Tampilkan postingan dengan label Vaksin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vaksin. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 April 2021

Babinsa Dampingi Warga Vaksin Pertama Kali Di Salem Brebes

 


Brebes – Bintara Pembina Desa Salem Serka Wasim Koramil 13 Salem, Kodim 0713 Brebes mendampingi warga dalam pelaksanaan Vaksin Covid-19 tahap pertama di Desa Salem, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Senin (29/03/2021).




Ditemmpat Aula Gedung Serbaguna inilah 228 orang warga Salem dari jumlah yang hadir 422 orang di Vaksin dengan menerapkan protokol kesehatan.


dr. Agung dan karyawan Puskesmas Salem, Kapus Salem H. Karta Atmanagara, Kades Salem Anto Riyanto, S.Hut, mendampingi bersama Babinsa Serka Wasim guna meyakinkan bahwa Vaksin tersebut aman disuntikkan.


Dr. Agung mengatakan bahwa “ Sebagaimana manfaat dari vaksin lainnya, Vaksin COVID-19 bermanfaat untuk memberi perlindungan tubuh agar tidak jatuh sakit akibat COVID-19 dengan cara menimbulkan atau menstimulasi kekebalan spesifik dalam tubuh dengan pemberian vaksin”. Ungkapnya.


Sebelum didistribusikan, vaksin COVID-19 harus melalui tahap uji klinis demi memastikan keamanan untuk digunakan pada manusia. Salah satu manfaat vaksin COVID-19 adalah memberikan kekebalan pada tubuh.


Ditambahkan juga bahwa manfaat lainnya adalah menciptakan respons antibodi. Manfaat vaksin COVID-19 yang pertama adalah menciptakan respon antibodi untuk sistem kekebalan tubuh. Saat disuntik vaksin, sel B akan menempel pada permukaan virus Corona yang sudah dimatikan dan mencari fragmen yang cocok.


Sel T membantu mencocokkan fragmen dengan sel B. Jika ada yang cocok, sel B akan berkembang biak dan menghasilkan antibodi untuk kekebalan tubuh.


Kemudian Mencegah terkena virus COVID-19, Manfaat vaksin COVID-19 lainnya adalah mencegah virus masuk ke dalam tubuh. Suntikan vaksin akan merangsang sel tubuh manusia, terutama sel B yang memproduksi imunoglobulin. Akibatnya, tubuh individu akan kebal pada SARS-CoV-2.


Dan menghentikan virus, Manfaat vaksin COVID-19 berikutnya adalah menghentikan virus menyebar ke seluruh tubuh. Vaksin akan merangsang imun tubuh yang dihasilkan oleh sel B dan menghentikan virus COVID-19 masuk ke dalam tubuh.


Terakhir adalah melindungi orang-orang di sekitar kita. Jika kita menerima vaksin, otomatis tubuh akan terlindungi dari serangan virus COVID-19. Hal ini menjadi manfaat vaksin COVID-19 yang membantu mengurangi penyebaran Corona untuk melindungi orang-orang di sekitar. (Kujang)

Minggu, 21 Maret 2021

Prajurit Wijayakusuma Serentak Laksanakan Serbuan Vaksinasi Covid-19

 


Purwokerto - Guna mencegah dan mengantisipasi terpaparnya Covid-19, prajurit Wijayakusuma disuntik vaksin serentak, Senin (22/3/2021) di Rumkit TK-III 04.06.01 Wijayakusuma, Purwokerto. 









Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., dalam jumpa persnya kepada wartawan mengatakan, prajurit Wijayakusuma yang divaksin hingga saat ini 3600 lebih prajurit yang melaksanakan vaksin, tidak hanya di wilayah Banyumas saja, namun diseluruh jajaran Korem 071/Wijayakusuma. "1300 lebih prajurit Korem 071/Wijayakusuma yang tersebar di seluruh wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma yang melaksanakan vaksin. Hingga saat ini, sudah 700- an prajurit yang melaksanakan dan akan dilanjutkan secara bertahap", terangnya. 


