Selasa, 16 Mei 2023

Babinsa Koramil Paguyangan Dampingi Posyandu Balita dan Ibu Hamil

 


Brebes - Babinsa Koramil 11 Paguyangan, Kodim 0713 Brebes, Serda Suparno melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Balita dan ibu hamil yang bertempat di Posdaya Lestari 1 Dukuh Kedungbanteng RT 02 RW 01 Desa Paguyangan, Kecamatan Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah. Selasa (16/5/23).

Serda Suparno, mengungkapkan kegiatan Posyandu sebagai wadah pemeliharaan kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan.

"Sebagaimana dijelaskan petugas kesehatan, bahwa tujuan Posyandu itu sendiri antara lain untuk menurunkan angka kematian bayi (AKB), angka kematian ibu hamil, melahirkan dan nifas, meningkatkan peran serta masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan," jelas Babinsa.

Menurut ia, kegiatan Babinsa dalam melaksanakan pendampingan Posyandu khususnya Posyandu Balita diakui petugas kesehatan setempat jika sangat positif, karena bisa mengajak dan mengimbau masyarakat yang mempunyai balita untuk melaksanakan penimbangan bayinya. Sehingga perkembangan kesehatan bayi setiap bulannya bisa pantau.

Karena itu, Serda Suparno berharap dengan Posyandu di setiap desa mampu mengatasi masalah kesehatan sampai ke lapisan paling bawah, baik tentang kesehatan balita maupun menekan angka kematian.

"Semoga dengan Posyandu akan selalu terwujud Balita yang sehat dan kuat sesuai program pemerintah, karena Balita merupakan cikal bakal yang kelak tumbuh dewasa dan akan ke generasi tua,” tutup Babinsa saat selesai pendampingan.(Pen0713)

Babinsa Rancawuluh Latih Peningkatan Kapasitas Linmas

 


Brebes - Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai unsur pelaksana Pembinaan Teritorial (Binter) memiliki tugas, di antaranya memberikan penyadaran pada masyarakat tentang wawasan kebangsaan, memberdayakan potensi pertahanan yang ada di desa binaan dan lainnya.

Seperti yang dilakukan Babinsa Rancawuluh, Koramil 07 Bulakamba, Kodim 0713 Brebes melatih peningkatan kapasitas Linmas yang di halaman Kantor Desa Rancawuluh, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah. Selasa (16/5/23).

Pembinaan dan pelatih han terhadap anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) / Hansip di buka oleh Iksan selaku Kepala Desa yang di dampingi Kasitramtib Pol PP Bulakamba Sholikul Hadi, Babinsa Rancawuluh Koptu Sugiarto dan Babinkamtibnas Aipda M. Prio Hartoni.

Danramil 07 Bulakamba Kapten Infanteri Sutarno menyatakan, kegiatan pembinaan dan latihan ini sangat diperlukan untuk peningkatan kapasitas Linmas.

“Linmas merupakan organ keamanan desa yang sangat diandalkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Desa Rancawuluh Iksan mengatakan, pihaknya sengaja menggandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta Satpol PP Kecamatan untuk memberikan Materi peran dan fungsi Linmas, Materi landasan hukum tugas dan tanggung jawab Linmas serta Materi PBB dari Babinsa Koramil 07 Bulakamba.

“Saya juga menyampaikan terima kasih atas pelatihan yang diberikan oleh Babinsa dan Bhabimkamtibmas kepada Linmas, Sebab, diakui, anggota Linmas selalu semangat dengan mencermati dan memahami semua materi yang disampaikan Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” tuturnya. (Pen0713)

Senin, 15 Mei 2023

Serda Naryanto, Babinsa Sisalam Monitoring Forum Komunikasi Publik

  

Brebes – Serda Naryanto Babinsa Koramil 03 Wanasari bersama Bhabinkambtimas melaksanakan kegiatan pendampingan di Forum Konsultasi Publik (FKP) Pendataan Awal (Regsosek) Regestrasi Sosial Ekonomi Satu Data Program Perlindungan Sosial Dan Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2023 di Aula Balai Desa Sisalam, Kecamatan Wanasari, Brebes, Jawa Tengah. Senin (15/5/23).

