Tampilkan postingan dengan label Koramil 14/Banjarharjo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Koramil 14/Banjarharjo. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Desember 2020

Kades Cihaur Didampingi Banbisa dan Babinkamtibmas Kawal Penyaluran BLT-DD Tahap 3

  


Brebes – Dalam rangka penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap III tahun 2020 yang ke 9 (sembilan) untuk bulan Desember. Sebanyak 280 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan mendapatkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa(BLT-DD) sebesar Rp 300.000 (Tiga ratus ribu rupiah) Kepada warga yang mendapatkan bantuan tersebut.

 


Bertempat di aula kantor balai Desa Cihaur Kecamatan Banjarharjo kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah. Kamis 24 Desember 2020. Mulai dari Pukul 08.00 wib sampai dengan selesai.

 

Sebanyak 280 Orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendatangi lokasi tempat penyaluran bantuan langsung tunai DD (BLT-DD) tersebut di aula kantor Desa Cihaur.

Namun bagi warga masyarakat yang mendapatkan bantuan tersebut, terlebih dahulu harus mencuci tangan pakai sabun dengan air yang bersih dan mengalir yang sudah disediakan oleh pihak pemerintah desa (Pemdes) serta 300 masker, dan bagi warga yang mendapatkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT- DD) wajib memakai masker.

 

Hadir dalam giat tersebut, Washar SE., Kepala Desa (Kades) dan bersama perangkat desa yang ada, Babinsa Desa Cihaur Serka Suyitno, Bhabinkamtibmas Brigadir Danu Yogi Saputra, S.H., dan 280 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

 

Sebelum acara dimulai Washar, selaku kepala desa (Kades) yang didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas, memberikan sambutan, kepada seluruh warganya yang hadir diacara giat tersebut dalam sambutannya, Washar, menyampaikan, bagi keluarga penerima manfaat (KPM) harus patuhi protokol kesehatan karena kita tahu bahwa pandemi covid -19 belum berakhir
Maka  kita semua harus waspada dan juga jangan terlalu panik terhadap penyebaran virus corona yang mematikan itu. Tuturnya

 

Lebih lanjut, Washar mengajak, kepada warganya mari kita bersama-sama lawan virus corona dengan cara yaitu tetap terapkan protokol kesehatan (Porekes) dimana saja berada hindari kerumunan, serta mengingat Maklumat Kapolri melalui Kapolsek Banjarharjo, ingat 3M mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker. Ajaknya

Salah satu keluarga Penerima Manfaat(KPM) lbu Carminah (46)  Rt03/04  mengatakan kepada awak media Transmetronews.co.id. Dengan adanya bantuan tersebut, saya, merasa terbantu dan bermanfaat sekali bagi keluarga saya. disaat sekarang ini ditengah wabah pandemi covid – 19. manakala ekonomi keluarga semakin terpuruk karena suami nganggur di rumah dan sulit untuk mendapatkan pekerjaan. bekerja diluar kota dengan kondisi yang tidak menentu. Tutupnya (Armin/Utsm)

Jumat, 01 Mei 2020

Aksi Segenap Komponen di Banjarharjo Brebes Turun ke Jalan dan Pasar Terkait Corona



Brebes – Segenap elemen di Desa Bandungsari, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, juga melakukan gebrakan dengan turun ke pasar dan jalan untuk membagi-bagikan masker kain kepada pedagang dan pembeli di Pasar Bungur Bandungsari, serta para pengendara kendaraan yang melintas di jalan.






Dalam aksi tersebut juga disertai himbauan dengan menggunakan pengeras suara atau megaphone.

Dikemukakan Serda Rasio Budiono, Babinsa Bandungsari, Koramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes, bahwa tujuan dilaksanakan aksi adalah untuk mencegah penyebaran covid-19 atau virus corona.

“Pembagian masker kain diharapkan dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan masker untuk mencegah penularan virus corona. Mereka memang harus diberikan stimulasi agar tergerak untuk mengikuti,” ungkapnya, Senin (27/4/2020).

Sementara disampaikan Kepala Puskesmas Bandungsari melalui Yanto, Amd, Kep, bahwa upaya gabungan tersebut sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat untuk meminimalisir wabah pandemi itu.

“Kami juga menyuarakan ajakan untuk berpola hidup bersih dan sehat, membersihkan lingkungan, sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, mengurangi berjabat tangan serta membatasi keluar rumah selama pandemi corona,” jelas Yanto.

