Tampilkan postingan dengan label Jalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jalan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Maret 2024

Naila Bantu Angkut Batu Buat Jalan Di Desa Buniwah

  Brebes - Keterlibatan masyarakat dalam program Bakti Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2024  di Dukuh Gunung Puyuh, Desa Buniwah, Kecamatan Sirampog, Brebes, Jawa Tengah, benar-benar patut diancungi jempol. Jumat (15/03/2024).


Bukan hanya orang dewasa hingga orang tua yang berjibaku dengan personil prajurit satgas dan sejumlah anak-anak begitu antusias dan bersemangat angkut material untuk dijadikan bahan pengecoran jalan.




"Saya sangat mengapresiasi sekali untuk seluruh pihak yang turut bersinergi dalam pembangunan melalui program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2024," kata Dansatgas TMMD Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si. beri komentar saat melihat anak-anak bantu angkat material batu.


Secara spontan dan rasa ikhlas anak-anak ini membantu Anggota Satgas TMMD, mereka ikut senang dan bangga karena  memiliki jalan baru yang mempersingkat waktu untuk berangkat menimba ilmu di Sekolah .


Mengangkut material batu dengan inisiatif dan riang gembira untuk membantu Anggota Satgas TMMD adalah bentuk mental juang yang tinggi.


Salah satunya Naila (4) dukuh Karang Benda, dia bersama Neneknya ( Winda) dengan sukarela membantu Anggota Satgas TMMD dengan ngangkati material batu yang akan dibawa ke lokasi pembuatan pengecoran jalan dan pondasi pengerjaan pembangunan.

“ Saya ikut Nenek, yang juga ikut membantu dalam pembangunan yang dilaksanakan oleh Anggota Satgas TMMD ini pak, mudah-mudahan tenaga saya berguna ya pak,”ujarnya,


 

Tanpa disadari dengan himbauan kepala desa tersebut menggerakan masyarakat bahkan sampai ke anak kecil sekalipun yang merasa bahwa TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2024 ini untuk masyarakat Desa Buniwah, khusunya di Dukuh Gunung Puyuh.

(pen0713).

Jumat, 01 Maret 2024

Dandim Brebes Percepat Buka Jalan Pengubung Antar Desa Citimbang - Gunung Sugih Yang Terputus

 Brebes - Komandan Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si bersama Forkopimca Salem serta relawan kembali mengecek titik lokasi longsor di Desa Citimbang, Kecamatan Salem, Brebes, Jawa Tengah. Jum'at (01/03/2024).


Jalan penghubung antara Desa Citimbang dan Desa Gunung Sugih longsor tergerus air hujan, hujan dengan intensitas tinggi dari pukul 21.00 hingga pagi hari. Jalan sepanjang 80 meter dengan lebar 4 meter terputus dan longsor kebawah sekitar 50 meter.






Menurut Kepala Desa Citimbang Idi Sutiono mengatakan bahwa 667 KK dari 1.971 Jiwa didesanya kini terisolir akibat jalan aspal tersebut putus. Dari jumlah jiwa yang nyata, ada 1.850 jiwa yang terisolir di Desa Citimbang.


"Alhamdulillah Pak Dandim bersama Forkopimca Salem hadir dilokasi dan melihat secara langsung desa kami, berkat kehadiran beliau, sudah turun 1 unit excavator yang langsung bekerja membuka jalan tersebut". tutur Idi Setiono.


Selain Desa Citimbang, juga dampak yang sama dirasakan oleh Desa Gunung Sugih yang bersebelahan dengan Desa Citimbang.


Kepala Desa Gunung Sugih Durottun Nasihin mengungkapkan keluhannya kepada Dandim 0713 Brebes  bahwa putusnya jalan penghubung Citimbang-Gunung Sugih sangatlah vital, sebab perekonomian warga tersendat.


"Ada 4 titik irigasi tersier yang rusak akibat longsoran, dan warga harus mengeluarkan biaya transportasi lebih, sebab harus memiliki 2 unit kendaraan roda dua, satu ditaruh diujung desa Citimbang, dan yang satunya diseberang Desa Gunung Sugih". papar Kades Gunung Sugih.


