Tampilkan postingan dengan label Cilacap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cilacap. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Juli 2020

BPD Desa Limbangan, Transparansi BLT Dana Desa Hingga 4 Tahun Merintis Sebuah Madrasah


Cilacap - Musyawarah dusun atau yang sering disingkat Musdus ini sangatt diharapkan oleh kalangan masyarakat dusun dan desa, sebab dari Musdus, masyarakat akan lebih tau informasi dan mengenal kearah mana pembangunan terutama di desanya.







Seperti yang dilakukan oleh desa Limbangan, Koramil Wanareja, Kodim 0703 Cilacap, Jawa Tengah ini, tepatnya di Dusun Penyingkiran, Musdus dilaksanakan bersama-sama dengan warganya, dimana sebelumnya melaksanakan protokoler kesehatan covid-19. Senin (27/07/2020).

Musdus yang dihadiri dari tiga Ketua RT diantaranya Dulkholik RT 01, Basiran RT 02 dan Mono RT 03 yang mana meliputi Dukuh Penyingkiran, Karanganyar dan Kroya. Tokoh masyarakatpun tak luput dalam suasana tersebut.

Ketua BPD Limbangan yang diwakili oleh Nurbaety (36) mengadakan Musdus ini terkait dengan adanya Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

Dalam hal ini, Nurbaety menjelaskan secara detail bagaimana syarat mendapatkan BLT Dana Desa dan proses pencairannya.

“Saya hadir disini menjelaskan Dasar Hukum tentang BLT Dana Desa khususnya Dana Desa yang dialokasikan untuk warga terdampak Covid-19” Tuturnya.

“Di Desa Limbangan terdapat 15 Dusun, semua merata mendapatkan 333 orang penerima BLT Dana Desa” Tambahnya.

“Saya mohon nanti agar para Ketua RT yang hadir disini untuk melihat keadaan warganya agar bantuan tersebut sesuai dengan sasaran dan kriteria yang dimaksud oleh pemerintah” Imbuh Nurbaety.

Sementara, Nurbaety merupakan tenaga pendidik sekaligus menjadi pengurus aktif BDP Limbangan bersama dengan rekan lainnya.

Pendidik yang masih berusia 36 tahun ini bersama dengan empat sekawan dari tim muda diantaranya Indra Riswandi (30), Nurhidayah (38) dan Widiyaswara (25) merintis sampai terbangunnya Madrasah di desanya.

Selama kurang lebih 4 tahun berjalan, Madrasah yang dibangunnya ini berdiri hingga sekarang, nama Madrasah tersebut adalah MI 03 Limbangan dimana sudah ada 86 orang siswa.

Kyai Muhajir sebagai pengasuh madrasah merasa bangga adanya madrasah hasil ide dan rintisan anak-anak muda, terlebih A. Fathoni selaku pembimbing di madrasah tersebut juga merasakan akan kemajuan agama di Limbangan desanya dimasa yang akan datang. (Utsm).

Jumat, 03 April 2020

Cegah Covid-19, Anggota Koramil 13 Salem Ikut Giat Jaga Posko Pemantauan di Perbatasan Salem-Majenang Cilacap.


 

Brebes - Anggota Koramil 13 Salem ikut giat menjaga posko pemantauan di Posko Perbatasan antara kecamatan Salem-Banjarharjo Kabupaten Brebes dan Kecamatan Salem-Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap. Sabtu (04/04/2020).

 



Selain melakukan penjagaan dan pemantauan, anggota juga ikut melakukan penyemprotan desinfektan dan pengecekan suhu tubuh kepada masyarakat dan kendaraan yang melewati batas wilayah tersebut menuju Kabupaten Cilacap. 

 

Pelda Jahri Bati Tuud Koramil 13 Salem, Kodim 0713 Brebes mengatakan giat ini dilakukan dalam rangka mendukung pemerintah untuk meminimalisir penyebaran virus corona atau Covid-19. 


