Tampilkan postingan dengan label (Covid-19). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label (Covid-19). Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 April 2021

Babinsa Dampingi Warga Vaksin Pertama Kali Di Salem Brebes

 


Brebes – Bintara Pembina Desa Salem Serka Wasim Koramil 13 Salem, Kodim 0713 Brebes mendampingi warga dalam pelaksanaan Vaksin Covid-19 tahap pertama di Desa Salem, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Senin (29/03/2021).




Ditemmpat Aula Gedung Serbaguna inilah 228 orang warga Salem dari jumlah yang hadir 422 orang di Vaksin dengan menerapkan protokol kesehatan.


dr. Agung dan karyawan Puskesmas Salem, Kapus Salem H. Karta Atmanagara, Kades Salem Anto Riyanto, S.Hut, mendampingi bersama Babinsa Serka Wasim guna meyakinkan bahwa Vaksin tersebut aman disuntikkan.


Dr. Agung mengatakan bahwa “ Sebagaimana manfaat dari vaksin lainnya, Vaksin COVID-19 bermanfaat untuk memberi perlindungan tubuh agar tidak jatuh sakit akibat COVID-19 dengan cara menimbulkan atau menstimulasi kekebalan spesifik dalam tubuh dengan pemberian vaksin”. Ungkapnya.


Sebelum didistribusikan, vaksin COVID-19 harus melalui tahap uji klinis demi memastikan keamanan untuk digunakan pada manusia. Salah satu manfaat vaksin COVID-19 adalah memberikan kekebalan pada tubuh.


Ditambahkan juga bahwa manfaat lainnya adalah menciptakan respons antibodi. Manfaat vaksin COVID-19 yang pertama adalah menciptakan respon antibodi untuk sistem kekebalan tubuh. Saat disuntik vaksin, sel B akan menempel pada permukaan virus Corona yang sudah dimatikan dan mencari fragmen yang cocok.


Sel T membantu mencocokkan fragmen dengan sel B. Jika ada yang cocok, sel B akan berkembang biak dan menghasilkan antibodi untuk kekebalan tubuh.


Kemudian Mencegah terkena virus COVID-19, Manfaat vaksin COVID-19 lainnya adalah mencegah virus masuk ke dalam tubuh. Suntikan vaksin akan merangsang sel tubuh manusia, terutama sel B yang memproduksi imunoglobulin. Akibatnya, tubuh individu akan kebal pada SARS-CoV-2.


Dan menghentikan virus, Manfaat vaksin COVID-19 berikutnya adalah menghentikan virus menyebar ke seluruh tubuh. Vaksin akan merangsang imun tubuh yang dihasilkan oleh sel B dan menghentikan virus COVID-19 masuk ke dalam tubuh.


Terakhir adalah melindungi orang-orang di sekitar kita. Jika kita menerima vaksin, otomatis tubuh akan terlindungi dari serangan virus COVID-19. Hal ini menjadi manfaat vaksin COVID-19 yang membantu mengurangi penyebaran Corona untuk melindungi orang-orang di sekitar. (Kujang)

Senin, 01 Maret 2021

Tim Satgas Covid-19 Cimunding Lakukan Penyemprotan Disinfektan dan Bagikan Masker

 


Brebes – Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Desa Cimunding, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kembali melakukan penyemprotan disinfektan dan pembagian masker kepada masyarakat. Selasa (2/3/2021).







Dijelaskan Danramil 14 Banjarharjo melalui Peltu Sartono, Bati Tuud, sasaran kedua kegiatan ini difokuskan di RT. 16 RW. 04 Desa Cimunding, karena kemarin ada warga yang meninggal dunia terindikasi terpapar covid-19.


“Adapun kegiatan penyemprotan dan pembagian masker ini untuk mencegah dan menekan penyebaran covid-19,” tegasnya.


Kades Cimunding, Sutikno, menyatakan apresiasi dan ucapan terima kasih atas respon cepat dari Tim Satgas Covid-19 Cimunding, dalam menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya, upaya tersebut dapat memberikan ketenangan kepada warganya.