"Alhamdulillah, kehadiran Pak Dandim Brebes bersama  rombongan sudah mengupayakan alat berat untuk membuka jalan, yah sebelumnya hanya bisa dilewati pejalan kaki saja". imbuhnya.


Dandim 0713 Brebes menghimbau kepada seluruh warga Citimbang dan Gunung Sugih untuk bersabar dan berhati-hati dalam beraktivitas, secepatnya Kodim dan Polres Brebes bersama Pemerintah Daerah segera menyelesaikan permasalahan pasca bencana Banjir dan Longsor di Kecamatan Salem, diantaranya Desa Ciputih, Desa Gandoang dan Kadungmanis serta Desa Citimbang dan Gunung Sugih. 


"Saat ini Babinsa, Babhinkamtibmas dan relawan dari BGS, Bangbara, Nalaktat, KTM dan Batara membawa obat-obatan menggunakan motor trail ke tiga desa untuk dibagikan warga yang membutuhkan". ungkap Dandim.


"Kebutuhan mendesak dilokasi longsor diantaranya Lampu Cell Solar Otomatis, Pempes, Obat-obatan, sembako dan susu untuk bayi dan anak-anak". imbuh Letkol Sapto Broto.


Sampai dengan saat ini, ada 2 excavator membuka jalan agar kendaraan roda dua bisa melintas guna percepatan pengiriman obat-obatan dan logistik. (Pen0713)

Sabtu, 10 Februari 2024

Gerak Cepat Singkirkan Material Longsor Tutup Akses Jalan di Desa Ciseureuh - Ketanggungan

  

Brebes – Babinsa Ciseureuh Koramil 15/Ketanggungan, Kodim 0713/Brebes, Korem 071/Wijayakusuma, Serka Darso bersama warga melaksanakan kerja bakti pembersihan material longsor yang menutupi jalan di Dukuh Grogol, Desa Ciseureuh, Kecamatan Ketanggungan, Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (10/02/2024).


Babinsa Serka Darso disela-sela kegiatan tersebut mengatakan, longsor terjadi akibat hujan deras dengan intensitas yang cukup tinggi mengakibatkan tanah longsor diperkirakan panjang 10 meter, tinggi 6 meter, dan lebar 4 meter menutupi akses jalan di Dukuh Grogol, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melewatinya.





Kejadian longsor tersebut baru diketahui oleh bapak Restu Singgih (55) masyarakat Dukuh Grogol yang akan melintasi jalan tersebut kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa dan Kepala Desa Ciseureuh.


“Dengan alat seadanya, kami bersama Pemerintah Desa Ciseureuh bersama masyarakat bergotong-royong membersihkan material longsor berupa tanah dan bebatuan yang menutupi jalan,” ungkapnya.


“Dengan kegiatan kerja bakti ini diharapkan arus lalu lintas yang melewati jalan Dukuh Grogol dapat berjalan normal kembali baik kendaraan roda dua maupun roda empat sehingga aktivitas warga berjalan dengan baik”, tambahnya


Babinsa juga menghimbau kepada warga maupun pengguna jalan agar selalu waspada saat melintas di beberapa titik rawan longsor sebab sampai saat ini kondisi curah hujan masih cukup tinggi.


Secara terpisah Danramil 15/Ketanggungan Kapten Arm Rudolf Pasaribu menyampaikan bahwa salah satu tugas TNI dalam hal ini Babinsa yaitu membantu warga, mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya serta menjadi motor penggerak sehingga warga masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan.


“Akhir-akhir ini intensitas hujan cukup tinggi, sehingga warga harus ekstra hati-hati, waspada, bila sewaktu-waktu terjadi bencana longsor,” pungkas Danramil. (Pen0713)

Senin, 26 April 2021

Tambal Sulam Jalan Jalur Brebes Tengah Masuk Wilayah Karangbale Larangan

  Brebes – Pekerjaan perbaikan jalan di jalur tengah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yaitu di ruas Jalan Raya Kabupaten Tegal-Brebes, terus dilakukan mulai dari perbatasan kedua kabupaten (Tegal-Brebes) di wilayah Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes, hingga perbatasan Kota Cirebon Jawa Barat.









