Jumat, 04 Februari 2022

Babinsa Bersinergi Bersama Satpol-PP Himbau 5 M, Cegah Penyebaran Covid-19

 


Brebes - Demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Koramil 06 Kersana, Kodim 0713 Brebes Serma Jamaludin bersinergi dengan aparat terkait dalam melakukan patroli bersama di wilayah Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Jumat malam. (04/02/2022).

Sinergi ini mendapat apresiasi yang positif. Patroli ini dilakukan diberbagai tempat yang menjadi berkumpulnya warga. Dalam setiap patroli mereka selalu memberikan himbauan kepada para warga masyarakat untuk ikut bersama-sama untuk tetap menerapkan Protokol kesehatan.

“Kami Babinsa, Babinkamtibmas dan Satpol PP, selalu bersinergi untuk keamanan, selalu menjaga keamanan bersama guna kenyamanan warga, kemudian disaat ini juga kami menghimbau kepada warga untuk tetap melaksanakan Gerakan 5M Covid-19, Makna gerakan 5M protokol kesehatan yaitu Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi”. Tutur Serma Jamaludin.

“Kita juga sangat bersyukur sampai saat ini di wilayah Kersana tidak terjadi hal-hal yang dianggap rawan kamtibmas dan ini juga akibat dari kerjasama antar semua warga masyarakat ”.Imbunya.

Kendati demikian untuk semua lapisan masyarakat agar tetap saling membantu dan mempertahankan wilayah yang tetap aman. Patroli bersama ini dilakukan untuk menjamin keamanan, ketertiban dan menyebarnya virus Covid -19 di wilayah kecamatan Kersana. (Pendim0713).

Mitigasi di Sungai Cibogo Bantarkawung Brebes

 Brebes – Penambalan tanggul Sungai Cibogo dilakukan puluhan relawan di Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pasca longsor pada Kamis 3 Februari 2022. Jumat (4/2/2022).

Disampaikan Danramil 12 Bantarkawung Kodim 0713 Brebes melalui Bati Tuud Peltu Diono, pembuat tanggul darurat dari karung yang diisi tanah liat ini mulai dilakukan dari pukul 09.00-15.00 WIB.

Beberapa unsur terlibat dalam mitigasi ini, mulai dari TNI, BPBD Bantarkawung, dan segenap komponen masyarakat Desa Jipang termasuk warga setempat yaitu warga Dukuh Blok M.

“Penanganan tanggul Sungai Cibogo yang longsor sepanjang 7 meter di Dukuh Blok M RT/RW. 02 ini dilakukan agar kerusakan tidak meluas dan merembet ke pemukiman warga,” terangnya.

Adapun pekerjaan lain yang dilakukan yakni menyingkirkan material longsor agar tidak menghambat aliran sungai serta pembersihan sampah di sekitar tanggul longsor.

Sementara itu disampaikan Budi selaku Kepala BPBD Bantarkawung, penanganan cepat memang harus segera dilakukan mengingat tanggul yang longsor cukup panjang dan ketinggiannya mencapai 3 meter dari dasar sungai. Pasalnya, volume lebar dan ketinggian tanggul longsor dapat sewaktu-waktu meluas jika Sungai Cibogo banjir lagi sebagai akibat wilayah Bantarkawung diguyur hujan deras dengan intensitas lama.

Terpisah Dandim Brebes Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan mengemukakan agar masing-masing babinsa di 17 koramil jajarannya (17 kecamatan) selalu fokus membantu pihak terkait dalam upaya antisipasi maupun penanganan tanah longsor dan banjir.

Ia meminta agar babinsa menjadi promotor, baik pembersihan saluran air, normalisasi sungai, penanaman pohon keras untuk jangka panjang terutama di daerah aliran sungai, dan juga mengedukasi warga desa binaan agar tidak membuang sampah di sungai. (Aan)

Ditinggal Pergi, Seisi Rumah Darsim Terbakar

 


Brebes – Rumah milik Darsim (30), warga Desa Karangbandung RT. 03 RW. 06, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terbakar pada Kamis 3 Februari 2022 sekitar pukul 22.00 WIB.

Disampaikan Danramil 15 Ketanggungan Kodim 0713 Brebes, Kapten Arhanud Nediono, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik.

