Tampilkan postingan dengan label Masyarakat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masyarakat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Maret 2024

Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di TMMD Sengkuyung Desa Buniwah

 Brebes - Kodim 0713 Brebes menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan pelatihan pemanfaatan dan pengolahan bank sampah berbasis masyarakat dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I TA. 2024 di Desa Buniwah, Kecamatan Sirampog, Brebes, Jawa Tengah, Senin (04/03/2024).


Sosialisasi dilaksanakan di Balai Desa setempat itu diikuti sekitar 30 warga. Persoalan pengelolaan sampah hingga sampai saat ini masih menjadi perhatian berbagai pihak. Baik secara pengolahan dan pemanfaatannya di kalangan masyarakat masih belum tertangani secara optimal. 






Hal itu salah satunya disebabkan minimnya pengetahuan tentang pengelolaan dan pemanfaatan sampah. Sehingga masih memberikan dampak buruk dalam hal lingkungan, sosial, dan kesehatan. 


Jumlah produksi sampah nasional saat ini bisa dikatakan sangat mengkhawatirkan, sebab tidak disertai adanya kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya.


Narasumber Andriyani, S.Sos., M.M. dalam Pelatihan Pengelolaan Sampah dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes melalui sosialisasi pengolahan sampah berbasis masyarakat ini sangat penting dalam rangka menjaga lingkungan agar tetap bersih, asri, dan sehat. 


"Harapan saya agar warga Desa Buniwah dapat menerima materi pelatihan ini, sehingga dapat memanfaatkan sampah sebagai nilai ekonomis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan juga kebersihan di desa," tegas Andriyani.


Pengelolaan sampah berbasis masyarakat saat ini menjadi agenda utama dalam program pengelolaan sampah nasional yang melibatkan masyarakat secara langsung sebagai langkah mengurangi dan mendaur ulang sampah. 


"Jelas dibutuhkan kesadaran masyarakat dalam kegiatan pemanfaatan dan pengelolaan sampah. Sehingga dapat memberikan nilai ekonomis dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.


Sementara salah satu warga Maryono (51) menyarankan agar dibentuk kepengurusan bank sampah di desa, sehingga di setiap rumah warga tersedia bak-bak sampah yang berbeda. Hal ini, agar masyarakat dapat membedakan mana sampah kering dan sampah basah.

"Berbagai macam hasil pengolahan sampah ini memberikan hasil yang signifikan dalam hal mengurangi juga menghasilkan produk yang memiliki nilai jual, seperti pupuk kompos salah satunya," pungkasnya. (Pen0713)

Sabtu, 27 Januari 2024

TNI di Brebes Kerja Bakti dengan Masyarakat Bersihkan Saluran Irigasi

 Brebes - Masyarakat melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan, di Jalan Dukuh Kedungdawa, Desa Kedungtukang, Kecamatan Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah. Jum’at (26/01/2024).


Babinsa Kedungtukang Serma Wahyu Widiyarto Koramil 02 Jatibarang, Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma bersama masyarakat melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan, pengurasan saluran air dan irigasi. 


Saat kegiatan tersebut, Serma Wahyu Widiyarto menyampaikan, bahwa saat ini dirinya membantu masyarakat membersihkan lingkungan, untuk mewujudkan Desa Kedungtukang yang bersih, sehat, rapi dan indah (berseri). Lebih lanjut, dia juga menyampaikan, peran serta babinsa dalam pelaksanaan kegiatan di wilayah binaan, merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat, serta sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI kepada rakyat, khususnya masyarakat Desa Kedungtukang.




“TNI wajib untuk membantu masyarakat dalam mengatasi persoalan yang dihadapi warga, serta selalu siap membantu dan mendukung program pemerintah desa, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.


Selain itu, disampaikan juga oelh Danramil 02 Jatibarang Letda Infanteri Sunardi, bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, sehingga semuanya wajib untuk ikut menjaga dan memeliharanya.