Ditambahkannya, masker berbahan kain yang dibagikan dengan harapan dapat dicuci sehingga dapat dipakai kembali.

Selain pihak Puskesmas dan Perangkat Desa Bandungsari, ikut juga Kepala Desa Bandungsari Kodir, Kepala Desa Kertasari Herman Budi Hartanto, Bhabinkamtibmas Bripka Eko, Linmas, perawat, dan bidan desa Bandungsari. (Aan)

Jumat, 06 Maret 2020

Orang Hilang Di Cikuya Banjarharjo Brebes


Brebes – Hilangnya salah satu warga Dukuh/Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (5/3), telah menghebohkan seisi desa.






Hambali (70), warga RT. 003 RW. 002, dilaporkan hilang pada Kamis sore sekitar pukul 14.00 WIB.

Pencarian telah dilakukan termasuk menyusuri aliran Sungai Kabuyutan, yang mengalir di Desa Cikuya karena ada salah satu warga yang melihat Hambali saat akan membuang sampah di sungai tersebut.

“Pada saya sedang memancing di Sungai Kabuyutan di Desa Cikuya, saya melihat Mbah Hambali membawa keranjang sampah dan akan membuang sampah di sungai,” ucap Acep (27) tetangga Hambali.

Masih dijelaskannya, selanjutnya Asep tidak memperhatikan lagi karena kebiasaan membuang sampah itu sering dilakukan tetangganya tersebut.

Sementara dari keterangan istri Hambali yaitu Sohati (55), bahwa sehabis membuang sampah suaminya biasanya langsung pergi ke kebun dan saat pulangnya sambil membawa daun pisang untuk bungkus jualan.

“Biasanya suami saya berangkat ke kebun pagi hari, namun karena tadi pagi hujan sampai siang maka baru berangkat tengah hari. Sampai menjelang magrib suami saya tidak pulang maka saya melaporkannya ke perangkat desa dan Babinsa,” ungkap Sohati.

Masih menurutnya, pihak keluarga dibantu oleh warga setempat, Kepala Desa, Sekod (50), anggota Polsek, Babinsa, dan Pemuda Pancasila, melakukan pencarian di sepanjang kali tempat saksi mata (Acep) melihat keberadaan terakhir kali.

Sedangkan dari penyampaian Babinsa setempat dari Koramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes, Sertu Sagiman, ““Pagi ini ada salah satu warga Dukuh Kopi, Cikuya, yaitu Pak Akim (47) saat hendak kondangan ke wilayah Desa Malahayu, Beliau melihat Mbah Hambali berada di pinggir jembatan Kali Kabuyutan Dukuh Kopi dengan membawa baju basah,” bebernya.

Ditambahkannya, pencarian masih terus dilakukan namun bergeser kearah perkampungan sekitarnya maupun meluas ke wilayah Banjarharjo.

“Kemungkinan besar yang bersangkutan bingung hendak pulang ke rumah karena ada sedikit permasalahan dengan istrinya. Mohon jika ada yang melihat keberadaan Pak Hambali bisa diberitahukan ke pihak keluarga, Polsek atau nomer saya 085311360559,” pungkasnya.  

Sampai berita ini diturunkan keberadaan orang hilang tersebut belum diketahui dan permasalahan tersebut sedang dalam penanganan Polsek Banjarharjo. (Aan)

Selasa, 11 Februari 2020

Jatuh Korban DBD Di Cibuniwangi Banjarharjo Brebes, Segenap Unsur Lakukan 3 M


Brebes – Segenap unsur di Desa Cibuniwangi, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, melaksanakan kerja bakti pembersihan lingkungan dan fogging akibat jatuhnya korban jiwa akibat wabah Demam Berdarah (DBD) yang telah terjadi di desa tersebut. Minggu (9/2/2020).




Dibenarkan Danramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes melalui Bati Tuud, Peltu Sartono, bahwa selain fogging sasaran kerja bakti meliputi pembersihan saluran pembuangan air, menguras bak-bak penampungan, dan mengubur barang-barang bekas yang dapat menjadi tempat tergenangnya air hujan.

Upaya ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan menggugah kesadaran warga tentang pola hidup sehat.

“DBD telah mengakibatkan satu anak umur 7 tahun meninggal dunia dan satu lagi Balita dirawat intensif di RSUD Brebes saat ini,” ucapnya.

