjadi Ketua RW di Desanya, mengatakan TNI hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mengecek kondisi dapur warganya.

“Semoga kegiatan ini kedepannya bisa dilanjutkan di RT dan RW yang lain,” kata Imam Syafi'i.

Danramil 01 Brebes, Kapten Infanteri Kunpriyanto, SE saat meninjau pelaksanaan program Babinsa Masuk Dapur menurutnya sangat membantu masyarakat di wilayah binaan, terutama lansia yang tinggal sendiri sebatang kara berhak mendapatkan makanan seperti kita setidaknya dengan program Babinsa Masuk dapur warga kita bisa sedikit terbantu. 

Yang dilakukan oleh Babinsa Masuk Dapur Warga adalah menyiapkan, memasak dari bahan hingga menjadi makanan siap saji untuk warga yang sudah lanjut usia. (Pendim0713/Tsm).

Anggota Koramil 01 Brebes Bersama Warga, Kerja Bakti Perbaiki Saluran Irigasi

 




Brebes - Anggota Babinsa Koramil 01 Brebes, Kodim 0713 Brebes, bersama warga masyarakat bersama-sama melaksanakan kegiatan kerja bakti memperbaiki saluran irigasi atau parit yang di gunakan untuk mengairi sawah dan juga pencegahan banjir di Desa Banjaranyar, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Rabu (02/11/2022).

Kepala Desa Banjaranyar H. Saripin, Petugas Penyuluh Lapangan Dinas Pertanian Titik Mardiyanti, Batituud Koramil 01 Brebes Peltu Bangun Pasaribu bersama anggota Babinsa dan warga binaanya saling bahu-membahu dalam kerja memperbaiki saluran irigasi, Kerja bakti yang dilaksanakan dengan semangat dan antusias yang tinggi dari warga masyarakat.

“Selain ikut dalam melaksanakan pembangunan fasilitas desa, kerja bakti antara TNI dan masyarakat diharapkan bisa mempererat tali silaturahmi,” ucap Peltu Bangun.

Babinsa dan warga beramai-ramai memperbaiki saluran air secara gotong-royong, sehingga proses renovasi saluran air dapat dilakukan dengan cepat sehingga semakin cepat pula untuk segera digunakan dalam mengairi lahan pertanian yang mana dapat berdampak positif pada peningkatan kesuburan dan hasil panen.

“Saluran irigasi sebagai penyedia bahan baku air pertanian usai pembuatan harus terus dijaga kelancarannya, sehingga sektor pertanian mampu menghasilkan hasil panen yang baik untuk mendongkrak kesejahteraan para petani,” imbuh Batituud.

Peltu Bangun juga menghimbau kepada warga binaannya, agar dengan sadar tidak membuang sampah pada saluran irigasi karena pada saat musim penghujan sampah dapat menyumbat saluran air, sehingga mengganggu persediaan bahan baku air pertanian.

“Semoga dengan kerja bakti ini dapat menormalkan fungsi saluran irigasi sehingga dapat memperlancar jalannya air menuju sawah dan mencegah banjir,” tutup Batituud. (Pendim0713/Tsm).