Disampaikan Serka Junaedi, Babinsa Karangbale Koramil 16 Larangan Kodim 0713 Brebes, untuk progres perbaikan sudah memasuki wilayah Kecamatan Larangan tepatnya di wilayah Desa Karangbale.


Tampak dirinya melakukan pengamanan kepada para teknisi Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Jateng yang sedang bekerja. Selasa (25/4/2021).


“Para pekerja dari Dinas terkait sedang melakukan penambalan jalan dengan kedalaman dan diameter bervariasi. Lubang-lubang di jalan itu akibat tergerus hujan intensitas tinggi selama musim penghujan ini, serta ditambah dilintasi beban overload dari kendaraan berat,” terangnya.


Junaedi menambahkan, untuk arus lalu-lintas masih dalam kategori normal walaupun buka tutup di titik pengerjaan jalan.


Sementara disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksanaan Jalan Nasional Bina Marga Tegal Jawa Tengah, Yafor, ST, bahwa perbaikan permanen baru akan dilakukan setelah anggaran yang dialokasikan dari APBN provinsi sudah ada dan siap digunakan.


“Jadi untuk sementara ini perbaikan yang dilakukan berupa tambal sulam dengan mengerahkan tim sapu lubang,” bebernya.


Menurutnya, jalan ditutup dulu agar tidak terjadinya kecelakaan atau membahayakan bagi para pengguna jalan yang melintas khususnya para pengendara sepeda motor.


Pihaknya akan mengidentifikasi titik-titik mana yang masih bisa di patching dan ditutup permanen.


Walaupun ada larangan mudik lebaran 1442 H tahun ini terkait kewaspadaan penyebaran covid-19, namun jalan raya jalur tengah Brebes ini tetap dipersiapkan.


“Dalam sehari rata-rata ada 100 titik lubang yang ditambal tim sapu lubang, termasuk perbaikan jalan yang bergelombang parah,” imbuh Yafor. (Junaedi/Aan)

Minggu, 18 April 2021

Puasa, Strava Jalan Terus

 Banyumas - Puasa tidak dijadikan prajurit untuk tidak melakukan aktivitas berolahraga, namun puasa juga sebagai penyemangat untuk menjaga imunitas tubuh khususnya di masa pandemi Covid-19. Begitupula dengan prajurit Wijayakusuma, diawal puasa Ramadhan ini, tetap melakukan aktivitas berolahraga sebagai sarana menjaga imunitas tubuh guna mendukung tugas pokok satuan.







"Kita tetap melaksanakan aktivitas sesuai program satuan baik dalam kegiatan olahraga maupun kegiatan satuan lainnya. Namun, untuk porsinya kita sedikit kurangi, yang mungkin dalam berolahraga sebelumnya dimaksimalkan kegiatannya, di bulan puasa ini kita sesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Hal ini untuk menjaga daya imunitas kita, apalagi masih pandemi Covid-19", terang Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. Selasa (13/4/2021).


Dikatakan orang nomor satu di Korem 071/Wijayakusuma, puasa tidak menjadikan prajurit dan PNS untuk tidak beraktivitas, namun hal ini sebagai pemicu kita agar tetap bersemangat dalam menjalankan tugas pokok sebagai prajurit dan PNS TNI AD.


"Dalam puasa ini, Strava (aplikasi layanan internet untuk melacak olahraga manusia yang menggabungkan fitur jejaring sosial- red) berputar. Hal ini untuk mengetahui sejauh mana kemampuan pembinaan fisik yang dilakukan prajurit. Tidak hanya berputarnya terus strava, fasilitas gymnastic atau fitnes prajurit tetap berjalan dan olahraga lainnya, seperti woodball, tenis lapangan, aerobik, bola volly, bersepeda dan sebagainya", ujarnya.


Danrem berharap, dengan berolahraga secara teratur, terprogram dan terarah tersebut, dapat menjaga dan mempertebal daya imunitas tubuh prajurit-prajurit dan PNS nya dimasa pandemi Covid-19.


Pada kesempatan yang sama, Kolonel Dwi Lagan Safrudin menyampaikan "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1442 Hijriah/2021 Masehi" kepada segenap prajurit dan PNS nya serta segenap masyarakat di wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma.


