Tampilkan postingan dengan label Peringatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peringatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 April 2024

Kodim 0713 Brebes Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama

 Brebes - Kodim 0713 Brebes menggelar peringatan Nuzulul Qur’an dan buka bersama puasa ramadhan 1445 H/2024 M, di Indoor Lapangan Tenis Makodim, Jalan Jenderal Soedirman 107 Brebes. Jum'at (05/04/2024).


Kegiatan yang dihadiri Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, SE., M.Si didampingi Kasdim Mayor Infanteri Drs. Abdul Asis Lallo, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Dim 0713 Koor Cab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. dr. Novi Sapto, Sp.M. beserta pengurus, para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Kodim 0713 Brebes dan warga lingkungan Masjid Darut Taqwa Makodim. 





Kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi para prajurit Kodim 0713 Brebes untuk memperkuat persatuan dan kesatuan.


Momentum Nuzulul Quran merupakan peristiwa diturunkannya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW, pada tanggal 17 ramadhan sehingga banyak hikmah yang dapat diambil dan dijadikan sebagai pedoman dalam hidup.


Dandim Letkol Inf Sapto Broto menyampaikan bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca tetapi juga untuk dipahami, diamalkan dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.


“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini di harapkan dapat menjadi sarana memperbaiki diri dan meningkatkan amal kita kepada Allah Subhana wata’ala,” tutur Dandim.


Kemudian Siraman rohani yang disampaikan oleh Ustadz H. Ahmad Imam. S.Ag bahwa Ada banyak peristiwa penting yang terjadi di bulan Ramadhan, salah satunya adalah malam Nuzulul Quran. 


"Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya surat Al Alaq ayat 1-5 atau turunnya ayat pertama Al Quran ke Nabi Muhammad. Malam terjadinya hal ini tidak diketahui sehingga terdapat perbedaan antara beberapa pandangan". paparnya.


Banyak orang mengatakan malam ini terjadi pada 10 hari terakhir Ramadhan, tetapi ada juga yang mengatakan hal ini terjadi pada tanggal 17 Ramadhan. Di Indonesia, malam Nuzulul Quran dirayakan pada tanggal 17 Ramadhan.


Momen ini memiliki banyak hikmah sehingga sebaiknya dimanfaatkan oleh semua umat Islam dengan sebaik-baiknya.


"Hikmah Nuzulul Quran diantaranya Memberikan ketenangan hati, Menunjukkan kemukjizatan Al Quran, Mengamalkan ajaran Al Quran, Bukti Al Quran berasal dari Allah dan Al Quran sebagai pedoman hidup". imbuh H. Ahmad Imam.


Selesai uraian hikmah dilanjutkan doa berbuka puasa dan makan bersama.(Pen0713)

Selasa, 11 Februari 2020

Peringatan HPN Di Brebes Dilangsungkan Di Pantai Pulau Cemara


Brebes – Puluhan jurnalis atau wartawan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggelar resepsi Hari Pers Nasional (HPN) yang ke-74 tahun 2020, di Objek Wisata Pulau Cemara, Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Brebes. Minggu (9/2/2020).




Acara ini digagas oleh Silaban (65) wartawan senior Brebes sekaligus Pemred Teameksposeonline.com, Masfui, MH, S.Pi selaku Ketua Pokdarwis Wisata Pantai Pulau Cemara (WPPC), serta Ali Fahmi (45) anggota Pokdarwis yang juga salah satu jurnalis Mitrakamtibmas.com.

Hadir dalam resepsi HPN ini antara lain Ketua PWI Brebes Eko Saputro, Bupati Brebes diwakili Staf Ahli Bidang Kesra Drs. Masfuri, MM serta Muspika setempat.

Masfui, MH, S.Pi selaku Ketua Pokdarwis WPPC (kemeja kuning), meminta kepada media untuk memperkenalkan objek wisata yang telah dirintasnya bersama masyarakat setempat sejak tiga tahun lalu (2017).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada media yang telah membantu memperkenalkan Wisata Pantai Pulau Cemara kepada publik. Inilah salah satu peranan media sosial yang harus kita apresiasi,” ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan secara singkat bahwa sampah-sampah yang terdapat di pantai Pulau Cemara, berusaha sekuat tenaga dimanfaatkan sebagai hiasan pantai, tentunya setelah diberikan sentuhan karya seni.

“Sampah-sampah kiriman dari sungai yang terdampar di Pantai Pulau Cemara, kami jadikan sebagai tempat selfie bagi para pengunjung, tentunya setelah di improvisasi menjadi karya seni dan dilukis,” tambahnya.

