Selasa, 06 Juni 2023

Patut Dicontoh Upaya Normalisasi Saluran Drainase di Kluwut

 

Brebes – Babinsa Koramil 07 Bulakamba Kodim 0713 Brebes, Serda Rifai, memotivasi warga desa binaan, Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba, untuk membersihkan saluran air di lingkungan pemukiman RW 1, 3, dan 4. Rabu (7/6/2023).

Dikemukakan Danramil 07 Bulakamba Kapten Infanteri Sutarno, bahwa kegiatan bersih-bersih tersebut bertujuan mengajak warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungannya.

“Memang sudah seharusnya saluran air dibersihkan agar tidak memicu banjir di pemukiman atau mencegah air agar tidak limpas ke jalan sehingga cepat merusak jalan,” ujarnya.

Selain itu Lanjut Sutarno, juga untuk mencegah berbagai penyakit khususnya melalui perantaraan nyamuk.

“Bersama perangkat desa kita juga menghimbau warga agar tidak membuang sampah di saluran irigasi atau sungai karena akan mencemari lingkungan, menyebabkan banjir, dan memicu timbulnya berbagai bibit penyakit,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Desa Kluwut, Zenal menyampaikan bahwa selain mengeruk sedimentasi di saluran pembuangan, juga dilakukan pembongkaran cor-coran di bahu jalan yang menutupi drainase.

Upaya itu dilakukan untuk mempermudah pembersihan sampah/sedimentasi di saluran air kedepannya.

“Ini merupakan upaya dalam mengembalikan fungsi dari saluran irigasi, karena di bawah cor-coran di bahu jalan sering memicu penyumbatan,” tegasnya. (Aan)

Dandim Brebes Dukung Peningkatan Kapasitas Pramuka Penegak Kwarcab Brebes

 

Brebes – Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Tentrem Basuki dukung pelaksanaan Gladi Widya Wira Adhi Puspanegara ke-IV Kwarcab Brebes Tahun 2023 di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Brebes, Jawa Tengah, pada tanggal 17-19 Juni 2023 mendatang.

Hal itu disampaikannya di ruang kerjanya saat menerima kunjungan Akhmad Mukhrozi selaku Ketua Dewan Kerja Cabang Brebes, Selasa sore (06/6/2023).

“Kepada adik-adik pramuka penegak, jadikan momentum ini untuk lebih menanamkan kedisiplinan, bela negara, cinta tanah air, dan juga melatih menjadi pramuka yang lebih mandiri dan menjadi kebanggaan,” tuturnya.

Pihaknya pun menyatakan kesediaannya sebagai salah satu narasumber wawasan kebangsaan dalam kegiatan selama 3 hari itu.

Sementara dikemukakan Akhmad Mukhrozi, bahwa setidaknya ada 500 peserta pramuka penegak yang akan ikut.

Dikatakannya juga, kegiatan ini dalam rangka menyiapkan pramuka penegak sebagai kader pemimpin pembangunan baik di lingkungan pramuka sendiri maupun di lingkungan masyarakat.

“Untuk itu perlu kita tingkatkan kapasitas keterampilan dan kepemimpinan generasi muda saat ini dalam bentuk kegiatan bina diri, bina satuan, dan bina masyarakat,” ujarnya.

Selain perkemahan, ada materi kepramukaan scouting skill/teknik kepramukaan, kecakapan digital, administrasi kepramukaan, wasbang, dan jumpa tokoh.

Akhmad Mukhrozi menambahkan, kegiatan itu juga sebagai evaluasi terhadap kualitas pramuka penegak dan pandega Gugus Depan se-Kwartir Cabang Brebes, sehingga hasilnya nanti akan dijadikan tolak ukur keberhasilan pembinaan kedepannya. (Aan)

Yayasan Harapan Umat Brebes Berikan Edukasi Juru Sembelih Halal Kepada Siswa

 

Brebes - Yayasan Harapan Umat (Harum) Brebes yang berada di jalan Proklamasi Pasarbatang, Brebes, Jawa Tengah berikan Edukasi Juru Sembelih Halal (Juleha) kepada para siswa, guru dan pengurus di Masjid Kompleks Yayasan Harum yang masuk dalam wilayah teritorial Koramil 01 Brebes. Selasa (6/6/23).

Ketua Yayasan Harum H. Iing Tobiin, S.KM melalui Bagian HRD Kepegawaian Rusman, S.Pd.I menyampaikan saat memberikan sambutan di acara Syiar dan Edukasi Juleha Keliling Jelang Idul Adha 1444 H/ 2023 M program Dewan Pimpinan Daerah Juleha Kabupaten Brebes mengungkapkan "Alhamdulillah pada kesempatan yang baik ini, DPD Juleha Brebes memberikan Edukasi kepada siswa siswi di SMP Harum, ini merupakan kebanggaan untuk kami karena baru pertamakalinya Yayasan Harum menerima Edukasi Juleha". ungkapnya.

