Tampilkan postingan dengan label Milenial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Milenial. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 September 2019

Kehebatan Santri Millenial, Tak Hanya Mahir Ngaji

Brebes - Santri millenial ternyata tidak hanya mahir mengaji. Tetapi juga memiliki ketrampilan lainnya yang bisa menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan. Salah satu wujudnya, kementerian pertanian mendayagunakan mereka dengan usaha ternak ayam kampung. Melalui kelompoknya, para santri beternak ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB).






'Kami berupaya menggiatkan para santri beternak selain tekun mengaji,"  ujar kepala Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Jawa Tengah DR Ir Harwanto MSi Launching Program Sistem Informasi Masyarakat Ternak (Simaster) Dan Penandatangan  Mou Antara BPTP Jawa Tengah Dengan Pemerintah  Kabupaten Brebes di ruang rapat Sekda Brebes, Rabu (4/9).

Dalam MoU tersebut, antara lain pihak BPTP memberikan bantuan bibit ayam KUB kepada sejumlah Pesantren dan Kelompok Petani Ternak Perempuan. Ayam KUP dipandang sebagai ayam kampung  yang unggul karena sudah dilakukan pengkajian dan penelitian mendalam di BPTP. 

Tentu dengan adanya program ini, dapat memberdayakan serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam melaksanakan usaha pertanian guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan melalui kegiatan pertanian yang terintegrasi.

Kata Harwanto, Kabupaten Brebes telah ditunjuk sebagai salah satu lokasi program pengembangan pembibitan ayam kampung unggul berbasis kawasan dan Kelompok Santri Tani Milineal (KSTM) dari Kementerian Pertanian. 

Kementerian telah memberikan bantuan kepada 13 kelompok di 4 kecamatan yaitu Kecamatan Banjarharjo, Bantarkawung, Larangan dan Bumiayu.  Adapun jenis bantuan yang akan diberikan berupa 500 ekor ayam umur 4 minggu, bantuan kandang serta pakan dan obat-obatan.

“Ayam kampung unggul balitbangtan (KUB) adalah ayam kampung hasil seleksi yang dilakukan BPTP,” tandas Harwanto.

BPTP, lanjutnya, telah melakukan pengembangan awal pembibitan ayam kampung unggul balitbangtan (KUB) di Kelompok Wanita Tani (KWT) Berkah desa Blandongan Kecamatan Banjarharjo sejak tahun 2018, dan dinilai berkembang dengan baik. Sehingga ditindaklanjuti dengan MoU Pengembangan Pembibitan Ayam KUB di Kabupaten Brebes.

Kelompok Santri Tani Milenial, lanjutnya, menjadi  sasaran program antara lain Ponpes Al Furqon Bantarkawung dibantu 350 ekor dan Ponpes Jssu Izzul Islami Bumiayu sebanyak 150 ekor. Selain bantuan ternak ayam diberikan juga  pakan selama dua bulan dan  bantuan obat- obatan serta Vitamin.

Dalam kesempatan tersebut juga dipaparkan Sistem Informasi Masyarakat Ternak (Simaster) oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan drh Ismu Subroto MSi. 

Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH mengucapkan terima kasih kepada BPTP Prov Jateng yang menaruh perhatian khusus kepada para petani peternak santri milineal dan juga para kelompok tani ternak wanita. 

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes juga diacungi jempol. Karena telah membuat aplikasi yang bisa dimanfaatkan oleh para kelompok tani ternak se Kabupaten Brebes. Aplikasi Simaster, akan memutus mata rantai yang panjang dalam kepengurusan administrasi petani ternak. Diantaranya, pendaftaran kelompok tani ternak gampang sekali diproses, kurang dari lima menit. 

Simasater juga akan memberikan kemudahan dalam pelayanan kepada masyarakat terkait penyediaan data per-komoditas,  juga per-wilayah.

“Semoga dengan adanya program ini, dapat menambah semangat kita untuk terus melakukan pengembangan potensi peternakan yang ada di Kabupaten Brebes,” tandasnya.

Narjo menyebutkan, sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 04 Tahun 2019 Tentang Pedoman Gerakan Pembangunan Sumber Daya Manusia Pertanian Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045. Penguatan tersebut bisa dilakukan dengan kegiatan penumbuhan dan penguatan Kelompok Santri Tani Milenial melalui pengembangan ternak ayam tahun 2019.

