Tampilkan postingan dengan label Masal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masal. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Desember 2019

Lima Balita Dan Satu Dewasa Masih Dirawat Pasca Keracunan Massal Pelayanan Posyandu Di Bantarkawung Brebes


Brebes – Enam orang masih dirawat secara intensif di Puskesmas Bantarkawung, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pasca keracunan massal akibat bubur ayam makanan pendamping Balita. Minggu siang (24/11/2019).




Diketahui, sebanyak 22 orang warga RW. 3 Bangbayang, yang terdiri dari 19 Balita, 1 Bumil dan 3 orang dewasa, mengalami keracunan setelah menyantap makanan tersebut saat pelayanan Posyandu di Balai Desa setempat, Sabtu pagi.

Dibenarkan Kepala BLUD Puskesmas Bantarkawung, dr. Ali Budiarto, melalui Bati Tuud Koramil 12 Bantarkawung Kodim 0713 Brebes, Peltu Diono, bahwa hingga Minggu siang, tinggal 6 orang pasien rawat inap yang meliputi Arfa (2), Abdul Zaki (3), Zidan (20 bulan), Rayyana (1,5), Mulki (3) dan 1 orang dewasa atas nama Rabiah (44).

“Untuk penyebab keracunan secara pasti masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” ucap Diono. (Aan)

Jumat, 27 September 2019

Di Brebes, Dilakukan KB Massal Di Hari Kontrasepsi Sedunia

Brebes – WDC (World Contraception Day) atau Hari Kontrasepsi Sedunia, diperingati sebagai kampanye jangka panjang bagi semua perempuan dan lelaki usia subur. Hari yang dicetuskan pertama kali pada 26 September 2007 ini, bertujuan meningkatkan kesadaran penggunaan kontrasepsi, edukasi kesehatan reproduksi dan seksual, termasuk mengendalikan angka kelahiran.



Di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, berbagai macam kegiatan dilakukan di 17 kecamatan untuk memeriahkan WDC, salah satunya adalah di Kecamatan Tanjung. Tampak Firma Selinda, Amd.Keb (33) kerudung merah, yang merupakan istri dari Serma Rullyon, Bati Tuud Koramil 04 Tanjung Kodim 0713 Brebes, memberikan pelayanan kepada salah satu akseptor KB. Kamis siang (26/9/2019).

Dikatakannya, bakti sosial pelayanan KB Kes MKJP gratis dari Puskesmas Kemurang Wetan, Tanjung, dalam rangka memeriahkan WDC yang disinergikan dengan HUT TNI ke-74. Untuk tema kali ini adalah “Meningkatkan Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi Mencapai Indonesia Sehat”.

“Dari 20 orang akseptor KB, semuanya dapat dilayani dengan maksimal yaitu pemasangan IUD (Intra Uterine Device) sebanyak 4 orang dan implant 16 orang,” ucapnya.

Penggunaan kontrasepsi juga untuk melindungi kesehatan ibu dan anak, mulai dari kehamilan sehat, kelahiran sehat, kecukupan ASI dan gizi serta kecukupan pengasuhan menggunakan kontrasepsi modern. Dengan jumlah anak yang ideal, sebagai upaya preventif terjadinya stunting bagi keluarga yang memiliki anak usia dibawah 2 tahun, keluarga dapat mengelola kehidupan ekonominya dengan lebih baik selaras dengan pendidikan anak.

Hadir dalam kegiatan ini meliputi Kepala Puskesmas Kemurang Wetan Mardiyah, Amd. Keb, Babinsa Sertu Mujito dan Serda Sudirman, Dokter Puskesmas dr. Eva Listiani, Petugas PLKB Kecamatan Dany dan Ening, serta 6 orang bidan.

Diketahui, perayaan di Indonesia, rangkaian peringatan Hari Kontrasepsi sudah dilakukan sejak awal Agustus lalu dengan berbagai kegiatan, meliputi pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), penyuluhan KB dan kesehatan reproduksi, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, simposium dan workshop GP4GP (Gynecology Practice for General Practitioner), senam bersama gemu fa mire/maumere, pelaksanaan MOW, talkshow, penandatangan komitmen pencegahan stunting serta peresmian Sekolah Siaga Kependudukan. (Aan)

Kamis, 29 Agustus 2019

192 Anak Brebes Disunat Massal

Brebes - Sebanyak 192 anak Brebes disunat massal dalam rangka peringatan HUT ke-74 RI tingkat Kabupaten Brebes. Mereka berasal dari berbagai desa se Kabupaten Brebes yang pelaksanaannya selama bulan Agustus 2019. Untuk Kecamatan di Pantura, disunat sebanyak 60 anak yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Brebes, Kamis (29/8).














“Jumlah keseluruhan yang dikhitan sebanyak 192 anak dari berbagai desa se Kabupaten Brebes. Tapi untuk hari ini ada 60 anak yang dikhitan,” papar Ketua Panitia HUT Ke-71 RI Kabupaten Brebes Sutaryono. 

Sunatan masal merupakan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 74 Tingkat Kabupaten Brebes Tahun 2019. Juga sekaligus perayaan Diesnatalis SMAN 1 Brebes ke-56 sehingga pelaksanaanya digelar di SMA N 1 Brebes. 

Sunatan masal tahun ini, kata Taryono, tergolong meriah karena anak-anak yang dikhitan mendapatkan perlakukan khusus. Yakni dinaikan odong-odong, becak dan delman juga diarak dari pendopo hingga SMA 1 Brebes. 

Pelepasan pawai arak-arakan ditandai dengan pengibasan bendera star dari depan pendopo Bupati Brebes terus menyusuri jalan Slamet, Jalan Jatibarang, Jalan MT Haryono, Jalan Veterang dan jalan Setiabudi hingga finish di SMA 1 Brebes. 

Bupati menaiki Andong yang sudah dihias diapit kanan, kiri dan depan para anak yang hendak disunat. Dibelakangnya, barisan becak, odong-odong yang ditumpangi para anak yang hendak disunat yang didampingi orang tua atau kerabatnya masing-masing. Sementara, penampilan berbagai seni dan budaya ditunjukan para siswa-siswi SMA 1 Brebes yang menarik seperti halnya Karnaval. Aksi mereka mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Bahkan karyawan Dinkominfotik menyambutkan dengan Flasmobe, ketika Bupati melintas didepan kantor. 

Sesampainya di SMA 1 Brebes, Bupati menyambut para anak yang disunat dengan menabut beras kuning berisikan uang koin. Peserta Khitanpun saat memasuki SMAN 1 sembari memunguti uang koin yang disebar Bupati.

Prosesi sunat tidaklah menegangkan meskipun banyak yang nangis. Karena Bupati hadir menghibur mereka dan memberikan bingkisan dan sejumlah uang saku. (Suprapto/ Wasdiun/Pendim0713)