Tampilkan postingan dengan label Koramil 16 Larangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Koramil 16 Larangan. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 April 2021

Tambal Sulam Jalan Jalur Brebes Tengah Masuk Wilayah Karangbale Larangan

  Brebes – Pekerjaan perbaikan jalan di jalur tengah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yaitu di ruas Jalan Raya Kabupaten Tegal-Brebes, terus dilakukan mulai dari perbatasan kedua kabupaten (Tegal-Brebes) di wilayah Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes, hingga perbatasan Kota Cirebon Jawa Barat.









Disampaikan Serka Junaedi, Babinsa Karangbale Koramil 16 Larangan Kodim 0713 Brebes, untuk progres perbaikan sudah memasuki wilayah Kecamatan Larangan tepatnya di wilayah Desa Karangbale.


Tampak dirinya melakukan pengamanan kepada para teknisi Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Jateng yang sedang bekerja. Selasa (25/4/2021).


“Para pekerja dari Dinas terkait sedang melakukan penambalan jalan dengan kedalaman dan diameter bervariasi. Lubang-lubang di jalan itu akibat tergerus hujan intensitas tinggi selama musim penghujan ini, serta ditambah dilintasi beban overload dari kendaraan berat,” terangnya.


Junaedi menambahkan, untuk arus lalu-lintas masih dalam kategori normal walaupun buka tutup di titik pengerjaan jalan.


Sementara disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksanaan Jalan Nasional Bina Marga Tegal Jawa Tengah, Yafor, ST, bahwa perbaikan permanen baru akan dilakukan setelah anggaran yang dialokasikan dari APBN provinsi sudah ada dan siap digunakan.


“Jadi untuk sementara ini perbaikan yang dilakukan berupa tambal sulam dengan mengerahkan tim sapu lubang,” bebernya.


Menurutnya, jalan ditutup dulu agar tidak terjadinya kecelakaan atau membahayakan bagi para pengguna jalan yang melintas khususnya para pengendara sepeda motor.


Pihaknya akan mengidentifikasi titik-titik mana yang masih bisa di patching dan ditutup permanen.


Walaupun ada larangan mudik lebaran 1442 H tahun ini terkait kewaspadaan penyebaran covid-19, namun jalan raya jalur tengah Brebes ini tetap dipersiapkan.


“Dalam sehari rata-rata ada 100 titik lubang yang ditambal tim sapu lubang, termasuk perbaikan jalan yang bergelombang parah,” imbuh Yafor. (Junaedi/Aan)

Kamis, 06 Juni 2019

Tak Jadi Lebaran, Ruko di Larangan Brebes Hangus Terbakar

Brebes – Jelang malam takbir Idul Fitri 1440 Hijriyah, ruko salah satu warga Desa Sitanggal Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes Jawa Tengah, dilalap sijago merah. Selasa sore (4/6/2019).   

Disampaikan Danramil 16 Larangan Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Dipo Suyatno, bahwa kebakaran Rumah dan Toko Mely Jaya milik Slamet Bin Sumarko (46) pedagang asal Dusun Lamaran RT. 04 RW. 09 Desa Sitanggal, dipicu akibat korsleting listrik dari ruang tamu sekitar pukul 16.30 WIB.

Istri Slamet yang bernama Mulyati yang sedang memasak di dapur guna menyiapkan buka puasa mencium aroma gosong dari arah ruang tamu, melihat api cepat membakar seisi ruangan serta ke depan tokonya.


“Ibu Mulyati kaget dan panik melihat kobaran api yang menyala membakar ruang tamunya, selanjutnya lari keluar rumah dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar,” ungkapnya.

Para tetangga korban bersama Babinsa dan Babinkamtibmas berhasil memadamkan api tiga jam berselang dengan peralatan seadanya.

“Tidak ada korban jiwa, namun yang bersangkutan mengalami kerugian harta benda yang ditaksir mencapai 400 juta rupiah, termasuk uang senilai kurang lebih 50 juta rupiah dan isi ruko 100 juta rupiah,” imbuhnya.

Selain mencatat kerugian, direncanakan besok, Babinsa bersama perangkat desa dan masyarakat lainnya akan melaksanakan pembersihan puing-puing bangunan, sedangkan permasalahan tersebut sedang dalam penanganan Polsek Larangan. (Aan Brebes).

Jumat, 31 Mei 2019

Rumah Ludes Terbakar di Larangan Brebes Ditinggal Taraweh

Brebes – Rumah anyaman bambu milik Umiyati (60) petani asal Desa Slatri Timur RT. 06 RW. 02 Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, ludes terbakar, sekitar pukul 21.30 WIB pada Rabu malam (29/5/2019).