“Selain untuk menjaga dan memelihara agar lingkungan tetap bersih dan rapi, kerja bakti bersama TNI dan masyarakat bertujuan untuk terus membina kebersamaan dan kekompakan serta kekeluargaan sehingga terwujud senergitas dan soliditas yang nyata,” pungkas Danramil.(Pen0713).

Minggu, 18 April 2021

Kunjungannya ke Kota Kripik, Pangdam IV/Diponegoro Silaturahmi Bersama Komponen Masyarakat

 Purwokerto - Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto, usai meresmikan "Wijaya Perkasa Fitnes Center" dan melaksanakan pengarahan kepada para Perwira jajaran Korem 071/Wijayakusuma dan istri Perwira anggota Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro, melaksanakan Silaturahmi bersama Komponen masyarakat di Hall Room Hotel Java Heritage, Purwokerto, Banyumas. Kamis (8/4/2021).






Kegiatan selain untuk mempererat dan memupuk tali silaturahmi bersama segenap komponen yang ada di wilayah Banyumas, juga sebagai wahana sharing guna membahas perkembangan situasi wilayah terkait dengan kerukunan umat beragama di wilayah Banyumas, dengan tema  "Mewujudkan Binter TNI-AD Yang Adaptif Melalui Kegiatan Pembinaan Kerukuan Umat Beragama Demi Mencegah Konflik Sosial Antar Umat Beragama Serta menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa". 


Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto, dalam sambutannya mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan dan atas banyaknya hadirin yang hadir, hal ini menandakan kekompakan di eks. karesidenan Banyumas. 


Dikatakan Pangdam, salah satu ancaman konflik sosial di era digital saat ini adalah terbentuknya polarisasi yang dapat menyebabkan disintegrasi anak bangsa. "Polarisasi multi dimensi yang timbul harus disikapi dengan serius oleh semua entitas bangsa, agar bangsa ini tetap utuh sesuai cita-cita awal pendiri bangsa", paparnya.


Diterangkan, Kodam IV/Diponegoro bersama seluruh elemen masyarakat mempunyai kewajiban untuk menjadi katalisator terhadap polarisasi baik di dunia maya, media sosial dan di dunia nyata. Bahu membahu, bergandeng tangan untuk mengatasi dampak konflik sosial yang timbul.


FKUB menurut Pangdam, telah bekerja secara dialogis dengan masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama menciptakan suatu kondisi masyarakat yang harmonis, aman dan rukun. 


"Struktur masyarakat Banyumas yang mudah menerima perbedaan, merupakan modal budaya untuk mendapatkan suatu masyarakat yang ideal. Yaitu masyarakat yang berusaha untuk saling menghormati kepercayaan agana lainnya dan menghargai suatu perbedaan. Sehingga, setiap polarisasi yang muncul di masyarakat, secara linier dapat ditemukan solusi pemecahannya", ungkap Pangdam.


Disamping hal tersebut, Pangdam menyampaikan, Indonesia saat ini ada diperingkat 8 dari negara dunia yang telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 terbanyak dan tercepat. Karenanya, melalui kegiatan ini kita sosialisasikan akan pentingnya vaksin bagi masyarakat. Hal ini agar ekonomi bangsa kita pulih, mengingat saat ini bangsa kita grownya minus 1 hingga 0,1. "Dengan vaksin ini, kita bisa memulihkan ekonomi bangsa kita. Karenanya, mari kita sampaikan hal ini kepada masyarakat untuk melaksanakan vaksin, ini merupakan tanggung jawab kita bersama, agar Covid ini bisa ditekan dan perekonomian cepat pulih dan kembali normal", himbau Pangdam.


Ketua FKUB. Banyumas, Dr. KH. M. Raqib, M.Ag., mengatakan FKUB Banyumas telah dan akan terus bersinergi dengan TNI khususnya Korem 071/Wijayakusuma dalam menyikapi apabila ada permasalahan khususnya tentang kerukunan umat beragama di Banyumas. "Atasnama pengurus FKUB Banyumas, mendukung spirit atas semangat menjaga keutuhan NKRI dengan menjaga kerukunan beragama. Agama yang inklusif, agama yang membawa sisi kedamaian, agama yang membawa keeratan antar umat beragama", terangnya. 