Ikut juga dalam kegiatan yakni Babinsa Cimunding Serka Ahmad Tarmudi,

Bhabinkamtibmas Brigadir Tolabul Rizqi, para pemuda Karang Taruna dan Pemuda Pancasila (PP) Cimunding. (Aan)

Prajurit dan PNS Kodim Brebes Divaksin Covid-19

 


Brebes – Dandim 0713 Brebes, Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mensukseskan program pemerintah yaitu vaksinasi covid-19 untuk memutus mata rantai wabah pandemi.









“Sebagai warga negara yang baik, tentunya kita harus mendukung apapun yang sudah menjadi kebijakan pemerintah, ayo kita ambil bagian,” ungkapnya, Selasa pagi (2/3/2021).


Dijelaskannya, pagi ini sampai Kamis nanti (4/3), seluruh prajurit dan PNS Kodim Brebes akan divaksin sinovac secara tiga gelombang bertempat di Klinik Pratama Kartika 13 Brebes, atau di samping Makoramil 01 Brebes.


Vaksinasi ini dilakukan secara menyeluruh kepada satuan TNI maupun di jajaran Kodam IV Diponegoro.


Selain vaksinasi, dirinya menghimbau kepada masyarakat agar kepatuhan dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan covid-19 5 M harus terus dilakukan dalam setiap aktivitas terutama saat di luar rumah, mulai dari Mencuci tangan, Menjaga jarak, memakai masker, mengurangi mobilisasi, dan Membatasi kerumunan.


Dandim juga mengajak agar masyarakat tidak mudah mempercayai berita hoax tentang vaksin sinovac yang banyak beredar di media sosial, karena tujuannya adalah untuk meresahkan masyarakat dan memicu gangguan Kamtibmas.


“Mari bersama-sama kita sukseskan program vaksinasi ini, sehingga kita dapat beraktivitas dan produktif kembali ditengah pandemi,” tandasnya.


Sementara itu disampaikan dr. Mohamad Ali Subehan, Dokter Umum IGD DKT Tegal atau RS. TK. IV Pagongan Tegal, untuk jenis vaksin yang disuntikkan adalah COVID-19 Vaccine.


Vaksin ini sudah melalui uji BPOM dan telah diproduksi oleh Bio Farma, dimana mulai dari seluruh bahan baku (bulk) vaksin ini, terlebih dahulu melalui serangkaian uji mutu yang ketat dari pihak Laboratorium Bio Farma dan BPOM. Hal ini guna memastikan vaksin yang dihasilkan memenuhi standar kualitas dan mutu yang telah ditetapkan.


dr. Rizkyana Puspita Rini menambahkan, sebelum divaksin, para prajurit/PNS melalui serangkaian tes, baik konsultasi tentang riwayat penyakit, skrining, dan tensi darah.


“Hanya yang sehat dan memenuhi persyaratan saja yang divaksin,” tegasnya. (Aan)

Minggu, 21 Februari 2021

Satgas PPKM MIKRO Desa Rungkang Lakukan Tracking "Door To Door"

  

Brebes - Satgas PPKM (Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro Desa Rungkang didampingi Babinsa Koramil 05 Losari dan Babinkamtibmas beserta Katdesa Rungkang telah melaksanakan Tracing kunjungan ke rumah warga yg isolasi mandiri (Door To Door). Senin (22/02/2021).





 

Selain melakukan Tracing, Satgas PPKM Mikro juga melakukan penyemprotan Disinfektan di RT 04 RW 06 dan pembagian masker serta memberikan himbauan kepada keluarga kontak erat.

 

Kepala Desa Rungkang Untung Surodi, SH dan Bidan Desa Zakiyah, A.Md terjun langsung dilapangan dengan menghimbau untuk mematuhi prinsip 5 M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menghindari Kerumunan dan Mengurangi keluar rumah jika tidak penting).