Ia juga mengupas sedikit tentang manfaat dari pohon bakau di mangrove pantai. Untuk akar sepanjang 2 centimeter dipercaya mampu menambah kejantanan pria, sedangkan daunnya dapat menghentikan pendarahan luar jika dikunyah dan dioleskan.

“Disini juga sering digunakan sebagai tempat berkemah bagi pelajar, ada wisata pemancingan air tawar (Ikan nila dan lele) walaupun di tengah-tengah laut. Yang unik adalah, wisatawan akan naik perahu kurang lebih 30 menit untuk mengakses pantai,” pungkasnya.

Tak lupa dirinya mengajak kepada masyarakat Kabupaten Brebes agar tidak membuang sampah di sungai karena endingnya adalah mencemari muara/pantai beserta ekosistemnya. Sedangkan bagi para pengunjung, diharapkan membuang sampah pada tempatnya. Ia juga berharap agar kegiatan-kegiatan pembersihan lingkungan diadakan di Pantai Pulau Cemara, terlebih saat hujan. Ini karena pantai bertebaran sampah walaupun rutin dibersihkan.

Ketua PWI Brebes, Eko Saputro (kemeja biru), mengungkapkan bahwa tugas dan tanggung jawab media adalah selaku kontrol sosial, membantu Pemda dan segenap unsur di Kabupaten Brebes guna terciptanya pembangunan.

“Saya berharap, di Kabupaten Brebes wartawan seperti kakak-adik dengan Pemda maupun unsur lainnya, karena peran media adalah sebagai informasi, kontrol dan perekat sosial,” ucapnya.

Eko juga menitip pesan agar rekan-rekan jurnalis segera Uji Kompetensi Wartawan (UKW), untuk meningkatkan profesionalitas dari seorang jurnalis. Pasalnya, saat ini UKW dipermudah dengan ijazah minimal SMA sederajat, dulunya minimal S1.

Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE, MH melalui Staf Ahli Bidang Kesra, Drs. Masfuri, MM (topi coklat), juga mengucapkan selamat HPN kepada insan pers di Brebes khususnya dan tanah air umumnya. Hari jadi tersebut merupakan hari jadinya juga masyarakat dalam menerima keterbukaan informasi publik.

“Saya berharap dengan bertambahnya usia Pers Nasional, rekan-rekan wartawan se-Kabupaten Brebes khususnya kedepan akan menyuguhkan informasi yang jujur, faktual dan aktual, serta berimbang dengan klarifikasi sehingga tidak merugikan pihak yang diberitakan,” ungkapnya.

Bupati juga mengapresiasi para media yang telah membantu mempromosikan potensi-potensi wisata di Brebes, termasuk di Sawojajar.

“Peran pers sangat dominan dalam mengeksplorasi potensi wisata guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor jasa,” imbuhnya. (Aan)

Kamis, 21 November 2019

Danrem 071/Wk : Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Momentum Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan Kepada Allah SWT



Banyumas – Demikian penegasan Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Heri Sumitro, S.Pd., pada Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1441 H/2019 M, Rabu (20/11/2019) di Masjid Wijayakusuma Makorem 071/Wk Sokaraja, Banyumas.



Dikatakan, secara substansi, perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW merupakan upaya untuk meneladani keteladanan karakter Beliau sebagai pembawa ajaran agama yang mulia sekaligus pembimbing moralitas bagi kehidupan umat manusia. “Nabi Besar Muhammad SAW adalah sosok manusia terpilih, pemimpin besar dan sangat luar biasa didalam memberikan nilai-nilai keteladanan bagi umatnya. Sehingga Allah SWT, memberikan gelar kepada Beliau, Rahmatan Lil’alamin dan Uswatun Khasanah”, ungkapnya.

Karenanya, keteladanan Rasulullah perlu kita pedomani dalam menjalankan kehidupan sehari-hari bagi seluruh prajurit, PNS dan Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 dalam mengaktualisasikan peran dan pengabdiannya sehingga kehadirannya senantiasa didambakan oleh masyarakat, bangsa dan negara yang kita cintai.

Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Korem 071/Wijayakusuma dihadiri segenap prajurit dan PNS Makorem 071/Wk dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wk serta Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro. Bertindak selaku penceramah, Ustad Serma (Purn) H.Sudarman,S.Ag., Dengan mengangkat tema “Dengan hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1441 H/2019 M,  kita implementasikan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari guna mewujudkan prajurit dan PNS TNI AD yang profesional kebanggaan rakyat".

“Dalam konteks tersebut, sebagai prajurit maupun PNS TNI AD, dituntut perannya agar mampu menjadi kekuatan moral dan kekuatan kuktural yang menyatu dengan rakyat, untuk senantiasa menebar kebaikan dan menjauhi segala kemungkaran dinanapun bertugas dan berada. Sebab hanya dengan berbuat kebaikan dan meninggalkan segala perbuatan buruk itulah, esensi kita sebagai prajurit dan PNS akan dihargai”, terang Danrem.

