Tampilkan postingan dengan label Mendala. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mendala. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 September 2024

Lebih Dekat Dengan TNI, Anak-Anak TK ABA Mendala Kunjungi Koramil 10 Sirampog

 Brebes - Danramil 10/Sirampog, Kodim 0713/Brebes, Letda Arm Sukirno yang di wakili Bamin Wanwil dan Babinsa, dengan hangat menyambut kunjungan murid-murid TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Desa Mendala berlangsung di Makoramil Sirampog, Brebes, Jawa Tengah. Sabtu (07/09/2024).


Bamin Wanwil Serda Misyono dan Babinsa Serda Sutikno menyambut kedatangan anak didik TK ABA. Seperti diketahui inti dari kunjungan anak-anak TK adalah mengenalkan kepada lingkungan TNI khususnya di Koramil 10/Sirampog dan memperkenalkan profesi TNI, pengenalan seragam TNI AD dan kedisiplinan sedini mungkin kepada anak.





Pada kesempatan tersebut, Bamin Wanwil Serda Misyono dengan memberikan sedikit gambaran tentang tugas Koramil dan kedisiplinan, uniform, alat alat serta mengenalkan berbagai macam seragam yang dipakai di TNI AD. Selain itu juga diberikan pengarahan tentang syarat-syarat masuk TNI serta memberikan cerita kepahlawanan dan memberi wawasan kebangsaan.


“Kedatangan anak-anak TK tersebut untuk mengetahui tentang tugas dan profesi sebagai TNI dan diajak mengenal lingkungan serta uniform dan seragam yang dipakai oleh TNI AD,” ungkap Bamin Wanwil.


“Dalam kunjungannya, kita memberikan motivasi untuk yang bercita-cita menjadi TNI, bertugas menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.


Bamin Wanwil berharap dengan usia pada taman kanak-kanak adalah masa golden AGE sehingga apa yang dilihat akan tertanam pada dirinya. Pada pembelajaran usia TK sekarang menitik beratkan pada pendidikan karakter. Sehingga anak diharapkan bisa tercapai cita-citanya yang tinggi dengan karakter yg baik, jadi Anak Indonesia anak yang berguna bagi Nusa dan Bangsa. (Pen0713)

Jumat, 29 Januari 2021

Jembatan Darurat Dibuat di Jalan Poros Desa Mlayang-Manggis Sirampog Brebes

 


Brebes – Curah hujan yang tinggi atau terus menerus yang mengguyur wilayah Desa Mlayang dan Desa Manggis, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menyebabkan putusnya jembatan penghubung kedua desa tersebut, yakni Jembatan Kalisalam (26/1).









Dijelaskan Danramil 10 Sirampog, Kodim 0713 Brebes melalui Peltu Sugiharto, Bati Tuud, bahwa kejadian di jembatan sepanjang 9 meter dengan lebar 3 meter itu terjadi sekitar pukul 14:00 WIB, akibat diguyur hujan mulai pukul 11.30- 15.00 WIB.


“Kondisi tanah di sekitar jembatan, sebelumnya memang sudah retak akibat tanah bergerak, hingga akhirnya ambrol pada Selasa siang kemarin. Pagi ini, bersama BPBD Kecamatan Bumiayu, Polri dan segenap komponen masyarakat kedua desa akan membuat jembatan darurat,” bebernya, Rabu (27/1/2021).


Ditambahkannya, untuk tanda-tanda peringatan dari bambu juga sudah dipasang agar tidak terjadi kecelakaan lalu-lintas.


Sementara dari keterangan Kepala Desa Mlayang, Abdul Khafid, bahwa jembatan itu merupakan akses utama perekonomian warga antara Desa Mlayang ke Desa Manggis dan Desa Mendala.


“Saya selaku Kepala Desa Mlayang mohon bantuan kepada Pemda agar secepatnya memperbaiki jembatan yang terputus serta jalan-jalan yang rusak di Desa Mlayang karena merupakan wewenang Pemda,” pintanya.


Lanjutnya, untuk aktivitas warga saat ini harus memutar melewati jalan lain dengan jarak yang lebih jauh.


Diwaktu yang sama (26/1), talud tebing penahan jalan setinggi 4 meter di Dukuh Sambungregel, Desa Manggis, ambrol sepanjang 30 meter karena tanah juga labil akibat guyuran hujan. (Aan)

Jembatan Penghubung Desa Manggis dan Desa Melayang Sirampog Brebes Terputus

 


Brebes - Intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan jembatan yang menghubungkan Desa Mlayang dan Desa Manggis Terputus, kejadian ini sekitar pukul 14:00 WIB. Kondisi jembatan yang sebelumnya memang sudah mengalami kerusakan tersebut akhirnya terputus akibat intensitas curah hujan yang tinggi dan tanah bergerak. Selasa (26/01/2021)






Kepala Desa Mlayang Abdul Khafid menjelaskan bahwa jembatan tersebut sudah lama dibangun dan merupakan jembatan utama penghubung Desa Mlayang ke Desa Manggis dan Desa Mendala.