"Edukasi ini sangat penting untuk anak didik kami yang nantinya setelah tumbuh dewasa menjadi seorang pemimpin keluarga yang tentunya kedepan akan mengalami dan melakukan penyembelihan unggas atau Ruminansia untuk di konsumsi keluarga maupun nantinya menjadi Panitia Qurban dilingkungan". Imbuh Rusman.

Sementara Ketua DPD Juleha Brebes Chasan Mudhofar bersama Tim Edukasi memberikan Tekhnik cara penyembelihan dorong dan tarik dengan alat peraga batang pisang dihadapan siswa dan guru serta pengurus Yayasan Harum.

"Secara Tekhnik, Seorang Juleha harus memiliki keberanian, dan tentunya dilengkapi dengan alat Sembelih yang tajam agar tidak menyakitkan hewan yang akan disembelih". Tutur Chasan.

Diakhir Syiar dan Edukasi Juleha, Guru dan Siswa melakukan praktek sesungguhnya yaitu menyembelihan unggas yang didahului contoh oleh Ketua DPD Juleha Brebes.

Perlu diketahui Yayasan Harum merupakan Yayasan yang bergerak dibidang pendidikan yah berbasis islami, diantaranya memilki Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan SMP yang masuk dalam Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT).(Utsm)

Babinsa Koramil Paguyangan Bersama Petani Cek Benih Tanaman Padi

 

Brebes - Babinsa Desa Cilibur Koramil 11 Paguyangan Serda Yudhi bersama Sertu Joko Erwanto yang merupakan pemilik lahan bersama petani melakukan pengecekan pertumbuhan bibit padi yang akan di tanam di lahan sawah yang merupakan anggota Kelompok Tani yang bertempat di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyanhan, Brebes, Jawa Tengah. Selasa (06/06/23).

Pendampingan Upsus rutin di lakukan oleh Babinsa untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan bibit padi serta melakukan pengecekan terhadap kemungkinan adanya hama yang menyerang tanaman tersebut.

Ditempat berbeda, Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Tentrem Basuki menjelaskan, pendampingan Upsus yang dilakukan Babinsa bukan saja mengecek tanaman padi namun,

untuk irigasi atau saluran air pun tidak luput dari pengecekan.

“Saluran irigasi merupakan kunci utama dalam meningkatkan swasembada pangan, jika saluran air lancar, maka penyaluran air ke sawah pasti tidak ada kendala yang berarti dan pembagian air dapat dilakukan secara merata kepada para petani,” jelasnya.

"Selain itu Babinsa juga harus mengetahui keluh kesah para petani akan kendala yang di hadapi di lapangan". imbuh Dandim (Pen0713). 

Dandim Brebes Dukung Kegiatan Gladi Widya Wira Adhi Puspanegara IV Kwarcab Brebes di Desa Wlahar

 

Brebes - Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Tentrem Basuki dukung sukseskan Kegiatan Gladi Widya Wira Adhi Puspanegara IV Kwarcab Brebes di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Brebes, Jawa Tengah. Selasa (06/06/23).

Dalam penyampaiannya, Dandim mengucapkan "Mari Kita Sukseskan Gladi Widya Wira Adhi Puspanegara IV Kwartir Cabang Brebes Tahun 2023, Yang Di Selengarakan Dilapangan Desa Wlahar Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes Pada Tanggal 17-19 Juni 2023, Kepada Adik-Adik Pramuka,

Jadikan Momentum Yang Baik Ini Guna Menambah Kedisiplinan, Mandiri Dan Semangat Bela Negara Serta Cinta NKRI" Tutur Dandim Letkol Tentrem.

Sementara Akhmad Mukhrozi Ketua Dewan Kerja Cabang Brebes mengatakan bahwa setidaknya ada 500 peserta yang nantinya akan ikut diacara tersebut yang dimulai hari sabtu-senin, 17-19 Juni 2023. (Pen0713).

Minggu, 04 Juni 2023

Tiga Babinsa Kodim Brebes Purna Tugas

 




Brebes – Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Tentrem Basuki melalui Kanminvetcad IV-07 Brebes Mayor Infanteri Heri Riyanto, melepas 3 orang anggota pensiun di Halaman Makodim selepas pelaksanaan upacara bendera mingguan. Senin (5/6/2023).

