Tampilkan postingan dengan label Kapten Inf Nurhadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kapten Inf Nurhadi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Juli 2019

TMMD Kodim Brebes : Lapangan Upacara Sudah Mulai Disiapkan

Brebes – Dalam menyambut TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di wilayah Kodim 0713/Brebes Tahun 2019, Kapten Inf Nurhadi Danramil 12/Bantarkawung selalu aktif dalam memberikan sosialisasi, komunikasi sosial dan merangkul semua elemen masyarakat di Desa Telaga Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes, Kamis (4/7/19).



Upaya dan langkah yang dilakukan Danramil yang satu ini merupakan sikap dan berikan ide yang cemerlang, dimana Kapten Nurhadi sangat memperhatikan pemudanya, dengan perhatian khusus kepada pemuda Desa Telaga ini, Danramil mewujudkan sarana olah raga yang bisa digunakan maksimal dalam berolahraga.

Langkah Danramil bersama masyarakat dan pemuda Desa Telaga ini adalah membersihkan dan meratakan lapangan sepak bola yang sebelumnya tidak layak dipakai karena banyak yang berlubang.

Dengan langkah perbaikan lapangan ini, pemuda penghobi sepak bola bisa meluapkan kreativitas dalam berolah raga, ini terbukti setelah hari ini berguyub dan bergotong royong melaksanakan pengurugan lapangan dengan seluruh masyarakat. Apalagi lapangan tersebut akan digunakan untuk lapangan upacara pembukaan TMMD nantinya. Kata Danramil.

Menyikapi dari apa yang telah dilaksanakan hari ini, Danramil beserta 6 orang anggota, Kepala Desa Telaga dan 4 orang pamong desa serta puluhan masyarakat sangat antusias dalam perbaikan lapangan tersebut. (Utsm)

Jumat, 29 Maret 2019

TNI - Kodim Brebes Kerahkan 1 Peleton Untuk Amankan Kunker Menteri Pertanian

Brebes, Satu Peleton TNI dari Kodim 0713/Brebes terjun dalam Tim Personel Gabungan PAM untuk mengamankan kunjungan kerja (Kunker) Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Jum’at (28/3/2019).

Dipimpin Danramil 01/Brebes Kapten Inf Nurhadi. Bersama dengan jajaran Polres Brebes dan Satpol PP, Tim Pengamanan ini melekat dalam acara yang dipusatkan di Alun-alun Brebes dengan dihadiri ribuan petani dari Kabupaten/Kota Pantura (Brebes, Tegal dan Pemalang).
Dari awal hingga selesai acara, kegiatan pengamanan kunker Menteri Pertanian RI ini berjalan dengan aman dan lancar.
"Dalam 4,5 tahun masa kerja saya, kita berantas mafia perdagangan. Sebanyak 782 perusahaan sudah kami tutup blacklist dengan 409 tersangka melalui Satgas Pangan," katanya saat berkunjung ke Brebes.
Amran mengaku, mendapat laporan bahwa di Brebes terdapat pihak yang menjual pestisida palsu dan sudah dilakukan penangkapan. ''Saya ucapkan terima kasih pada Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono. Saya titip hukum seberat-beratnya,'' ujar Amran.
Menurut Amran, para pemalsu pestisida dan pupuk merupakan bagian dari mafia yang harus diberantas. Para pemalsu pestisida dan pupuk itu, lanjutnya, meresahkan petani.
Mentan berkunjung ke Brebes untuk menghadiri kegiatan Apresiasi dan Sinkronisasi Program Kementerian Pertanian (Kementan) di Jawa Tengah tahun 2019 yang digelar di Alun-alun Brebes.
Mentan menyebutkan, peredaran pupuk palsu yang terjadi di Semarang dan pestisida palsu di Brebes harus diselesaikan.
"Di Semarang ada pupuk palsu dan di Brebes ada pestisida palsu. Kalau tidak ditangkap saya siap meletakkan jabatan sebagai Mentan," tegasnya.
Sementara itu, Bupati Brebes Idza Priyanti, selaku tuan rumah dalam kunjungan kerja Mentan, menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya pada seluruh jajaran Kementerian Pertanian dan masyarakat Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, serta Kabupaten Pemalang yang sudah hadir di Kabupaten Brebes.
Bupati mengucap syukur karena Kabupaten Brebes dengan luas wilayah 1.662,96 kilometer persegi yang mencakup 17 kecamatan, 297 desa/kelurahan, dan jumlah penduduk kurang lebih 1,8 juta jiwanya bekerja di sektor pertanian.
Dikatakan, dari luasan tersebut, sekitar 63.463 hektare berupa lahan sawah dengan rincian lahan sawah beririgasi teknis 46.837 hektare dan nonteknis sebesar 16.626 hektare. Lahan sawah tersebut telah dibuat budidaya pertanian secara intensif untuk komoditas pertanian, baik tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan.
Menurut Idza, dengan besarnya potensi produksi pertanian yang ada, Kabupaten Brebes telah mendukung ketahanan pangan regional dan nasional untuk komoditas padi. Tambahnya. (Utsm0713).