Silaturahmi Pangdam IV/Diponegoro bersama komponen masyarakat Banyumas, dihadiri Irdam IV/Diponegoro, Danrem 071/Wijayakusuma, Asrendam IV/Diponegoro, para Askasdam IV/Diponegoro, Kazidam IV/Diponegoro, Kapendam IV/Diponegoro, Ketua FKUB Banyumas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Banyumas.

Minggu, 24 Januari 2021

Tanggap Darurat Banjir, Ratusan Orang Bahu Membahu Pertebal Tanggul Kali Besar Pemali

 


Brebes – Upaya mitigasi terjadinya bencana alam banjir besar dilakukan ratusan orang di Kelurahan Pasarbatang, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dengan mempertebal tanggul Kali Pemali dengan karung pasir. Minggu (24/1/2021).







Kapten Armed Zaenal Abidin, Danramil 01 Brebes, Kodim 0713 Brebes menjelaskan, gotong-royong itu dilakukan di belakang Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Abror, yang sebelumnya terkikis dan longsor akibat meluapnya sungai besar itu akibat tidak mampu menampung besarnya debit air kiriman dari hulu atau wilayah Kabupaten Brebes selatan.


“Kerja bakti selama 4 jam ini untuk menghindarkan jebolnya tanggul Kali Pemali sehingga dikhawatirkan akan menyebabkan banjir bandang di Brebes kota dan sekitarnya, karena ini merupakan sungai yang sangat besar,” terangnya.


Dari hitungannya, sekitar 300 orang bahu membahu. Untuk efektifitas kerja, pembagian tugas dilakukan, dimana ada yang bertugas mengisi karung dengan pasir/tanah, bagian langsir material itu secara manual estafet, menata karung, dan juga memasang patok kayu dan bambu.  


Hadir juga dalam bakti sosial ini antara lain Camat Brebes Asip fauzan, SH, S.I.P, Kapolsek Brebes AKP Wagito, SH, Kepala Kelurahan Pasarbatang Kusuma Edi, S.I.P, Kades Randusanga Kulon, Kades Pagejugan, masing-masing Babinsa dan Bhabinkamtibmas, KOKAM, GP Ansor, dan juga Pemuda Pancasila. (Aan)

Sabtu, 29 Agustus 2020

Kodim 0713 Brebes Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Di Tengah Pandemi Covid-19

  

 

Brebes – Bertempat di Aula Jenderal Soedirman Kodim 0713 Brebes, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Bhakti Sosial Pemberdayaan Masyarakat TA. 2020 dengan mengangkat tema “Peran TNI Mewujudkan Pemberdayaan Masyarakat Yang Mandiri dan Sejahtera”. Jum’at (28/08/2020).





 

Menyadari perlu adanya pemberdayaan masyarakat mandiri dan sejahtera, bukan sekedar kebersamaan, namun lebih kepada ikatan emosional yang kuat antara TNI dan rakyat di tengah pandemi Covid-19″ terutama bidang perekonomian.

 

Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Arm Mohamad Haikal Sofyan dalam pesan yang disampaikan oleh Pasiter Kapten Arhanud Nediono saat membuka kegiatan tersebut agar para aparat teritorial berinovasi diwilayah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat binaannya.

 

”Selain untuk mewujudkan pemberdayaan masyarakat yang mandiri dan sejahtera, dengan adanya  kegiatan ini  berharap dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sumber daya yang ada serta untuk meningkatkan komunikasi sosial antara TNI dengan rakyat.” Tambah Kapten Nediono.

 

Materi yang dilanjutkan dengan diskusi dan tanyajawab ini diisi oleh Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Brebes Nani Nuryati, SH., MH. Kabid Usaha Mikro dan Menengah serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes. (Utsm).