Dikatakan, perbuatan baik telah dicontohkan dan diajarkan oleh junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW dalam prinsip hidup, saling membantu, saling menghargai dan saling mengasihi terhadap sesama serta menjauhi segala perbuatan yang dilarang agama diantaranya sifat merasa paling benar, dengki, arogansi, buruk sangka, takabur maupun sifat buruk lainnya. 

Sementara itu, Ustad Serma (Purn) H.Sudarman, S.Ag., Imam Masjid Agung Purwokerto dalam ceramahnya menyampaikan, dengan adanya seremonial Maulid Nabi, umat Islam diharapkan bisa mengingat kembali betapa gigih perjuangan Rasul dalam merintis dan mengembangkan ajaran Islam di tengah tradisi dan budaya Arab yang waktu itu dalam keadaan jahiliyah. “Satu hal yang harus dilakukan umat muslim ketika merayakan Maulid Nabi adalah meneladani sikap dan perbuatan, terutama akhlak mulia nan agung dari baginda Nabi Besar Muhammad SAW”, tegasnya.

Bukan hanya seremonial belaka, perayaan itu mestinya diresapi dalam hati yang begitu dalam dan mencoba untuk meneladani dan mempraktikkan akhlak mulia dari Nabi. Saat melontarkan pujian-pujian dan sholawat yang begitu menggebu-gebu, hendaknya tidak hanya ditujukan kepada fisik maupun keduniawiannya saja tetapi juga akhlak nabi yang begitu agung dan mulia.

Dalam hal ibadah, akhlak mulia dan agung dari nabi itulah yang harus ditiru, dicontoh dan diteladani. Padahal kita tahu, Islam sebagai agama yang dibawa nabi Muhammad adalah rahmatan lil alamin. “Artinya, Islam membawa rahmat bagi alam semesta, bukan hanya umat muslim saja atau manusia saja, tetapi semua makhluk seperti hewan, tumbuh-tumbuhan, dan alamnya”, terangnya.

Dikatakan pula, hikmah Maulid Nabi
terkadang seremonial itu perlu, hal ini untuk mengingatkan kembali tentang betapa hebat perjuangan beliau dan akhlak serta moralitas beliau.

"Manusia itu tempatnya lupa. Meski setiap hari sholawat, tetapi kalau hati tidak meresapinya pasti lupa dengan makna substantif dari shalawat", ungkapnya. 

"Dengan adanya Maulid, manusia atau umat muslim diharapkan bisa tergugah kembali untuk selalu berikhtiar secara konstan dalam meneladani dan mengamalkan ajaran-ajaran serta akhlak baginda Nabi Muhammad SAW. Sehingga Allah memberikan gelar kepada Beliau "Al Amin" orang yang dipercaya, dan sebagai uswatun khasanah " Teladan yang baik", serta Rahmatan lil'alamin", pungkasnya.(penrem071/pendim0713)

Minggu, 10 November 2019

Peringatan Hari Pahlawan, Jadilah Pahlawan Masa Kini yang Membanggakan Negeri


Semarang - Segenap prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro memperingati Hari Pahlawan 10 November dengan melaksanakan upacara yang digelar di lapangan Parade, Kodam IV/Diponegoro, Minggu (10/11/2019).


Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 yang mengambil tema "Aku Pahlawan Masa Kini", dipimpin Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M., diikuti para pejabat jajaran Kodam IV/Diponegoro.

Menteri Sosial Republik Indonesia Juliari P. Batubara dalam amanat tertulis yang dibacakan Kasdam IV/Diponegoro menyatakan bahwa peringatan hari Pahlawan bukan hanya bersifat seremonial semata tetapi diisi dengan berbagai aktivitas yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhkan.

"Jadikan diri kita sebagai Pahlawan Masa Kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dewasa ini dapat teratasi", tegasnya.

Mensos menerangkan,, menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh seluruh warga negara Indonesia, dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI. Contohnya menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya, imbuhnya.

Mari kita berupaya memupuk nilai kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati sanubari segenap insan masyarakat. Jadilah Pahlawan Masa Kini yang Membanggakan Negeri", himbaunya.

Disisi lain,  peringatan Hari Pahlawan dapat meningkatkan kesadaran kita untuk mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat.

"Jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sia. Dan jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggungjawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa", tuturnya.

Mensos juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tidak membiarkan negeri kita terkoyak, tercerai berai, terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain. 

"Mari kita maknai hari pahlawan ini dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia maju", himbaunya.(pendam/penrem/pendim0713)