Dikatakan Kolonel Dwi Lagan, kegiatan vaksin ini dilaksanakan serentak bagi prajurit dan PNS TNI diseluruh jajaran Kodam IV/Diponegoro. Di wilayah Korem 071/Wijayakusuma, vaksinasi ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai hari ini. Dan kebetulan saat ini, diikutsertakan para Taruna Akademi Militer sebanyak 44 personel yang sedang melaksanakan OJT di Yonif 405/Suryakusuma dan 406/Candra kusuma. Bagi prajurit Korem 071/Wijayakusuma sendiri, hari ini khusus bagi yang belum divaksin baik di dosis pertama maupun dosis kedua", jelasnya. 


Terkait dengan efek samping setelah divaksin, Danrem mengatakan, bahwa vaksin ini aman untuk prajurit. "Tidak ada efek samping yang membahayakan prajurit setelah divaksin, dari informasi yang ada, beberapa menyampaikan hanya merasakan mengantuk", paparnya.


Kolonel Dwi Lagan juga menyampaikan, selain para prajurit dan PNS Korem 071/Wijayakusuma, Rumkit TK-III Wijayakusuma juga memvaksin 2000 lebih para purnawirawan dan warakawuri di seluruh jajaran Korem 071/Wijayakusuma. 

Jumat, 19 Maret 2021

Danrem 071/Wijayakusuma, Orang Pertama Vaksin Dosis II

 


Purwokerto - Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., orang pertama yang disuntik vaksin dalam serbuan vaksin Covid-19 dosis kedua, di Rumkit TK-III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto, Selasa (16/3/2021).







Vaksinasi dosis II guna pencegahan Covid-19 ini, juga diberikan kepada para Prajurit Wijayakusuma, Makorem 071/Wijayakusuma.


Usai divaksin, Kolonel Dwi Lagan mengatakan, vaksin dosis kedua ini, tidak beda dengan vaksin dosis pertama. "Tidak ada bedanya, walaupun dalam vaksin pertama dosisnya 0,5 ml, di dosis yang kedua ini 0,5 ml sama seperti vaksin dosis pertama. Tidak terasa suntikannya, begitupula usai divaksin, saya tetap beraktifitas menjalankan tugas", terangnya. 


Dikatakan, vaksinasi ini guna menambah imunitas kekebalan tubuh untuk mencegah terwabahnya Covid-19 khususnya bagi prajurit Wijayakusuma. "Divaksin dosis kedua ini, kami kerahkan seluruh prajurit kami, dengan tujuan agar imun mereka tetap terjaga di masa pandemi Covid-19 ini. Tidak hanya khusus Makorem saja, namun di segenap satuan jajaran Korem 071/Wijayakusuma dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma", terangnya. 


Disamping itu, kegiatan vaksinasi ini, juga mendukung program komando atas dan pemerintah untuk mendorong percepatan penangulangan dan pencegahan penyebaran Covid-19. Selain itu juga, sebagai wahana kita mensosialisasikan vaksin kepada masyarakat agar masyarakat tidak takut untuk divaksin, hal ini karena sehat dan tidaknya, mereka yang tahu.

Senin, 15 Maret 2021

Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua TNI Brebes

 


Brebes – Vaksinasi covid-19 tahap kedua bagi seluruh prajurit dan PNS Kodim 0713 Brebes dilakukan bergelombang selama 3 hari, yakni tanggal 16-18 Maret 2021.






Disampaikan Dandim, Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan, bahwa vaksinasi pertama telah selesai dilakukan pada awal Maret 2021 lalu (2/3).


“Vaksinasi COVID-19 Vaccine, dilakukan di Klinik Pratama Kartika 13 Brebes, di samping Makoramil 01 Brebes,” terangnya.


Dijelaskannya lanjut, vaksinasi tersebut juga dilakukan menyeluruh bagi satuan TNI di jajaran Kodam IV Diponegoro. Untuk itulah dirinya juga mengajak kepada warga masyarakat Brebes pada umumnya untuk mensukseskan program vaksinasi covid-19 dari pemerintah untuk memutus mata rantai pandemi covid, sehingga segala aktivitas dan perekonomian masyarakat cepat kembali normal.