Kamis, 25 Juni 2020

Kodim Brebes Komsos Dengan Komponen Masyarakat Membangun Negeri Memperkokoh Persatuan Dan Kesatuan


Brebes - Kemanunggalan TNI bersama Rakyat sudah menjadi tugas dan tanggung jawab aparat kewilayahan, dalam hal ini Kodim 0713 Brebes melaksanakan Komunikasi Sosial dengan komponen masyarakat bertempat di aula Kodim Jalan Jenderal Soedirman Nomor 107 Brebes. Kamis (25/06/2020).





Acara Komunikasi Sosial digelar dengan tema ”bergandengan tangan membangun negeri memperkokoh persatuan dan kesatuan”.

Tujuan kegiatan tersebut untuk memelihara dan meningkatkan keakraban hubungan antara Kodim dengan komponen masyarakat untuk kepentingan pertahanan negara, guna terwujudnya NKRI yang berdaulat dan sejahtera.

Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE membuka acara tersebut melalui Kepala Staf Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku yang dihadiri oleh Perwira Staf Kodim, Danramil, Babinsa, Tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat kabupaten Brebes.

Mayor Edwin dalam sambutannya menyampaikan bahwa komunikasi sosial ini bertujuan menjaga tali silaturahmi antara prajurit TNI dengan komponen masyarakat yang ada di wilayah kabupaten Brebes. Tutur Kasdim.

Hal ini tentu menjadi sangat penting dalam membantu kesulitan yang melanda masyarakat. Tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan Kasdim bahwa kondisi negara saat ini sedang mengalami pandemi Covid-19, jangan menganggap remeh Covid-19 karena besar sekali kemungkinan kita terpapar virus ini. Untuk itu kita harus tetap patuh pada protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh pemerintah, saya ucapkan terima kasih karena sebelum masuk aula ini seluruh peserta melaksanakan protokoler tersebut.

“Pemerintah telah berupaya mumutus mata rantai Covid-19 dengan melakukan pencegahan dan sosialisasi untuk mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, rajin mencuci tangan/ handsanitazer dan menjaga jarak, serta makan makanan yang bergizi, rajin olahraga, dan istirahat yang cukup, Saat ini kebijakan pemerintah melaksanakan new normal, atau istilah lain pola hidup baru dengan tujuan dapat beradaptasi menuju masyarakat yang aman dan produktif”. Tambahnya.

“Pola hidup baru tentunya sudah menjadi pertimbangan yang matang oleh Pemerintah dengan harapan aman dan produktif” Imbuhnya lagi.

”Dalam sistem pertahanan, TNI sebagai tumpuan pertahanan dalam upaya yang efisien adalah dengan melakukan pembinaan teritorial, Sebagai Tentara Nasional Indonesia tidak ada ego suku, ras dan golongan dalam tubuh TNI oleh karna itu disebut Tentara Nasional yang melalui proses dididik, dilatih dan dipersenjatai atas kepentingan Bangsa dan Negara oleh karna itu kemanunggalan TNI dan rakyat tidak dapat dipisahkan, Kondisi saat ini dan selamanya tetap kita jaga untuk tetap kondusif dengan berpedoman pada Pancasila.”Pungkasnya diakhir sambutannya. (Utsm).

Rabu, 17 Juni 2020

Dipomart Kodim Brebes Layani Kebutuhan Untuk TNI dan Masyarakat


Brebes - Dipomart Kodim 0713 Brebes kini telah berpenampilan berbeda,  kini hadir dan melayani pembeli dan konsumen dengan fasilitas ruangan ber AC.




Di Aksi Babinsa Kodim 0713 Brebes Yes kali ini, Kapten Infanteri Sutarno Danramil 17 Songgom sekaligus merangkap Ketua Primer Koperasi Kartika A-09 menyampaikan bahwa Dipomart telah membuka Bengkel Sepeda Motor baik service kecil maupun besar dengan sparepart yang orisinil. Rabu (17/06/2020).

Kemudian membuka pangkas rambut yang mana mempersilahkan baik masyarakat umum bisa potong rambut dengan model TNI maupun model lainnya sesuai selera. Biayanyapun sangat terjangkau dan hasilnya tidak kalah rapih dengan tempat potong rambut lainnya. 