Danrem 071/Wijayakusuma berpesan, agar memanfaatkan momentum Ramadhan ini sebagai bulan rahmat dan bulan ampunan yang penuh berkah.


"Menyikapi bulan Ramadhan sebagai bulan rahmat dapat kita jadikan sebagai motivasi untuk berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan. Jadikan bulan Ramadhan sebagai bulan latihan dengan banyak beribadah termasuk ibadah sosial seperti menyantuni fakir miskin, anak yatim, berinfak dan menunaikan zakat", terangnya.


Danrem berharap, agar nilai-nilai yang baik selama puasa harus bisa diaplikasikan sesuai dengan hakikatnya, bukan hanya simbol, tetapi nilai dan manfaatnya bagi segenap prajurit dan PNS. 


"Mari kita raih hakikat serta nilai dan manfaat yang penuh berkah dan rahmat ini untuk kedamaian, serta mari kita tingkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.


Disamping itu, Danrem juga menghimbau kepada segenap masyarakat dijajarannya, agar dalam melaksanakan ibadah maupun kegiatan keagamaan lainnya, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 5M nya.


"Di bulan penuh berkah dan rahmat ini, mari kita bersama bermunajat kepada Allah SWT, agar pandemi Virus Covid-19 segera berakhir dan sirna dari muka bumi ini khususnya di NKRI yang kita cintai," pungkasnya.

Minggu, 14 Februari 2021

Jalan Penghubung Brebes-Tegal Amblas

  

Brebes - Jalan penghubung Brebes-Tegal yang berada di ruas Kaliwadas Desa Batursari Kecamatan Sirampog arah Tuwel (Tegal) mengalami amblas dan meninggalkan lubang menganga seperti sumur. Jalan yang biasa dilewati warga ini sebagai asset satu-satunya untuk mengirim hasil pertanian antar Tegal dan Brebes.







 

Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE., MH. didampingi  suami AKBP Dr. Drs. Warsidin MH, Asisten bidang pemerintahan dan Kesra Apriyanto Sudarmoko, Kepala Dinas Peternakan Zuhdan Fanani, Kepala Dinperinnaker Warsito Eko, Kepala Badan Pendapatan Daerah Subandi, Sekretaris DPU Abdul Majid, Kepala Dinpermades Subagja, Muspika Sirampog dan pejabat lainnya meninjau langsung jalan tersebut, ketika itu sedang dilakukan perbaikan oleh Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Tegal, Minggu (14/2).

 

Bupati Brebes mengatakan “Saya mengimbau kepada warga yang biasa lewat Desa Batursari perbatasan Tuwel untuk sementara ini jalan tidak bisa dilewati, karena jalan amblas sedang diperbaiki,” Ungkap Idza.

 

Kata Idza, saat ini sedang dilakukan penanganan tanggap darurat oleh pihak terkait. Kendaraan roda empat tidak bisa lewat, kalau pun bisa hanya roda dua atau jalan kaki untuk melansir hasil pertanian warga.

 

“Karena kondisi saat ini masih hujan, kemungkinan waktu pengerjaan sampai lima hari, untuk itu harap bersabar,” pungkasnya.

 

Termasuk, berbagai kerusakan pipa saluran air bersih akibat bencana alam, Idza juga berharap para pelanggan Perumda Tirta Baribis untuk bersabar. Karena saat ini tengah dilakukan perbaikan, diperkirakan Senin (15/02) akan bisa seperti semula.

 

Wahyutoro Soetarno Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Tegal menyampaikan untuk perbaikan langkah pertanyanya akan melakukan pemasangan armco (gorong-gorong baja bergelombang) sepanjang aliran air di bawah jalan, kemudian akan ditimbun material.

 

“Selanjutnya, akan dibuatkan kontruksi permanen dengan melebarkan lubang gorong gorong, estimasi pengerjaan bisa memakan waktu cukup lama, namun bila cuaca mendukung dua hari bisa diselesaikan ” jelasnya.