“Saat kejadian pemilik rumah sedang keluar. Perabotan rumah juga ikut terbakar beserta satu unit sepeda motor,” terangnya.

Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam berselang oleh warga setempat dengan peralatan seadanya.

Tidak ada korban jiwa namun kerugian material ditaksir mencapai Rp. 70 juta. (Aan)

Kamis, 03 Februari 2022

Tentara dan Polisi Cilik Studi Profesi ke Koramil Songgom

 


Brebes – Puluhan anak-anak TK ABA Songgom Lor dan TK Pertiwi Wanacala, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kunjungi Koramil 17 Songgom Kodim 0713 Brebes, Jalan Raya Jatirokeh No. 120. Kamis pagi (3/2/2022).

Tampak semangat dari Bati Tuud Peltu Jaenal dan Serma Yuli HS, dalam tatap muka itu.

Danramil Kapten Infanteri Sutarno menyampaikan, kunjungan anak usia dini itu untuk pengenalan salah satu profesi yaitu TNI-AD, bahkan dari 55 anak TK ABA dan 25 anak TK Pertiwi, beberapa memakai pakaian prajurit TNI-AD dan AL.

“Sangat membanggakan patriotisme anak usia dini dari kedua TK itu. Kita harapkan mereka nanti menjadi penerus prajurit dan pak polisi,” ujarnya mengapresiasi.

Mereka dikenalkan tentang apa itu TNI, tugas-tugasnya, apa itu Kodim dan Koramil, jenjang kepangkatan prajurit, lambang negara, mengucapkan Pancasila, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan diajarkan salam komando pemacu semangat.

Danramil menambahkan, selain wawasan kebangsaan dini untuk menumbuhkan kecintaan mereka kepada tanah air, juga diberikan motivasi kedisiplinan, rajin belajar, peduli kebersihan lingkungan, patuh kepada orang tua dan guru, jujur dan bertanggung jawab.

Tujuannya agar kelak menjadi pemimpin bangsa yang berjiwa ksatria, berbudi pekerti luhur, peduli kepada anak-buah/bawahan, serta cinta kepada bangsa tentunya. (Aan)

Selasa, 01 Februari 2022

Pengenalan Profesi TNI Kepada Anak Usia Dini

 

Brebes – Belasan anak-anak TK Pertiwi Anak Ranting Brebes berkunjung ke Makoramil 01 Brebes Kodim 0713 Brebes, Jalan Dr. Setiabudi No. 23 Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Rabu pagi (2/2/2022).

Disampaikan Puji Hastuti selaku Plt. Kepala Sekolah TK Pertiwi Anak Ranting Brebes, kedatangan mereka dalam rangka pengenalan salah satu profesi yaitu TNI-AD.

“Kegiatan ini juga untuk pengenalan kedisiplinan dan kecintaan terhadap tanah air melalui TNI kepada anak didik kami,” bebernya.

Selaku tuan rumah, Danramil Kapten Infanteri Kunpriyanto SE menyampaikan, pihaknya memperkenalkan tentang apa itu TNI, tugas-tugasnya, Kodim dan Koramil, serta jenjang kepangkatan prajurit kepada anak usia dini itu.

“Anak-anak TK Pertiwi Anak Ranting Brebes juga kita kenalkan lambang negara, mengucapkan Pancasila, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, yel-yel pemacu semangat dan senam untuk kesehatan mereka,” ujarnya.

Lanjutnya, selain itu mereka juga diberikan motivasi agar lebih rajin belajar, rajin bersih-bersih lingkungan, patuh kepada guru dan orang tua, disiplin waktu, serta jujur dan bertanggung jawab sehingga kelak menjadi pemimpin bangsa yang unggul.

Semantara itu salah satu anak Ara (5), menyatakan senang karena bisa dekat dengan TNI saat melakukan studi outdoor nya itu. (Aan)

Babinsa Pulogading Tracking Dampingi Nakes

 

Brebes – Bintara Pembina Desa (Babinsa) menjadi ujung tombak TNI AD untuk memutus penyebaran Covid-19 di tanah air. Sinergi dengan jajaran terkait baik bersama Polri, Tim Kesehatan dan pemerintah daerah bahkan Satgas Penanggulangan Covid-19 terus dilakukan. Tak hanya itu, pendekatan di tengah masyarakat juga makin digencarkan guna menumbuhkan semangat bersama untuk melawan Covid-19.

