Tampilkan postingan dengan label Merah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Merah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Mei 2024

Pangdam IV/Diponegoro Tinjau Program Ketahanan Pangan dan Resmikan Jembatan Gantung Merah Putih di Brebes

 BREBES - Pangdam IV Diponggoro, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Deddy Suryadi SIP MSi meresmikan jembatan Gantung Merah Putih yang dibangun Kodim 0713/Brebes bersama warga di Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Selasa (28/5/2023).

Jembatan gantung tersebut menghubungkan Desa Kalinusu Kecamatan Bumiayu dengan Desa Pangebatan Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes.

Dibangunnya jembatan gantung tersebut, warga Kalinusu sekarang tidak perlu menumpang perahu atau menyebrangi sungai Pemali tersebut.

Mayjen Deddy Suryadi mengatakan, pembangunan dan peresmian jembatan gantung di Desa Kalinusu Buniayu ini merupakan yang ke sekian kalinya.

 






"Semoga bisa memberi manfaat bagi warga," harapnya.

Pangdam Mayjen Deddy Suryadi juga berharap jembatan yang dibangun dapat bermanfaat dengan semestinya. 

Disamping itu juga, bisa mempererat silaturahmi bagi masyarakat kedua wilayah, baik warga Kecamatan Bumiayu dan Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes.

Ikut diresmikan juga secara simbolis jembatan gantung Merah Puti Wadas Gumantung Desa Kutamendala Kecamatan Tonjong dan Jembatan Gantung Merah Putih Cisaat Bantarkawung. 

Usai peresmian dilanjutkan dengan penyerahan paket sembako yang diberikan secara simbolis oleh Pangdam IV/Diponegoro kepada masyarakat serta penandatanganan prasasti dan pemotongan pita.

Hadir pada kesempatan tersebut, Pj Bupati Brebes, Iwannudin Iskandar SH MHum, Kapolres Brebes AKBP Guntur M Thariq, dan pejabat lainnya. 

Pj Bupati Brebes, Iwannudin mengucapkan terima kasih kepada Pangdam IV/Diponegoeo yang telah meresmikan jembatan gantung tersebut. 

“Jembatan gantung ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat dua wilayah Kecamatan Bumiayu dan Kecamatan Bantarkawung, dan juga Tonjong,” ujarnya.  

Kamis, 02 Mei 2024

Jembatan Gantung Merah Putih 3 Sudah Jadi, Dukuh Cisa’at Tak Lagi Terisolir

 Brebes - Warga di Dukuh Cisa’at Desa Pengarasan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes akhirnya bisa bernapas lega. Puluhan tahun berharap ada jembatan,  kini impian itu terwujud.


Jembatan Gantung Merah Putih 3 akhirnya akhirnya rampung dikerjakan, Kamis 2 Mei 2024.


Jembatan yang berdiri kokoh membentang panjang kini sudah bisa dilewati anak-anak sekolah, petani, pedagang dan warga pendatang yang ingin mengais rezekinya.


Dulu warga harus berjalan kaki selama 1.5 jam untuk membeli isi tabung gas  3 kg dengan digendong melintasi sungai Glagah, warga yang sakit harus ditandu (pikul) dengan alat seadanya (warga yang sakit diusung dimasukkan kedalam kain sarung) melintasi derasnya air sungai untuk berobat di puskesmas, bukan itu saja, anak sekolah yang akan mengikuti ujian akhir juga mengalami kendala bila banjir meluap deras.  


Pembangunan jembatan gantung ini merupakan inisiasi dari Komandan Kodim (Dandim) 0713 Brebes, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si dan Pj. Bupati Brebes Iwannudin Iskandar, S.H., M.Hum. yang sebelumnya meninjau langsung lokasi pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih 3 di Cisa’at.




Berkat dukungan dari seluruh warga Dukuh Cisa’at, dalam waktu 2 bulan jembatan gantung dengan panjang 70 meter ini sudah bisa dinikmati oleh warga.


Kepala Dusun bapak Rio merasa bangga karena sudah memiliki jembatan penghubung antar dukuh itu dengan harapan warga Cisa’at yang dikenal terisolir, kini sudah menjadi Dukuh yang menarik nan indah, karena ada Jembatan Gantung Merah Putih 3 sebagai tempat Destinasi Wisata baru. 


Ada 120 Kepala Keluarga yang selama ini terisolir, kini sudah bisa membuka akses.


"Warga Cisa’at mengandalkan hasil pertanian, bahkan anak sekolah dan perekonomian terhenti jika air sungai meluap, Alhamdulillah kini sudah terbuka lebar untuk anak-anak meraih cita-cita mereka yang lebih tinggi, petani juga mengeluarkan biaya yang minim dalam menjual hasil panen," kata Rio.


