Tampilkan postingan dengan label Ikut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ikut. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 April 2020

Cegah Covid-19, Anggota Koramil 13 Salem Ikut Giat Jaga Posko Pemantauan di Perbatasan Salem-Majenang Cilacap.


 

Brebes - Anggota Koramil 13 Salem ikut giat menjaga posko pemantauan di Posko Perbatasan antara kecamatan Salem-Banjarharjo Kabupaten Brebes dan Kecamatan Salem-Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap. Sabtu (04/04/2020).

 



Selain melakukan penjagaan dan pemantauan, anggota juga ikut melakukan penyemprotan desinfektan dan pengecekan suhu tubuh kepada masyarakat dan kendaraan yang melewati batas wilayah tersebut menuju Kabupaten Cilacap. 

 

Pelda Jahri Bati Tuud Koramil 13 Salem, Kodim 0713 Brebes mengatakan giat ini dilakukan dalam rangka mendukung pemerintah untuk meminimalisir penyebaran virus corona atau Covid-19. 


"Ini juga kami lakukan untuk pencegahan dini agar wabah corona tidak meluas. Setiap masyarakat yang melintasi wilayah kedua Posko perbatasan tersebut  akan diberhentikan dan diperiksa terlebih dulu," katanya.

 

Bati Tuud Pelda Jahri mengatakan giat ini dilakukan bersama Serda Suparno dan Serka Wasim bersinergi dengan personil Polsek Salem, BPPD, dan tenaga kesehatan dari puskesmas Bentar  dan Salem, Satpol PP, Perhutani Salem, Perangkat Desa Gununglarang serta organisasi masyarakat.

 





"Dengan adanya langkah antisipasi ini maka penyebaran Covid-19 diharapkan wilayah Kabupaten Brebes dapat terhindar dari wabah corona yang saat ini sedang melanda beberapa daerah di Indonesia," tuturnya. (Utsm)

Cegah Covid-19, Anggota Koramil 13 Salem Ikut Giat Jaga Posko Pemantauan di Perbatasan Salem-Majenang Cilacap.


 

Brebes - Anggota Koramil 13 Salem ikut giat menjaga posko pemantauan di Posko Perbatasan antara kecamatan Salem-Banjarharjo Kabupaten Brebes dan Kecamatan Salem-Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap. Sabtu (04/04/2020).

 



Selain melakukan penjagaan dan pemantauan, anggota juga ikut melakukan penyemprotan desinfektan dan pengecekan suhu tubuh kepada masyarakat dan kendaraan yang melewati batas wilayah tersebut menuju Kabupaten Cilacap. 

 

Pelda Jahri Bati Tuud Koramil 13 Salem, Kodim 0713 Brebes mengatakan giat ini dilakukan dalam rangka mendukung pemerintah untuk meminimalisir penyebaran virus corona atau Covid-19. 


"Ini juga kami lakukan untuk pencegahan dini agar wabah corona tidak meluas. Setiap masyarakat yang melintasi wilayah kedua Posko perbatasan tersebut  akan diberhentikan dan diperiksa terlebih dulu," katanya.

 

Bati Tuud Pelda Jahri mengatakan giat ini dilakukan bersama Serda Suparno dan Serka Wasim bersinergi dengan personil Polsek Salem, BPPD, dan tenaga kesehatan dari puskesmas Bentar  dan Salem, Satpol PP, Perhutani Salem, Perangkat Desa Gununglarang serta organisasi masyarakat.

 





"Dengan adanya langkah antisipasi ini maka penyebaran Covid-19 diharapkan wilayah Kabupaten Brebes dapat terhindar dari wabah corona yang saat ini sedang melanda beberapa daerah di Indonesia," tuturnya. (Utsm)

Sabtu, 07 Desember 2019

Kodim Brebes Ikut di Perhelatan Festival Jenderal Soedirman Tahun 2019


Brebes - Pelaksanaan kegiatan Festival Jenderal Soedirman tahun 2019 adalah yg ke 3 kalinya di gelar di Kabupaten Purbalingga.




Karena merupakan agenda tahunan maka kemasan  tentunya harus berbeda agar lebih menarik tidak monoton tiap gelarannya. Penyelengaraan kali ini dimana biasanya ada lomba lari tandu tetapi di tahun ini berubah kemasan menjadi lomba tandu gerilya Soedirman.(7/12).

Sepintas hampir mirip istilahnya namun pada pelaksanaannya berbeda dg sebelumnya karena kali ini tim di konsep mirip dengan kondisi pada saat Jenderal soedirman melaksanakan gerilya.

Satu tim terdiri dari 10 orang dimana ada satu orang yang ditandu dan lainnya ada yg sebagai pengawal dan pemikul tandu termasuk Tim dari Kodim 0713 Brebes ikut dalam lomba tersebut.

Jarak yang dilalui lumayan menguras tenaga karena sejauh 5 KM dan melalui medan sebenarnya seperti saat gerilya dahulu yaitu melintasi tanjakan, sungai dan  pedesaan.

Kegiatan kali ini cukup meriah karena dikuti oleh 56 tim yang terbagi menjadi 2 kategori yaitu TNI/Polri maupun umum/pelajar.

Maksud dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk mengenang serta meneladani perjuangan Panglima besar Jenderal Soedirman sekaligus sebagai ajang hiburan dan silaturahmi masyarakat Purbalingga dan sekitarnya.