 

“Memang benar kami Satgas PPKM Mikro bersama dengan Babinsa dan Babinkamtibmas melakukan pengecekan serta pengawasan “Door To Door” sekaligus memberikan himbauan langsung kepada warga agar selalu megikuti anjuran dari pemerintah yaitu 5 M”. Terang Untung Surodi.

 

Sementara Babinsa Serda Teguh Catur membenarkan hal tersebut bahwa TNI Polri dan Bidan Desa selalu aktif diwilayah dengan menegakkan PPKM Mikro. (Kujang).

Rabu, 17 Februari 2021

Forkopimda Brebes Jelaskan Fungsi Posko PPKM Mikro Covid-19 Tingkat Kelurahan dan Desa

 


Brebes - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Brebes sambangi Posko Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan. Kamis (18/02/2021).










Posko PPKM Mikro diperlukan sebagai sarana dalam upaya pengendalian pandemi Covid-19 agar lebih tepat sasaran.


Kepala Staf Kodim 0713 Brebes Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku menyampaikan saat berkunjung di Posko PPKM Mikro Keluragan Pasarbatang, Kecamatan Brebes, Jawa Tengah, "Posko ini sebagai pusat perencanaan, koordinasi, pengendalian, dan evaluasi kegiatan penanganan Covid-19 dalam skala mikro, dilaksanakan dengan pendekatan kesepakatan, komunitas, gotong royong, kompak, dan adaptif," kata Tegasnya.


Ia menjelaskan, “Posko penanganan Covid-19 di tingkat desa atau kelurahan memiliki empat aspek penting, yakni pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung”. Tambahnya.


Sementara Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto, S.IK., MHP menjelaskan bahwa Aspek pencegahan terdiri dari sosialisasi, penerapan 3M, serta pembatasan mobilitas. Aspek penanganan mengimplementasikan 3T, yaitu testing, tracing, dan treatment hingga penanganan dampak ekonomi lewat bantuan langsung tunai (BLT) desa.


"Aspek pembinaan berupa upaya penegakan disiplin dan pemberian sanksi. Lalu, aspek pendukung yang terdiri pencatatan dan pelaporan, dukungan komunikasi, serta logistik," ujar Kapolres.


Gatot Yulianto mengatakan, pembentukan posko tersebut dipimpin oleh kepala desa atau lurah di mana salah satu tugasnya adalah menilai status zona wilayahnya. "Dari penilaian zonasi, maka kepala desa/lurah dapat menentukan tindakan pengendalian yang sesuai. Kriteria zonasi terdiri dari zona hijau, kuning, oranye, dan merah," terangnya.



Selain itu, pimpinan posko juga memiliki tugas, yaitu menentukan struktur dan sumber daya manusia (SDM). Beberapa SDM yang terlibat di posko ini di antaranya Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, penyuluh, pendamping, tenaga kesehatan, relawan, PKK, dan karang taruna.


Kapolres juga mengungkapkan, alur pelaporan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa/kelurahan dilakukan real time kepada posko satu tingkatan di atasnya, yakni level kecamatan, kabupaten/kota, hingga provinsi dan pusat.


"Pemantauan dan evaluasi kinerja posko dilakukan secara berkala dan berjenjang oleh Satgas Penanganan Covid-19 daerah kepada Satgas Penanganan Covid-19 satu tingkat di bawahnya," ujarnya.


Kinerja posko Covid-19 di setiap tingkatan akan dipantau dan dievaluasi secara berkala melalui rapat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Sebelumnya, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro dilakukan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19.


Sebagai tindak lanjutnya, kemudian Satgas mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait pembentukan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa/kelurahan. Posko penanganan ini menjadi pusat perencanaan, koordinasi, pengendalian, dan evaluasi kegiatan penanganan Covid-19 berskala mikro.


"SE ini berlaku 12 Februari sampai 22 Februari dan akan dievaluasi lebih lanjut," Tutup Kapolres saat memberikan pengarahan di hadapan para petugas Satgas Posko PPKM Mikro didampingi Bupati Brebes Hj. Idza Peiyanti, SE., MH. (Kujang).

