Tampilkan postingan dengan label Unggul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unggul. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Desember 2020

Upaya Membentuk Paskibra Unggul dan Berkarakter di Bumiayu Brebes

 


Brebes – Regenerasi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mulai dipersiapkan jauh-jauh hari melalui Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) yang bertempat di SMAN 1 Bumiayu, Jalan Pangeran Diponegoro No. 2 Bumiayu, Desa Dukuhturi. Sabtu (12/11/2020).





Disampaikan Danramil 08 Bumiayu, Kodim 0713 Brebes, Kapten Armed Jupriadi, adapun kegiatan pembekalan yang diberikan yaitu wawasan kebangsaan dengan materi 4 pilar kebangsaan dan materi maupun praktek PBB dasar.


“Untuk praktek baris-berbaris meliputi gerakan di tempat, perubahan arah dan gerakan berjalan,” bebernya.


Menurutnya, pendampingan ekstrakurikuler sekolah tersebut guna membentuk Paskibra SMAN 1 Bumiayu yang unggul sehingga dalam pelaksanaan upacara bendera di sekolah dapat berjalan dengan tertib dan khidmat.


Sementara disampaikan Khumaedi, M.Pd.I, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi pelatihan yang diberikan pihak Koramil Bumiayu kepada 39 anak didiknya, sehingga diharapkannya terbentuk karakter nasionalisme dan berdisiplin.


Dirinya berharap bahwa beberapa anak didiknya nanti dapat terpilih menjadi Paskibra Kecamatan Bumiayu untuk mengemban tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih, baik di sekolah maupun saat Upacara HUT RI Ke-76 tahun 2021 nanti. (Aan)

Jumat, 20 September 2019

Pangdam IV : Prajurit Unggul Dimulai Dari Rekrutmen


Semarang - Sidang parade merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka menyiapkan calon prajurit yang bagus. Prajurit unggul dimulai dari rekrutmen, oleh karena itu ini merupakan investasi TNI AD di masa depan.





Demikian penyampaian Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M. melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M. pada acara Sidang Parade Penerimaan Calon Bintara PK TNI AD TA. 2019 Panda IV/Diponegoro, di Aula Makodam IV/Dopinegoro, Jum’at (20/9/2019).

Ditekankan Pangdam, hal  itu secara moral menjadi tanggungjawab dan kewajiban kita. “Kredibilitas panitia pemilihan ini yang memiliki tanggung jawab sangat berat dalam mengamati, menilai dan memberikan masukan kepada Pimpinan Sidang”, tandasnya.  

Perlu diketahui bersama bahwa, sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan Sidang Parade ini adalah terpenuhinya alokasi penerimaan Caba PK TNI AD TA. 2019 khususnya Panda IV/Diponegoro sebanyak 30 orang. Sementara calon yang mendaftar mencapai 4.478 orang, diajukan pengecekan awal sebanyak 640 orang dan diajukan sidang parade sebanyak 150 orang untuk selanjutnya dipilih 60 orang untuk mengikuti seleksi tingkat Sub Panpus di Rindam IV/Diponegoro.

“Angka ini menggambarkan, bahwa minat masyarakat  menjadi Prajurit TNI AD sangat tinggi, hal ini tidak terlepas dari citra TNI AD yang semakin baik, khususnya Kodam IV/Diponegoro”, ungkap orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro. 

Terkait pelaksanaan sidang parade ini, Pangdam menginstruksikan agar para Tim Seleksi dan Tim Sidang Parade bertindak jujur dan obyektif, sehingga menghasilkan lulusan calon prajurit yang berkualitas. 

“Kita harus dapat membuktikan bahwa setiap calon memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi Prajurit TNI AD tanpa dipungut biaya sekecil apapun. Calon dari latar belakan anak seorang buruh, petani, tukang ojek, pedagang, pegawai negeri atau keluarga besar TNI semua mempunyai peluang yang sama”, tegas Jenderal bintang dua.