Dipomart Kodim 0713 Brebes juga menyediakan bahan sembako dan berbagai macam kebutuhan lainnya, Tambah Ketua Dipomart.

Bengkel Motor Perdana ini dibuka lebih dulu dilingkungan Kodim,  namun nantinya akan membuka bengkel-bengkel baru, diantaranya wilayah Bumiayu. Ini adalah cara untuk memberikan fasilitas service motor kepada seluruh jajaran koramil, sehingga bisa memajukan Dipomart memiliki cabang diwilayah.

Kapten Infanteri Sutarno diakhir On Air nya menyampaikan bahwa mudah-mudahan Dipomart Kodim 0713 Brebes bisa membantu dan meringankan beban baik TNI dan Masyarakat melalui pengembangan usaha Koperasi Primer Kartika A-09 Brebes melalui Dipomart. (Utsm)

Belum Tersentuh, Kodim 0713 Brebes Bantu Masyarakat Terdampak Krisis Ekonomi Covid-19


Brebes – Melanjutkan apa yang telah menajdi program Kodim 0713 Brebes di Pandemi Covid-19 ini, Kini Danramil 11 Paguyangan Kapten Arh Suryadi, SH menyalurkan bantuan kepada sejumlah masyarakat terdampak krisis ekonomi pandemi covid-19 diwilayah binaannya, terutama yang belum sempat tersentuh bantuan. Kamis (18/06/2020).



Kapten Suryadi sekaligus menjabat Pasilog Kodim memberikan bantuan berupa beras 5 kg. Ibu Iswatun Khasanah (45) RT 04 RW 05 Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan salah satu warga yang menerima bantuan tersebut mengucapkan terima kasih banyak kepada Kodim Brebes.

“Untuk sementara bantuan berupa beras 5 kilogram untuk 20 warga masyarakat yang belum sempat tersentuh bantuan di saat krisis ekonomi pandemi virus corona yang sebelumnya sudah berkoordinasi dengan masing perangkat desa sehingga bantuan tepat sasaran serta mengurangi kecemburuan sosial,” ungkap Kapten Suryadi, 

Diharapkannya, bantuan bermanfaat untuk sekedar meringankan beban keluarga yang benar-benar membutuhkan. 

Pemberian bantuan dari Kodim ini dilakukan secara serentak di 17 Koramil Jajaran di Kabupaten Brebes. (Utsm).

Selasa, 16 Juni 2020

Kodim Brebes Masih Eksis Bantu Masyarakat Terdampak Krisis Ekonomi Covid-19


Brebes – Kodim 0713 Brebes kembali menyalurkan bantuan kepada sejumlah masyarakat terdampak krisis ekonomi pandemi covid-19, yang belum sempat tersentuh bantuan.



Disampaikan Dandim Letkol Infanteri Faisal Amri, melalui Pasilog, Kapten Arhanud Suryadi, bantuan berupa beras 5 kg yang akan disalurkan oleh masing-masing Koramil atau 17 Kecamatan di Brebes.

“Di masing-masing Koramil, untuk sementara bantuan berupa beras 5 kilogram untuk 20 warga masyarakat yang belum sempat tersentuh bantuan di saat krisis ekonomi pandemi virus corona,” ungkapnya, Selasa (16/6/2020).

Diharapkannya, bantuan bermanfaat untuk sekedar meringankan beban keluarga yang benar-benar membutuhkan.

“Untuk penyalurannya nanti, pihak Koramil akan berkoordinasi dengan masing-masing perangkat desa sehingga bantuan tepat sasaran serta mengurangi kecemburuan sosial,” tandasnya.

Tampak Kapten Suryadi yang juga menjabat sebagai Danramil 11 Paguyangan, secara simbolis menyerahkan bantuan dari Kodim kepada salah satu Babinsa di Aula Makodim Brebes. (Aan)

Ratusan Masyarakat Larangan Brebes Antar Persemayaman Dasirun


Brebes – Pemakaman Almarhum Dasirun (23), pemuda asal Desa Kamal RT. 07 RW. 03, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, korban tenggelam saat mandi di Curug Rambukasang, Dusun Grogol, Desa Ciseureuh, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, dihadiri ratusan orang. Senin siang (15/6/2020).