“Warga Cisa’at menitikkan air mata saat melangsungkan Do’a Syukur selesainya pembangunan jembatan, wajah mereka seakan-akan tak percaya dengan apa yang mereka lakukan, satu pedukuhan kecil bisa membangun Jembatan yang begitu megah dan mewah terwujud seakan-akan mereka tidak percaya”. Ungkap Kadus Rio.


Merekapun mengucapkan terima kasih kepada Dandim Brebes, Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes, dan relawan serta seluruh yang terlibat dalam pembangunan jembatan gantung tersebut.


"Alhamdulillah hari ini warga Dukuh Cisa’at sudah menikmati Jembatan Gantung Merah Putih 3," ujarnya.


Sementara itu, Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto mengungkapkan bahwa Jembatan Gantung Merah Putih 3 di Dukuh Cisa’at terbangun karena adanya semangat dan gotong-royong warga dan relawan serta campur Tangan Tuhan yang memberikan bantuan baik berupa Material maupun pikiran serta tenaga. Kini Tiang Pancang di Dukuh Cisa’at berdiri menjulang nan kokoh.


“Alhamdulillah berkat gerakan tangan Tuhan dan seluruh warga serta relawan, Jembatan Gantung Merah Putih 3 sudah berdiri tegak, mari kita pelihara dan jaga," ungkap Dandim.


Sementara itu, Perwakilan Tim Pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih 3, Cecep, mengungkapkan rasa bangga kepada warga pedukuhan Cisa’at yang penuh semangat tak kenal lelah untuk mencapai cita-cita memiliki Jembatan yang selama ini didam-damkan.


"Tidak ada kata lain, Warga Cisa’at sangat hebat, guyub, kekeluargaan, kompak dan ulet, sehingga terwujudlah mimpi bapak-bapak dan ibu-ibu memiliki Jembatan Gantung Merah Putih 3," katanya. (Pen0713)

Jumat, 22 Maret 2024

Jembatan Gantung Merah Putih 3 Juga Sudah Mulai Dikerjakan

  Brebes – Berawal dari laporan warga yang ditanggapi serius oleh Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si dan PJ. Bupati Brebes Iwannudin Iskandar, S.H., M.Hum bahwa ada warga yang sakit ditandu dengan kain sarung melintasi sungai Glagah untuk berobat diwilayah Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal, hal ini disampaikan salah satu warga Dukuh Cisa’at bahwa saat warga ada yang sakit dan ingin berobat harus melintasi sungai, itulah satu-satunya jalan yang harus dilewati karena dianggap paling dekat dengan pusat kesehatan.


Bukan hanya warga yang sakit saja, hasil pertanian, perkebunan dan peternakan juga harus melintasi sungai serta anak-anak yang memiliki cita-cita tinggi terhambat dengan derasnya air sungai Glagah yang akhirnya harus kembali terpaksa belajar dirumah 

Karena banjir.


Kodim 0713 Brebes, Polres dan Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes terketuk akan hal ini, dengan Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dan bekerja Tulus dan Ikhlas, hari ini sudah dimulai pengerjaan penggalian untuk pondasi tiang pancang Jembatan Gantung yang dinamakan Jembatan Gantung Merah Putih 3. Kamis (21/03/2024).


Sebelumnya Kodim, Polres dan Pemda Brebes sudah membangun Jembatan Gantung Merah Putih 1 di Dukuh Wadas Gumantung Kecamatan Tonjong saat ini sudah bisa digunakan oleh warga, selanjutnya Jembatan Gantung Merah Putih 2 yang berada di Desa Kalinusu Kecamatan Bumiayu dan sekarang Pembangunan Jembatan Merah Putih 3 di Desa Pengarasan Kecamatan Bantarkawung sudah memasuki pembuatan lubang tiang pancang.






Menurut Dandim 0713 Brebes, Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si bahwa saat ini sudah ad 3 Jembatan Gantung yang dibangun dengan menggunakan system Karya Bhakti TNI bersama Polri dan masyarakat dalam pembuatan akses jalan Jembatan Gantung sungai Glagah sebagai akses untuk melayani warga Dukuh Cisa'at, Desa Pengarasan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes menuju Desa Kesambi Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal.


“Bismillah, warga Dukuh Cisa’at nantinya akan dipermudah dalam mengevakuasi apabila ada yang sakit dan anak-anak sekolah bisa kejenjang lebih tinggi lagi dengan akses jalan melalui Jembatan Gantung”. Papar Dandim Letkol Sapto Broto.


“Jembatan Gantung Merah Putih 3 ini yang nantinya sebagai akses untuk mempermudah perjalanan warga Dukuh Cisa'at menuju pasar guna memenuhi kebutuhan ekonomi, sekolah tingkat SMP dan SMA serta Puskesmas untuk berobat atau bagi ibu hamil yang akan melahirkan”. Imbuhnya.


