Tampilkan postingan dengan label Motor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motor. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Juli 2020

Anggota Kodim Sigap Tolong Orang Kecelakaan


Brebes – Anggota Kodim 0713 Brebes menolong orang kecelakaan tunggal di depan toko Andhika Brebes yang bersebelahan dengan Kantor Kodim 0713 Brebes. Rabu (15/07/2020) sore 15.20 wib.




Diduga kecelakaan tersebut adalah laka tunggal,  menggunakan sepeda motor Honda Vario G 6419 BU atas nama Sugiarto (43) Peekrjaan Nelayan, asal Desa Sawojajar RT. 02 RW. 02 Kecamatan Wanasari,  Kabupaten Brebes. 

Kondisi sadar dan mengalami luka di kepala dan dada,  diperkirakan tulang dada patah disebabkan menghantam tiang listrik dan trotoar setinggi 80 cm dari jalan. 

Anggota Kodim mengangkat orang tersebut ke dalam mobil milik Kodim 0713 Brebes yang selanjutnya di evakuasi ke Rumah Sakit Umum Brebes.

Sampai saat ini baik keluarga dan rekan mengenalinya belum ada yang terhubung melalui telepon.

Keadaan sepeda motor hanya lecet sedikit saja sebelah kiri dan diamankan di piket Kodim Brebes. (Utsm)

Senin, 22 Juni 2020

Pengecekan Berkala Kendaraan Dinas TNI Kodim 0713 Brebes


Brebes - Pemeriksaan kendaraan sepeda motor bagi prajurit dan PNS TNI AD yang berada di lingkungan Kodim 0713 Brebes di gelag hari ini. Senin (22/06/2020). 





Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE yang diwakili Perwira Seksi Logistik (Pasilog) Kapten Suryadi, SH mengatakan pemeriksaan kendaraan ini di maksudkan untuk mengetahui kondisi dan kesiapan kendaraan yang akan digunakan dalam mendukung operasional tugas sehari-hari baik anggota Staf TNI dan PNS serta para Babinsa.

“Pemeriksaan kendaraan dinas ini bertujuan untuk mengecek kondisi kendaraan dinas serta surat-surat kelengkapannya bagi anggota TNI dan PNS TNI AD,” jelas Pasilog.

Pengecekan tersebut meliputi kondisi kendaraan dinas dan kelengkapannya mulai dari kelengkapan fisik kelengkapan spion, lampu, plat nomor, lampu sein, helm standart TNI AD (SNI) sampai surat-surat kendaraan diperiksa satu persatu. Tambahnya.

Ditambahkan pula oleh Kapten Suryadi bahwa “Pemeriksaan kendaraan dinas akan terus berlanjut dengan tujuan untuk mengantisipasi terjadinya laka lalin, mewujudkan tertib berlalulintas dan tertib berkendaraan dilingkungan prajurit dan PNS Kodim 0713 Brebes serta pemeriksaan internal anggota TNI ini dilakukan untuk meminimalisir pelanggaran anggota yang utamanya dalam kepatuhan berlalu lintas”.

Dari hasil pemeriksaan motor yang dilakukan tidak ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Kodim 0713 Brebes dan kendaraan yang digunakan masih terawat dengan baik dan belum ada temuan pelanggaran. Namun demikian kegiatan akan dilakukan secara berkelanjutan untuk mencegah adanya pelanggaran bagi para anggota,” tegasnya.

Dalam pemeriksaan ini di lakukan oleh tim pemeriksa yang terdiri dari anggota Staf Intel, Staf Logistik dan anggota Provoost. (Utsm)

Selasa, 05 Mei 2020

Bengkel Motor Koperasi Kodim Brebes Makin Ramai


Brebes - Menjelang lebaran idul fitri 1441 H yang kurang 19 hari lagi, Bengkel Motor milil Primer Koperasi Kartika A-09 Brebes makin banyak diminati para pecinta sepeda motor yang memperbaikinya di Bengkel Kodim. Senin (04/05/2020).


Dalam seharinya Mas Amad (48) (tekhisi) motor ini menyebutkan ada sekitar 5-10 motor di service ringan yang dibantu bersama rekannya. 