Dijelaskannya, korban meninggal adalah Atta Faris Hayyan Syabani (7), putra pasangan Muhendra dan Julaeha, warga RT. 08 RW. 03. Sedangkan Balita yang dirawat adalah Akhmad Saepudin (4) anak warga RT. 04 RW. 01.

Pengasapan dilakukan guna mengantisipasi lebih mewabahnya nyamuk aedes aegypti di kawasan Cibuniwangi, khususnya dalam radius 200 meter dari rumah korban.

“Kedepan masyarakat disini diharapkan terus memelihara budaya 3M, yaitu menutup, menguras dan mengubur,” tandasnya.

Motivasi dilakukan Babinsa setempat, Sertu Aan Rukanto, bersama Ketua Ranting Pemuda Pancasila Cibuniwangi, Wasiron, serta Ketua Karangtaruna, Jejen Maulana. Mereka juga terjun membantu melakukan pengasapan dari rumah ke rumah.

Kepala Desa Cibuniwangi, Warhoni dan Bidan Desa, Nurhaeni, Amd.Keb dari Puskesmas Banjarharjo, mengapresiasi kesadaran masyarakat yang awalnya dengan swadaya sendiri. (Aan)

Selasa, 01 Oktober 2019

Aksi Pecinta Lingkungan Di Banjarharjo Brebes, Merubah Tempat Sampah Liar Jadi Taman Hidup


Brebes – Para pecinta lingkungan hidup, LSM Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bersama Babinsa Koramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes, serta para wartawan wilayah Banjarharjo, melakukan aksi pembersihan sampah liar untuk dijadikan taman hidup. Sabtu (28/9/2019).





Dibenarkan Babinsa, Serda Aan Rukanto, bahwa ini merupakan bentuk kepedulian dari ormas, pemerhati lingkungan serta media massa, merubah tempat pembuangan sampah liar masyarakat menjadi taman hidup di Jalan Raya Banjarharjo wilayah Desa Cikakak.

“Pembuatan taman hidup ini sebagai contoh kepada masyarakat agar lebih mencintai lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” ucapnya.

Dijelaskannya lanjut, target taman adalah sepanjang 200 meter di sebelah barat SMAN 1 Banjarharjo. Ide atau gagasan berasal dari kolaborasi antara Babinsa, LSM, anggota Wartasidik.co.id serta komunitas facebook Banjarharjonews.

Sementara dikatakan Rio (kacamata), Jurnalis Wartasidik.co.id wilayah Jateng, bahwa taman hidup yang sedang dikerjakan mendapatkan bantuan ribuan bibit pohon kayu keras dan produksi dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Pemali-Jratun, Desa Baros Kecamatan Ketanggungan.

“Untuk tahap awal yang akan ditanam setelah pinggir jalan bersih dari sampah adalah pohon glodokan sebagai pemanis atau pemberi estetika Jalan Raya Banjarharjo wilayah Desa Cikakak sepanjang 1 kilometer,” ujarnya.

Selain itu juga direncanakan ditanam pohon buah-buahan yang nantinya dapat dimanfaatkan hasilnya oleh masyarakat serta para pengendara yang melintas. Kegiatan ini akan berlanjut sampai dengan target pembikinan taman tercapai.

Upaya memerangi sampah ini untuk menciptakan lingkungan menjadi asri, indah dan nyaman tanpa adanya sampah liar, implementasi dari dukungan terhadap program pemerintah di Hari Pungut Sampah Sedunia (Word Clean Up Day) atau HPSN (Hari Peduli Sampah Nasional). (Aan)

Kamis, 04 Juli 2019

Pertemuan Persit : Danramil Banjarharjo Sikapi Tahun Pelajaran Pendidikan Baru

Brebes – Acara pertemuan rutin persit Kartika Chandra kirana ranting 15 koramil 14/Banjarharjo berjalan dengan lancar dan penuh guyub kekeluargaan, Jum’at (5/7/19).







Danramil 14/Banjarharjo Kapten Inf Agus Sulistyo memimpin langsung pertemuan tersebut di aula koramil.

Kedekatan antara Komandan dan anak buah serta keluarganya di Koramil Banjarharjo ini sudah dipupuk dari Kapten Inf Agus Sulistyo berpijak di Banjarharjo, yang sebelumnya menjabat Danramil 13/Salem.

Kekompakan dan kekeluargaan diutamakan, Tutur Sang Kapten.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan juga tentang persiapan orang tua dalam menghadapi tahun pelajaran baru pendidikan, seyogyanya seluruh anggota dan istri prajurit tentunya harus bisa mengatur mana kebutuhan utama dan mana yang tidak, tambahnya.