Peduli Wabah Covid, Dapur Lapangan TNI-Polri Pemda Bagikan 1.000 Nasi Kotak

  

Brebes - Kodim 0713 Brebes bersama Polres dan Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes kembali mendirikan dapur umum untuk membantu masyarakat yang terdampak wabah corona di wilayah Kabupaten Brebes. Kamis (18/02).








Pandemi Covid-19 yang menimbulkan dampak yang sangat besar bagi masyarakat. Membuat TNI Polri dan Pemda Brebes berupaya untuk memutus mata rantai virus dengan membuat Posko Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di masing-masing Kelurahan dan Desa.

Sebagai bentuk kepedulian dan mengamankan jaring pengaman sosial, jajaran TNI dan Polri bersama-sama mendirikan dapur umum untuk menyiapkan makanan siap saji dan dibagikan ke sejumlah Posko PPKM Mikro.

Seperti yang telah dilaksanakan hari ini, Bupati Brebes, Kapolres dan Dandim 0713 Brebes yang diwakili oleh Kepala Staf Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku meninjau langsung di Dapur Umum Covid-19 yang berdiri di halaman Mapolres Brebes.

“Dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Brebes akan terus besinergi dengan Polres dan Pemda Brebes terkait wabah virus Corona dengan cara membuat Posko PPKM Mikro dimasing-masing desa untuk mempersempit penularan virus dimana Kepala Desam Babinsa dan Babinkamtibmas serta Bidan Desa untuk berperan aktif memutus mata rantai covid-19”. Tutur Kepala Staf.

Sementara Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto, S.IK., MHP menegaskan “Bahwa Dapur Umum Covid-19 yang berada di Mapolres menyiapkan 1.000 nasi kotak untuk dibagikan ke Posko PPKM Mikro dan nantinya akan dibagikan langsung kepada warga kerumah langsung”. Papar Kapolres. 

”Penanganan Wabah Covid-19 di Kabupaten Brebes adalah tanggung jawab bersama dengan membantu meringankan beban masyarakat akibat pandemi ini. Kami bersama TNI dan Pemda akan terus bersinergi tangani wabah ini”. Ucap Gatot.

“Dapur umum ini merupakan upaya TNI-POLRI untuk meringankan beban warga di tengah pandemi saat ini. Kegiatan ini juga menjadi simbol ketahanan pangan demi menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Kami harap bantuan ini bisa menambah semangat masyarakat untuk ikut berjuang dalam melawan Covid-19,”Imbuh Kapolres.

Untuk menjamin kebersihan makanan yang disajikan, personel yang berada di dapur umum mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Edukasi kesehatan terkait pencegahan Covid-19 pun turut disampaikan saat distribusi makanan dan mengingatkan warga untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menjaga jarak, kurangi aktivitas di luar, serta menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar.(Kujang)

Senin, 15 Februari 2021

Pembekalan Persiapan Tracing Covid 19 Babinsa Kodim 0713 Brebes

 


Brebes - Seluruh Babinsa Kodim 0713 Brebes Terima Pembekalan Persiapan Tracing Covid 19 Secara Virtual Zoom Meeting bersama Dinas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah di aula Jenderal Soedirman nomor 107 Brebes, Senin (15/02/2021)





Kegiatan persiapan Zoom Meeting ini juga dilaksanakan di 17 Koramil jajaran Kodim 0713 Brebes yang dihadiri oleh seluruh babinsa serta anggota yang berada disatuan Komando Rayon Militer (Koramil).

Dalam kegiatan Virtual Zoom Meeting bersama Dinas Pemprov Jawa Tengah, ada beberapa tugas babinsa dalam posko penanganan Covid-19 meliputi 2 (dua) Fungsi, Yang pertama adalah Fungsi pokok meliputi Pencegahan, Pembinaan, Pendukung.