“Selain anggota Kodim Brebes, vaksinasi juga dilakukan bersama anggota Minvetcad dan Subdenpom IV/4-1 Brebes,” imbuhnya.


Sementara disampaikan dr. dr. Rizkyana Puspita Rini, dokter dari DKT Tegal atau RS. TK. IV Pagongan Tegal, sebelum divaksin, calon terlebih dahulu melakukan tes skrining, tensi darah, dan juga konsul riwayat penyakit.


“Hanya yang memenuhi persyaratan saja yang divaksin. Jika belum layak hari pertama karena masalah kesehatan namun yang bersangkutan lulus kriteria, maka akan mengikuti tes selanjutnya saat susulan vaksinasi pada Senin 22 Maret 2021,” terangnya. (Aan)

Kamis, 04 Maret 2021

170 Prajurit Wijayakusuma di Vaksin Dosis Pertama

 Purwokerto - Sebanyak 170 Prajurit Wijayakusuma Korem 071/Wijayakusuma menerima Vaksin dosis pertama, Selasa (02/03/2021), di Rumkit TK III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto.






Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., yang juga turut divaksin mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 terhadap prajurit Wijayakusuma merupakan hal penting karena selama pandemi Covid-19 mereka tetap bertugas turut serta andil dalam upaya pencegahan pandemi Covid 19 kepada masyarakat.


Kolonel Dwi Lagan berharap, dengan adanya vaksinasi tersebut dapat membantu sistem kekebalan atau imunitas tubuh prajurit dan PNS Korem 071/Wijayakusuma dari terpapar virus Covid-19. Sehingga dengan divaksinasinya mereka, akan lebih aman dan nyaman saat berinteraksi dengan rekan kerja, keluarga, dan masyarakat.


"Kita melaksanakan vaksinasi Covid-19, karena para prajurit dalam melaksanakan tugasnya bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama dalam membantu pencegahan Covid 19. Karenanya, dengan adanya vaksinasi tersebut dapat membantu sistem kekebalan atau imunitas tubuh prajurit dan PNS Korem 071/Wijayakusuma," terang Danrem disela-sela pelaksanaan vaksinasi.


Danrem menambahkan pada pelaksanaan vaksinasi dosis pertama di hari pertama ini, pihaknya menerjunkan 170 personel Makorem 071/Wijayakusuma yang terbagi menjadi 3 gelombang, untuk pelaksanaannya semua di Rumkit TK III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto. 


"Tercatat ada 170 personil yang mengikuti vaksinasi pada hari ini Selasa (2/3/2021) dan rencananya berlangsung selama 3 hari hingga Kamis (4/3/2021) mendatang," kata Danrem. 


Dikatakan Kolonel Dwi Lagan, vaksin yang disuntikkan ini aman oleh karenanya, diharapkan tidak ada penolakan vaksinasi dari masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma.


"Vaksin ini sangat baik dan diharapkan tidak ada penolakan dari masyarakat. Namun yang juga penting, tetap menjalankan Prokes meski telah menerima vaksin," jelas Danrem. 


Disinggung soal efek vaksinasi Covid-19, mantan Danrindam I/Bukit Barisan ini mengatakan, tidak ada yang beda dengan vaksinasi jenis lainnya. "Apa yang dirasakan divaksinasi pertama ini, tidak terasa saat disuntik, dan tidak ada bedanya dengan vaksin yang lain, aman dan rasa badan berasa lebih bugar", terangnya. 


Bahkan menurut Danrem, setelah menjalani suntik vaksin, tidak ada efek samping yang dirasakan dan bisa langsung melaksanakan tugas seperti biasanya. Pokoknya aman dan halal," pungkasnya.


Sementara itu dalam pernyataannya usai divaksin, Danrem 071/Wijayakusuma mengatakan, seluruh prajurit Wijayakusuma "SIAP DIVAKSIN", guna membantu pemerintah dalam rangka pencegahan Covid 19 serta untuk mensosialisasikan vaksin kepada masyarakat.