"Ini juga kami lakukan untuk pencegahan dini agar wabah corona tidak meluas. Setiap masyarakat yang melintasi wilayah kedua Posko perbatasan tersebut  akan diberhentikan dan diperiksa terlebih dulu," katanya.

 

Bati Tuud Pelda Jahri mengatakan giat ini dilakukan bersama Serda Suparno dan Serka Wasim bersinergi dengan personil Polsek Salem, BPPD, dan tenaga kesehatan dari puskesmas Bentar  dan Salem, Satpol PP, Perhutani Salem, Perangkat Desa Gununglarang serta organisasi masyarakat.

 





"Dengan adanya langkah antisipasi ini maka penyebaran Covid-19 diharapkan wilayah Kabupaten Brebes dapat terhindar dari wabah corona yang saat ini sedang melanda beberapa daerah di Indonesia," tuturnya. (Utsm)

Cegah Covid-19, Anggota Koramil 13 Salem Ikut Giat Jaga Posko Pemantauan di Perbatasan Salem-Majenang Cilacap.


 

Brebes - Anggota Koramil 13 Salem ikut giat menjaga posko pemantauan di Posko Perbatasan antara kecamatan Salem-Banjarharjo Kabupaten Brebes dan Kecamatan Salem-Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap. Sabtu (04/04/2020).

 



Selain melakukan penjagaan dan pemantauan, anggota juga ikut melakukan penyemprotan desinfektan dan pengecekan suhu tubuh kepada masyarakat dan kendaraan yang melewati batas wilayah tersebut menuju Kabupaten Cilacap. 

 

Pelda Jahri Bati Tuud Koramil 13 Salem, Kodim 0713 Brebes mengatakan giat ini dilakukan dalam rangka mendukung pemerintah untuk meminimalisir penyebaran virus corona atau Covid-19. 


"Ini juga kami lakukan untuk pencegahan dini agar wabah corona tidak meluas. Setiap masyarakat yang melintasi wilayah kedua Posko perbatasan tersebut  akan diberhentikan dan diperiksa terlebih dulu," katanya.

 

Bati Tuud Pelda Jahri mengatakan giat ini dilakukan bersama Serda Suparno dan Serka Wasim bersinergi dengan personil Polsek Salem, BPPD, dan tenaga kesehatan dari puskesmas Bentar  dan Salem, Satpol PP, Perhutani Salem, Perangkat Desa Gununglarang serta organisasi masyarakat.

 





"Dengan adanya langkah antisipasi ini maka penyebaran Covid-19 diharapkan wilayah Kabupaten Brebes dapat terhindar dari wabah corona yang saat ini sedang melanda beberapa daerah di Indonesia," tuturnya. (Utsm)

Rabu, 02 Oktober 2019

Danrem 071/Wijayakusuma : melalui TMMD, TNI peduli meningkatkan kesejahteraan masyarakat


Cilacap - Melalui TMMD Kita Wujudkan Percepatan Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat. Hal tersebut ditegaskan oleh Komandan Korem 071/Wijayakusuma  Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., di sela sela peninjauan progres  TMMD ke 106 Tahun 2019 di Desa Cilibang, Kec. Jeruklegi, Kab.Cilacap, wilayah Kodim 0703/Cilacap Rabu (2/10/2019).


Dikatakan Kolonel Dani, selain membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan, juga untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian rakyat.

Ia menuturkan, dalam gelaran TMMD 106 di Cilacap ini, personel TNI yang terlibat sebanyak 150 orang dan ditambah lagi dengan Polri, Ormas dan masyarakat.

"Dipilihnya Desa Cilibang Kecamatan Jeruklegi sebagai sasaran TMMD Ke-106 bukannya tanpa alasan. Karena hal ini, melalui proses yang panjang, usulan dari bawah melalui Musrenbang kemudian diusulkan ke tingkat atas", terangnya. 

