Tampilkan postingan dengan label BPP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BPP. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Juli 2019

Demplot Padi Koramil 08/Bumiayu Brebes


Brebes – Lahan demplot percontohan Koramil 08/Bumiayu Kodim 0713/Brebes yang berada di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bumiayu dilakukan pengecekan kadar pH dan penyemprotan nutrisi pupuk wijayakusuma seluas 1 Ha. Rabu (24/07/2019).





 
Hadir dalam pengecekan demplot tersebut antara lain, Danramil Kapten Inf Ngadino, Kepala BPP Kecamatan Bumiayu Bambang, SP, Ketua Gapoktan Desa Kaliwadas Salim, Ketua Poktan Daryoto dan 6 Babinsa.


Yang dilakukan di demplot tersebut secara detail mengukur kadar pH tanah sebelum ditanam benih padi serta penyemprotan awal nutrisi pupuk wijayakusuma dan juga dilakukan tanam padi jenis R23 dengan sistem jajar legowo dengan ukuran 20 x 40 cm.

 
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada TNI dan BPP yang telah membantu kami dalam mengolah lahan yang sebelumnya tidak menggunakan nutrisi pupuk wijayakusuma, mudah-mudahan hasil panen nanti akan melimpah” Kata Salim.

 

Kapten Ngadino membenarkan bahwa nutrisi pupuk wijayakusuma digunakan untuk menetralisir kadar tanah sebelum ditanami, sehingga nantinya bisa menjadi subur dan mendapatkan hasil panen yang baik. Tuturnya. (Utsm)

Senin, 01 April 2019

3 Babinsa Kawal Panen Ubinan Di Ketanggungan

Brebes, Pada Senin (01/04) Danramil 15/Ketanggungan beserta Babinsa dan Ketua  BPP Dwi Murwati serta PPL Ketanggungan melaksanakan ubinan di Desa Karangmalang.

Babinsa Serma Watimin, Sertu Basirun dan Serda Solekhudin mendampingi hingga selesainya kegiatan tersebut, Sebagai ungkapan rasa syukur petani,setiap awal musim panen padi, petani di Gapoktan Hasil Tani. Kegiatan ini biasanya dimulai dengan ngubin, untuk mengukur produktivitas hasil panen per hektar sebagai bahan evaluasi. Setelah laporan ketua kelompok, dilanjutkan saran dan masukan yang diberikan oleh BPP dan PPL untuk mengetahui dan cara tekhnis untuk mendapatkan hasil panen yang lebih maksimal.

Menurut Serma Watimin, Gapoktan "Hasil Tani" Desa Karangmalang, termasuk salah satu kelompok tani yang cukup maju dalam mengolah sawah. Karena sudah menggunakan peralatan mekanik seperti : hand tracktor. Juga telah menggunakan pola tajarwo, walau belum seragam. Dalam ubinan tersebut menghasilkan rata rata 7,2 ton per Hektarnya.(Utsm0713)