Dandenkesyah 04.04.01 Purwokerto Letkol Ckm dr. Teguh Tri Widodo, Sp.Pros., M.Kes.,  mengatakan, manfaat vaksin, diantaranya adalah membentuk antibodi COVID-19 dalam tubuh, yang diperlukan untuk melawan virus COVID-19.


Diterangkan, pemberian vaksin akan dilakukan sebanyak 2 kali, pertama 0,5 dosis, untuk membentuk antibodi, kemudian pada 14 hari sesudahnya disuntikkan vaksin kedua, sehingga antibodi tubuh akan sempurna.


Mekanisme pemberian vaksin juga dijelaskan, mulai dari pendaftaran di meja satu, pemeriksaan tingkat lanjutan di meja ke dua untuk menanyakan riwayat penyakit, seperti jantung, hipertensi dan lain sebagainya. Kemudian di meja ketiga yaitu penyuntikan. Selanjutnya meja ke empat, sebagai meja observasi selama 30 menit.

 

"Apabila mengalami gangguan seperti pusing atau jatuh, yang biasa dikenal dengan istilah KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi), akan dilakukan penanganan saat itu juga sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan", ungkapnya. (Penrem071/Kujang)

Senin, 01 Maret 2021

Prajurit dan PNS Kodim Brebes Divaksin Covid-19

 


Brebes – Dandim 0713 Brebes, Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mensukseskan program pemerintah yaitu vaksinasi covid-19 untuk memutus mata rantai wabah pandemi.









“Sebagai warga negara yang baik, tentunya kita harus mendukung apapun yang sudah menjadi kebijakan pemerintah, ayo kita ambil bagian,” ungkapnya, Selasa pagi (2/3/2021).


Dijelaskannya, pagi ini sampai Kamis nanti (4/3), seluruh prajurit dan PNS Kodim Brebes akan divaksin sinovac secara tiga gelombang bertempat di Klinik Pratama Kartika 13 Brebes, atau di samping Makoramil 01 Brebes.


Vaksinasi ini dilakukan secara menyeluruh kepada satuan TNI maupun di jajaran Kodam IV Diponegoro.


Selain vaksinasi, dirinya menghimbau kepada masyarakat agar kepatuhan dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan covid-19 5 M harus terus dilakukan dalam setiap aktivitas terutama saat di luar rumah, mulai dari Mencuci tangan, Menjaga jarak, memakai masker, mengurangi mobilisasi, dan Membatasi kerumunan.


Dandim juga mengajak agar masyarakat tidak mudah mempercayai berita hoax tentang vaksin sinovac yang banyak beredar di media sosial, karena tujuannya adalah untuk meresahkan masyarakat dan memicu gangguan Kamtibmas.


“Mari bersama-sama kita sukseskan program vaksinasi ini, sehingga kita dapat beraktivitas dan produktif kembali ditengah pandemi,” tandasnya.


Sementara itu disampaikan dr. Mohamad Ali Subehan, Dokter Umum IGD DKT Tegal atau RS. TK. IV Pagongan Tegal, untuk jenis vaksin yang disuntikkan adalah COVID-19 Vaccine.


Vaksin ini sudah melalui uji BPOM dan telah diproduksi oleh Bio Farma, dimana mulai dari seluruh bahan baku (bulk) vaksin ini, terlebih dahulu melalui serangkaian uji mutu yang ketat dari pihak Laboratorium Bio Farma dan BPOM. Hal ini guna memastikan vaksin yang dihasilkan memenuhi standar kualitas dan mutu yang telah ditetapkan.


dr. Rizkyana Puspita Rini menambahkan, sebelum divaksin, para prajurit/PNS melalui serangkaian tes, baik konsultasi tentang riwayat penyakit, skrining, dan tensi darah.


“Hanya yang sehat dan memenuhi persyaratan saja yang divaksin,” tegasnya. (Aan)

Melalui Komsos, Sertu Sunaryo Sosialisakan PPKM dan Vaksin Covid-19

  


Brebes - Upaya Bintara Pembinas Desa (Babinsa) dari TNI Kodim 0713 Brebes untuk mendukung program pemerintah tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terus digencarkan sembari memberikan edukasi diwilayah binnaannya, Koramil12 Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah. Senin malam (01/03/2021).