Serda Naryanto menyampaikan, “Dengan satu Data Program Perlindungan Sosial Pemberdayaan Masyarakat yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik BPS Kota Malang yang dihadiri 20 Orang peserta”. Tuturnya.

Ditambahkan, “Kegiatan tersebut bertujuan Verifikasi jumlah penduduk dan juga tugas tanggung jawab sebagai Babinsa diwilayahnya”.

Agar dengan mudah untuk pendataan yang valid dengan Kelompok kesejahteraan bagi Warga Masyarakat yang ada di Desa Sisalam, ungkapnya.

Sahrul Nurlaidin Asisten Fasilitator Badan Pusat Statistik Indah petugas dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Brebes, untuk penyediaan kebutuhan data bagi pemerintah masyarakat dengan valid yang didapatan dari sensus penduduk.

“Untuk mempermudah kita survei langsung dengan warga dengan katagori Kelompok kesejahteraan bagi Warga Masyarakat yang terbagi untuk kesejahteraan”, ucapnya. (Pen0713)

Babinsa Koramil 05 Losari Pastikan Keamanan Warga Dengan Patroli Malam

  

Brebes - Malam hari merupakan waktu yang digunakan warga untuk beristirahat melepas penat, setelah seharian beraktifitas, tetapi juga jam tersebut merupakan waktu yang rawan akan tindakan kejahatan memanfaatkan kelengahan warga yang sudah terlelap dalam tidurnya.

Guna memastikan situasi dan kondisi wilayah binaan aman dan kondusif Serka Dirmanto  dan Serda Bendi Susanto Koramil 05 Losari melaksanakan patroli dan komsos terhadap warga pada malam hari, di Desa Losari, Kecamatan Losari, Brebes, Jawa Tengah. Senin malam (15/5/23).

Suasana malam yang sepi tidak membuat seorang Babinsa merasa aman akan keadaan itu, justru sebaliknya suasana malam yang sepi bisa dimanfaatkan oleh orang-orang yang berniat jahat untuk menjalankan aksinya.

Dengan berkeliling menyambangi para warga jelang istirahat malam Babinsa mengingatkan kepada warga agar tetap waspada terhadap situasi dan kondisi lingkungan.

“Kegiatan komsos serta monitoring ini adalah wujud kepedulian kita sebagai seorang Babinsa karena Babinsa memiliki tanggung jawab terhadap keamanan wilayah binaannya, diharapkan kepada warga bisa melaporkan pada kesempatan pertama apabila dilapangan menemukan hal-hal mencurigakan, supaya bisa cepat kita tindak lanjuti”ujar Serka Dirmanto (Pen0713)

Dandim Brebes Bersama Masyarakat Tanam Ribuan Bibit Mangrove di Pesisir Randusanga

 

Brebes – Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Tentrem Basuki ajak masyarakat tanam ribuan bibit mangrove di pesisir Pantai Desa Randusanga Kulon, Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Senin sore (15/5/2023).

Turut berpartisipasi PJ. Bupati Brebes Urip Sihabudin SH.MH, Kapolres Brebes AKBP Guntur Muhammad Tariq SIK, Ketua Pengadilan Negeri Brebes, Kepala Kejaksaan Negeri Brebes, Wakil Ketua DPRD Brebes Teguh Wahid Turmudzi SH, Kepala Dinas LH Brebes, Kepala Dinas PU Brebes, Kepala Dinas Pertanian Brebes, Kepala Dinas Pariwisata Brebes, Danlanal Tegal Yang Diwakili Letda Laut (P) Dwi Budi Christianto, Danlanud Jenderal Sudirman Purbalingga yang diwakili Kapten Tim Kes Edie Soeprapto.