Sesuai data sensus BPS Kabupaten Brebes tahun 2020, Desa Pengarasan memiliki 11.945 jiwa, sehingga apabila Jembatan Gantung Merah Putih 3 ini terwujud maka warga Dukuh Cisa’at yang berjumlah 302 KK terselamatkan dari keterisoliran. (Pen0713).

Minggu, 03 Maret 2024

Pengecatan Material Jembatan Gantung Frame dan Plat Baja dengan warna Merah

 Brebes - Jembatan Gantung Merah Putih dengan Gerakan Tangan Tuhan Membangun Brebes Berhias sudah terpasang tiang pancang 100 persen diduantitik, diantaranya Dukuh Satir dan Dukuh Wadas Gumantung.


Kali ini, Slin Baja panjang 70 meter sudah tiba dilokasi Dukuh Satir dan Plat Baja juga sudah dalam pengerjaan pengecatan oleh TNI dan Warga. Minggu (03/02/2024).


Disampaikan Komandan Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si bahwa sebentar lagi Jembatan Gantung Merah Putih akan segera terpasang sebelum Hari Raya Iedul Fitri.




"Semoga dengan terbangunnya Jembatan Gantung yang merupakan  akses jalur perekonomian para petani yang akan menghubungkan antara Dukuh Satir dengan Dukuh Wadas Gumantung, Desa Kutamendala Kec. Tonjong Kab. Brebes ini segera terwujud sesuai harapan warga". papar Dandim.


"Kegiatan hari ini pemindahan plat baja ke lokasi jembatan gantung sudah dilakukan bersama warga, di lanjutkan pengecatan plat dengan warna khas yaitu merah dan tiangnya putih". Imbuhnya.


Pembangunan Jembatan Merah Putih atas inisiasi dari Dandim Brebes ini pertamakalinya dibangun, dan akan dibangun juga di Desa Kalinusu Kecamatan Bumiayu menghubungkan Desa Pangebatan Kecamatan Bantarkawung dan 1 lagi di Dukuh Cisaat yang akan menghubungkan Margasari Tegal.


Dalam waktu dekat bersamaan pemasangan plat baja Jembatan Gantung di Dukuh Wadas Gumantung, Desa Kalinusu juga akan segera dibangun Jembatan Gantung Merah Putih. (Pen0713)

Inilah Hasil Panen Bawang Merah Petani Desa Grinting Setelah Gunakan Mikroba PA 63 garuda 0713

 Brebes - Poktan Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes hari ini Panen Raya Bawang Merah. Minggu (03/02/2024).


Setelah umur sudah dikatakan cukup, Poktan Desa Grinting yang sebulan lalu mengambil Mikroba PA 63 Garuda 0713 di Makodim 0713 Brebes kini sudah merasakan hasil pertaniannya.


Mikroba PA 63 Garuda 0713 adalah cairan penyubur tanah dan pengurai air tambak yang dapat memberikan manfaat pertanian, tambak dan perkebunan.






Wasduri (51) petani bawang merah warga Desa Grinting saat menikmati hasil panen Bawang Merah pertamakali merasa senang dengan hasil melimpah dan warga bawang sangat merah pekat dan bibitnya bertambah.


‘Alhamdulillah setelah saya mengambil Mikroba PA 63 Garuda 0713 gratis di Kodim 0713 Brebes dan saya praktekkan langsung, hasilnya sangat menggembirakan, bahkan bobot bawangnya bertambah serta waktu panen lebih singkat seminggu sebelum waktunya panen, warna bawangnya merah gelap/menges (dalam bahasa jawa) dan besar”. Ungkap Wasduri.


Kepala Desa Grinting Suhartono saat dilokasi panen bawang merah mengatakan “Alhamdulillah dengan adanya Mikroba yang diberikan secara gratis oleh Dandim Bapak Sapto Broto kepada petani di Grinting sangatlah membantu dalam pencapaian hasil panennya, initinya menggunakan Mikroba ini sangat menguntungkan buat petani Desa Grinting, terbukti walaupun airnya sedikit tetap subur”. Kata Kades.


Sementara Dandim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Kodam IV Diponegoro,  Letkol Infanteri Sapto Broto,S.E., M.Si mengungkapkan rasa bersyukur atas Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias, semoga apa yang telah dilakukan untuk pengabdian di Kabupaten Brebes bisa membantu pertumbuhan dan perekonomian di bidang pertanian, tambak dan perkebunan.


Dandim menyampaikan bahwa kehadiran Petani di Makodim 0713 Brebes adalah untuk mengambil Mikroba PA 63 Garuda 0713 serta memberikan sedikit solusi bagi petani agar hasil panen sesuai yang diharapkan.


“Melalui program Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dengan Tulus dan Ikhlas, Kodim 0713 Brebes berusaha membantu kesulitan dan membantu mensejahterakan rakyat, nantinya bisa membantu baik hasil pertanian dan tambak khususnya di Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba”. tutup Dandim. (Pen0713).