Fungsi ke dua adalah Fungsi Operasional yang meliputi melakukan pencatatan data kasus dan pelaksanaan 3T di wilayah operasinya, melaporkan secara berkala pada Kepala Posko, membantu pendistibusian logistik pendukung (masker,bansos dan lain-lain), memonitor serta peneguran dan disiplin Protkes.

Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku , Kepala Staf Kodim dalam penyampaiannya didepan para Babinsa menekan agar memedomani dan cermati penekanan yang ada di dalam kegiatan Virtual Zoom ini, apa Tugas dan Fungsi Babinsa saat PPKM Mikro berlaku.

“Kegiatan pembekalan ini sangat penting bagi Babinsa, sehingga Babinsa dapat mengetahui tugas dan fungsi serta tanggungjawabnya saat PPKM Mikro bersama Bhabinkamtibmas dan Gugus Tugas Covid 19 tingkat Desa”. Tambah Kepala Staf. (Kujang).

Sabtu, 13 Februari 2021

Babinsa Pemaron Berikan Suplemen Bagi Pasien Covid-19

   

Brebes - Pasien Covid-19 mendapat perhatian khusus dari Aparat keamanan setempat yaitu Babinsa, dengan memberikan suplai vitamin kepada warga masyarakat yang reaktif Covid-19 di Desa Pemaron, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sabtu (13/02/2021).


 

“Adapun warga yang reaktif positif akan mendapat edukasi dan bantuan vitamin”. Tutur Babinsa Serda Imam Syafi’i Koramil 01 Brebes, Kodim 0713 Brebes.

 

Dalam kunjungan tersebut Serda Imam dengan didampingi Bidan Melina dari Puskesmas menghimbau kepada pasien agar melaksanakan karantina mandiri selama 14 hari dan selama karantina pasien tidak diizinkan keluar rumah, selalu menggunakan masker serta selalu mengindahkan protokol kesehatan yang sesuai yang dianjurkan oleh Pemerintah.

 

Kemudian disampaikan juga kepada seluruh warga masyarakat sekitar agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, menjaga kesehatan, serta mematuhi anjuran Pemerintah dengan mematuhi 5 M yaitu Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan menggunakan sabun dan hand sanitizer, menghindari kerumunan dan membatasi kegiatan. (Oedjank).

Kamis, 04 Februari 2021

Bersinergi, Polsek Dan Koramil Gelar Operasi Yustisi Malam Hari

  

Brebes - Pandemi Covid-19 yang masih terus mewabah hingga saat ini membuat petugas harus terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tetap mamatuhi protokol kesehatan.






 

Di wilayah Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Personel TNI dan Polri serta Satpol PP yang tergabung dalam Satgas Covid-19, terus gencar menggelar operasi yustisi yang bertujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Kamis malam (04/02/2021).

 

Operasi yustisi dilaksanakan dengan sasaran masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan yaitu tidak memakai masker baik yang berada di jalan, toko hingga tempat nongkrong anak-anak remaja.

 

Kapten Infanteri Iskandar Subehi, Danramil 13 Salem, Kodim 0713 Brebes menjelaskan bahwa tujuan operasi yustisi tersebut dilakukan, tidak lain adalah untuk mengingatkan seluruh masyarakat agar dapat mematuhi protokol kesehatan.

 

“Semua ini ditempuh untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 yang masih terus mewabah beberapa bulan belakangan ini,” jelas Iskandar.

 

“Kami bersinergi dengan Polsek Salem dan Satpol PP Kecamatan Salem untuk pelaksanaan yustisi ini. Kami berharap dengan dilakukannya operasi yustisi secara rutin ini, dapat mendorong kesadaran warga dalam menerapkan protokol kesehatan, agar pandemi covid-19 segera berakhir,” jelas Kapten Iskandar Subehi. (Oedjank)

 

Jumat, 08 Januari 2021

Patroli Malam, Babinsa Himbauan Protokol Kesehatan

  

Brebes - Upaya edukasi terhadap masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan selama pandemi covid-19 di wilayah Kabupaten Brebes terus dilaksanakan. Babinsa sebagai aparat kewilayahan memiliki tanggungjawan moril untuk turut mengedukasi masyarakat di wilayahnya.