Dari keterangan Danramil 16 Larangan Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Dipo Suyatno via pesan whatsapps bahwa, pasca melaksanakan shalat tarawih pada pukul 20.30 WIB, pemilik rumah yang merupakan seorang janda menyalakan televisi dan kemudian duduk di teras rumah.

“Pemicu kebakaran sementara diduga berasal dari hubungan arus pendek/korsleting listrik karena sebelumnya korban melihat percikan api dari dalam rumah,” ungkapnya.

Pemilik rumah hanya bisa pasrah karena api tidak bisa dipadamkan oleh puluhan tetangga korban dan Babinsa dengan peralatan seadanya. Hembusan angin kencang dan bangunan yang terbuat dari gedek/anyaman bambu membuat api sangat sulit dipadamkan.

Tidak ada korban jiwa namun kerugian harta benda ditaksir senilai 70 juta rupiah. Rencana kegiatan selanjutnya adalah, Babinsa bersama perangkat desa merencanakan pelaksanaan karya bakti untuk membersihkan puing-puing rumah. (Aan Brebes).

Kamis, 23 Mei 2019

Tiga Saka Pramuka Andil Dalam Pengamanan Arus Mudik Lebaran

Brebes -  Koramil 16/Larangan Kodim 0713/Brebes melaksanakan Apel Kartika Lebaran Tahun 2019 bertempat dihalaman Makoramil, Kamis (23/5/19).


Sejumlah Satuan Karya (Saka Pramuka ) diantaranya Wira Kartika, Bhayangkara dan Bhakti Husada andil dalam terlibatan apel tersebut.

Apel ini merupakan perdana dilakukan untuk menyambut Lebaran Tahun 2019 khususnya di wilayah Koramil 16/Larangan yang dihadiri 65 orang peserta. Tutur Serka Sugiono selaku Pamong Saka Wira Kartika.


Dalam mempersiapkan personelnya, Satuan Karya ini akan dibekali dengan berbagai materi dan pelatihan diantaranya Pelatihan Kecelakaan Lalu Lintas yang nantinya akan diberikan oleh Polres Brebes, Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan yang akan diberikan materinya oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Tambahnya.

Adapun tugas mulia lainnya adalah membantu jalannya arus mudik lebaran yang akan dimulai tanggal 2 Juni 2019. (Utsm)

Sabtu, 11 Mei 2019

Buka Puasa Bersama Saka Wira Kartika Koramil 16 Larangan


Brebes - Anggota Pramuka Saka Wira Kartika dibawah binaan Koramil 16/Larangan Kodim 0713/Brebes menggelar acara buka puasa bersama dengan keluarga besar Koramil, acara yang diadakan di Makoramil tersebut diikuti oleh seluruh jajaran anggota Saka Wira Kartika yang ada di wilayah Kecamatan Larangan, Sabtu (11/5/2019).
  
Sebelum acara buka puasa bersama tersebut didahului dengan tausiah sampai waktu Adzan magrib tiba, selanjutnya dirangkai dengan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan sholat magrib berjamaah sampai dengan pelaksanaan sholat Isya yang dirangkai dengan sholat Taraweh di mushola Makoramil.

Didalam ceramahnya yang disampaikan oleh Pamong Saka Serka Sugiono menyampaikan makna ibadah puasa bagi umat manusia, bahwa puasa merupakan kewajiban yang harus dijalankan oleh setiap umat Muslim karena puasa adalah perintah dari Allah SWT, ujarnya.

“Artinya puasa adalah menahan dari segala hal yang dapat membatalkannya dari waktu fajar sampai matahari terbenam, dalam hal ini kita bisa memetik makna dari ibadah puasa agar dapat merasakan untuk menahan lapar satu hari penuh seperti apa yang telah dirasakan oleh fakir miskin yang sering menahan lapar ketika tidak ada makanan yang harus dikonsumsi, makanya diakhir bulan puasa kita juga diwajibkan untuk berzakat fitrah, terangnya.
 
Sementara Danramil 16/Larangan Kapten Inf Yatno juga menambahkan, bahwa kegiatan buka bersama dengan anggota pramuka Saka Wira kartika dan keluarga besar Koramil merupakan wujud untuk menggalang silaturrahmi bersama agar tercipta jalinan hubungan kekeluargaan yang lebih erat, tuturnya

Dengan kegiatan ini juga kita semua berharap akan lebih meningkatkan rasa Iman dan Taqwa kepada Allah SWT untuk senantiasa menjalankan apa yang menjadi perintah dan menjauhi segala laranganNya serta selalu berbuat baik terhadap sesama agar hidup kita menjadi lebih bermakna bagi orang lain, paparnya.

Kepada seluruh anggota Saka Wira Kartika Kapten Yatno berpesan, “terus berkarya ditengah-tengah masyarakat sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan dan jadilah pelopor serta tauladan yang baik agar bernilai positif di mata masyarakat, harap Danramil. (Utsm)