Tampilkan postingan dengan label Danramil 15/Ketanggungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Danramil 15/Ketanggungan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 April 2019

Tingkatkan Kinerja, Danramil Ingatkan Para Ketua RT/RW

 

Brebes, Dalam penyampaian Camat Ketanggungan bahwa peran RT/RW di lingkungan masyarakat sangatlah penting. Ketua RT/RW menjadi mitra desa dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Pemerintah memiliki kewajiban untuk mensejahterakan rakyatnya, salah satunya melalui pembangunan. Untuk itu, perlu ditingkatkan kinerja maksimal dari para Ketua RT/RW sehingga pembangunan di wilayah pedesaan dapat berjalan dengan baik.
 “Pembangunan sekarang tidak hanya dilakukan di wilayah perkotaan saja, namun sudah di mulai dari pinggiran, dari desa-desa. Terlebih dengan adanya Dana Desa, Ketua RT/RW dapat bekerja sama dengan kepala desa juga masyarakat dalam membangun desa,” ucap Urip.
Harapannya adalah Ketua RT/RW lebih peduli terhadap masyarakatnya dengan memahami apa yang dibutuhkan masyarakat. “Kedudukan saudara sangatlah strategis, karena lebih tahu kondisi masyarakat serta dapat mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung,” tandas Urip.





Disela-sela acara Danramil Kapten Sugeng juga berpesan sekaligus mengingatkan kepada seluruh ketua RT/RW di Kabupaten Brebes, supaya alokasi dana desa digunakan untuk pembangunan dan kebutuhan dasar masyarakat sebaik mungkin sehingga dibelakang hari tidak ada masalah dan hambatan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat, Ungkap Danramil. (Utsm)

Senin, 01 April 2019

3 Babinsa Kawal Panen Ubinan Di Ketanggungan

Brebes, Pada Senin (01/04) Danramil 15/Ketanggungan beserta Babinsa dan Ketua  BPP Dwi Murwati serta PPL Ketanggungan melaksanakan ubinan di Desa Karangmalang.

Babinsa Serma Watimin, Sertu Basirun dan Serda Solekhudin mendampingi hingga selesainya kegiatan tersebut, Sebagai ungkapan rasa syukur petani,setiap awal musim panen padi, petani di Gapoktan Hasil Tani. Kegiatan ini biasanya dimulai dengan ngubin, untuk mengukur produktivitas hasil panen per hektar sebagai bahan evaluasi. Setelah laporan ketua kelompok, dilanjutkan saran dan masukan yang diberikan oleh BPP dan PPL untuk mengetahui dan cara tekhnis untuk mendapatkan hasil panen yang lebih maksimal.

Menurut Serma Watimin, Gapoktan "Hasil Tani" Desa Karangmalang, termasuk salah satu kelompok tani yang cukup maju dalam mengolah sawah. Karena sudah menggunakan peralatan mekanik seperti : hand tracktor. Juga telah menggunakan pola tajarwo, walau belum seragam. Dalam ubinan tersebut menghasilkan rata rata 7,2 ton per Hektarnya.(Utsm0713)