Tampilkan postingan dengan label Hankam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hankam. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Februari 2019

Kodim Latihan Huru Hara Menjelang Pemilu Serentak 2019


Brebes, Komando Distrik Militer 0713/Brebes, menggelar latihan Penanggulangan Huru-Hara Menjelang pelaksanaan Pemilihan Legislatif,  Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Yang diikuti oleh personel Kodim beserta anggota Koramil, pelaksanaan latihan di Halaman Makodim Jalan Jenderal Soedirman 107 Brebes, Senin (04/02/2019).



Pasiintel, Kapten Inf M. Tuteng Aryolona P mengatakan, tujuan dilaksanakannya latihan ini untuk melatih kemampuan para anggota dalam rangka  menangani dan menanggulangi huru-hara yang tidak menutup kemungkinan terjadi konflik sosial pada pelaksanaan pemilu, juga mencegah serta mengantisipasi segala kemungkinan gangguan keamanan dan ketertiban yang ada di Kabupaten Brebes. Yang merupakan salah satu tugas pokok TNI AD untuk menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif.
Melalui kegiatan latihan Penanggulangan Huru Hara (PHH), sebagai salah satu tugas TNI dalam membantu tugas-tugas Polri khususnya ketika menghadapi aksi huru-hara.
Dikesempatan lain, Pjs Pasiops Kapten Inf Jupriadi menyampaikan hal yang sama, namun dalam latihan lanjutan akan bersama-sama dengan Polres Brebes yang direncanakan dalam waktu dekat. (Utsm0713). 

Rabu, 30 Januari 2019

Puluhan Linmas Tonjong Brebes, Ditingkatkan Kapasitasnya

Brebes – Mengacu kepada Undang-Undang TNI No. 32 Tahun 2004 tentang TNI, satuan kewilayahan TNI-AD memiliki kewenangan untuk melakukan OMSP (Operasi Militer Selain Perang), yang salah satunya adalah memberikan perbantuan kepada Pemerintah Daerah.


TNI-AD memainkan peran dan fungsinya dalam mengakselerasi pembangunan di daerah yang berkorelasi guna memenuhi berbagai tuntutan publik. Salah implementasinya adalah dengan menyuluh dan melatih guna meningkatkan kapasitas Linmas dan RT/RW bidang keamanan Desa Watujaya Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes. Rabu (1/30/2019).  

Dalam sosialisasi, Nampak hadir Kasi Trantib Tonjong Sugiarto, SH, Babinsa Peltu Edi B, Aiptu Joko dari Polsek serta Kades Watujaya. Diterangkan Sugiarto, SH bahwa, Babinsa Koramil 09 Tonjong Kodim 0713 Brebes, telah melatih sejumlah 30 orang Linmas dan RT/RW se-Watujaya. Pasalnya, Linmas merupakan bagian integral dalam sistem pertahanan keamanan nasional. Linmas juga dibentuk pada setiap desa dan anggotanya diangkat dari masyarakat yang telah diberikan pelatihan oleh militer dibawah pengawasan Bupati.

Dijelaskan Peltu Edi B bahwasanya fungsi Linmas dalam kehidupan masyarakat sehari–hari berdasarkan asas legalitas yang meliputi : bagian dalam penanggulangan bencana alam, pengamanan Pemilu, bagian dalam antisipasi terorisme, menjaga keamanan, ketertiban dan ketentraman masyarakat.

“Diharapkan kedepan Linmas mampu mengoptimalkan tugas pokok dan fungsi dalam membantu Kepolisian dan TNI untuk mengatasi teroris melalui pendekatan persuasif, edukatif dan partisipatif,” bebernya.

Adapun maksud dan tujuan diadakan kegiatan tersebut, yaitu dalam rangka meningkatkan pembekalan, pengetahuan bagi perangkat Linmas desa serta mewujudkan personil Linmas yang handal dan Profesional dalam melaksanakan tugas-tugas di wilayah kedepannya. (Aan0713).

Senin, 28 Januari 2019

Kapten Inf Iskandar Subehi Sambut Dandim di Markas Koramil

Brebes, Kapten Inf Iskandar Subehi menyambut kedatangan Letkol Inf Faisal Amri, S.E. Dandim 0713/Brebes beserta anggota, Senin (28/01/2019).


Dalam laporan singkatnya, Danramil mengungkapkan kondisi terakir koramil dan wilayah Jatibarang kepada Dandim, salah satunya ada Sertu Muslikun melaksanakan Ijin Cuti Tahunan tujuan Kabupaten Magelang mengurus mutasi kendaraan bermotor.

Selain itu, Dandim pun terus berpesan kepada anggotanya untuk selalu netral dalam menghadapi pesta demokrasi yang akan berlangsung di tahun 2019 ini, dan hindari pelanggaran. Menurutnya, kemajuan teknologi yang semakin pesat juga harus diikuti dengan sikap yang bijaksana dalam menerima setiap informasi yang ada baik di media sosial maupun media eletronik.

