Minggu, 12 Februari 2023

Contoh Bagi Masyarakat, Kendaraan Anggota Kodim Brebes Kembali Diperiksa

 

Brebes – Kendaraan dinas dan pribadi anggota TNI Kodim 0713 Brebes kembali diperiksa oleh Subdenpom IV/1-4 Brebes, di halaman Makodim setempat. Senin (13/3/2023).

Disampaikan Dandim Letkol Infanteri Tentrem Basuki melalui Pasi Intel Kodim, Kapten Armed Budi Utomo, bahwa pengecekan kendaraan dinas dan pribadi bertujuan untuk mengetahui kelayakan kendaraan penunjang operasional tugas sehari-hari dari para babinsa di wilayah dan juga anggota staf makodim

“Selain komponen penunjang kendaraan seperti kaca spion, lampu sein, lampu rem, klakson, dan kondisi ban, kelengkapan administrasi berkemudi seperti SIM dinas dan umum, STNK, KTA, masa berlaku dari surat-surat tersebut, dan pajak kendaraan juga kita periksa,” terangnya.

Kapten Budi berharap agar para pemakai kendaraan dinas khususnya terus merawat barang inventaris milik negara itu sehingga dapat panjang masa pakainya.

Sementara disampaikan Dansubdenpom IV/1-4 Brebes Kapten Cpm. Tri Ismaryadi, bahwa penegakan disiplin itu dilakukan setiap triwulan sekali.

“Prajurit juga merupakan contoh bagi masyarakat, sehingga harus tertib berlalu-lintas terlebih dahulu,” tegasnya. (Aan)

Kamis, 09 Februari 2023

Prajurit Brebes Diuji Kemampuan di Wilayah Paguyangan

 


Brebes – Ratusan babinsa jajaran Kodim 0713 Brebes kembali diuji keterampilan militer secara perorangan sesuai jenjang kepangkatannya.

Kasdim 0713 Brebes, Mayor Infanteri Drs. Abdul Asis Lallo, secara resmi membuka ujian melalui upacara di Lapangan Desa paguyangan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis (9/2/2023).

Disampaikan Kasdim, bahwa ada 11 pos ujian tertulis, yaitu 10 pos materi umum dan 1 pos lagi khusus untuk anggota inteligen.

“Ujian ini dilaksanakan selama dua hari agar para babinsa tetap terjaga kemampuan dan keterampilannya sebagai prajurit dan babinsa dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks kedepannya,” terangnya.

Kemudian disampaikan Pasi Ops Kodim Brebes Kapten Arhanud Suryadi SH, untuk materi umum dasar militer yang diujikan berpedoman kepada BPUP (Buku Pedoman Umum Prajurit) tingkat 3 sampai 7, meliputi navigasi darat (ilmu medan dan peta kompas), teknik dasar menembak, tehnik dasar bertempur, tali-temali, dan komunikasi.

Sedangkan untuk materi kemampuan penguasa wilayah meliputi 5 kemampuan teritorial yaitu temu cepat dan lapor cepat, manajemen teritorial, kemampuan penguasaan wilayah, pembinaan perlawanan rakyat, dan kemampuan komunikasi sosial (komsos).

Untuk itu, ia pun minta agar latihan itu dilaksankaan dengan semangat karena sebagai acuan untuk memelihara dan meningkatkan kualitas keterampilan prajurit.

“Ujian ini juga untuk merefresh kembali dasar-dasar ilmu kemiliteran dan teritorial,” tutupnya.

Sementara itu bagi anak-anak desa setempat di RT. 06 RW. 03, dimana salah satunya adalah Agata Abimanyu (8), murid kelas 2 SDN 01 Paguyangan, kehadairan ratusan prajurit di desanya membuatnya bangga dan termotivasi menjadi prajurit.

Untuk diketahui, UTP umum itu untuk  menguji keterampilan perorangan dari materi yang telah diperoleh/dilatihkan di tahap Latorsar (Latihan Perorangan Dasar) sebelumnya yang telah dilaksanakan dengan jangka waktu terukur dan terprogram.

Ujian tersebut juga menjadi acuan dalam pelaksanaan latihan selanjutnya sesuai dengan kalender latihan satuan, yaitu latihan kelompok. Selama pelaksanaan ujian juga mendapatkan pengawasan pejabat dari Staf Operasi Korem 071 Wijayakusuma. (Aan)

Mayat Tanpa Identitas di Aliran Sungai Cianten Dimakamkan di Desa Setempat

 


Brebes – Mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan tergeletak di dekat air terjun di aliran Sungai Cianten, Desa Banjarsari, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, pada Rabu sore (8/2), telah dimakamkan hari ini di TPU Cisarongge, Dukuh Pajajaran, Desa Banjarsari, Kamis pagi (9/2/2023).

