Tampilkan postingan dengan label BLT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BLT. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Desember 2020

Kades Cihaur Didampingi Banbisa dan Babinkamtibmas Kawal Penyaluran BLT-DD Tahap 3

  


Brebes – Dalam rangka penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap III tahun 2020 yang ke 9 (sembilan) untuk bulan Desember. Sebanyak 280 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan mendapatkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa(BLT-DD) sebesar Rp 300.000 (Tiga ratus ribu rupiah) Kepada warga yang mendapatkan bantuan tersebut.

 


Bertempat di aula kantor balai Desa Cihaur Kecamatan Banjarharjo kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah. Kamis 24 Desember 2020. Mulai dari Pukul 08.00 wib sampai dengan selesai.

 

Sebanyak 280 Orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendatangi lokasi tempat penyaluran bantuan langsung tunai DD (BLT-DD) tersebut di aula kantor Desa Cihaur.

Namun bagi warga masyarakat yang mendapatkan bantuan tersebut, terlebih dahulu harus mencuci tangan pakai sabun dengan air yang bersih dan mengalir yang sudah disediakan oleh pihak pemerintah desa (Pemdes) serta 300 masker, dan bagi warga yang mendapatkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT- DD) wajib memakai masker.

 

Hadir dalam giat tersebut, Washar SE., Kepala Desa (Kades) dan bersama perangkat desa yang ada, Babinsa Desa Cihaur Serka Suyitno, Bhabinkamtibmas Brigadir Danu Yogi Saputra, S.H., dan 280 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

 

Sebelum acara dimulai Washar, selaku kepala desa (Kades) yang didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas, memberikan sambutan, kepada seluruh warganya yang hadir diacara giat tersebut dalam sambutannya, Washar, menyampaikan, bagi keluarga penerima manfaat (KPM) harus patuhi protokol kesehatan karena kita tahu bahwa pandemi covid -19 belum berakhir
Maka  kita semua harus waspada dan juga jangan terlalu panik terhadap penyebaran virus corona yang mematikan itu. Tuturnya

 

Lebih lanjut, Washar mengajak, kepada warganya mari kita bersama-sama lawan virus corona dengan cara yaitu tetap terapkan protokol kesehatan (Porekes) dimana saja berada hindari kerumunan, serta mengingat Maklumat Kapolri melalui Kapolsek Banjarharjo, ingat 3M mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker. Ajaknya

Salah satu keluarga Penerima Manfaat(KPM) lbu Carminah (46)  Rt03/04  mengatakan kepada awak media Transmetronews.co.id. Dengan adanya bantuan tersebut, saya, merasa terbantu dan bermanfaat sekali bagi keluarga saya. disaat sekarang ini ditengah wabah pandemi covid – 19. manakala ekonomi keluarga semakin terpuruk karena suami nganggur di rumah dan sulit untuk mendapatkan pekerjaan. bekerja diluar kota dengan kondisi yang tidak menentu. Tutupnya (Armin/Utsm)

Senin, 27 Juli 2020

BPD Desa Limbangan, Transparansi BLT Dana Desa Hingga 4 Tahun Merintis Sebuah Madrasah


Cilacap - Musyawarah dusun atau yang sering disingkat Musdus ini sangatt diharapkan oleh kalangan masyarakat dusun dan desa, sebab dari Musdus, masyarakat akan lebih tau informasi dan mengenal kearah mana pembangunan terutama di desanya.







Seperti yang dilakukan oleh desa Limbangan, Koramil Wanareja, Kodim 0703 Cilacap, Jawa Tengah ini, tepatnya di Dusun Penyingkiran, Musdus dilaksanakan bersama-sama dengan warganya, dimana sebelumnya melaksanakan protokoler kesehatan covid-19. Senin (27/07/2020).

Musdus yang dihadiri dari tiga Ketua RT diantaranya Dulkholik RT 01, Basiran RT 02 dan Mono RT 03 yang mana meliputi Dukuh Penyingkiran, Karanganyar dan Kroya. Tokoh masyarakatpun tak luput dalam suasana tersebut.

Ketua BPD Limbangan yang diwakili oleh Nurbaety (36) mengadakan Musdus ini terkait dengan adanya Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

Dalam hal ini, Nurbaety menjelaskan secara detail bagaimana syarat mendapatkan BLT Dana Desa dan proses pencairannya.

“Saya hadir disini menjelaskan Dasar Hukum tentang BLT Dana Desa khususnya Dana Desa yang dialokasikan untuk warga terdampak Covid-19” Tuturnya.

“Di Desa Limbangan terdapat 15 Dusun, semua merata mendapatkan 333 orang penerima BLT Dana Desa” Tambahnya.

“Saya mohon nanti agar para Ketua RT yang hadir disini untuk melihat keadaan warganya agar bantuan tersebut sesuai dengan sasaran dan kriteria yang dimaksud oleh pemerintah” Imbuh Nurbaety.

Sementara, Nurbaety merupakan tenaga pendidik sekaligus menjadi pengurus aktif BDP Limbangan bersama dengan rekan lainnya.

Pendidik yang masih berusia 36 tahun ini bersama dengan empat sekawan dari tim muda diantaranya Indra Riswandi (30), Nurhidayah (38) dan Widiyaswara (25) merintis sampai terbangunnya Madrasah di desanya.

Selama kurang lebih 4 tahun berjalan, Madrasah yang dibangunnya ini berdiri hingga sekarang, nama Madrasah tersebut adalah MI 03 Limbangan dimana sudah ada 86 orang siswa.

Kyai Muhajir sebagai pengasuh madrasah merasa bangga adanya madrasah hasil ide dan rintisan anak-anak muda, terlebih A. Fathoni selaku pembimbing di madrasah tersebut juga merasakan akan kemajuan agama di Limbangan desanya dimasa yang akan datang. (Utsm).