Terkait sasaran fisik yang akan dilaksanakan, seperti pembangunan makadam dengan volume P:450 x L 2.5M, pengaspalan jalan, pembangunan gorong gorong plat vol.5 unit, pembangunan talud, pembangunan leneng, pembangunan mck 4 unit, rehab RTLH 20 unit.dll, Danrem menjelaskan output dari semua itu adalah tentunya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti mempermudah para petani mengangkut hasil pertaniannya dan lainnya. 

"Disini dalam progres TMMD 106 Cilacap akan dibangun jalan tembus antar desa, yang nantinya akan mempercepat dan mempersingkat waktu dan jarak transportasi. Yang semula bila masyarakat akan memasarkan hasil panennya memutar jalan lima kilometer menuju ke pasar atau tempat lainnya. Namun nantinya, setelah jalan ini selesai dibangun, dapat dengan cepat masyarakat dapat memasarkan hasil panennya menjadi lima ratus meter ke pasar", ujarnya. 

Terkait masyarakatnya, Danrem menuturkan, masyarakat Desa Cilibang sangat membantu dan dapat bekerjasama dengan para personel satgas TMMD. Hal tersebut, kita lihat saat ini, Babinsa dan Satgas bersama masyarakatnya, bahu membahu berkolaborasi bekerjasama membangun desa. Tidak hanya itu, kita lihat barusan bahwa Babinsa dan Satgas, membantu memberikan sosialisasi wawasan kebangsaan pada anak usia dini melalui berbagai kegiatan seperti lomba melukis perjuangan, menyanyi bersama dan sebagainya. Tak luput pula, warga desa yang lain, mengayuhbagyo melalui kegiatan-kegiatan non fisik seperti tadi lomba memancing bersama sebagai sarana mempererat dan memperkokoh kebersamaan dan kegotongroyongan untuk kemanunggalan TNI dengan Rakyat. (penrem/pendim0713)

Danrem 071/Wijayakusuma Hadiri Pembukaan TMMD 106 Cilacap


Cilacap - Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., hadiri Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 106 Kodim 0703/Cilacap, Rabu (2/10/2019) di Lapangan Desa Cilibang, Kec. Jeruklegi, Kab. Cilacap. 









Inspektur Upacara Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman., S.STP.,M.Si, membuka secara resmi pembangunan lintas sektoral dengan melibatkan segenap elemen dan masyarakat melalui TMMD ini. 

Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati mengatakan, TMMD merupakan aksi nyata dari spirit kegotongroyongan dan kebersamaan antara Pemerintah, TNI, segenap elemen dan masyarakat sasaran program.

Dikatakan Ganjar, program ini merupakan bagian memelihara kebersamaan dan gotong royong untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan, diantaranya adalah kemiskinan dan pengangguran, pemenuhan kebutuhan mendasar masyarakat, pemberantasan Narkoba, memperkuat nasionalisme dan patriotisme serta mewujudkan kedaulatan pangan dan energi. 

“Mensejahterakan masyarakat tidak mungkin hanya mengandalkan peran Pemerintah Pusat saja, TNI-Polri maupun Pemerintah Daerah saja. Semua mesti keroyokan, bersinergi dan bekerjasama untuk menyelesaikan persoalan tersebut,” ucapnya.

Dikatakan, sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD ini, akan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk memajukan desa dengan menggali dan mendayagunakan potensi desa.

Diharapkan dengan pembangunan jalan dan jembatan akan menjadi solusi sehingga aksesibilitas dan mobilitas orang atau barang dari dan ke desa, menjadi lancar untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk tempat warga yang mendapatkan program bedah rumah akan menjadi tempat yang layak huni.