Tampak masyarakat setempat berbondong-bondong mengantarkan Almarhum ke tempat peristirahatannya yang terakhir yaitu di TPU Desa Kamal.

Dibenarkan Danramil 16 Larangan, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Suwardi, bahwa jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 11.30 WIB dari Puskesmas Cikeusal, Ketanggungan, dan saat ini pemakaman sudah selesai dilaksanakan pukul 13.30 WIB tadi.

“Pihak kedua orang tua korban tenggelam sudah mengikhlaskan dan tidak mempermasalahkan atas musibah yang menimpa anaknya,” ucap Suwardi.

Dijelaskannya lanjut, Almarhum tenggelam Minggu sore (14/6) karena tidak bisa berenang dan jasadnya baru ditemukan hari ini oleh Tim SAR gabungan yang meliputi Tim SAR Basarnas Kabupaten Cilacap, Polsek dan Koramil Ketanggungan, Polhut Banjarharjo, SAR Brebes, Ubaloka, PMI Brebes dan dibantu warga sekitar pada pukul 08.15 WIB.

Jasad pemuda tersebut ditemukan setelah penyelaman selama kurang lebih 15 menit. Regu penyelam menggunakan sistem circle, yaitu memutar dari titik tenggelamnya korban dengan menyusuri dasar curug yang luasnya mencapai 5 meter dan kedalaman kurang lebih 7 meter.

Evakuasi korban dilakukan manual, yaitu dengan berjalan kaki satu jam menuju desa terdekat karena cara itu merupakan satu-satunya akses di menuju curug yang terletak di areal hutan milik Perhutani RPH Ciseureuh, BKPH Banjarharjo Timur, petak 81 g.

Tohir (48) atau biasa dipanggil Tawad, ayah korban, tak menyangka bahwa anak kebanggaannya akan pergi secepat itu, namun dirinya juga meyakini bahwa cobaan yang menimpa keluarganya ada hikmah tersendiri dan merupakan bagian dari rahasia Ilahi.

Sementara dua orang kawan sekaligus tetangga Almarhum yang ikut mandi bersama, yakni Widi (25) dan Komar (23), masih syok dengan kejadiaan naas tersebut. (Aan)

Minggu, 14 Juni 2020

Masyarakat Terdampak Rob Pesisir Brebes Berharap Subsidi Pemasangan Instalasi Air PDAM


Brebes – Masyarakat Desa Randusanga Kulon dan Randusanga Wetan, Kecamatan/Kebupaten Brebres, Jawa Tengah, mengalami kesulitan air bersih pasca banjir rob yang melanda di pesisir Kecamatan Brebes, awal Juni 2020 lalu (2/6).




Salah satunya warga Desa Randusanga Kulon yang berupaya untuk mendapatkan air bersih adalah Joko (50), warga RT. 03 RW. 02, yakni dengan mendatangkan tukang gali sumur bor ke rumahnya.

Disampaikannya, pengeboran sudah dilakukan sampai kedalaman kurang lebih 72 meter namun air tanah yang didapatkan masih berbau air rawa, rasanya asin dan jika air ditampung, terdapat endapan karat besi.

“Air dari sumur bor yang disedot dengan pompa air pada kedalaman 36-42 meter dari pipa sumur bor kedalaman 72 meter masih berbau air rawa dan mengandung karat besi,” ungkap lelaki paruh baya itu, Sabtu (13/6/2020).

Hal yang sama juga dirasakan 35 rumah tetangganya yang belum memiliki instalasi air bersih dari PDAM Brebes.

Tampak Palda Ujang, Ketua Penerangan Kodim 0713 Brebes, mengecek bau dari air sumur bor di rumah Joko.

