Tampilkan postingan dengan label Kasrem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kasrem. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Maret 2021

Capaian dan Kualitas TMMD Sengkuyung Pruwatan Brebes Dicek

 


Brebes – Kepala Staf Korem 071 WIjayakusuma, Letkol Kavaleri Kristiyanto, S.Sos, mengecek langsung progres pembangunan infrastruktur melalui TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2021, Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Senin sore (15/3/2021).









Mewakili Danrem 071 WIjayakusuma, Kolonel Infanteri Dwi Lagan Safrudin, S.I.P, Kasrem menyatakan puas atas capaian dan kualitas yang dicapai dari pekerjaan peningkatan jalan dengan rabat beton sand sheet sepanjang 680 meter lebar 2,2 meter, pembangunan saluran drainase sepanjang 634 meter lebar 30 centimeter, pembangunan talud 391 meter dengan ketinggian 0,6-1,5 meter, pembangunan 3 unit plat duicker, dan 2 unit gorong-gorong.


“Mewakili Danrem, saya melakukan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan TMMD Sengkuyung di wilayah Kodim 0712 Tegal dan Kodim 0713 Brebes,” tuturnya.


Ditanya terkait sasaran tambahan fisik berupa rehab 5 unit RTLH, Kristiyanto menyatakan bahwa hasilnya juga membanggakan karena kokoh dan menggunakan bahan-bahan yang berkualitas, walaupun dengan pendanaan sebesar Rp. 10 juta untuk masing-masing rumah.


Ia berharap selaku komando atas, Kodim Brebes bisa lebih berkiprah lagi dan mencari terobosan-terobosan baru untuk memberikan hasil yang berkualitas sesuai harapan Pemda dan masyarakat.


“Tetap jaga fokus, untuk kualitas hasil TMMD Sengkuyung selama ini agar dipertahankan sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam waktu yang lama,” tandasnya.


Pasalnya, menjaga kualitas hasil karya program TMMD Sengkuyung dan bahkan meningkatkannya, tentu akan membuat Pemda dan masyarakat lebih yakin karena dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketetapan rancang bangun.


Tak lupa dirinya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu pelaksanaan TMMD tersebut, termasuk masyarakat Pruwatan yang sangat antusias membantu TNI.


Turut mendampingi, Dandim Brebes Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan, Ibu Nunung dari Dispermasdes mewakili Bupati, AKP Heri Kapolsek Bumiayu mewakili Kapolres Brebes, Danramil 08 Bumiayu Kapten Armed Jupriadi, dan juga Kades Pruwatan, Rasiman, SH. (Aan)

Kamis, 21 November 2019

Antisipasi Bencana Alam, Kodim 0701/Banyumas Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam



Purwokerto - Guna untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam yang sewaktu-waktu terjadi, Kodim 0701/Banyumas menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam, Rabu (20/11/2019) di Lapangan Upacara Makodim 0701/Banyumas, Purwokerto, Banyumas. 

Ribuan peserta apel yang terdiri dari prajurit TNI Kodim 0701/Banyumas, anggota Polri Polres Banyumas, Pemkab Banyumas, BPBD Banyumas, Tagana, PMI dan instansi terkait lainnya serta turut sertanya digelar alat perlengkapan bantuan evakuasi dalam penanganan bencana alam. 

Selaku pimpinan apel, Sekbang Pemkab Banyumas Ir.Didi Rudwianto mewakili Bupati Banyumas dengan didampingi Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra, Kapolres Banyumas yang diwakili Waka Polres Banyumas Kompol Davis Busin Siswara, S.I.K., serta Kepala Pelaksana BPBD Banyumas Ir.Ariono Poerwanto, BP, MT. 

Bupati Banyumas Ir. Ahmad Husein dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Sekbang Banyumas Ir. Didi Rudwianto menyampaikan, apel kesiapsiagaan menjadi sarana untuk melihat kesiapan, persiapan serta kekuatan tanggap bencana yang sekaligus untuk memperkuat komitmen, koordinasi, sinkronisasi, dan kesiapsiagaan dari semua pihak terkait dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam diwilayah Banyumas. 