Juga diharapkan masyarakat dapat berdikari kedepannya sehingga lebih sejahtera pasca pembangunan akses. Pada akhirnya melalui TMMD ini, Gubernur berharap desa lebih maju, fasilitas pelayanan dasar masyarakat komplit, SDM makin berkualitas, mandiri, kreatif dan inovatif, punya spiritualitas tinggi, tidak ada narkoba dan berkarakter kebangsaan kuat.

“Lan sing ora kalah penting, kabudayane tansah lestari, itu baru luar biasa,” tandasnya dengan logat Jawa. (Dan yang tak kalah penting, kebudayaannya makin lestari, itu baru luar biasa).

Maksud Ganjar, dalam upacara pembukaan dan penutupan TMMD nanti, kearifan lokal berupa kesenian lokal, diberikan ruang untuk ditampilkan berkreasi dalam upaya melestarikan budaya yang menjadi karakter bangsa.

Pembukaan TMMD 106 Kodim 0703/Cilacap ditandai dengan penyerahan alat peralatan oleh Wakil Bupati Cilacap kepada perwakilan TNI, Polri dan Masyarakat. Penandatangan naskah pengerjaan progres TMMD dari Wakil Bupati Cilacap kepada Dandim 0703/Cilacap disaksikan Danrem 071/Wijayakusuma beserta Forkopimda Cilacap, pemukulan kentong oleh Danrem 071/Wijayakusuma, Wakil Bupati Cilacap beserta segenap Forkopimda Cilacap sebagai simbol Sinergitas dalam kebersamaan dan kegotongroyongan.(penrem/pendim0713)

Jumat, 23 Agustus 2019

Lokomotif Menyambar Pemuda Kesugihan Cilacap

Cilacap – Ayah dan anak yang berasal dari Desa Kuripan Kidul, kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengalami kecelakaan maut di perlintasan Kereta Api (KA) tanpa palang pintu di desanya. Jumat dini hari (23/8/2019).



Dari keterangan jurnalis di lapangan, kedua korban adalah Wasto Haryo Susanto, S.Kep, Ns, MM dan Lettu Infanteri Pradipta Adhiyaksa Putra, S.T. Han, NRP 11150014530893, Pasi 3 Personel Yonif 121 Macan Kumbang, Kodam I Bukit Barisan.

Dibenarkan saksi kejadian yang merupakan tetangga korban, Tasum (53) dengan alamat Jalan Kemiri No. 101 Kuripan Kidul RT. 02 RW. 06, bahwa tetangganya tersebut mengendarai mobil toyota avanza plat merah dengan Nopol R 9503 KK yang dikemudikan Wasto. Saat melintas, kendaraan tersambar KA barang dengan nomor lokomotif CC 2061306.

“Mobil melaju dari arah selatan ke utara dan sesampainya di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di desa kami, bersamaan melintas juga dari arah barat kereta api barang. Karena jarak yang terlalu dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan,” terangnya.

Dijelaskannya lanjut, saat ini Wasto dalam kondisi kritis dalam dalam perawatan intensif oleh medis, sedangkan anaknya meninggal di TKP akibat benturan. Untuk mobil korban mengalami kerusakan berat.

Di kediamannya, Jalan Kantil No. 32 RT. 06 RW. 02, dr. Yektiningtyastuti, ibunda Pradipta Adhiyaksa Putra, sangat syok mendengar berita duka ini. Pasalnya, anak kebangaannya tersebut akan segera melangsungkan pernikahan dan prosesi pedang pora minggu depan (31/8), di Hall Sentul Waterpark, Jalan Gatot Subroto No. 8 Sidanegara, Cilacap. Pun dengan calonnya, Diar Kusuma Dewi, S.M, putri pasangan Almarhum Aiptu Sutardi dan Ariwati.