“Saya selaku Kepala Desa Mlayang meminta bantuan kepada pemerintah Kabupaten Brebes agar bisa memperbaiki jembatan yang terputus  serta jalan-jalan yang rusak di Desa Mlayang” kata Abdul Khafid.


Lanjutnya, dikatakan Abdul Khafid bahwa jembatan tersebut merupakan akses utama perekonomian warga, dengan putusnya jembatan tersebut serta jalan yang rusak membuat mobilitas warga terhambat yang berdampak langsung pada aktivitas perekonomian warga.


Terputusnya jembatan tersebut membuat warga yang akan keluar dan masuk ke Desa Mlayang harus melewati jalan lain dengan jarak yang jauh dan rentang waktu tempuh yang cukup lama.


Rencananya pagi ini (27/01) Kepala Desa yang didampingi BPBD Bumiayu dan Babinsa Koramil 10 Sirampog akan melaksanakan musyawarah dengan Kepala Desa Manggis serta Desa Mendala untuk melakukan Kerja Bhakti pembuatan jembatan darurat. (A Khafid/Ujang)

Kamis, 19 Maret 2020

Serka Sunarto, Babinsa Mendala Koramil 10 Sirampog Brebes Tanggap Bencana


Brebes – Suatu kehormatan bagi Babinsa Mendala Sersan Kepala Sunarto Koramil 10 Sirampog, Kodim 0713 Brebes secara sigap langsung beraksi setelah menerima laporan dari salah satu warganya Siswanto (39) melaporkan bahwa pondasi dapur rumah roboh. Kamis (19/03/2020).

Sekira pukul 12.00 wib, lokasi yang dilaporkan kepada Babinsa terjadi hujan lebat di dukuh Padanama RT 06 RW 02 desa Mendala yang mengakibatkan bencana alam. 

Hujan dengan intensitas lebat sekitar 3 jam lebih  dari pukul 10.00 hingga 13.00 wib inimengakibatkan aliran sungai menjadi banjir dan menggerus pondasi dapur rumah yang tidak kuat menahan banjir, sehingga bangunan dapur rumah roboh atau ambruk terbawa aliran sungai yang banjir.

Siswanto (39) pelapor sekaligus pemilik rumah yang terdampak banjir itu mengalami keurgian sekitar 50 juta. 

Dari hasil pengecekan dilokasi kejadian, Danramil 10 Sirampog Kapten Infanteri Muhrodi berkoordinasi dengan Polsek, SAR, BPBD Kabupaten Brebes dan warga setempat untuk melakukan bantuan dan pertolongan secara dini dengan mengamankan barang-barang berharganya untuk diamankan, dan selanjutnya besok pagi (20/03) akan dilakukan karya bhakti bersama untuk membantu korban. (Utsm)

Kamis, 26 Desember 2019

Serka Agus Susilo Babinsa Sirampog Moderator Musyawarah Pembagian Sumber Air




Brebes – Adalah tugas TNI AD dimana ada yang melaksanakan operasi perang dan ada juga yang melaksanakan operasi selain perang, seperti halnya yang dilakukan oleh Babinsa Kodim 0713 Brebes Serka Agus Susilo yang berdinas di Koramil 10 Sirampog sebagai Bintara Pembina Desa.








Ia melakukan hal yang sekiranya menjadi penentu dan penengah dalam mengambil keputusan di salah satu musyawarah yang melibatkan 3 (tiga) Desa sekaligus dalam memecahkan suatu permasalahan. Jum’at (27/12/2019).

Bertempat di balaidesa Kaligiri Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, telah  dilaksakan musyawarah tentang penggunaan air bersih antara 3 yaitu desa Kaligiri, desa Sridadi dan desa Mendala.

Desa Kaligiri merupakan desa yang memiliki sumber air yang cukup melimpah disbanding dengan desa Sridadi dan Mendala, untuk mengatasi kesulitan air bersih di Desa Sridadi dan Mendala salah satunya adalah meminta aliran air bersih dari desa Kaligiri dengan menggunakan pipa.

Dari hasil kesepakatan yang di moderatori oleh Serka Agus Susilo bersama dengan Muspika kecamatan Sirampog serta disaksikan sekitar 40 orang warga yang hadir dalam musyawarah tersebut, diantaranya Desa mendala dan Desa sridadi disepakati mengambil air dari sumber air kaligiri, diperbolehkan pemasangan pipa yang menuju ke desa Mendala di dibuatkan bak air yang baru dan diperbolehkan sementara sampai bulan Januari 2020, harus ada penataan pipa yang ke desa Sridadi dengan batas waktu sampai bulan Januari 2020, serta diupayakan agar desa Sridadi mengambil air bersih dari sumber air yang ada di desa Sridadi. Papar Serka Agus selaku moderator.

Selanjutnya untuk kedepan apabila ada permasalahan supaya di musyawarahkan kembali sehingga tidak terjadi kesalah pahaman antar ketiga desa. Tambah Serka Agus menutup hasil musyawarah dengan berjabat tangan antaar Kades Kaligiri Rosidin, Kades Mendala Ali Murthado dan Kades Sridadi Sudiryo dihadapan warga dan disaksikan Camat Sirampog Wigiyanto, SIP dan Kapolsek Sirampog. (Utsm)