Tampilkan postingan dengan label KB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KB. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 September 2019

Di Brebes, Dilakukan KB Massal Di Hari Kontrasepsi Sedunia

Brebes – WDC (World Contraception Day) atau Hari Kontrasepsi Sedunia, diperingati sebagai kampanye jangka panjang bagi semua perempuan dan lelaki usia subur. Hari yang dicetuskan pertama kali pada 26 September 2007 ini, bertujuan meningkatkan kesadaran penggunaan kontrasepsi, edukasi kesehatan reproduksi dan seksual, termasuk mengendalikan angka kelahiran.



Di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, berbagai macam kegiatan dilakukan di 17 kecamatan untuk memeriahkan WDC, salah satunya adalah di Kecamatan Tanjung. Tampak Firma Selinda, Amd.Keb (33) kerudung merah, yang merupakan istri dari Serma Rullyon, Bati Tuud Koramil 04 Tanjung Kodim 0713 Brebes, memberikan pelayanan kepada salah satu akseptor KB. Kamis siang (26/9/2019).

Dikatakannya, bakti sosial pelayanan KB Kes MKJP gratis dari Puskesmas Kemurang Wetan, Tanjung, dalam rangka memeriahkan WDC yang disinergikan dengan HUT TNI ke-74. Untuk tema kali ini adalah “Meningkatkan Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi Mencapai Indonesia Sehat”.

“Dari 20 orang akseptor KB, semuanya dapat dilayani dengan maksimal yaitu pemasangan IUD (Intra Uterine Device) sebanyak 4 orang dan implant 16 orang,” ucapnya.

Penggunaan kontrasepsi juga untuk melindungi kesehatan ibu dan anak, mulai dari kehamilan sehat, kelahiran sehat, kecukupan ASI dan gizi serta kecukupan pengasuhan menggunakan kontrasepsi modern. Dengan jumlah anak yang ideal, sebagai upaya preventif terjadinya stunting bagi keluarga yang memiliki anak usia dibawah 2 tahun, keluarga dapat mengelola kehidupan ekonominya dengan lebih baik selaras dengan pendidikan anak.

Hadir dalam kegiatan ini meliputi Kepala Puskesmas Kemurang Wetan Mardiyah, Amd. Keb, Babinsa Sertu Mujito dan Serda Sudirman, Dokter Puskesmas dr. Eva Listiani, Petugas PLKB Kecamatan Dany dan Ening, serta 6 orang bidan.

Diketahui, perayaan di Indonesia, rangkaian peringatan Hari Kontrasepsi sudah dilakukan sejak awal Agustus lalu dengan berbagai kegiatan, meliputi pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), penyuluhan KB dan kesehatan reproduksi, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, simposium dan workshop GP4GP (Gynecology Practice for General Practitioner), senam bersama gemu fa mire/maumere, pelaksanaan MOW, talkshow, penandatangan komitmen pencegahan stunting serta peresmian Sekolah Siaga Kependudukan. (Aan)

Jumat, 13 September 2019

BKKBN dan Kodam IV Canangkan TNI Manunggal KB Kes Provinsi Jawa Tengah

Semarang - Dalam rangka menyukseskan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga, BKKBN Provinsi Jawa Tengah dengan Kodam IV/Diponegoro mencanangkan TNI Manunggal KB Kes (TMKK) Tingkat Provinsi Jawa Tengah, Senin, (9/9/2019).




Acara digelar di Lapangan Desa Kemudo Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke 74 TNI dan HUT ke 69 Kodam IV/Diponegoro.

Hadir pada kegiatan ini para pejabat jajaran Kodam IV/Diponegoro, Kepala BKKBN Provinsi Jawa Tengah dan Kepala DP3AP2KB Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinkes Provinsi Jawa Tengah, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Tengah, Tim penggerak PKK Prov. Jawa Tengah, Forkopimda Kab. Klaten, Bupati/Walikota Se-Wilayah Jawa Tengah dan Kepala OPD KB Kab/Kota Se-Wilayah Jawa Tengah. Turut hadir Ketua Persit kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro beserta para pengurus.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., menyampaikan pencanangan TNI Manunggal KB Kesehatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kontribusi nyata dari TNI khususnya Kodam IV/Diponegoro, bersama dengan komponen bangsa lainnya.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat, khususnya dalam bidang Keluarga Berencana”, tuturnya.

Diungkapkan, pengalaman selama ini menunjukkan bahwa Bhakti Sosial TNI di berbagai bidang telah mampu membantu Pemerintah Daerah dalam upaya pembangunan khususnya bidang-bidang yang langsung menyentuh kepentingan atau kebutuhan masyarakat.  

Dan hal inilah yang mendasari Kodam IV/Diponegoro menjalin kerjasama dengan instansi BKKBN untuk menyelenggarakan program Pencanangan TNI Manunggal KB Kesehatan guna mendukung Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang digalakkan oleh Pemerintah Daerah.