 

Edukasi tersebut dilakukan mengakar ke paling grasroot (akar rumput) yakni Babinsa yang ada di desa-desa melalui Komunikasi Sosial (Komsos).

 

Tak hanya soal edukasi mengenai PPKM yang diperpanjang lagi hingga sekarang, namun para Babinsa juga memberikan pemahaman soal rencana vaksinasi di Bantarkawung yang diperkirakan minggu ini.

 

“Kami terus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait PPKM,dan rencana penyuntikan vaksin Covid-19 kepada warga masyarakat,” ujar Sertu Sunaryo.

 

Para Babinsa juga tak segan untuk mendatangi rumah warga binaanya sembari bercengkrama dengan pendekatan yang santun saat menyampaikan atau mensosialisasikan tentang PPKM dan rencana vaksin Covid-19.

 

Hal itu dilakukanya untuk meyakinkan kepada warga masyarakat agar tidak usah ragu ataupun takut dalam pelaksanaan vaksin Covid-19 tersebut.

 

“Saya meyakinkan kepada warga agar tidak ragu dan takut, karena semua itu bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19, khususnya di Kecamatan Bantarkawung ini,” terangnya.

 

Dari hasil dengar pendapatnya di tataran grasroot menurutnya, banyak sudut pandang dan pendapat masyarakat terkait Vaksin Covid-19.

 

”Kepada warga binaan, bahwa apabila warga memang ragu terhadap Vaksin Covid-19 ini jangan mempengaruhi orang lain untuk tidak melaksanakan suntik vaksin,karena akan mengakibatkan banyak keraguan-keraguan bagi masyarakat yang lain,” Imbuhnya.

 

Sertu Sunaryo menambahkan, manakala warga nantinya mendapatkan giliran untuk melaksanakan vaksin, maka laksanakanlah tanpa ada rasa keraguan, karena demi kepentingan bersama dan kita bisa beraktivitas seperti sedia kala,” tambahnya.

 

Perlu diketahui dalam pelaksanaan vaksin Covid-19 nantinya akan tetap mendapat arahan dari petugas medis. Ada beberapa orang atau masyarakat dengan kriteria khusus yang tidak wajib untuk mengikuti vaksin. (Kujang).


Minggu, 21 April 2019

TNI dan ASN Suntik Vaksin Hepatitis Tahap Lanjutan Di Kodim 0713/Brebes


Brebes, Dalam rangka menunjang kesehatan anggotanya baik prajurit dan ASN-nya, Kodim 0713/Brebes menerima suntik vaksin Hepatitis B lanjutan tahap 3 di Aula Jenderal Soedirman, Jalan Jenderal Soedirman Nomor 107 Brebes, Senin (22/4/19)


Pemberian Vaksin Hepatitis ini juga bertujuan bagi anggota di dalam melaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai satuan teritorial agar selalu sehat dan terhindar dari segala penyakit.

Dandim 0713/Brebes Letnan Kolonel Infanteri Faisal Amri, SE saat ditemui menyampaikan "semua prajurit dan ASN Kodim Brebes harus rutin memeriksakan kesehatannya secara berkala sesuai dengan program yang telah ditentukan. Paparnya.

Seperti saat ini prajurit dan ASN Kodim menerima suntik Vaksin Hepatitis lanjutan, sehingga nantinya dapat terhindar dari penyakit Hepatitis, sehingga kedepannya tugas dan tanggung jawab dapat dilaksanakan dengan baik, "Tambahnya.

Bagi anggota TNI dan ASN yang belum melaksanakan suntik Vaksin Hepatitis lanjutan ini dikarenaka dengan masih melaksanakan Piket atau Dinas Dalam, maka aka nada susulan dengan menyesuaikan jadwal di wilayahnya masing-masing, sehingga suntik Vaksin ini bisa dimaksimalkan pelaksanaannya. (Utsm).
x