Menjelang tahun baru pendidikan ini mari kita utamakan pendidikan untuk anak-anak kita. Tutup Danramil di akhir pertemuan.(Utsm)

Senin, 24 Juni 2019

Data Fisik Ciherang Minggu Keenam di Cigadung Banjarharjo Brebes

Brebes – “Apa yang kamu tanam akan petik, maka tanamlah kebajikan walaupun itu sebutir padi”, itulah kiasan yang pantas untuk menggambarkan bahwa sekecil apapun lahan tanam harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mensejahterakan petani, dan bagaimana cara mendapatkan keuntungan dengan mencintai lingkungan.

Sebagai dukungan terhadap ketahanan dan peningkatan pangan di salah satu wilayah Kabupaten Brebes, Babinsa Koramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes, Serda Sulis, terus melakukan pendampingan terhadap petani padi di Demonstration Plot (Demplot) Koramil, di areal persawahan seluas 1 hektar milik Rasjan, warga Desa Cigadung. Selasa (25/6/2019).  

Pengecekan rutin minggu keenam areal percontohan/Demplot padi jenis ciherang dengan sistem jajar legowo serta menggunakan pupuk atau Nutrisi Wijaya Kusuma ini, diperoleh data tentang penambahan tinggi tanaman, jumlah anakan serta bulir padi sudah mulai berisi dan banyak. Sementara kondisi pH tanah berangsur-angsur menurun sehingga mampu menetralkan keasaman tanah sawah.

“Sebelum mengajak para petani, bukti harus diberikan dulu di demplot yang ada di setiap Koramil, sehingga jika nanti sudah tampak hasilnya maka petani diharapkan akan mengikuti,” katanya.

Ditambahkannya dari data yang diperoleh dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) bahwa, ciherang ini memiliki banyak keunggulan antara lain meliputi produksinya yang tinggi antara antara 6-7 ton gabah/hektar, mudah perawatannya dan dapat dipanen pada umur 95-100 hari hari pasca tanaman dari jenis lainnya yang memerlukan waktu sekitar 125 hari, cocok ditanam di daerah kurang air saat padi menua, kerontokan sedang serta tahan wereng coklat dan blast.

“Kita lihat nanti hasilnya saat panen. Disini ciherang digemari karena rasa nasi yang pulen dan enak, pupuk juga lebih hemat karena pemupukan baru dilakukan setelah padi berusia 30 hari,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, varietas padi ciherang antara lain ciherang janger, jumbo, jonggol, SS, putih, super, dempo dan ciherang 600. (Aan Brebes).

Selasa, 11 Juni 2019

Mobil Avanza di Banjarharjo Brebes Hilang di Depan Rumah

Brebes – Pencurian mobil kembali terjadi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Mobil jenis Toyota Avanza warna silver type G tahun 2013 Nopol G 9477 KJ milik Mudiarto alias Tarwan (54), warga Dukuh Longkrang RT. 08 RW. 04 Desa/Kecamatan Banjarharjo, hilang saat diparkir di depan rumah. Selasa dini hari (11/6/2019).

Dibenarkan Babinsa Koramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes, Serda Sulis, saat di lokasi kejadian, bahwa mobil diparkir sekitar pukul 17.00 WIB (10/6) oleh Apri atau anak Tarwan.

“Setelah memarkir Avanza, saudara Apri menyerahkan kuncinya kepada ibunya yaitu Carsinah, namun pada malam harinya sekitar pukul dua belas malam dan masih melihat mobil terparkir di tempatnya,” ungkapnya.

Diterangkannya lanjut, sekitar pukul 05.00 WIB, Carsinah mendapat pertanyaan dari salah satu keponakannya, Anto, tentang keberadaan mobil karena kunci kontak masih di dalam rumah.

“Ibu Carsinah baru sadar bahwa mobil telah dicuri setelah ditanya keponakannya,” imbuhnya.

Anto yang didampingi Babinsa segara melaporkan kehilangan tersebut kepada pihak Polsek. Saat ini kasus masih dalam penyidikan petugas. (Aan Pendim Brebes).

Rabu, 10 April 2019

Upaya Kesehatan Untuk Mengurangi Angka Kematian

Brebes, Upaya promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat Kemenkes RI Tahun  2019 FGD (Forum Grup Discution) Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) yang diselenggarakan di Balai Serba Guna Desa Tegalreja Kecamatan Banjarharjo Brebes. Rabu (10/4/19).