Narjo memberi semangat, bahwa santri harus bisa berbuat lebih baik untuk sesama manusia. (Bambang Sugiarto/Wasdiun/Pendim0713)

Selasa, 30 April 2019

Paskibra Milienial Menuju Indonesia Emas

Brebes,  Beginilah Sekarang yang mungkin semua masyarakat mengatakan jaman now,  dimana semua kegiatan dilakukan dengan memanfaatkan waktu dan media yang sekarang sedang berkembang.

Setidaknya beberapa kegiatan di sekolah harus dilakukan dengan model dan cara milenial dan mengikuti jaman era digital saat ini.


Seperti yang dilakukan Serma Ujang Taiyo, SH yang berdinas di Staf Penerangan Kodim 0713/Brebes ini melakukan langkah yang sangat menarik untuk kaum pelajar. Dimana dilakukan dengan memberikan materi dan arahan langsung dengan media online yang pada saat itu viral diberitakan.



Hal itu dilakukan untuk bisa menyikapi dan menanggapi secara internal bagaimana caranya untuk tidak menangkap maupun menelan berita yang sedang viral baik dikatakan hoax maupun realitas.

Kesempatan ini Serma Ujang melakukannya di SMA Negeri 1 Brebes,  dimana dalam kegiatan Diksar II Tonsus Garda Sakti Tahun 2019, Selasa (30/4) yang dibungkus dengan Tema Paskibra Milenial Menuju Indonesia Emas. Hal senada disampaikan juga oleh Sersan yang kesehariannya menjadi Tentara Online, bahwasannya saya sebagai TNI di wilayah Teritorial harus peduli terhadap generasi yang akan melanjutkan negeri ini menjelang era keemasan,  dimana langkah ini langsung bertatap muka dan berinteraksi memberikan goresan tinta niat dan tujuan hidup untuk Indonesia negara yang kita cintai bersama. katanya.

"Dengan berbekal laptop dan gadget di tangan, saya harus berbuat untuk pelajar milenial agar tidak mudah terhasut dan termakan virus hoax" tambahnya.

"Dikatakan kembali bahwa malam ini ada 33 orang siswa menerima materi dari saya walaupun berdurasi waktu 45 menit" tuturnya. "Saya sangat senang dengan kehadiran Pak Ujang di sekolah kami,  karena memberikan materinya mengikuti perkembangan media sosial dan viral seperti saat ini, bahkan langsung mengaitkan dengan berita yang sedang online detik ini juga" kata Willy salah satu siswa senior Tonsus SMA.


"Beda sekali memang dengan TNI yang saya kenal,  dari cara membawakan materi dan penyampaiannya tenang,  tegas, sedih, tawa dan iba muncul dengan kehidupan nyata" imbuh Willy.

Minggu, 24 Februari 2019

TNI Membentuk Mental, Kedisiplinan dan Jiwa Nasionalisme di Era Milenial


Brebes, Sersan Mayor Bambang PH dan Serda Eko Prasetyo bekali wawasan kebangsaan dan motifasi kepada siswa/siswi MAN 2 Brebes diruang kelas yang di ikuti 80 orang dari  kelas X, Minggu (24/02/2019).
 
Ditengah munculnya paham Radikalisme yang dapat mengancam keutuhan NKRI, Koramil memberikan materi tersebut di dalam rangkaian Pelantikan dan Pengukuhan Anggota Patroli Keamanan Sekolah Madrasah Aliyah Negeri 2 Brebes yang bertemakan “Membentuk Mental, Kedisiplinan dan Jiwa Nasionalisme di Era Milenial”.

Dalam penyampaian materinya, Babinsa mengingatkan kembali apa arti Bela Negara sehingga siswa sekolah MAN 2 brebes bisa lebih fokus belajar dan lebih mencintai NKRI dan mengisi dengan prestasi prestasi, pentingnya menjaga ideologi negara yaitu Pancasila serta harus bisa lebih berprestasi, Tutur Sersan Bambang

Diakhir materinya disampaikan pula informasi setelah lulus nanti, TNI AD menanti putra-putri terbaik bangsa yang berprestasi untuk menjadi TNI dengan mendaftar melalui seleksi di jalur prestasi/khusus dan tanpa dipungut biaya sepeserpun. Tambahnya. (TSMnews.com).