Dalam kunjungan kerjanya, Letkol Faisal Amri juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh anggota Koramil yang telah merawat pangkalannya sehingga sampai dengan saat ini masih gagah dan kokoh, selanjutnya diwilayah agar baik-baik dengan masyarakat serta pikirkan untuk kemajuan satuan dan bukan untuk kepentingan pribadi, tambahnya.(Utsm).

Bangun Poskamling, Tingkatkan Keamanan Warga

Brebes, Anggota Koramil 06/Kersana Kodim 0713/Brebes bersama warga membangun Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling). Pembangunan diadakan di Desa Cigedog RT. 01 RW. 02 Kecamatan Kersana Brebes. Karya bakti digelar sebagai aksi peduli lingkungan pada Senin (28/01/2019).
                                                
Serka Jamaludin, selaku Babinsa  mengatakan bahwa karya bakti ini untuk meningkatakan hubungan komunikasi sosial dengan masyarakat di wilayah binaan.

"Pos Kamling selain sebagai tempat penjagaan keamanan
lingkungan, juga tempat sambung rasa dan bersosialisasi antara masyarakat satu dengan masyarakat lainnya," ujarnya.


Jamaludin berharap ke depan pos kamling betu-betul digunakan ssbagai penjagaan. "Jangan hanya sebagai pajangan, semoga nanti menjadi tempat penjagaan keamanan lingkungan untuk memberikan kenyamanan pada warga  di sekitarnya," ungkap dia.


Sementara itu, Amir (54), Ketua RT, menyampaikan terima kasih kepada TNI, Khususnya kepada Kodim 0713/Brebes dan lebih-lebih kepada Babinsa Cigedog yang selama ini memang sudah dianggap sebagai keluarga besar Desa kami. (Utsm0713).

Kamis, 24 Januari 2019

Tabloid Indonesia Barokah Diedarkan di 6 Masjid Kecamatan Banjarharjo Brebes

Tabloid Indonesia Barokah Diedarkan di 6 Masjid Kecamatan Banjarharjo Brebes

Brebes – Panwascam Banjarharjo Kabupaten Brebes bergerak cepat menanggapi laporan warga masyarakat terkait peredaran tabloid yang berbau politik, provokasi dan menyudutkan salah satu Paslon Pilpres 2019. Setidaknya ada 6 Masjid yang mendapatkan paketan Tabloid Indonesia Barokah. Kamis (24/1/2019).



Dibenarkan Moh. Azam, Ketua Panwascam Banjarharjo bahwa, pihaknya mendapatkan laporan dari Babinsa Koramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes, Serda Sulis, Kamis petang (24/1) yang meneruskan aduan dari pengurus Masjid Al Husna, Muhaimin (48) Rt. 05 Rw. 01 Desa/Kecamatan Banjarharjo, yang mendapati paketan sekitar pukul 15.00 WIB. Alamat pengirim dari Pondok Melati Bekasi. Selanjutnya dari hasil koordinasi dengan beberapa pengurus masjid di wilayahnya atas temuan, Panwascam menghimbau agar segera menyerahkan tabloid tersebut.

Adapun masjid yang juga mendapatkan paketan serupa antara lain, Masjid Cikuya (2 paket) dan Ponpes (1 paket) sudah diamankan di Balai Desa, Masjid Baiturrahman Desa Dukuh Jeruk (3 paket) diserahkan ke Polsek, Masjid Al Ikhsan Desa Ciawi (3 paket), Masjid Desa Cibendung (3 paket) telah diserahkan ke Panwascam, Masjid Raudhatul Mustaqim Dukuh Sindangraja Desa Bandungsari (3 paketan) telah diserahkan Panwascam, dan terakhir adalah di Desa Malahayu 4 paket.

“Pelapor telah menerima amplop berwarna coklat, begitu dibuka dan dibaca ternyata isinya bermuatan politik serta menjelekkan salah satu Paslon Capres No. 2, Prabowo-Sandi. Kami bersama Babinsa langsung terjun ke lokasi guna langkah antisipasi dan mengamankan barang bukti untuk dikaji karena berkaitan dengan isu black campaign,” ungkapnya.

Panwascam, Bhabinkamtibmas dan Babinsa menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terpancing politik adu domba di bulan-bulan politis ini, ujaran kebencian dan provokasi dalam bentuk apapun terhadap salah satu calon pemimpin bangsa akan sangat berpengaruh terhadap kondusifitas wilayah. Jika ditelan mentah masyarakat pembaca, tentunya akan menimbulkan konflik dualisme antar pendukung Paslon.