Menindaklanjuti instruksi dari Panglima TNI, jajaran Koramil di Kodim 0713 Brebes mengerahkan Babinsa untuk terjun di tengah masyarakat. Salah satunya ditunjukkan Babinsa bersama petugas Puskesmas setempat untuk melacak kontak erat atau tracing dari warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Komandan Koramil (Danramil) 07/Bulakamba Kapten Infanteri M. Tuteng Aryolona Perbangkara mengatakan tracing menjadi hal wajib bagi Satgas Penanggulangan Covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan Virus Corona.

“Oleh sebab Babinsa dilibatkan dalam kegiatan tracing. Babinsa bisa membantu tim dalam mengevukasi warga terkait perlunya mengikuti tes swab maupun rapid antigen,” terang Danramil, Rabu (02/02/2022).

Sementara Babinsa Pulogading Koptu M. Sodik bersama Babinkamtibmas dan Tenaga Kesehatan serta Kepala Desa yang secara langsung terjun dilapangan tak memungkiri memang tidak semua masyarakat mau menerima kenyataan telah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Tak jarang warga merasa sehat dan tetap tak mengalami gejala sedikitpun walau pernah berada dekat dengan penderita Covid-19.

“Padahal ini yang berbahaya, warga merasa sehat atau tidak apa-apa namun sebenarnya ia juga berpotensi tertular positif Covid-19. Banyak dijumpai kasus positif Covid-19 namun tanpa gejala, ini yang harus diwaspadai,” Kata Koptu M. Sodik.

Awalnya banyak warga yang menolak dilakukannya tracing, namun berkat pendekatan dan komunikasi yang dilakukan Babinsa serta tim akhirnya masyarakat bisa memahami jika melawan Covid-19 harus membutuhkan peran serta bersama . “Persentase yang menolak kini sedikit. Mulai tumbuh kesadaran di tengah warga,” Imbuhnya.

Ditambahkan Koptu M. Sodik bahwa apa yang dilakukannya merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara. Ia menyadari tugas yang diembannya sangat berpotesi tertular Covid-19, namun dengan mematuhi protokol kesehatan semua akan mampu dilaluinya. 

“Setiap melaksanakan tugas yang berkaitan dengan kontak erat, tim selalu mengenakan APD. Tak hanya tracing, para Babinsa juga rutin melakukan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah dan tetap mengingatkan masyarakat mematuhi prokes untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga menghindari kerumunan serta mengurangi aktivitas di luar rumah,” jelasnya. (Pendim0713)

Jalan Provinsi Ruas Banjarharjo-Salem Longsor, Buka Tutup Arus Lalu-lintas Diberlakukan

 

Brebes – Buka-tutup arus kendaraan diberlakukan di jalan trans provinsi Salem-Majenang ruas Banjarharjo-Salem, tepatnya di Dusun Badodon, Desa Bandungsari, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Selasa petang (1/2/2022).

Disampaikan Danramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes, Kapten Cpl. A. Chaerul Huda, rekayasa lalu-lintas itu dikarenakan sebagian badan jalan longsor akibat tergerus derasnya arus Sungai Cigora.

“Pondasi jalan amblas sepanjang kurang lebih 50 meter dengan kedalaman sekitar 6 meter dari dasar sungai,” terangnya (2/2).

Lanjutnya, derasnya arus sungai tersebut dipicu akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Bandungsari pada Selasa sore (1/2) hingga tengah malam.

Pihak kecamatan telah melaporkannya kepada Pemkab Brebes dan diteruskan ke Bina Marga Jateng.

“Pihak kepolisian telah memasang police line. Untuk tanda peringatan juga telah kita pasang sebelum memasuki titik longsor agar para pengendara yang akan melintas tahu dan menurunkan kecepatan kendaraannya,” imbuhnya.

Untuk warga setempat sendiri masih memperbaiki pipa air yang terputus akibat longsor. (Aan)