Dibenarkan Ketua RT. 03 RW. 02, Desa Randusanga Kulon, Sukarja (53), dari 45 rumah di RT-nya, baru 10 rumah yang sudah terpasang instalasi air bersih dari PDAM.

“Dari 10 rumah yang sudah terpasang pipa air dari PDAM, 3 rumah yang meteran airnya berwarna kuning merupakan subsidi tahun 2017 lalu, sedangkan 7 rumah yang meteran airnya berwarna biru merupakan swadaya sendiri,” bebernya.

Selaku Ketua RT, Sukarja berharap adanya subsidi pemasangan instalasi air PDAM seperti 3 unit rumah tahun 2017 silam.

“Air bersih merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat kami khususnya dan Desa Randusanga Kulon dan Randusanga Wetan umumnya,” tandasnya.

Hal ini diperparah dengan banjir rob sepuluh hari lalu dengan ketinggian antara 30-50 meter, dan air serta lumpur banyak yang masuk ke dalam rumah, maka air bersih sangat berarti sekali untuk bersih-bersih.

Untuk diketahui, banjir rob tak hanya di wilayah Kecamatan Brebes, rob juga terjadi di pesisir Kabupaten Brebes lainnya yakni di desa-desa di pesisir Kecamatan Losari, Tanjung, Bulakamba, dan Kecamatan Wanasari.

Atas musibah musiman ini, banyak petani tambak dan rumput laut yang gagal panen. Untuk itulah mereka juga berharap percepatan pembuatan tanggul penahan rob yang rencananya akan membentang di 5 kecamatan di pesisir Kabupaten Brebes, yakni mulai dari Kecamatan Losari, Tanjung, Bulakamba, Wanasari dan Kecamatan Brebes, sehingga meminimalisir dampak rob di tahun yang akan datang.

Pada Mei 2020 lalu, saat meninjau lokasi, Bupati Brebes, Idza Priyanti, mengatakan bahwa Pemkab telah menganggarkan Rp. 500 miliar untuk pembangunan tanggul tersebut.

Sementara bagi warga di kedua desa tersebut yang mengalami dampak terparah termasuk warga yang tinggal di tanah lepe-lepe atau di bantaran Sungai Sigeleng, menjadi prioritas Pemkab untuk merelokasi mereka dengan membangun rusunawa. (Aan)

Selasa, 07 April 2020

TNI Koramil Bumiayu Bagikan Masker Gratis


Brebes - Personel Koramil 08 Bumiayu Kodim 0713 Brebes  membagi-bagikan masker gratis kepada setiap masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di simpang kantor Koramil, Rabu (08/04/2020) pagi.







Danramil Bumiayu, Kapten Armed Jupriadi yang ikut membagikan masker  mengatakan pembagian masker gratis tersebut sebagai wujud kepedulian Koramil Bumiayu dan Kodim Brebes terhadap masyarakat serta pengguna jalan, terutama bagi mereka yang tidak mengenakan masker. Masker yang dibagikan tersebut adalah masker berbahan kain, kata Danramil.

” Untuk tahap pertama sesuai perintah Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE kami bagikan sebanyak 200 masker kain. Mudah-mudahan ditengah wabah Corona saat ini masker kain sesuai arahan juga WHO dapat mencegah penularan Covid-19,”ungkap Danramil.

Penggunaan masker, menurut dia, penting karena banyak kasus positif virus corona tanpa gejala yang mungkin berada di tengah masyarakat. Ini membuat penularan dapat terjadi tanpa disadari. Selain penggunaan masker, kebiasaan cuci tangah juga menjadi hal yang krusial dan wajid dilakukan sebelum dan melakukan suatu kegiatan.

“Sebagian dari kita juga tidak menyadari kita rentan sehingga belum jaga jarak, masih belum menggunakan masker, masih ada yang belum rajin cuci tangan,” Tambahnya.

Disamping pembagian masker gratis tersebut, pihaknya juga sekaligus mensosialisasikan pencegahan Corona (Covid-19) di seluruh wilayah binaan Koramil 08 Bumiayu. (Utsm).