 



Usaha ini dalam rangka menekan penyebaran covid-19. Serka Dulkarim Effendi Babinsa Koramil 07 Bulakamba, selain melaksanakan kegiatan patroli wilayah sekaligus dimanfaatkan untuk memberikan himbauan kepada warga desa binaan agar mengikuti protokoler kesehatan guna mencegah penyebaran Covid 19 di Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Jumat malam (08/01/2021).

 

Dalam kesenpatan tersebut Babinsa menekankan kepada warga untuk menghindari terjadinya kerumunan, selalu menggunakan masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun pada air yang mengalir, menerapkan Pola hidup sehat, memperbanyak mengkomsumsi vitamin, Rajin berolahraga serta berjemur dipagi hari.

 

“Salah satu tugas Babinsa adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dengan berbagai kegiatan teritorial di desa binaanya diantaranya melaksanakan kegiatan rutin menggelar patroli wilayah untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, di masa pandemi ini saya selaku Bintara Pembina Desa Luwungragi melaksanakan edukasi berkaitan berkembangnya situasi pamdemi covid-19 di wilayah,” kata Serka Dulkarim Effendi. (Ujang).

 

Minggu, 09 Agustus 2020

Bersama Komite Penanganan Covid-19 dan PEN, TNI AD Siap Dukung Penanggulangan Pandemi

 Jakarta-Menteri BUMN, Erick Thohir dan KSAD Jenderal Andika Perkasa, usai bertemu di Markas TNI AD, Provinsi DKI Jakarta, Jumat (7/8/2020). kemaren


Keinginan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) untuk mengimplementasikan semua formulasi demi membawa rakyat Indonesia selamat dari pandemi Covid-19, sekaligus kebangkitan ekonomi nasional terus disegerakan.


Termasuk pula memperkuat struktur pelaksana KPCPEN sehingga penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi yang berada dalam satu komando itu semakin cepat, tepat, dan efisien dikerjakan dan dituntaskan dalam waktu yang bersamaan.


Terkait dengan hal tersebut, Ketua Pelaksana KPCPEN, yang juga Menteri BUMN, Erick Thohir melibatkan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Wakil Ketua Pelaksana KPCPEN. 


Dengan keberadaan jenderal bintang empat tersebut diharapkan sisi enforcement, terutama dalam upaya meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan standar dalam kehidupan sehari-hari, bisa dijalankan dengan lebih intens, lebih luas, dan lebih masif.


“Satu kunci dalam memerangi pandemi adalah menjaga kepatuhan, ketaatan, dan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan selama pandemi. 


Sosialisasi tentang pentingnya menjaga protokol itulah yang perlu kita tingkatkan sehingga saya merasa perlu keterlibatan TNI Angkatan Darat,” ujar Menteri BUMN, Erick Thohir saat berkunjung ke Markas TNI AD di Provinsi DKI Jakarta, Jumat (7/8/2020). kemaren 


Melibatkan TNI AD yang memiliki struktur organisasi hingga ke seluruh pelosok negeri merupakan upaya maksimal agar masyarakat Indonesia yang tersebar di 83 ribu desa dan kelurahan mengerti bagaimana pentingnya menjaga keseinambungan antara pemulihan kesehatan dengan kebangkitan ekonomi.


“Mengajak keterlibatan TNI AD tak lain agar tentara nasional kita yang dekat dengan rakyat menjadi contoh sekaligus mengajak rakyat untuk disiplin dengan terus memakai masker, cuci tangan, dan menjaga jarak. 


Sambil menunggu kesiapan imunisasi vaksin Covid-19 yang kami jadwalkan tahun depan,” jelas Menteri Erick Thohir.


Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan kesiapan menjadi bagian dari KPCPEN yang punya misi mengatasi pandemi dan pemulihan ekonomi nasional secara tepat. 