 

Sementara Danramil 10 Sirampog Kapten Infanteri Siswanto mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi Sabtu (13/2) kemarin. Yang amblas merupakan gorong gorong Jembatan Kali Pedes panjang 8 Meter lebar 8 Meter. Gorong gorong itu rusak karena tak kuat menahan gerusan air sungai yang cukup deras. Sehingga mengakibatkan jalan di atasnya ikut terkikis dan berlubang.

Hingga saat ini, perbaikanpun masih berjalan, apabila warga melewati jalur tersebut hendaknya berhati-hati. (Armin/Oedjank).

Sabtu, 09 Mei 2020

TNI Jatibarang Brebes Juga Bagikan Masker di Jalan dan Pasar


Brebes – Bagi-bagi masker juga dilakukan para Babinsa Koramil 02 Jatibarang, Kodim 0713 Brebes, untuk menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan masker guna mencegah tertular wabah covid-19.









Tampak Bati Tuud Koramil Jatibarang, Pelda Beni Wahana, memimpin rekan-rekannya membagikannya kepada para pengguna jalan yang tidak memakai masker dan melintas di Pasar Jatibarang Lor, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Jumat (8/5/2020).

Dikemukakan Danramil, Kapten Infantri Kunpriyanto, SE, “Pembagian masker juga diberikan kepada para pedagang kaki lima dan abang tukang becak yang tidak mengenakan masker,” ungkapnya.

Menurutnya juga, pembagian ratusan masker diharapkan meminimalisir dampak penyebarluasan bibit virus corona, terutama di lingkungan pasar yang merupakan tempat berkumpul masyarakat. Pasalnya, satu orang tertular maka satu keluarga menyusul. (Aan)

Jumat, 01 Mei 2020

Aksi Segenap Komponen di Banjarharjo Brebes Turun ke Jalan dan Pasar Terkait Corona



Brebes – Segenap elemen di Desa Bandungsari, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, juga melakukan gebrakan dengan turun ke pasar dan jalan untuk membagi-bagikan masker kain kepada pedagang dan pembeli di Pasar Bungur Bandungsari, serta para pengendara kendaraan yang melintas di jalan.






Dalam aksi tersebut juga disertai himbauan dengan menggunakan pengeras suara atau megaphone.

Dikemukakan Serda Rasio Budiono, Babinsa Bandungsari, Koramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes, bahwa tujuan dilaksanakan aksi adalah untuk mencegah penyebaran covid-19 atau virus corona.

“Pembagian masker kain diharapkan dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan masker untuk mencegah penularan virus corona. Mereka memang harus diberikan stimulasi agar tergerak untuk mengikuti,” ungkapnya, Senin (27/4/2020).

Sementara disampaikan Kepala Puskesmas Bandungsari melalui Yanto, Amd, Kep, bahwa upaya gabungan tersebut sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat untuk meminimalisir wabah pandemi itu.

“Kami juga menyuarakan ajakan untuk berpola hidup bersih dan sehat, membersihkan lingkungan, sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, mengurangi berjabat tangan serta membatasi keluar rumah selama pandemi corona,” jelas Yanto.

Ditambahkannya, masker berbahan kain yang dibagikan dengan harapan dapat dicuci sehingga dapat dipakai kembali.

Selain pihak Puskesmas dan Perangkat Desa Bandungsari, ikut juga Kepala Desa Bandungsari Kodir, Kepala Desa Kertasari Herman Budi Hartanto, Bhabinkamtibmas Bripka Eko, Linmas, perawat, dan bidan desa Bandungsari. (Aan)

Kamis, 16 April 2020

Kodim, Polres dan BNPB Brebes Semprot Disinfektan Di 2 Pintu Exit Tol dan Jalan Perbatasan Provinsi

 Brebes - Pencegahan penyebaran Virus Corona, Kodim dan Polres serta BNPB Kabupaten Brebes melakukan penyemprotan Disinfektan guna pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Brebes, Kamis (16/04/2020). 