Kemudian Ketua SAR Brebes, Kepala BPBD Brebes, Camat Brebes beserta jajaran Muspika, Kepala BPDASHL Pemali Jratun, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Tegal, anggota Satpol PP Brebes, anggota FKPPI Cabang Brebes, Anggota Hipakad Brebes, Pemuda Pancasila Brebes, Pemuda Panca Marga Brebes, Senkom Brebes, Paguyuban Kades Palu Besi Kecamatan Brebes, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Dim 0713 Brebes, Serta Mahasiswa KKN UNNES Semarang.

Disampaikan Dandim melalui amanatnya di lokasi penanaman, bahwa di hari kedua ini 4 ribu bibit mangrove telah selesai ditanam dan merupakan lanjutan penanaman 5 ribu bibit mangrove pada 15 Maret 2023 lalu.

“Restorasi dan rehabilitasi hutan mangrove di seluruh wilayah Indonesia dilakukan setidaknya di 370 titik pesisir ini merupakan puncak penanaman mangrove nasional secara serentak,” paparnya.

Lanjutnya, dari 370 titik itu setidaknya telah berhasil ditanam sebanyak lebih dari satu juta seratus bibit mangrove.

“Tidak semua pantai di Indonesia memiliki tetrapod atau beton berkaki empat pemecah ombak untuk menahan laju abrasi pantai yang semakin tahun semakin memprihatinkan,” sambungnya.

Tentunya apa yang ditanam bersama kedepannya akan menjadi tanggul alami penahan air pasang laut penyebab rob dan abrasi pantai. Pasalnya, sudah banyak tambak petani (tambak ikan, udang, dan rumput laut) pesisir pantai kini telah hilang dan berubah menjadi pantai sehingga merugikan perekonomian masyarakat.

“Yang tak kalah penting dari hutan bakau adalah mengurangi pemanasan global (paru-paru lingkungan), menjaga kelestarian keanekaragaman hayati, menambah keindahan dan kesejukan obyek-obyek wisata pesisir, serta menciptakan lapangan kerja jasa wisata bagi warga sekitar, kemudian menambah pendapatan asli desa dan pendapatan asli daerah jika ditata dan dikelola dengan baik seperti di Obyek Wisata Dewi Mangrove Sari Desa Kaliwlingi Kecamatan Wanasari,” tandasnya.

Tentrem Basuki juga berharap agar restorasi dan rehabilitasi hutan mangrove itu bisa dilakukan di pesisir Kabupaten Brebes lainnya, karena Brebes mempunyai garis pantai yang cukup panjang untuk diselamatkan, yakni 60,7 kilometer lebih yang membentang mulai dari ujung timur Kecamatan Brebes sampai dengan ujung barat Kecamatan Losari (perbatasan Jawa Barat).

“Marilah bersama-sama kita jaga lingkungan kita dan kita jaga apa yang telah kita tanam ini sehingga generasi selanjutnya juga bisa menikmati keindahan dan keanekaragaman hayati yang ada pada saat ini,” pungkasnya. (Aan)

Minggu, 14 Mei 2023

Sinergi, TNI - POLRI Bantarkawung Laksanakan Patroli Malam Minggu

 




Brebes - Anggota Koramil 12 Bantarkawung dan anggota Polsek Bantarkawung menggelar patroli dialogis bersama Sabtu malam hingga Minggu dinihari.

Patroli dialogis ini digelar dalam upaya menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif

"Patroli kita laksanakan bersama sama, personil Polsek Bantarkawung dengan personil Koramil secara sinergitas, sehingga terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, serta memberikan perlindungan dan pengayoman  kepada masyarakat," kata Kapolsek Bantarkawung Iptu Ahmad Suudi dalam laporannya, Minggu (14/5/2023).

Menurut Iptu Ahmad Suudi bahwa patroli dialogis merupakan salah satu cara dalam menjaga dan mencegah serta mengantisipasi dari gangguan kamtibmas atau tindakan kriminalitas di wilayah Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes.

Melalui kegiatan patroli dialogis dapat mengantisipasi dari tindakan kejahatan sehingga menurunkan angka kriminal di wilayah. Sekaligus mencegah faktor niat, kesempatan yang memungkinkan terjadinya kriminalitas.

