Tampilkan postingan dengan label Gladi Posko. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gladi Posko. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Mei 2019

Penutupan dan Evaluasi Gladi Posko Kodim 0713 Brebes Tahun 2019


Brebes - Pelaksanaan latihan Gladi Posko Kodim 0713/Brebes yang telah dilaksanakan mulai tanggal 21 – 23 Mei. Hari ini resmi ditutup oleh Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kavaleri Dani Wardhana yang diwakili oleh Pasilat Korem Mayor Inf Ahmad yang didampingi Pasiops Korem Kapten Inf Halim. Kamis (23/5/2019).

Dalam amanat Danrem 071/Wijayakusuma yang disampaikan Oleh Pasilat Korem, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang peserta latihan telah lakukan, mulai dari tahap perencanaan, persiapan serta pengendalian operasi, termasuk dinamika di lapangan dan kendala-kendala yang timbul dalam pelaksanaan suatu operasi sangat dibatasi oleh ruang dan waktu. Maka menghadapi kondisi seperti ini diperlukan pengetahuan dan pengalaman, yang hanya dari latihan semacam inilah hal itu bisa didapatkan.
Oleh karena itu diharapkan, latihan   ini bermanfaat untuk penyempurnaan serta peningkatan kesiapsiagaan dan pro-fesionalisme personel Kodim 0713/Brebes sebagai satuan kewilayahan di jajaran Korem 071/Wk. Selain itu, komandan dan para perwira staf diharapkan akan semakin memahami dan mampu melaksanakan prosedur hubungan Komandan dan Staf yang diaplikasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Suatu hal yang wajar bila dalam latihan yang telah dilaksanakan ini masih terdapat kekurangan atau kelemahan yang perlu mendapat perhatian. Untuk   itu saya tekankan agar semua pengalaman selama pelaksanaan latihan ini, terutama yang menyangkut kekurangan dan kelemahan, agar dievaluasi untuk diperbaiki dan disempurnakan dalam latihan-latihan yang akan datang. Tutur Pasilat Korem Mayor Inf Ahmad. (Utsm)

Selasa, 21 Mei 2019

Inilah Tujuan TNI Gunakan Maket Dalam Simulasi Penanganan Erupsi Gunung Slamet

Brebes – Simulasi jalur evakuasi masyarakat di hari kedua penanggulangan bencana alam erupsi Gunung Slamet yang mengarah ke wilayah Kabupaten Brebes, dijelaskan Pasi Intel Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Tuteng melalui media miniatur wilayah atau dalam istilah TNI biasa disebut maket. Rabu (22/5/2019).

Dalam kegiatan yang diselenggarakan Korem 071 WIjayakusuma dan Kodim Brebes ini, juga diikuti perwakilan personel dari Kodim wilayah Pantura mulai dari Batang, Pekalongan, Pemalang dan Tegal.

Disampaikan Tuteng bahwa, tujuan dipakainya media tersebut guna memberikan gambaran secara nyata tentang kondisi geografis atau morfologis wilayah yang diprediksi terdampak dan jalur evakuasi.

“Peserta latihan Gladi Posko sebagai simulasi penanggulangan bencana alam erupsi Gunung Slamet, akan cepat paham dengan miniatur wilayah dalam maket ini,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, dalam maket tersebut jalan ditunjukkan dengan pita berwarna merah, sungai pita biru, areal persawahan berwarna hijau dan ketinggian diwarnai coklat.

“Latihan kuga bertujuan memelihara serta meningkatkan kemampuan personel, satuan, koordinasi satuan dengan instansi terkait dan para relawan dalam tindak penanganan jika terjadi erupsi Gunung Slamet,” imbuhnya.

Sebelumnya (21/5), Danrem 071 Wijayakusuma, Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, S.Sos, M.M, M. (Tr) Han, membuka latihan yang akan dilangsungkan sampai dengan tanggal 23 Mei 2019 (3 hari), di Aula Kodim 0713 Brebes. (Aan Pendim Brebes).

Senin, 20 Mei 2019

Danrem Wijayakusuma Membuka Latihan Penanggulangan Erupsi Gunung Slamet di Brebes

Brebes – Danrem 071 Wijayakusuma, Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, S.Sos, M.M, M. (Tr) Han, membuka latihan atau simulasi penanggulangan bencana alam dampak dari erupsi Gunung Slamet di Kodim 0713 Brebes, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 107 Brebes. Selasa (21/5/2019).


Latihan selama tiga hari kedepan yang bertajuk Gladi Posko Kodim 0713 Brebes dalam rangka membantu Pemerintah Daerah dalam mitigasi erupsi Gunung Slamet, termasuk penanganan pengungsian serta pemberian bantuan kemanusiaan di wilayah Kabupaten Brebes.


Disampaikan Danrem, latihan bertujuan meningkatkan kemampuan Komandan Satuan yaitu Dandim untuk cepat merencanakan dan menyiapkan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) untuk mengatasi bencana alam jika ditunjuk Bupati sebagai Insider Commander.