Tim gabungan Kodim 0713 Brebes dan Polres Brebes serta BNPB Kabupaten Brebes, melakukan penyemprotan disinfektan terhadap seluruh kendaraan yang melintas keluar tol diantaranya di Tol Exit Pejagan-Tanjung dan Tol Brexit Brebes Timur-Limbangan serta di jalan Nasional yaitu perbatasan antara Jawa Tengah-Jawa Barat tepatnya di jembatan sungai Cisanggarung Losari. Penyemprotan dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19. Penyemprotan dilakukan pada kendaraan dari Jakarta yang keluar di pintu tol Brexit Brebes Timur dan Pejagan, dan kendaraan yang melintas di jalan arteri di perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat. Selain melakukan penyemprotan disinfektan, para personil juga melakukan pengecekan suhu tubuh dengan alat temperatur. “Ini berlaku kepada seluruh jenis kendaraan yang melintas. Kemudian sopirnya pun kita lakukan pengecekan suhu tubuh dengan alat temperatur,” kata Kapolres Brebes yang diwakili oleh Kasat Lantas AKP AKP Moch Adimas Purwonegoro Sugeng Eko didampingi Pasiops Kodim Kapten Kavaleri Eko Rudianto. Dikatakan Kasatlantas, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolri terkait pencegahan penyebaran virus Corona. Tambahnya. “Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dalam mencegah penyebaran virus corona sesuai maklumat Kapolri. Saya juga mengajak masyarakat agar menerapkan social distancing, hindari aktivitas di luar rumah, jaga
kesehatan dan kebersihan lingkungan” ujarnya. (Utsm)

Jumat, 28 Februari 2020

Manual Selama Dua Hari, TNI-Polri Dan Masyarakat Tonjong Brebes Berhasil Buka Jalan


Brebes – Anggota TNI dari Koramil 09 Tonjong Kodim 0713 Brebes bersama Polsek dan masyarakat Desa Tonjong, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, berhasil membuka jalan antar pedukuhan dua desa yang sebelumnya lumpuh total (27/2) akibat tertimbun material longsor dari tebing setinggi 15 meter di Dukuh Karang Anjog, Tonjong. Jumat siang (28/2/2020).




Peltu Edi Burhanudin, Bati Tuud Koramil, bersama Kepala Desa Tonjong, Samsudin, memimpin para relawan gabungan yang meliputi 8 orang Babinsa, 7 orang Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat sejumlah 65 orang ditambah perangkat desa, BPD dan LPMD.

“Adapun sasaran kerja bakti di hari kedua ini adalah pembersihan tanah longsor sepanjang 50 meter lebar 2 meter, pembuatan saluran air/drainase serta pembuatan tanggul pengamanan berbahan bambu di lereng/tebing yang longsor,” ucapnya.

Dijelaskannya lanjut, pekerjaan sehari sebelumnya adalah berhasil mengevakuasi material longsor sepanjang 50 meter dari total panjang longsor yaitu mencapai 100 meter.

“Atas kerja keras dan kerjasama, jalan antar pedukuhan yang menghubungkan Dukuh Karang Anjog, Desa Tonjong dengan Dukuh Balai Kambang, Desa Linggapura, akhirnya terbuka pada Jumat siang,” pungkasnya.

Kepala Desa, Samsudin, mengapresiasi keterlibatan anggota TNI dan Polri tersebut sehingga kini jalan dapat dilewati kendaraan bermotor sehingga aktivitas masyarakatnya normal kembali. Pasalnya, akses itu merupakan jalan utama warga pedukuhan antar desa.

“Kemarin baik warga dan anak sekolah harus melalui jalan lain yaitu melewati pematang sawah dan jalan setapak, namun kini sudah terbuka kembali,” ungkap Samsudin.

Pihaknya berharap bantuan penanganan secara lebih permanen (talud) atau pemasangan bronjong, sehingga tanah yang labil di titik tersebut atau rawan longsor tidak longsor kembali, dan juga pembuatan jalan darurat tidak dilakukan dengan memangkas tebing.

Untuk diketahui, longsor tebing terjadi pada Kamis dini hari (27/2) pukul 01.00 WIB. Tidak ada korban jiwa akibat bencana yang dipicu hujan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Desa Tonjong dan sekitarnya sejak sore sampai malam hari (17.00-21.15 WIB). Longsor berada di atas samping Jembatan Kali Salak, Dukuh Karang Anjog RT. 03 RW. 09, Tonjong. (Aan)