Juga berkoordinasi dengan Kantor Pos Kabupaten Brebes agar jika ada paketan dengan alamat serupa, agar segera menyimpan atau menunda dulu pengirimannya sampai ada kajian. Sementara pihak Pos mengaku hanya menyampaikan paketan kepada alamat yang tertera dan tidak mengetahui isinya. (Aan)

Selasa, 15 Januari 2019

Sirampog Brebes : Rumah Warga di Terjang Puting Beliung

Puting Beliung Rusak Rumah Di Sirampog Brebes

Brebes – Potensi kerawanan bencana alam khususnya puting beliung pada puncak musim penghujan Januari-Februari 2019 di wilayah Brebes Tengah dan Selatan, yang diprediksi oleh Kaharudin dari BMKG Tegal Karesidenan Pekalongan, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) pengoptimalan penanganan bencana alam di Ruang Data Kodim 0713 Brebes pada Jumat (4/1) kemarin, benar-benar terjadi.

Dijelaskan Danramil 10 Sirampog Kodim 0713 Brebes bahwa, di Dusun/Desa Buniwah Rt. 04 Rw. 01 Kecamatan Sirampog telah terjadi hujan lebat disertai puting beliung/lesus yang mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan merusak sekitar 20 rumah warga setempat. “Sekitar pukul 14.45-16.30 WIB, wilayah


Kecamatan Sirampog dan sekitarnya turun hujan lebat disertai puting beliung. Kencangnya angin mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan bangunan rusak sedang dan berat. Atap atau genteng berjatuhan terbawa angin,” ungkapnya, Selasa malam (15/1/2019).

Lanjut disampaikannya, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Adapun data bangunan warga yang mengalami rusak berat antara lain Suhamah, Wasrip, Wasipah, Toharo, Ruslani, Wahidin, Wasrun dan Sutimah. Sedangkan rusak sedang meliputi hunian Saepudin, Abdul Hadi, Megi, Maryono, Rohmat, Ahmad Fauzi, Toto, H. Abu Hasan, Abdul Kholik, Abdul Fatah, Harisman serta Muhrodi.

“Sementara di Dukuh Tengah Desa Buniwah, pohon tumbang menimpa kabel listrik dan beberapa rumah warga. Pihak kami bersama BPBD Kecamatan segera mendatangi lokasi bencal, mendata kerugian, berkoordinasi dengan Kades untuk merencanakan kegiatan pembersihan puing besok pagi, termasuk mengurangi batang pohon dekat pemukiman penduduk serta melaporkan ke Komandan Kodim selaku Ketua Penanggulangan Bencana Alam Brebes,” imbuhnya. (Aan).

Danramil Berikan Wasbang Sambil Lesehan

Brebes – Komandan Koramil (Danramil) 15/Ketanggungan Kapten Inf Sugeng Wiratno memberikan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada 40 siswa-siswi dari SMK Mitra Karya Mandiri Kecamatan Ketanggungan.

Pada kesempatan itu, Danramil menyampaikan tentang empat pilar kebangsaan, proxy war, bahaya narkoba dan bahaya laten atau bahaya komunis yang sedang hangat menjadi perbincangan akhir-akhir ini di media sosial maupun di lingkungan sekitar.

“Kesemua itu adalah ancaman besar terhadap kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya, Sabtu (15/01/2019).
Kapten Sugeng menjelaskan, dalam beberapa tahun kedepan, negara Indonesia yang beriklim tropis dan terletak di garis khatulistiwa akan menjadi salah satu negara dengan lumbung pangan terbesar di dunia. Oleh karena itu, negara Indonesia akan menjadi rebutan oleh negara-negara asing yang ingin menguasai lumbung pangan  demi kelangsungan hidup suku dan rasnya.

Ia juga menambahkan, Indonesia diketahui memiliki kekuatan militer yang cukup menjadi pertimbangan bagi negara asing yang ingin melakukan invasi.

“Perang konvensional tentunya tidak akan menjadi pilihan yang baik mengingat militer Indonesia terkenal dengan gerilyanya. Untuk itu beberapa negara adi kuasa ingin perlahan menghancurkan negara Indonesia dengan merusak generasi penerus melalui narkoba dan mencoba memecah belah persatuan dan kesatuan Indonesia menggunakan proxy war serta membangkitkan paham komunis yang menjadi bahaya laten bagi seluruh Rakyat Indonesia,” paparnya.

Dijelaskannya lagi, sesungguhnya ini merupakan gaya perang modern, dan kita sedang terlibat di dalamnya. Sebagai generasi penerus bangsa yang secara tidak langsung turut-serta dalam mempertahankan keutuhan NKRI.

“Ancaman tersebut dapat kita lawan dengan menjaga persatuan dan kesatuan serta berpedoman kepada empat pilar kebangsaan diantaranya dengan mengamalkan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menjaga kebhinneka tunggal ika-an,” terang Danramil Ketanggungan.