Dalam kesempatan itu, Bati Tuud Koramil 14/Banjarharjo Peltu Sartono mewakili Danramil, juga hadir Kadinkes Kabupaten Brebes diwakili Kabinkesmas dr. Rudi Pangarsami Utami, M.Kes., Sekcam Banjarharjo Hadiyah, S.H., Kapolsek yang diwakili Aiptu Widji, Kepala Puskesmas Banjarharjo dr. Edi Junaedi, Kepala Puskesmas Bandungsari Mantri Karta Atmanegara, S.KM, Kepala Puskesmas Cikakak dr. Suhartono, Bidan Koordinator Puskesmas Banjarharjo Hesti Purnami, S.KM dan Anggota BLUD Kecamatan Banjarharjo.

Kabinkesmas dr. Rudi Pangarsami Utami, M.Kes. dalam penyampaian sosialisai ini menekankan kembali sejauh mana kinerja Germas di wilayah, selanjutnya adanya fenomena terjadinya angka kematian sangat tinggi dikarenakan PTM (Penyakit Tidak Menular), mengajak masyarakat untuk berolahraga dan makan makanan yang berserat tinggi. Tegasnya.

“Karena sejauh ini masyarakat yang sekarang di kenal dengan masyarakat milenial tidak ada lagi semangat untuk berolah raga, padahal hal itu sangat penting”, Tambahnya. (Utsm)

Senin, 08 April 2019

Bantuan Pangan Non Tunai Diterima 701 KPM di Cikuya Brebes

Brebes – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes, disalurkan kepada 701 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Cikuya yang berwujud beras seberat 9 kilogram/KK dan telur 6 butir/KK.


Dibenarkan Kades, Tayudin, bahwa total beras sebanyak 6.303 kilogram serta 4.202 butir telah disalurkan oleh agen yaitu Toko Ana RT. 02 RW. 03 di e-warung yang dipusatkan di rumah Ozi Faturozi kepada 701 Kepala Keluarga (KK). Selasa (9/4/2019).
“Ini merupakan program Kemensos untuk menyalurkan bantuan beberapa kebutuhan pokok masyarakat miskin,” ucapnya.

Dalam penyaluran ini mendapatkan pendampingan serta monitoring dari Babinsa setempat dari Koramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes, Sertu Sagiman, guna memastikan kualitas serta tepat sasaran.

Diketahui, BPNT merupakan program pengganti bantuan Pemerintah Rastra (Beras Sejahtera), yang dijadwalkan Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita rampung pada awal 2019. Peserta KPM dapat mengambil bahan pangan di e-Warung milik salah satu warga yang ditunjuk. Tahun ini, sasaran BPNT ditingkatkan secara bertahap kepada 15,6 juta KPM. (Aan Pendim Brebes).

Minggu, 07 April 2019

Babinsa Banjarharjo Pantau Bantuan Pangan Non Tunai


Brebes, Memastikan Bantuan Pangan Non Tunai sampai kepada warga yang berhak dan tepat sasaran Koramil 14/Banjarharjo Kodim 0713/Brebes berdayakan Babinsa dalam pengawasan dan pendampingan pembagian. Seperti yang dilaksanakan oleh Serda Aan Rukanto Babinsa Cibuniwangi Kecamatan Banjarharjo, pantau di Agen Zaskia Milik Bapak Dai. Senin, (8/4/19).


Adapun di Desa Cibuniwangi jumlah Keluarga Penerima Manfaat adalah 335 KK. Serda Aan Rukanto menghimbau kepada Agen Zaskia agar bantuan benar-benar sampai kepada alamat penerima BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) wilayah Desa Cibuniwangi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Untuk bantuan yang sudah ditentukan agar sampai ke alamat dan termasuk BPNT seperti beras, minyak dan Telor agar harga disesuaikan, karena sudah ditentukan.” tambah Serda Aan.


Sementara itu Dwi Indah selaku panitia pendamping mengungkapkan bahwa pihaknya merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa yang ikut memantau penyaluran Bantuan Sosial.” Dengan kehadiran Babinsa kami merasa lebih tenang dalam penyaluran bantuan.” Ujar Dwi Indah.

Di tempat terpisah Danramil 14/Banjarharjo Kapten Inf Agus Sulistyo melalui mengungkapkan bahwa keikutsertaan Babinsa dalam mendampingi dan memantau penyaluran bantuan sosial sangatlah penting guna keamanan dan ketertiban. (Utsm0713)