Disampaikan Peltu Diono, Bati Tuud Koramil 12 Bantarkawung Kodim 0713 Brebes, bahwa pemakaman dilakukan di TPU desa setempat karena wilayah desa itu menjadi lokasi penemuan.

“Sampai dengan pemakaman pagi ini, jasad perempuan berumur sekitar 50 tahun itu belum diketahui darimana asal dan keluarganya,” terangnya.

Lanjut Diono, dari hasil visum luar pihak RSUD Kecamatan Bumiayu, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan/kekerasan.

Untuk kondisi tubuh sudah membusuk, perut pecah dan isinya keluar serta sudah banyak belatungnya sehingga menimbulkan bau menyengat. Kemudian untuk wajah sudah menjadi tengkorak dengan biji mata sudah hilang.

Perempuan itu diduga sudah meninggal kurang lebih sepuluh hari yang lalu dan diduga terpeleset dan terbawa arus sungai.

“Bagi pihak yang merasa kehilangan anggota keluarganya, terutama dari wilayah Kabupaten Cilacap, silahkan menghubungi pihak terkait apakah benar itu keluarga mereka,” tutup Diono.

Untuk diketahui, jasad tanpa identitas itu pertama kali dilihat oleh Denis (29) warga Desa Cinanas sekitar pukul 15.30 WIB, saat dirinya dan tiga orang temannya menyusuri Sungai Cianten Desa Banjarsari untuk mandi di air terjun.

Karena lokasi penemuan jasad berada di tengah hutan kebun rakyat dan berjarak 4 kilometer dari perkampungan warga, sehingga cukup menyulitkan proses evakuasi yang dilakukan pihak BPBD Brebes dibantu Koramil, Polsek, Satpol PP, tim medis Puskesmas Bantarkawung, serta perangkat desa dan masyarakat setempat. (Aan)

Rabu, 08 Februari 2023

Babinsa Koramil 09 Tonjong Aktif Pendampingan Posyandu guna mengurangi anak Stunting

  

TONJONG – Koramil 09 Tonjong, Kodim 0713 Brebes melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu balita di wilayah binaan. Pelaksanaan kegiatan Posyandu di damping Babinsa Tanggeran Serka Ali Maskur, Pendampingan Posyandu yg meliputi Penimbangan Anak Stunting, Pengukuran Tinggi Badan, Pemberian Vitamin A, imunisasi pada balita Oleh Bidan Desa Tanggeran dan Team Posyandu Desa Tanggeran Kec.Tonjong Kab Brebes. Selasa (07/02/2023).

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan Posyandu sebagai bentuk dukungan dalam upaya menciptakan balita yang sehat guna mencegah terjadinya Stunting pada anak di wilayahnya.

Serka Ali Maskur mengatakan bahwa pendampingan Stunting yang dilakukan pihaknya bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam bidang kesehatan, sehingga menciptakan generasi sehat dan kuat. Kegiatan itu juga sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting.

“Untuk para orang tua yang mempunyai balita mari sama-sama hadir pada pelaksanaan Posyandu untuk memeriksakan tumbuh kembang anak,”ucap Serka Ali Maskur.

“Posyandu sayang penting dengan kegiatan Posyandu anak akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan, tambahan vitamin dan vaksinasi,”lanjutnya.

Kegiatan ini rutin kami lakukan sebagai wujud komitmen TNI AD mendukung percepatan penurunan stunting, Oleh karenanya sinergi lintas sektor ini kita perkuat agar target penurunan stunting dapat kita tekan dengan maksimal . (pen0713)

Kondisi Jantung Prajurit Kodim Brebes Diperiksa

 


Brebes – Puluhan anggota TNI dari Kodim 0713 Brebes kembali melakukan pemeriksaan kesehatan jantung di Rumah Sakit Tk. IV 04.07.01 Pagongan Tegal, Jl. Raya Pagongan, Desa Pepedan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Selasa (7/2/2023).

Disampaikan Karumkit Tk. IV 04.07.01 Pagongan Tegal, Mayor Ckm drg. Mochammad Farid Diantara Sp.KG, bahwa pemeriksaan kesehatan jantung ini dilakukan kepada para prajurit dan PNS di jajaran Korem 071 Wijayakusuma atau pelayanan Denkesyah 04.04.01 Purwokerto, termasuk salah satunya adalah satuan Kodim Brebes.

“Serbuan Elektrokardiogram atau EKG ini merupakan perintah langsung dari Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Kapuskesad), untuk mengetahui kesehatan jantung para Prajurit TNI AD, PNS, dan Persit, sehingga meminimalisir kerugian personil akibat serangan jantung saat pelaksanaan tugas di lapangan,” terangnya.

Macam pemeriksaan yang dilakukan meliputi jantung koroner, gangguan irama jantung, riwayat serangan jantung, gangguan keseimbangan elektrolit, dan sebagainya.

