Tampilkan postingan dengan label Aman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aman. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 April 2024

Arus Balik Dimulai, TNI Kodim 0713 Brebes Bantu Pengendara Beri Rasa Aman

 Brebes - Guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik, sejumlah aparat keamanan dari TNI Kodim 0713 Brebes membantu Polri bersiaga di posko Lebaran 2024. Salah satunya, berada di Brexit Tol Pejagan dan Brebes Timur.


Agenda pengamanan tersebut merupakan rangkaian dari Operasi Ketupat Candi 2024. Upaya ini dilakukan dalam rangka pelayanan dan pengamanan pada jalur-jalur rawan seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam, serta di pusat keramaian saat momen Lebaran.





"Memberikan pelayanan kepada masyarakat dan memberikan bantuan kepada para pemudik. Selain itu juga melakukan patroli ke pusat keramaian seperti terminal dan tempat wisata," ucap Dandim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si,. Senin (15/04/2024).


Ia meminta masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan tidak memaksakan perjalanan ketika kondisi tubuh sudah tidak fit serta mengantuk. Bahkan dirinya juga mengimbau, para pemudik untuk memanfaatkan posko Lebaran 2024 sebagai tempat untuk beristirahat.


"Para pemudik dapat memanfaatkan fasilitas yang disediakan di posko ini. Mulai dari toilet, tempat istirahat, shalat, minuman dan makanan ringan gratis," ucapnya.  


Dandim juga menyampaikan bahwa sinergitas antara TNI-Polri dan instansi lainnya menjadi sangat penting dalam menjaga keamanan serta kenyamanan. Tak hanya itu, kebersamaan Kamtibmas dapat terus ditingkatkan dalam setiap aspek, sehingga tercipta kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan damai.


Dandim berharap, momentum ini dapat terus mempererat hubungan silahturahmi antara TNI-Polri dengan masyarakat sehingga nantinya dapat menciptakan situasi yang kondusif. Sebab, harmonisasi antar warga merupakan pondasi utama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.


"Memberikan pengamanan dan perlindungan kepada masyarakat merupakan bagian dari tugas kami. Sehingga para pemudik dapat memaknai Idulfitri dengan penuh rasa bahagia," katanya.


Operasi Ketupat Candi 2024 juga melibatkan Dinas Kesehatan, Palang Merah Indonesia, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Pramuka dan instansi lainnya. Kegiatan ini berlangsung selama 13 hari yang dimulai sejak 4 April hingga 16 April besok.


Sementara Pj. Pasiops Kodim 0713 Brebes Kapten Arm Jupriadi menjelaskan bahwa dalam Operasi pengamanan lebaran 2024 yang dilaksanakan selama 13 hari mulai tanggal 4 sampai dengan 16 April 2024 tersebut melibatkan total 782 personel pengamanan. Yang terdiri dari 405 personel dari Polres Brebes, BKO Polda Jateng 20 personel, BKO Kodam IV 20 personel serta instansi terkait sebanyak 337 personel yang terdiri dari TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Dinas Pariwisata.


Personel pengamanan tersebut akan digelar di 14 Pos yang tersebut dijalur mudik di Kabupaten Brebes. Yakni, Pos Terpadu Brexit Brebes Timur dan Pejagan Tanjung, Pos Perbatasan Jateng-Jabar di Cisanggarung Losari, 8 Pos Pengamanan (Pospam), 2 Pos Pelayanan, Pos Sinergitas dan Pos Obyek Wisata yang tersebar diwilayah kabupaten Brebes. (Pen0713).

Jumat, 20 September 2019

Aman Pasca Karhutla Di Brebes, Petugas dan Relawan Terus Lakukan Pantauan


Brebes – Pasca pemadaman kebakaran hutan lindung Perhutani KPH Pekalongan Barat di wilayah Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (18/9) pukul 13.30 WIB, para petugas dinas terkait dan relawan gabungan terus melakukan pemantauan.







Tampak anggota Perhutani, BPBD, TNI Kodim 0713 Brebes, Polri, Tagana dan relawan, sedang melakukan pemantauan di Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog. Hal yang sama juga dilakukan oleh anggota Koramil 11 Paguyangan, Polsek dan relawan, di Pos Pamunduran, Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan.

Dibenarkan Danramil 10 Sirampog, Kapten Infanteri Mukhrodi, bahwa dari hasil pantauan di lapangan sampai dengan Kamis siang, kondisi untuk wilayahnya sudah padam, dan api mengarah ke wilayah Guci, Kabupaten Tegal serta Banyumas.

“Agar api tidak menjalar ke wilayah Sirampog lagi maka telah dilakukan penyekatan oleh relawan di sekitar pos 2 Desa Dawuhan,” ucapnya.

Sementara Danramil 11 Paguyangan, Kapten Cpl. Harsono, menegaskan bahwa untuk hutan di wilayah Kecamatan Paguyangan, Desa Pandansari, diperkirakan masih aman sehingga masyarakat masih melakukan aktifitas seperti biasa.

“Kami juga melakukan pemantauan yang termasuk di wilayah kecamatan tetangga, Sirampog, bersama dengan Kapolsek Paguyangan, Iptu Suroto, SH, beserta anggotanya,” ujarnya.

Diketahui, Hutan Perhutani di wilayah Kabupaten Brebes, ikut mengalami kebakaran dari rambatan api yang berasal dari kawasan hutan lindung wilayah Kabupaten Tegal atau di lereng Gunung Slamet. Pertama kali api terlihat pada Selasa petang (17/9) sekitar pukul 15.00 WIB, di Bukit Igir Genting petak 16 Dukuh Sawangan, Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, berjarak 3-4 kilometer dari pemukiman penduduk.

Sedangkan masuk di Brebes terlihat dari jalur pendakian Gunung Slamet Posko 3 dan 4, Dukuh Kaliwadas, Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog. Sementara dari keterangan dan kalkulasi awal di lapangan, luas areal hutan di wilayah Brebes yang terbakar, mencapai kurang lebih 18 hektar. (Aan)

Senin, 22 April 2019

Serma Suprisno Babinsa Bulakparen Bulakamba


Brebes, Kegiatan anjangsana yang dilakukan oleh anggota TNI dalam hal ini Babinsa merupakan kegiatan rutin yang dilakukan terhadap masyarakat wilayah binaannya, dalam hal ini seperti yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 07/Bulakamba Serma Suprisno melakukan kegiatan Anjangsana warga Desa Bulakparen Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes. Selasa (23/4/19).

Pada kesempatan tersebut Serma Suprisno menyampaikan rencana kegiatan Babinsa yang akan memberikan informasi perkembangan Pemilu yang sekarang ini masih hangat-hangatnya dibicarakan dikalangan masyarakat.
“Apa yang telah terjadi saat ini adalah Indonesia sedang melaksanakan pesta demokrasi, dimana akhir dari semua ini adalah yang menentukan hasil terakhir adalah KPU, mari kita hargai institusi dan hargai bangsa ini, tidak usah saling mencela atau memebrikan informasi hoaxs, mari kita jaga bersama dan saling menghormati hak orang lain, kalua bukan kita siapa lagi yang akan menghormati orang lain” Kata Babinsa.


Serma Suprisno juga mendengarkan keluh kesah warganya dengan penuh antusias dan menyampaikan ucapan terima kasih Desa Bulakparen pasca pencoblosan kemarin (17/4) sampai dengan saat ini aman dan kondusif. (Utsm)