Pangdam juga berharap, agar semua anggota tim benar-benar bertindak obyektif, jujur, profesional, dan tidak mengabaikan prosedur tetap yang telah ditentukan dalam memberikan penilaiannya. Hal ini penting untuk mendapatkan profil calon Bintara TNI AD yang benar-benar berkualitas dan handal. 

“Pilihlah calon yang paling tepat dan terbaik diantara semua calon yang ada. Segala permasalahan yang berkaitan dengan seleksi agar diselesaikan dalam forum sidang ini secara tuntas, agar tidak menimbulkan permasalahan baru dikemudian hari”, pungkas Pangdam.

Turut mengikuti parade, Irdam IV/Dip Kolonel Inf Legowo W.R. Jatmiko, S.I.P, Danrindam IV/Diponegoro,  para Asisten, Kaajendam, Kakesdam dan Kajasdam IV/Diponegoro.(pendam/penrem071/pendim0713)

Minggu, 18 Agustus 2019

Pangdam IV : Prajurit Diponegoro, prajurit yang unggul dan memiliki sikap dan kepribadian

Banyumas - TNI sebagai komponen utama pertahanan negara akan senantiasa teguh berkomitmen sesuai tugas dan kewajiban yamg diamanatkan dalam undang-undang,  yakni menjaga kedaulatan Negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Menjaga keutuhan wilayah NKRI serta melindungi segenap bangsa dari berbagai bentuk ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar negeri. 





Hal tersebut disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mohamad Effendi, S.E., M.M., melalui amanatnya yang dibacakan Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., selaku Irup Upacara Bendera Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2019 di Lapangan Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Sabtu, (17/8/2019).

Lebih lanjut dikatakan, bahwa prajurit Diponegoro adalah prajurit yang unggul dan memiliki sikap dan kepribadian. Hal tersebut sejalan dengan tema peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-74 yakni "Sumber Daya Manusia Unggul Indonesia Maju", dimana pembangunan sumber daya manusia dilingkungan Kodam IV/Diponegoro harus menjadi prioritas utama.

"Kepribadian dan sikap tersebut diantaranya, berdedikasi, jujur, inovatif, tekun dan ulet", tegas Pangdam. 

Diterangkan Pangdam,  berdikasi berarti prajurit yang unggul haruslah mempunyai rasa pengabdian teehadap tugas dan pekerjaannya serta memiliki visi jauh kedepan, disiplin, fokus terhadap apa yang ingin diwujudkan. Jujur, prajurit yang unggul harus memiliki kejujuran, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. Inovatif, prajurit unggul bukanlah prajurit yang cepat puas dengan apa yang sudah dicapai melainkan prajurit yang kreatif dan selalu aktif mencari hal-hal baru untuk kemajuan satuannya. Tekun, prajurit unggul adalah prajurit yang fokus perhatiannya pada sesuatu yang dikerjakan karena ketekunan akan menghasilkan hal yang berarti untuk satuan. Ulet, prajurit unggul adalah prajurit yang tidak mudah putus asa, prajurit yang terus menerus mencari jalan keluar untuk mengatasi kekurangan disatuannya. 

Selain itu, Pangdam juga mengajak kepada seluruh prajurit Kodam IV/Diponegoro untuk kembali mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga, berjuang merebut, menegakkan serta mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

"Tujuh puluh empat tahun sudah kita menikmati kemerdekaan ini, kita bisa hidup bersama dengan tentram dan damai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersatu dan berdaulat. Maka menjadi kewajiban kita semua untuk terus menjaga negara dan bangsa ini dari berbagai ancaman yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara", paparnya. 

Setiap prajurit Kodam IV/Diponegoro harus selalu mengikuti setiap perkembangan yang terjadi, baik lingkungan strategis maupun pengaruh global lainnya, pungkasnya. 

Turut hhadir dalam upacara bendera Peringatan Hari Proklamasi Republik Indonesia, Kasrem 071/Wijayakusuma, para Kasirem dan Kabalak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma, para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Makorem dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma. (Pendam/Penrem/Pendim0713)