Pada kesempatan itu juga, Danramil mengajak dan menghimbau untuk selalu mawas diri dan waspada dengan perkembangan yang terjadi saat ini, khususnya perang aksi-aksi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab baik di Medsos dan juga internet yang selain menguntungkan juga dapat berpengaruh buruk yang bisa menghancurkan bangsa dan kesatuan NKRI.
Saat mengakhiri materinya, Danramil juga mengajak seluruh siswa untuk beristirahat santai diaula dengan duduk lesehan. (Utsm).

Jumat, 11 Januari 2019

40 Peserta Ikuti Pelatihan Pemulasaran Jenazah

Pelatihan Pemulasaran Jenazah

Brebes – Ditengah-tengah masyarakat, dewasa ini sedikit sekali orang yang bisa merawat jenazah hingga proses penguburannya. Pasalnya, menurut islam atau ajaran Rosullulloh hukumnya adalah fardu kifayah (wajib). Sedangkan anjurannya supaya sebanyak mungkin orang menshalatkan jenazah kemudian mengantarnya ke kubur dan menyaksikan persemayamannya.


Untuk itulah, pihak Desa Purwodadi Kecamatan Tonjong, menyelenggarakan Pelatihan Pemulasaran Jenazah kepada 40 orang perwakilan dari tiap-tiap dukuh ditambah perwakilan Babinsa dari Koramil 09 Tonjong Kodim 0713 Brebes. Acara di kantor desa ini dihadiri Kepala Desa Rahmat S, Sertu Muhaimin Babinsa setempat, Ustadz Salim Marzuli S.Ag sebagai pemateri serta para Tokoh Agama dan masyarakat. Jumat siang (11/1/2019).



Adapun pelaksanaan diberikan materi berupa teori dan praktek. Disampaikan narasumber selaku tokoh agama setempat, Ustadz Salim Marzuli S.Ag bahwa, “Selama ini warga belum mengetahui tentang tata cara merawat jenazah dengan baik, terlebih ibu-ibu sudah takut duluan jika ada jenazah. Sangat sederhana, sedangkan di rumah sakit sudah menerapkan berdasarkan SOP,” ungkapnya.


Sementara menurut Babinsa, kegiatan itu sangat penting dalam mengedukasi masyarakat mengenai tata cara merawat jenazah menurut ketentuan agama, karena ilmu ini jarang diajarkan sewaktu dibangku sekolah, terlebih bagi dirinya yang bertugas sebagai TNI. Sedangkan harapannya adalah agar hadirin dapat menularkan ilmu yang diperoleh kepada keluarganya atau penduduk lainnya. (Aan0713)

“Banyak jempol”Warga Tonjong Brebes Berikan Tanah

Brebes – “Banyak jempol” Itulah apresiasi yang layak diberikan bagi sebelas warga masyarakat dua desa di Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes. Pasalnya demi kepentingan bersama, mereka secara sukarela menghibahkan sebagian tanahnya untuk pembangunan akses antar dusun.


Dibenarkan Babinsa Galuh Timur Sertu Ali M bahwa, dirinya selaku Babinsa setempat telah melaksanakan pendampingan pengukuran tanah hibah warga yang akan dijadikan jalan pendekat antara Dusun Kalipucang dengan Dusun Kalirau Desa Galuh Timur sepanjang 1,5 kilometer dengan lebar 6 meter.

“Saya sangat kagum dengan semangat sengkuyung warga binaan demi kepentingan bersama. Satu sisi mungkin tanah mereka akan menjadi lebih sempit, namun sisi lainnya adalah kedepan harga tanah yang dilewati jalan ini akan jauh berbeda,” terangnya, Jumat (11/1/2019).


Lebih diperincinya, 9 dermawan pemilik lahan dari Galuh Timur meliputi Ratmi seluas 20 meter, Tasrip 30 meter, Jazuli 100 meter dan Warmo 50 meter. Keempatnya adalah warga Rt. 03 Rw. 05, sedangkan Khomsiah 75 meter, Jeni 40 meter dan Waun, juga seluas 40 meter, ketiganya warga Rt. 02 Rw. 05. Sementara itu, Rahmat Rt/Rw. 03/07 seluas 100 meter ditambah Waryo Rt/Rw. 01/05 50 meter.


“Untuk warga yang menghibahkan tanah dari Desa Kalijurang adalah Pak Wastrap dari Dusun Watukumpul Rt. 05 Rw. 07 seluas 50 meter dan Saudara Samsudin Rt. 05 Rw. 07 seluas 50 meter. Tanah selebihnya melewati tanah bengkok dan tanah wakaf makam desa,” imbuhnya.


Hadir dalam gugur gunung ini, Kades beserta perangkat desa serta puluhan masyarakat setempat termasuk sang empunya lahan. (Aan0713).