Tampak Peltu Sudirman Babinsa Pagejugan Koramil 01 Brebes, Serma Agus Gunardi Babinsa Jipang Koramil 12 Bantarkawung, dan Sertu Karmono Babinsa Tegal Glagah Koramil 7 Bulakamba, melaksanakan acara korp raport purna tugas selepas Upacara Pengibaran Bendera mingguan.

Dalam kesempatan itu, Dandim melalui Mayor Heri menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada ketiga purnawirawan tersebut atas dedikasi mereka di wilayah Kabupaten Brebes.

”Terima kasih atas pengabdian Peltu Sudirman, Serma Agus Gunardi, dan Sertu Karmono, dalam membina masyarakat di desa binaan masing-masing,” ujarnya.

Lanjut Heri, bahwa menjadi masyarakat bukanlah akhir pengabdian dari seorang prajurit, karena status mereka berubah menjadi pasukan cadangan TNI-AD dan sewaktu-waktu siap dipanggil saat Ibu Pertiwi membutuhkan.

Hari juga minta agar ketiganya terus menjaga nama baik TNI dan Kodim Brebes karena saat ini mereka adalah KBT atau Keluarga Besar TNI.

Puncak acara yakni pemberian cinderamata dan ucapan selamat dari seluruh peserta acara. (Aan)

Berbagai Materi Pembekalan Kader Garfa NU di Kodim 0713 Brebes

 

Brebes – Satkorcab Fatayat NU Kabupaten Brebes menggelar Diklatsar Garfa I (Pendidikan Latihan Dasar Garda Fatayat I) selama dua hari (3-4 Juni 2023) di Makodim 0713 Brebes.

Sejumlah materi dasar kemiliteran diberikan kepada 169 peserta yang berasal dari 17 kecamatan di Kabupaten Brebes.

Disampaikan Pasiops Kodim 0713 Brebes Kapten Armed Jupriadi, bahwa selain materi PBB dasar, pihaknya juga memberikan materi wawasan kebangsaan dan bela negara kepada ibu-ibu calon Banser perempuan itu.

“Pembinaan terhadap salah ormas sangat penting dalam menjaga keutuhan NKRI dari paham radikalisme serta gangguan lainnya yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” bebernya, Minggu malam (4/6/2023).

Untuk memupuk kebersamaan, pihaknya juga mengajarkan saat makan pagi, siang, dan sore, dilakukan secara bersama dimana salah satunya menggunakan daun pisang yang digelar.

“Di lingkungan masyarakat, ibu-ibu sangat rentan disusupi oleh paham radikalisme sehingga kegiatan seperti ini sangat baik untuk memberikan pemahaman dan membentengi mereka dari paham radikalisme,” sambungnya.

Pihaknya berharap para kader Garfa tersebut menjadi penyejuk atau peredam isu SARA, pemersatu bangsa, serta memelihara kerukunan antar umat beragama. Pasalnya, para pahlawan pendahulu berjuang merebut kemerdekaan dari tangan penjajah dengan dilandasi semangat Bhinneka Tunggal Ika dimana Pancasila sebagai satu-satunya ideologi bangsa.

Sementara disampaikan Nur Wahidah selaku Ketua PC Fatayat NU Kab Brebes dan juga ketua penyelenggara Garfa I, bahwa selain materi baris berbaris dan wawasan kebangsaan dari TNI, para peserta juga dibekali materi lalu-lintas dari Polres Brebes, kemudian penanggulangan bencana alam dari BPBD Brebes, P3K dari PMI Brebes, beladiri dari PC. Pagar Nusa IPSI Brebes, serta materi tambahan dari Banser Brebes.

Khusus untuk materi beladiri yaitu beladiri praktis yaitu melatih reflek melepaskan diri dari pegangan, tangkisan, dan pukulan yang akan sangat bermanfaat bagi ibu-ibu dalam melawan aksi copet atau jambret.

“Tujuan utama pelatihan ini adalah untuk membentuk pasukan pengamanan kegiatan Fatayat NU termasuk pengawalan bu nyai, serta untuk membentengi diri dari paham radikalisme, sesuai dengan tema kegiatan yaitu Mencetak Kader Garfa yang militan, humanis, loyal, dan cinta NKRI,” tegasnya.

Dirinya berharap kedepan akan terpelihara kader perempuan muda NU yang tangguh yang mempunyai sikap militansi dan sigap mengemban tugas-tugas organisasi, mempunyai kepedulian sosial yang tinggi dan juga respon cepat terhadap berbagai problem sosial dan kemanusiaan yang terjadi di masyarakat.

“Maraknya aksi radikalisme dan terorisme yang menjadikan perempuan sebagai target utamanya maka Fatayat NU meresponnya dengan memberikan pelatihan keterampilan khusus bagi para kader untuk meminimalisir fenomena kekerasan itu,” tandasnya. (Aan)