“Selain di lapangan, juga harus disiapkan Posko Bencana Alam guna memberikan komando atau perintah penanggulangan kepada seluruh elemen terkait maupun relawan,” ucapnya.

Lebih lanjut, di Posko tersebut juga harus tersaji data-data lengkap yang diantaranya meliputi dampak bencana, jumlah korban, peralatan maupun jumlah relawan serta bantuan logistik bencana.  

“Semua harus terdata dan tersaji guna pengambilan keputusan dari Insiden Commander melakukan perintah mitigasi bencana dengan semua kemampuan yang tersedia,” imbuhnya.

Dani Wardhana berharap, latihan ini dapat menjadi acuan atau SOP bagi instansi terkait di Kabupaten Brebes jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam. Tidak lupa dirinya berterima kasih kepada seluruh instansi terkait yang diantaranya BPBD, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, DPUPR, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Kesbangpol Linmas, PMI, Unit Damkar, SAR, Ormas serta elemen masyarakat secara terpadu. (Aan Pendim Brebes).

Senin, 06 Mei 2019

Danrem 071/Wijayakusuma Buka Latihan Posko I Kodim 0712/Tegal

Tegal - Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., membuka Latihan Posko I Kodim 0712/Tegal, di Makodim 0712/Tegal, Selasa (7/5/2019)

Latihan yang diselenggarakan Korem 071/Wijayakusuma selama tiga hari (7-9 Mei 2019) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Komandan dan Staf Kodim 0712/Tegal untuk merencanakan dan menyiapkan operasi  militer selain perang (OMSP), guna membantu pemerintah daerah dalam rangka penanggulangan bencana alam. Merujuk pada UU RI Nomor 24 tahun 2007 Pasal 6 menegaskan tanggung jawab pemerintah dalam mengatasi bencana diantaranya Pengurangan resiko bencana, perlindungan masyarakat, menjamin hak dasar, pemulihan kondisi, pengalokasian anggaran dan pemeliharaan arsip dan kesemuanya harus terpenuhi, 
“ Aplikatifnya pentahapan penyelenggaraan penanggulangan bencana, mulai dari kesiapsiagaan, peringatan dini dan proses mitigasi bencana harus dapat menjawab tanggung jawab pemerintah sesuai dengan amanah konstitusi kita dan menjadi tanggung jawab kita bersama, tegas Danrem 071/WK”

TNI AD melalui plat formnya, telah dijabarkan melalui Program Latihan Posko I mencakup hal-hal kerjasama, koordinasi dan kolaborasi keterpaduan keduanya dalam sebuah proses pengambilan keputusan, teknik, olah yudha dan pengintegrasian semua kemampuan satuan yang dimiliki. Selain itu juga menyangkut prosedur dan tata cara kerja yang berlaku dalam suatu Posko serta Komando Pengendali Operasi guna membantu tugas pemerintah daerah dalam menghadapi permasalahan khususnya penanggulangan bencana alam di wilayah.

"Kegiatan latihan diawali dengan taklimat awal oleh Danrem 071/WK untuk memberikan Petunjuk awal kepada pejabat Dandim yang dilatihkan sebagai pengantar agar latihan lebih mendekati situasi sebenarnya dan lebih realistis sehingga tujuan dari pelaksanaan kegiatan latihan posko I ini dapat tercapai",  “Pada kesempatan ini juga sebagai langkah dan wujud menyiapkan pejabat Dandim diwilayah seandainya ditunjuk oleh Kepala Daerah sebagai Insider Commander ungkap Danrem”. 

Danrem 071/Wijayakusuma berharap, kegiatan latihan ini dapat berjalan dengan lancar hingga penutupan nanti. “Saya harap berbagai materi latihan pada kegiatan ini dapat menjadi pembelajaran dan acuan dalam menghadapi tugas yang sama pada materi latihan kali ini,” harapnya.


Hal ini senada dengan tema latihan Posko I Kodim 0712/Tegal yaitu “Kodim 0712/Tegal bersama seluruh komponen bangsa membantu pemerintah daerah dalam menanggulangi akibat bencana alam erupsi Gunung Slamet, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusian di wilayah Kabupaten Tegal dalam rangka Operasi Militer Selain Perang”

“Karena itu dalam kegiatan latihan kali ini, selain diikuti oleh anggota jajaran Kodim 0712/Tegal, juga melibatkan instansi terkait lainnya dalam penanganan bencana alam yang berada di wilayah Kab. Tegal diantaranya BPBD, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, DPUPR, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Kesbangpol Linmas, PMI, Unit Damkar, SAR dan Pos Pengamatan Gunung Slamet serta elemen masyarakat secara terpadu.
” Ucapan terima kasih kepada seluruh Instansi yang telah membantu dan mendukung kegiatan latihan ini dan harapan besar semoga koordinasi, kerjasama dan kolaborasi keduanya dapat mewujudkan sinergitas Seluruh Instansi terkait yang berada diwilayah serta kegiatan latihan ini dapat dijadikan bekal dan ilmu yang bermanfaat dalam pengabdian kepada bangsa dan negara, pungkas Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han.(penrem)