Jenazah direncanakan akan dimakamkan hari ini, sedangkan kasus sedang ditangani Polsek setempat bersama barang bukti berupa mobil korban. (Aan)

Sabtu, 27 Juli 2019

Trail Adventure Nusakambangan TANK #4 2019

Cilacap - Dalam rangka membangun generasi muda yang positif melalui olahraga otomotif sekaligus meningkatkan kepedulian sosial serta mempromosikan pariwisata di Kabupaten Cilacap, Kodim 0703/Cilacap menggandeng Indonesian Offroad Federatiaon (IOF) menggelar Event Trail Adventure Nusakambangan TANK #4 2019 bertempat di Halaman Makodim 0703/Cilacap, Jln. Jenderal Sudir





man No. D-1 Cilacap, Sabtu (27/7/2019).

Kegiatan dibuka langsung oleh Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E.,M.M. didampingi Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos, M.M, M.Han., dan Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf.Wahyo Yuniartoto, S.E, M.Tr(Han) dengan tema "Melalui Trail Adventure Nusakambangan, Kita Kobarkan Jiwa Patriotisme Untuk Generasi Muda yang Berkarakter dan Berwawasan".

Kegiatan "Ngetrail Bareng" diikuti 200 Rider Nusantara yang berasal dari berbagai propinsi dan komunitas trail dari Kabupaten Cilacap termasuk didalamnya Kasdam IV/Diponegoro, Danrem 071/Wijayakusuma beserta Dandim jajaran dan anggota 0703/Cilacap.

Ajang Trail Adventure kali ini juga menjadi wahana untuk menjalin silaturahmi dengan seluruh Rider yang berasal dari berbagai komunitas Trail di Indonesia, juga menyalurkan bakat dan hobi para generasi muda khususnya para pecinta olahraga otomotif IOF 2×1.

Hal itu yang disampaikan Kasdam saat  Opening Ceremony dihadapan ratusan peserta. "Melalui Event-event Trail Adventure Nusakambangan yang ke 4 ini, kita ingin memfasilitasi dan mengakomodir para Rider untuk menyalurkan bakat atau hobinya di bidang olahraga otomotif khususnya Offroad 2X1", papar Kasdam. 

"Disamping itu, kegiatan ini berkaitan dengan bakti sosial guna membantu masyarakat yang kurang mampu. Harapanya  dengan adanya kegiatan ini, akan memberi manfaat kepada semua orang, dan yang tak kalah penting adalah untuk mengexplore atau mempromosikan pariwisata di Kabupaten Cilacap", tegas Kasdam.

Tampak hadir dalam kegiatan Danlanal Cilacap Kolonel Laut(P) Adi Lumaksana, S.Sos, Dandim jajaran Korem 071/Wijayakusuma diantaranya Dandim 0702/Purbalingga Yudhi Nofrizal, SIP, (M.Han), Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Richard Arlond.Y.S, Dandim 0713/Brebes Faisal Amri, Penasehat IOF Cilacap H. Musliman, Ketua Koordinator Sigit beserta anggota IOF Cilacap, Trail Adventure Nusakambangan (TANK) Cilacap, Forkopimda Kabupaten Cilacap, Kapolsek Cilacap Selatan AKP Bambang Ismanto, Kajari Cilacap Agus Sirait, SH, MH, Kepala PN Cilacap Jon Effredi, SH, MH, Kepala BUMN, BUMD dan Stakeholder wilayah Cilacap.

Kamis, 27 Juni 2019

Saka Wira Kartika Brebes Berlatih Repling

Brebes – Menjadi seorang pramuka adalah salah satu kebanggan bagi dirinya sendiri dan kebanggan untuk sesama serta organisasi dan seluruh komponen lainnya, seperti yang dilakukan oleh salah satu anggota pramuka Saka Wira Kartika (SWK) Koramil 15/Ketanggungan inilah yang patut kita acungkan jempol, dimana dalam waktu libur sekolah melakukan hal yang sangat positif dan menantang.



Sejumlah anggota pramuka Saka Wira Kartika yang dibesut pelatihannya oleh Kapten Inf Sugeng Wiratno ini melakukan rangkaian kegiatan jelajah rimba raya yang diselenggarakan oleh Saka Wira Kartika Koramil Kroya Kabupaten Cilacap hingga minggu ini berlangsung. Jum’at (28/6/19).