Lanjutnya, pemeriksaan itu sangat penting karena penyakit jantung merupakan pembunuh nomor satu di dunia, sehingga apabila ditemukan gejala penyakit saat pemeriksaan EKG maka kegiatan fisik berat bisa dikurangi atau bahkan ditiadakan untuk yang bersangkutan.

“Kegiatan ini merupakan langkah penting untuk keselamatan anggota sehingga jika ditemukan gejala akan dilakukan perawatan yang tepat,” tandasnya.

Sementara disampaikan Kapten Cpl Ahmad Chaerul Huda Danramil 14 Banjarharjo selaku koordinator dari Kodim Brebes, bahwa pemeriksaan itu akan dilakukan sampai dengan akhir Maret 2023 nanti, dimana mekanismenya secara bergelombang setiap minggunya. (Pen0713/Aan)

Dapur Terbakar, Satu Ton Bawang Merah Ludes

 


Brebes – Dapur rumah Wasikin (52), petani bawang merah di Desa Tegalglagah RT. 03 RW. 04, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terbakar hebat saat sedang ditinggalkan pemiliknya pergi ke sawah menyiapkan lahan tanam. Selasa (7/2/2023).

Dijelaskan Danramil 07 Bulakamba Kodim 0713 Brebes Kapten Infanteri Sutarno, bahwa dari keterangan para saksi, awalnya pada Senin 6 Februari 2023 sekitar pukul 21.00 WIB, Wasikin melakukan pengasapan bawang di dapur untuk rencananya akan ditanam di lahan seluas 3 petak atau kurang lebih seperempat bahu.

“Sekitar jam enam Selasa pagi, anak Pak Wasikin melihat adanya kobaran api kecil di sekitar tempat pengasapan bawang sehingga dilakukan pemadaman sendiri menggunakan air dan ember. Karena yakin api sudah padam maka rumah ditinggal ke sawah sekitar jam tujuh pagi,” bebernya.

Lanjutnya, pada pukul 10.40 WIB kebakaran pun terjadi. Warga sekitar berusaha memadamkan api dengan peralatan sarana seadanya.

“Api dapat dipadamkan sekitar 1 jam kemudian setelah dibantu 1 unit mobil Damkar Kabupaten Brebes,” sambungnya.

Tidak ada korban jiwa atas musibah tersebut, namun kerugian harta benda diperkirakan mencapai Rp. 70 juta, akumulasi dari 1 ton bawang merah, peralatan elektronik dan rumah tangga, dan 1 unit pompa diesel penyedot air.

“Babinsa kami bersama perangkat desa kembali melakukan himbauan kepada warga agar lebih berhati-hati dan teliti sebelum meninggalkan rumah untuk beraktifitas, baik itu memastikan api perapian/kompor atau instalasi listrik apakah benar-benar sudah aman/padam,” tandasnya. (Aan)

Babinsa Brebes Terus Motivasi Penurunan Stunting

 


Brebes – Hasil survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), angka kasus penderita stunting di Kabupaten Brebes Jawa Tengah naik dari 26,3 persen (2022) menjadi 29,1 persen di awal tahun 2023.

Segala upaya terus dilakukan Dinas Kesehatan dan DP3KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Kabupaten Brebes sebagai leading sektor pemegang program penurunan stunting. Salah satunya adalah dengan program kolaboratif lintas sektoral termasuk melibatkan babinsa di setiap desa untuk memotivasi para ibu dan balita.

Disampaikan Danramil 04 Tanjung Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Surikan, bahwa anggotanya (babinsa) terus dikerahkan untuk terlibat pelayanan posyandu atau mendampingi tenaga kesehatan dari Puskesmas Luwunggede dan bidan desa setempat, saat monitoring anak stunting.

Tampak Serda Rustono Ali, Babinsa Mundu sedang melakukan pendampingan kegiatan Posyandu di Desa Mundu Kecamatan Tanjung.

“Tugas anggota kami adalah memotivasi para ibu dan balita serta nakes saat pelayanan kesehatan berupa penimbangan berat dan tinggi badan anak stunting, pemberian Vitamin A, pemberian nutrisi tambahan bubur kacang hijau dan buah, serta imunisasi balita dan bumil,” ujarnya.

Menurutnya, dengan dipangku lintas sektoral di masing-masing daerah maka diharapkan upaya percepatan penurunan stunting nasional di tahun 2024 nanti dapat tercapai (14 persen).

Kemudian selaku aparat teritorial, pihaknya mendorong pemerintah desa untuk memberdayakan dana desa minimal 10 persen untuk penanganan stunting dengan sasaran catin, ibu hamil, ibu nifas, baduta, dan balita, sesuai musyawarah desa.

Danramil Tanjung sekaligus Pasiter Kodim Brebes itu menambahkan, pendampingan babinsa juga dilakukan di seluruh desa/kelurahan di 17 wilayah kecamatan/koramil di kabupaten brebes. (Aan)