“Kami siap memberikan dukungan dan bantuan atas misi bersama ini untuk memulihkan kesehatan masyarakat dan juga ekonomi nasional. 


Kami akan melibatkan struktur komando hingga lapisan terbawah yang dekat dengan masyarakat agar disiplin dan taat protokol kesehatan,” ujarnya.


Menteri Erick Thohir menambahkan, dirinya sangat menghargai dan mendukung keinginan masyarakat kembali beraktivitas seperti bekerja, melakukan perjalanan, berolahraga, atau menjalankan kegiatan rutin lainnya di fase kebiasaan baru setelah selama lima bulan menjalani masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).


Namun dengan masih tingginya penyebaran virus Covid-19, maka intensitas sosialisasi kepada masyarakat untuk menerapkan prinsip 3 M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) selama pandemi harus terus ditingkatkan.


“Fokus kami di Komite sudah jelas, kesehatan pulih, ekonomi bangkit. Terkait upaya pemulihan kesehatan, maka kami harus benar-benar turun ke bawah dengan semangat memudahkan dan melayani masyarakat agar bersama dan saling bahu’membahu memerangi pandemi ini hingga tuntas,” tegas Menteri Erick Thohir. (Utsm)


Senin, 20 Juli 2020

Sosialisasi Pedoman Tatanan Normal Baru Aman Dari Covid-19



Brebes - Dimasa pandemi covid-19, kini sudah menerapkan pedoman tatanan normal baru dimana seluruh  masyarakat mengerti dengan berbagai macam pedoman yang harus ditaati. Selasa (21/07/2020).









Seperti yang telah dilaksanakan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (20/07) telah melaksanakan sosialisasi pedoman tatanan normal baru aman dari Corona Virus Disease 19 bertempat di aula kantor kecamatan.

Sosialisasi yang dihadiri oleh seluruh Kepala Desa Se-Kecamatan, Kepala Puskesmas, Kepala KUA dan Koorwil Dikpora ini berlangsung dari pagi hingga siang hari.

Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut diantaranya Ketua MWC NU dan Ketua PC Muhammadiyah kecamatan Wanasari KH. Sobarudin dan H. Sanaji Ma’sus serta H. Edi Kusmartono Kepala Baperlitbangda Kabupaten Brebes, Camat Wanasari Nuruddin, SH., Kapolsek Wanasari AKP Mulyono, SH., dan Danramil 03 Wanasari Kodim 0713 Brebes Kapten Infanteri Turiman yang diwakili Serma Yusuf T., S.Kom.


Dalam sambutannya, Camat Wanasari menyampaikan “Bahwa Provinsi Jateng terdapat tren kenaikan jumlah yang positif COVID 19, Kita bersyukur bahwa reproduksi efektif di Kabupaten Brebes jumlah penderita COVID 19 masih di angka nol koma, tidak sampai di angka 1 persen sehingga dapat diterapkan adaptasi kebiasaan baru, Ujung tombak adaptasi kebiasaan baru adalah kepala desa kami mengharapkan mempedomani peraturan Bupati Brebes PP/No/ 54 tahun 2020 untuk mencegah penyebaran COVID 19”. Tegas H. Nuruddin.

Sementara sambutan Kepala Baperlitbangda Brebes mengatakan “ Kami hari ini dari gugus tugas COVID 19 tingkat Kabupaten Brebes di 7 kecamatan melaksanakan sosialisasi pedoman tatanan normal baru aman Corona Virus Disease 19, Bahwa yakinlah bahwa imunitas tubuh kita dapat melawan COVID 19 dengan asupan gizi yang baik dan melaksanakan protokol kesehatan. Brebes sampai saat ini masih di zona hijau semoga tetap bertahan dan waspada ditempat berkumpulnya orang agar tetap menjaga jarak”. Papar H. Edi Kusmartono.

Kecamatan Wanasari memiliki 20 desa, semoga apa yang disampaikan saat sosialisasi ini bias diterapkan sesuai dengan peraturan pemerintah. (Utsm)