Dalam kesempatannya melalui hubungan telepon, Kapten Sugeng menyampaikan bahwa anggota SWK yang ikut dalam kegiatan tersebut dalam keadaan sehat dan bisa melaksanakan rangkaian jadwal yang sudah ditentukan oleh panitia, mudah-mudahan mereka mendapatkan pengalaman yang berharga dan bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun untuk organisasi SWK Koramil 15/Ketanggungan ini, Tandasnya.

Saat ini mereka sedang melaksanakan latihan teknik repling dan prusiking, dimana dua kegiatan yang sudah biasa dilakukan oleh SWK Koramil Ketanggungan, mereka mengikuti latihan kembali dengan peserta lainnya. Tambahnya (Utsm)

Selasa, 25 Juni 2019

Saka Wira Kartika Koramil Ketanggungan Jelajah Ke Banyumas Dan Cilacap

Brebes – Pramuka adalah sebagai wadah generasi muda untuk mengembangkan bakat dan prestasinya. Inilah yang dilakukan oleh gabungan jelajah pramuka Saka Wira Kartika Koramil 15/Ketanggungan Kodim 0713/Brebes. Selasa 25/6/19.

Selaku Danramil, Kapten Inf Sugeng Wiratno melepas keberangkatan anggota Saka Wira Kartika binaannya dalam latihan bersama dan jelajah di wilayah kabupaten Banyumas dan Cilacap.


Tim gabungan yang diwakili dari berbagai sekolah diantaranya SMK Mitra Karya Mandiri, Madrasah Aliyah Ma’arif dan SMA N 1 Ketanggungan ini mengikuti jelajah tersebut terhitung hari ini (26/6) hingga 30 Juni 2019 mendatang.

Dalam penyampaiannya, Pamong Saka Wira Kartika Koramil Ketanggungan Serda Solekhudin menjelaskan bahwa kegiatan ini bersifat pemantapan mental dan fisik serta pengenalan wilayah diluar kabupaten Brebes, jumlah peserta jelajah 7 orang dimana mereka akan melintasi berbagai macam hambatan dan rintangan, diantaranya melewati kawasan kebun karet Pageralang Banyumas dan kawasan Kwartir Ranting Kroya Cilacap, Ungkap Serda Solekhudin.

Kegiatan jelajah ini akan berlangsung dan dilaksanakan rutin dalam setiap liburan sekolah, baik liburan semester maupun akhir tahun di kenaikan kelas. Tutup Solekhudin. (Utsm)

Selasa, 09 April 2019

Silaturahmi Kebangsaan Panglima TNI di Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin

Cilacap - Saya memandang bahwa alim ulama dan pesantren memiliki peran yang sangat strategis di tengah-tengah umat. Terlebih Cilacap ini sangat dekat kaitannya dengan TNI. Panglima Besar Jenderal Soedirman dibesarkan di Cilacap. Oleh karena itu saya sangat berbahagia dapat bersilaturahmi di Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin, Cilacap ini, terang Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat bersilaturrahmi dengan Keluarga besar Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin, Cilacap dan disambut langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin, KH Imddadurrohman Al Ubudy, Sabtu (06/04/2019).


Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa, Pondok pesantren adalah bentengnya NKRI, dengan kalimat lain Pesantren adalah samudera ilmu yang sedang diarungi oleh Para Santri dan Santriwati saat ini.

Sebagai bangsa yang besar, Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang sangat kompleks. Kompleksitas tantangan itu akan semakin meningkat di masa mendatang. Hal ini dikarenakan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menjadikan dunia seolah tanpa batas.