Dikatakannya, Kabupaten Banyumas memiliki wilayah luas dengan kondisi geografis, geologis, hidrologis dan demografis yang rawan terhadap terjadinya bencana. Bahkan Banyumas, memiliki potensi dan frekuensi bencana yang cukup tinggi khususnya bencana alam banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor pada musim penghujan maupun kebakaran.








"Dengan kondisi wilayah seperti tersebut, tentunya membutuhkan perhatian khusus segenap elemen masyarakat Banyumas, karena pada setiap kejadian bencana pada umumnya membawa kerugian baik korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis bagi korban", jelasnya. 

Dijelaskan pula, bencana alam merupakan kondisi yang tidak dapat dihindari dan datangnya tidak bisa diprediksi, akan tetapi dapat diantisipasi dan dikurangi atau diminimalisasi dampaknya. Apabila tahu faktor dan risiko penyebabnya, dan apabila benar-benar terjadi harus ada upaya penanganan atau penanggulangan secara cepat, tepat dan akurat sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yaitu situasi, reaksi, koordinasi dan tindakan. 

Dikatakan Bupati Banyumas, tentang hal tersebut perlunya dibangun komunikasi dan koordinasi yang semakin intens serta kerjasama yang sinergis dan proporsional dari semua pemangku kepentingan termasuk kewaspadaan dan kesiapsiagaan dini warga masyarakat di daerah rawan bencana. 

Sementara itu, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra pada jumpa persnya menyampaikan, kegiatan yang digelar tersebut guna untuk memberikan keamanan, ketenangan dan keamanan masyarakat Banyumas khususnya masyarakat yang berada diwilayah terdampak bencana alam. Dan kegiatan ini juga untuk meyakinkan masyarakat, bahwa kami segenap komponen dan elemen yang ada di Banyumas siap mengantisipasi kedaruratan dan kebencanaan.(penrem071/pendim0713)

Minggu, 06 Oktober 2019

Kasrem 071/Wk Pimpin Upacara HUT ke-74 TNI


Banyumas – Kepala Staf Korem 071/Wijayakusuma pimpin upacara peringatan HUT ke-74 TNI di lapangan upacara Makorem 071/Wijayakusuma, Sabtu (5/10/2019).

Kasrem 071/Wijayakusuma selaku Inspektur Upacara membacakan amanat Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dalam amanatnya  menyampaikan kepada seluruh Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI di manapun saat ini bertugas dan berada, beserta seluruh keluarga besar TNI, saya ucapkan ”Selamat Ulang Tahun ke-74” dan “Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia”, yang kita cintai dan banggakan bersama.




“Sebagai alat negara, tugas TNI tidak terlepas dari perubahan lingkungan strategis yang berkembang dinamis dan semakin kompleks. Perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru. Kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif di berbagai bidang,” ungkap Panglima TNI.

Disamping itu, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menyampaikan, menghadapi kompleksitas ancaman diperlukan Postur TNI ideal yang dibangun sesuai kebijakan pertahanan negara dan disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Pembangunan Postur TNI meliputi pembangunan kekuatan, pembinaan kemampuan dan gelar kekuatan TNI.

Di akhir amanatnya, Panglima TNI menekankan beberapa hal diantaranya perkokoh iman dan takwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta luaskan hati untuk terus beribadah, tingkatkan soliditas TNI, pegang teguh nilai-nilai keprajuritan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, tingkatkan kewaspadaan dan profesionalitas serta kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang kian kompleks, sikapi berbagai kemajuan dengan bijak, jadilah agen perubahan yang positif serta jalanilah setiap tugas secara ikhlas, karena tugas kita adalah sematamata untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta ini.

Upacara peringatan HUT Ke-74 TNI di Makorem 071/Wijayakusuma diikuti para prajurit dan PNS Makorem 071/Wijayakusuma, perwakilan Kodim 0701/Banyumas, Kodim 0702/Purbalingga dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma.(penrem/pendim0713)