Untuk tingkat umum/pelajar berturut turut tampil menjuarai yaitu SMAN 1 Kutasari, SMKN 1 Kaligondang, Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Bojongsari, PD Owabong, FKPPI Purbalingga. (Pendim0702, 0713).

Minggu, 10 November 2019

Danrem 071/Wijayakusuma Hadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Alun-Alun Purwokerto


Purwokerto - Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., menghadiri upacara peringatan Hari Pahlawan tahun 2019 Tingkat Pemkab Banyumas di Alun-Alun Purwokerto,  Banyumas, Minggu (10/11/2019).






Bertindak sebagai irup Bupati Banyumas, Ir. Ahmad Husein. Menteri Sosial RI, Juliari P. Batu Bara dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Inspektur upacara bahwa setiap memperingati Hari Pahlawan, Kita diingatkan kembali kepada peristiwa 10 November 1945 di Surabaya sebagai salah satu moment paling bersejarah dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

Peristiwa perang mengingatkan kita bahwa kemerdekaan yang kita rasakan saat ini tidaklah datang begitu saja, namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu negeri. Semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang tersebut hendaknya perlu terus ditumbuhkembangkan didalam hati sanubari segenab insan warga Negara Indonesia.

Menurutnya, dengan peringatan hari Pahlawan diharapkan kita akan lebih menghargai jasa  dan pengorbanan para pahlawan sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Father kita Bung Karno yang menyatakan bahwa hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar. Selain itu peringatan Hari Pahlawan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak-anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini, sebagaimana tema peringatan hari pahlawan tahun 2019 "Aku Pahlawan Masa Kini".

Dijelaskan Mensos, menjadi Pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun warga negara Indonesia dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat NKRI, seperti menolong sesama yang terkana musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya.

"Jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta bahkan nyawa, sekarang untuk menjadi pahlawan bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga  bisa dengan cara menorehkan prestasi diberbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, membawa harum nama bangsa di mata Internasional", ungkapnya. 

Dengan Peringatan Hari Pahlawan, lanjutnya. Kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat.
Dengan menjadikan diri kita sebagai pahlawan masa kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dewasa ini dapat teratasi, untuk itu marilah kita terus menerus berupaya memupuk nilai kepahlawan agar tumbuh subur dalam hati sanubari segenap insan masyarakat Indonesia.

Upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 tingkat Pemkab Banyumas, dihadiri Ketua DPRD Banyumas beserta segenap unsur, Forkopimda Banyumas, prajurit TNI, anggota Polri, SKPD Banyumas, organisasi wanita Banyumas, LVRI, ormas, organisasi pemuda, mahasiswa, pelajar dan masyarakat Banyumas.(penrem071/pendim0713)

Selasa, 25 Juni 2019

Putri Babinsa Bumiayu Brebes Wakili Jateng Dalam OSN di Manado

Brebes – Provinsi Jawa Tengah mengirimkan sekitar 66 pelajar yang berprestasi untuk berkompetisi dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMA/MA sederajat, tingkat Provinsi Tahun 2019 yang akan digelar di Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mulai 30 Juni sampai 6 Juli 2019 mendatang.


Nabila Zalianti Safitri (17) anak ketiga dari Serma Bambang, Babinsa Koramil 08 Bumiayu Kodim 0713 Brebes dan siswi SMAN 1 Ajibarang Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, akan berlaga dalam Mata Pelajaran (Mapel) bidang geografi bersama 6 rekannya.

Disampaikan Dandim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, saat menerima pamit di ruang kerjanya, “Saya berharap untuk Kabupaten Brebes kedepan dapat mengirimkan wakilnya untuk membela provinsi dalam ajang OSN 2020, karena itu merupakan sebuah prestasi serta kemajuan tersendiri bagi pendidikan di kota bawang merah ini,” ungkapnya, Selasa siang (25/6/2019).

Ditambahkannya, dari ajang ini, kelak akan muncul para teknokrat yang menguasai teknologi dan akan mengisi teknostruktur guna memajukan bangsa dan wilayah khususnya.

Sementara dikatakan Serma Bambang, untuk mendapatkan tiket ke tingkat provinsi, putrinya juga harus mengikuti OSN tingkat kecamatan dan kabupaten terlebih dahulu. Nabila disahkan Plt. Disdik dan Kebudayaan Jateng, Sulistyo, S.Pd, MM, sebagai salah satu wakil geografi pasca berlaga dalam ajang OSN Provinsi yang diselenggarakan dari tanggal 8-11 April 2019 lalu.

“Alhamdulillah putri kami adalah juara kedua dalam OSN SMA/MA Mapel Geografi tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah melalui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Purwokerto pada 27 Februari lalu,” ungkapnya.

Diketahui, Jateng silih berganti bersama Provinsi DKI Jakarta, dan Jawa Timur dan Banten menjuarai event tahunan ini. Jateng, pemegang 10 kali juara umum OSN tingkat nasional tingkat SD, SMP, SMA sederajat ini, terakhir kali keluar sebagai juara kedua OSN yang diselenggarakan di Pekanbaru, Riau (7/7/17).

Untuk jumlah peserta yang datang ke Sulut diperkirakan sebanyak 1.100 siswa/siswi. OSN kali ini akan memperlombakan 9 mata pelajaran yaitu kimia, geografi, informatika, biologi, ekonomi, kebumian, fisika, matematika dan astronomi. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy, dijadwalkan akan membuka di Grand Kawanua Convention Center (1/7). (Aan Brebes).