Manusia bahkan sudah mulai mengembangkan kecerdasan buatan. Dengan menggunakan kecanggihan komputer, internet, dan tersedianya big data, manusia sudah dapat membuat robot yang seolah-olah dapat berpikir sendiri untuk melakukan suatu tugas yang diperintahkan. Artinya di masa mendatang, generasi-generasi muda Indonesia harus dapat bersaing dengan negara lain dalam penguasaan teknologi.

"Untuk dapat mencapai kemajuan dibutuhkan setidaknya dua syarat utama. Yang pertama adalah sumber daya manusia unggulan yang mampu mengolah kekayaan alam dan selanjutnya persatuan dan kesatuan sebagai sebuah bangsa dan negara," Tegas Panglima dihadapan lebih dari 1200 santri dan santriwati.

Santri di pondok pesantren ataupun pelajar dan mahasiswa kita adalah generasi-generasi potensial yang akan dapat menjadi sumber daya manusia unggulan. Dengan pengetahuan agama yang kuat, iman yang kokoh, wawasan yang luas, serta pengetahuan dan penguasaan teknologi, mereka akan menjadi pengelola sumber daya alam Indonesia yang melimpah ruah.

Tahun 2045 nanti dunia memperkirakan Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar ke-empat di dunia. Dengan ekonomi yang sangat besar itu berarti rakyat akan sejahtera. Indonesia memiliki segalanya. Namun tetap harus mempersiapkan generasi-generasi muda, yang akan menerima estafet kepemimpinan bangsa.

"Jangan lupa juga bahwa kita harus memelihara persatuan dan kesatuan. Tanpa persatuan dan kesatuan kita akan tercerai berai. Bila tidak bersatu, kita akan mudah di adu domba, terpecah dan tidak dapat mencapai kemajuan seperti yang kita cita-citakan," Ungkap Panglima TNI.

Semangat kebersamaan dan rasa kekeluargaan yang mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara hendaknya tetap terjaga dan terpelihara. Rasa persaudaraan, senasib sepenanggungan sebagai bangsa yang besar tidak boleh tercabik hanya karena berbeda pilihan.

"Seperti halnya lidi yang akan kuat bila bersatu, begitu pula bangsa Indonesia yang sangat beragam ini," Tegas Panglima TNI.

Turut hadir dalam kegiatan Wakapolri, Komjen Drs Ari Dono Sukmanto S.H, Pangdam IV/Diponegoro, Kapolda Jawa Tengah, Aslog Panglima TNI, Kapusbintal TNI, Danrem 071/Wk, Bupati Cilacap, KH. Musthofa Aqil Siraj, Habib Alwi Al-Habsy, Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, para Pejabat TNI- Polri dan Pemerintah Daerah Cilacap serta keluarga besar Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin, Cilacap.(didi)

Rabu, 27 Februari 2019

Pangdam IV Diponegoro Sambut Kedatangan Presiden Joko Widodo

Brebes - Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Muhammad Efendi bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono M.M., M. Hum., Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Bupati Cilacap Tato. S menyambut kedatangan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Bandara Tunggul Wulung Cilacap, Senin (25/2/2019).
Presiden RI Ir. H. Joko Widodo beserta rombongan tiba di Bandara Tunggul Wulung pada pukul.09.00 wib dengan menggunakan Pesawat milik TNI AU jenis CN-295/A-2908.
Sementara itu, pejabat yang turut serta dalam rombongan Presiden RI diantaranya Menteri ESDM, BUMN dan Mensos serta Sekretaris Kabinet RI Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden RI Marsda TNI Trisno Hendradi, Dan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak serta beberapa pejabat penting lainnya.
Selepas transit diruang tamu Bandara, pada pukul.09.30 wib Presiden RI beserta rombongan meninggalkan Bandara Tunggul Wulung Cilacap menuju tempat peresmian PLTU Karangkandri Cilacap.
Pangdam IV/Diponegoro dan Kapolda Jawa Tengah juga turut dampingi Presiden RI menuju tempat peresmian PLTU Karangkandri Cilacap.