"Masyarakat kita himbau agar tetap waspada  akan kejahatan seperti  curat, curas, curanmor. Kemudian harus selalu dan bersama sama menjaga situasi Kamtibmas, supaya tetap aman serta kondusif. Kalau terjadi gangguan kamtibmas atau tindak kriminal, sesegera mungkin melaporkan ke Pihak kepolisian terdekat," lanjutnya.

Dalam pelaksanaanya, ditambahkan Kapolsek, anggota Polsek dan Koramil mendatangi masyarakat secara langsung dan memberikan himbauan aga selalu meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktifitas sehari hari.

 "Kita himbau juga kepada masyarakat untuk selalu waspada saat beraktifitas," jelasnya.

Selain bedialog dengan warga, patroli juga menyasar ke perkampungan dan dan sejumlah perkantoran. "Hal tersebut dilakukan untuk memastikan wilayah Kecamatan Bantarkawung aman dan kondusif," pungkasnya. (HMS/PEN0713).

Restorasi Mangrove Kembali Dilakukan di Pesisir Pantai Randusanga Brebes

 



Brebes – TNI bersama segenap elemen dan masyarakat di Kabupaten Brebes tanam bibit mangrove di pesisir Pantai Randusanga Indah (Parin), Desa Randusanga Kulon, Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Minggu (14/5/2023).

Disampaikan Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Tentrem Basuki melalui Kasdim Mayor Infanteri Drs. Abdul Asis Lallo di lokasi penanaman, bahwa hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem terpenting di kawasan pesisir, baik secara fisik, ekologi, sosial, dan ekonomi. Untul itu perlu aksi rehabilitasi atau restorasi sebagai edukasi kepada masyarakat.

“Penanaman bibit bakau di pesisir Parin kali ini sebanyak 4 ribu batang, dengan perincian 2 ribu batang dari kodim dan 2 ribu batang dari Lanud Jenderal Sudirman Purbalingga,” terangnya.

Lanjutnya, penanaman ini merupakan lanjutan dari penananam 5 ribu batang pada pertengahan Maret 2023 lalu, yang merupakan penanaman serentak di seluruh pesisir kabupaten/kota di seluruh wilayah Indonesia.

Rehabilitasi hutan mangrove di pesisir ini merupakan program nasional bersama dalam upaya menahan laju abrasi di seluruh wilayah pesisir NKRI. Itu karena bakau merupakan tanggul alami penahan air laut penyebab abrasi saat terjadinya rob.

“Tidak semua pantai memiliki tetrafod atau beton pemecah ombak berkaki empat sehingga bakau sangat penting sebagai tanggul alami pemecah ombak untuk menahan laju abrasi setiap tahunnya,” tegasnya.

Selain mencegah abrasi, penanaman bakau juga diharapkan bisa mengurangi pemanasan global (paru-paru lingkungan), kemudian menjaga kelestarian keanekaragaman hayati, serta menambah keindahan obyek wisata pesisir pantai.

Menurutnya, jika nanti hutan mangrove ditata dan dikelola dengan baik seperti di Obyek Wisata Dewi Mangrove Sari Desa Kaliwlingi Kecamatan Wanasari, tentu akan menambah pendapatan asli desa dan daerah serta para pelaku usaha jasa wisata di sekitarnya.

Pihaknya pun mengajak untuk terus melakukan upaya pemulihan lingkungan di pesisir Pantura karena Kabupaten Brebes mempunyai garis pantai sepanjang kurang lebih 60,74 kilometer yang membentang mulai dari ujung timur Kecamatan Brebes sampai dengan ujung barat Kecamatan Losari (perbatasan Cirebon).

“Tentunya yang paling penting selanjutnya adalah bagaimana memelihara apa yang telah ditanam, karena ini semua untuk menyelamatkan bumi demi anak cucu kelak serta meningkatkan kesejahtaraan ekonomi masyarakat di sekitar pantai,” tegasnya.

Untuk diketahui, abrasi di pesisir Parin telah merenggut tambak-tambak ikan, udang, dan rumput laut produktif milik para petani. Tambak-tambak itu kini sudah banyak yang hilang dan berubah menjadi pantai. (Aan)