Tampilkan postingan dengan label Ke-74. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ke-74. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Oktober 2019

Di Usia ke 74, Tugas TNI Tidak Lepas Dari Perubahan Lingkungan Strategis


Semarang - Puncak perayaan HUT ke-74  TNI dan HUT ke-69 Kodam IV/ Diponegoro berlangsung di Lapangan Pangsar Jenderal Soedirman Ambarawa, Kabupaten Semarang, Sabtu (5/10/2010) berlangsung meriah.






Selain dihadiri Kapolda Jateng  Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, para pejabat jajaran TNI Jateng dan DIY, serta pejabat pemerintahan juga disaksikan ribuan masyarakat Ungaran, Salatiga dan Ambarawa (USA).

Acara yang diawali dengan demonstrasi aeromodeling dari TNI AU dilanjutkan upacara parade dan defile pasukan. Bertindak sebagai inspektur upacara Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M.  

Panglima TNI Jenderal TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto dalam amanat tertulis menyampaikan, sebagai alat negara, tugas TNI tidak terlepas dari perubahan lingkungan strategis yang berkembang dinamis dan semakin kompleks.

"Perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru", ungkapnya.

Menurut Panglima TNI, dengan kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif di berbagai bidang.

"Hal inilah yang telah menjadikan konsep peperangan menjadi tidak lagi terbatas dalam suatu batas teritorial dan masuk ke 
berbagai dimensi", unjar Panglima TNI.

Dicontohkan,   perang siber yang disertai perang informasi, walaupun tidak menghancurkan, namun sangat merusak bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. 

Perlu diketahui, konsep-konsep inipun mengaburkan filosofi perang konvensional dengan menggeser dimensi waktu, karena perang-perang tersebut terjadi di masa damai. Ditambah lagi potensi bencana alam yang dapat terjadi setiap saat. Ancaman militer dan nir militer beruba dan TNI harus siap menghadapinya.

Panglima TNI memerintahkan kepada para prajurit untuk menghadapi kompleksitas ancaman tersebut, diperlukan Postur TNI ideal yang dibangun sesuai kebijakan pertahanan negara dan disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Pembangunan Postur TNI meliputi pembangunan kekuatan, pembinaan kemampuan dan gelar kekuatan TNI.


Di akhir penyampaian Marsekal TNI Hadi Tjahyanto mengajak kepada prajurit untu meningkatkan soliditas TNI, dan memegang teguh nilai-nilai keprajuritan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat. Hal ini dimaksudkan agar kita selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

Disisi lain diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan profesionalitas serta kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang kian kompleks.

Usai upacara, para tamu undangan dan masyarakat dibuat takjub oleh atraksi flypass dan demonstrasi PBB yang dikolaborasikan dengan tari perjuangan. 

Usai menyaksikan demonstrasi dan defile pasukan, dilanjutkan dengan acara syukuran yang ditandai dengan pemotongan tumpeng dan panggung hiburan.(pendam/penrem/pendim0713)

Kasrem 071/Wk Pimpin Upacara HUT ke-74 TNI


Banyumas – Kepala Staf Korem 071/Wijayakusuma pimpin upacara peringatan HUT ke-74 TNI di lapangan upacara Makorem 071/Wijayakusuma, Sabtu (5/10/2019).

Kasrem 071/Wijayakusuma selaku Inspektur Upacara membacakan amanat Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dalam amanatnya  menyampaikan kepada seluruh Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI di manapun saat ini bertugas dan berada, beserta seluruh keluarga besar TNI, saya ucapkan ”Selamat Ulang Tahun ke-74” dan “Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia”, yang kita cintai dan banggakan bersama.




“Sebagai alat negara, tugas TNI tidak terlepas dari perubahan lingkungan strategis yang berkembang dinamis dan semakin kompleks. Perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru. Kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif di berbagai bidang,” ungkap Panglima TNI.

Disamping itu, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menyampaikan, menghadapi kompleksitas ancaman diperlukan Postur TNI ideal yang dibangun sesuai kebijakan pertahanan negara dan disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Pembangunan Postur TNI meliputi pembangunan kekuatan, pembinaan kemampuan dan gelar kekuatan TNI.

Di akhir amanatnya, Panglima TNI menekankan beberapa hal diantaranya perkokoh iman dan takwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta luaskan hati untuk terus beribadah, tingkatkan soliditas TNI, pegang teguh nilai-nilai keprajuritan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, tingkatkan kewaspadaan dan profesionalitas serta kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang kian kompleks, sikapi berbagai kemajuan dengan bijak, jadilah agen perubahan yang positif serta jalanilah setiap tugas secara ikhlas, karena tugas kita adalah sematamata untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta ini.

Upacara peringatan HUT Ke-74 TNI di Makorem 071/Wijayakusuma diikuti para prajurit dan PNS Makorem 071/Wijayakusuma, perwakilan Kodim 0701/Banyumas, Kodim 0702/Purbalingga dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma.(penrem/pendim0713)