Menurut Pangdam, berbagai hal yang menjadi kendala harus mendapatkan atensi dan dicarikan solusi yang komprehensif sehingga pencapaian sasaran TNI Manunggal KB Kesehatan ini dapat diwujudkan secara optimal. 
Diharapkan muncul pemikiran pemikiran yang kreatif, inovatif dan konstruktif yang dapat mendorong bagi keberhasilan pelaksanaan TNI Manunggal KB Kesehatan Tahun 2019.

Sementara itu, Kepala BKKBN Provinsi Jawa Tengah Wagino berharap melalui kegiatan ini kita bisa mendorong masyarakat untuk menjadi peserta maupun berpartisipasi aktif dalam pembangunan keluarga.
Selain  Bapak Wagino berharap pihak Kodam IV/Diponegoro memberikan bantuan berupa tenaga medis, tenaga penggerak, sarana dan prasarana kesehatan sesuai dengan batas kemampuan TNI.

Dirinya menyadari bahwa PLBK tidak dapat bekerja sendiri, sehingga harus bekerjasama dengan para Babinsa sebagai ujung tombak yang berhubungan langsung dalam kehidupan masyarakat.

Pada kesempatan ini juga diserahkan BKB Kit Stunting dan ATTG kepada Kelompok perwakilan UPPKS dari desa Kemudo dan Sanggarahan.

Usai acara dilanjutkan dengan peninjauan stand pelayanan KB, donor darah, dan gelar dagang UPPKS serta kunjungan ke kampung KB.(pendam/penrem/pendim0713)

Selasa, 27 Agustus 2019

Cara Babinsa Songgom Brebes Mengajak KB Masyarakat

Brebes – Upaya terus dilakukan guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Brebes. Puskesmas Jatirokeh, Kecamatan Songgom, dalam rutinitasnya melaksanakan pelayanan KB Kes MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang), yang kali ini disinergikan dengan menyemarakkan HUT RI ke-74.



Hadir dalam kegiatan ini dari Dinas Kesehatan Kabupaten Drs. Hasan Basri, Kasi KB, Kepala Puskesmas Jatirokeh Hj. Ammah Mustofiah, S.Ikom, M.Kes beserta 13 orang bidan dan pendampingan dari TNI Koramil 17 Songgom Kodim 0713 Brebes, yang dipimpin langsung Danramil Kapten Armed Jupriadi. Selasa (27/8/2019).

Dibenarkan Bidan Hartini, S.St, selaku Bidan Koordinator, bahwa dalam pelayanan gratis untuk meningkatkan SDM ini, terjaring sebanyak 53 orang Akseptor.

“Pelayanan MKJP HUT RI dilakukan di Puskesmas Desa Jatirokeh dan berhasil melayani 3 orang akseptor IUD dan 50 orang KB implant,” jelasnya.

Sementara disampaikan Danramil, demi mensukseskan kegiatan, dirinya bersama anggota memberikan ojek gratis dengan motor dinas kepada ibu-ibu yang telah ber-KB kembali ke rumah masing-masing.

“Ini hanya sekedar motivasi saja karena hanya ini yang dapat kami berikan selain mengajak serta memberikan penyuluhan di lapangan tentang dua anak saja cukup,” ucap Jupriadi.

Dari apa yang dilakukan, mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari para ibu. Pasalnya, tidak hanya mengajak KB namun juga mengantarkan sampai ke rumah. (Aan)

Senin, 25 Februari 2019

Pemutaran Film TMMD di Desa Cinanas Brebes



Brebes, Belum dibukanya Upacara TMMD Sengkuyung di Desa Cinanas Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes, malam ini pukul 19.30 wib Antusias warga memadati halaman TK Handayani lingkungan Dukuh Karanganyar RT 05 RW 05 guna menyaksikan pemutaran film, Senin (25/02/2019).

Film tersebut menayangkan tentang kegiatan sosialisasi  KB dan Pembangunan, pihak dari DP3KB  Suripudin, SKM selaku Kepala UPT DP3 KB Kecamatan Bantarkawung hadir ditengah-tengah masyarakat dan menjelaskan tentang Kependudukan, KB dan Pembangunan baik melalui pengeras suara dan lewat pemutaran film.

Program Sosialisasi dan Pemutaran Film ini merupakan kolaborasi kegiatan antara Kodim 0713 Brebes bersama DPPKBP3A (Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Kabupaten Brebes.

Sebelumnya acara dibuka melalui sambutan Kepala UPT DP3 KB Kecamatan Bantarkawung, dan Babinsa Koramil 12/Bantarkawung, Serka M. Sukarjo.

Materi KB ini dalam rangka penyebaran informasi dan edukasi program keluarga berencana dalam mewujudkan Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera (NKKBS).

“Dengan adanya acara ini diharapkan masyarakat Cinanas lebih dapat memahami dan tergerak untuk ikut program KB dan bangga menjadi bagian pembangunan desa bersama Satgas TMMD,” ungkap Babinsa.
Seperti yang diungkapkan oleh Ibu Cipto (51) yang mengenakan jilbab merah, merasa bangga dan senang mala mini mendapatkan hiburan sekaligus ilmu tentang KB dan Pembangunan, harapannya kepada anak-anak dan cucu-cucunya bisa mengikuti program pemerintah seperti apa yang disampaikan oleh petugas KB. Tuturnya. (Utsm0713).