Ada juga yang sekedar ganti oli dan perbaikan ala kadarnya (service singkat) yang tidak harus membongkar mesin. 

Peningkatan service motor disini meningkat semenjak 2 hari ini,  kemungkinan warga menservice motornya untuk persiapan lebaran. Kata Mas Ahmad. 

Namun dibalik itu semua, adanya kepuasan pemilik sepeda motor yang telah di service oleh bengkel yang dibawah naungan Koperasi Kodim 0713 Brebes ini. Dalam arti mereka yang menservice merasa puas dengan hasil service sepeda motornya.

Pelayanan service di bengkel motor Primer Koperasi memberikan kenyamanan dan pelayanan apabila pelanggan kurang puas maka bisa kembali ke bengkel untuk diperbaiki kembali. Ini bentuk komitmen Koperasi Kodim dalam memberikan pelayanan terbaiknya untuk TNI dan masyarakat. (Utsm)

Selasa, 21 April 2020

Kodim 0713 Brebes Punya Bengkel Motor Sendiri


Brebes - Akhmad Nurokhim (48) menggeluti sebagai tekhnisi sepeda motor dan membuka bengkel pribadi sejak tahun 1990 sampai saat ini. Keahlian ini ternyata saat ditanya turun temurun dari papaknya Ahmad Dasmun asli Pasarbatang Brebes. 




Dengan kemampuannya selama 30 tahun menjadi tekhnisi (perbengkelan) sepeda motor,  akhirnya Mas Ahmad sapaan akrabnya digandeng Koperasi Kartika A-09 Brebes untuk menjadi tekhnisi utama di bengkel milik Koperasi Kodim 0713 Brebes yang berada di jalan Pusponegoro sebelah timur pasar induk brebes. Selasa (21/04/2020).

Adalah Peltu Sugiharto salah satu konsumen sekaligus anggota Kodim ikut service di Bengkel tersebut, keuntungan bagi seluruh anggota kodim atau anggota Koperasi apabila service atau maintenence kendaraannya di bengkel, karena bisa medapatkan beberapa keuntungan dari service,  dintaranya dekat berada di kantor, biaya bisa dicicil, keuntungan dari hasil usaha bengkel dinikmati seluruh anggota koperasi dan di akhir tahun bisa mendapatkan Sisa Hasil Usaha (SHU). 

Komandan Kodim 0713 Brebes Letnan Kolonel Infanteri Faisal Amri,  SE merasa bangga dengan adanya kemajuan koperasi kodim brebes dimana baru pertamakalinya Kodim 0713 Brebes memiliki bengkel sepeda motor sendiri. 

Sementara ditempat lain, Kapten Infanteri Sutarno selaku ketua Primer Koperasi Kartika A-09 Brebes mengatakan "Bengkel sepeda motor sudah kami buka senin (20/04) kemarin, Bengkel motor ini adalah untuk umum,  bukan hanya TNI saja tapi masyarakat luarpun disilahkan" Kata Ketua Koperasi. 

"Bengkel Koperasi menyiapkan berbagai onderdil, ganti oli, ban, service ringan/berat dan tambal ban,  harga dan biaya service serta onderdil standart dan terjangkau" Imbuh Kapten Sutarno. 

Posisi bengkel ini berada persis di belakang kantor Kodim 0713 Brebes yang mana tempatnya strategis dimana konsumen atau pemilik sepeda motor yang di service bisa menunggu dan beristirahat sekaligus beribadah di Masjida Daarut Taqwa dan bisa ditinggal berbelanja ke pasar induk brebes. (Utsm)

Selasa, 18 Februari 2020

Kendaran Pribadi Maupun Dinas Anggota Kodim Brebes, Juga Diperiksa Kelengkapannya


Brebes – Seluruh kendaraan bermotor baik dinas maupun pribadi milik anggota Kodim 0713 Brebes, diperiksa kelengkapannya oleh Subdenpom IV/I-4 Brebes. Senin (17/2/2020).






Dibenarkan Kapten Cpm Budi Hermanto, Dansubdenpom IV/I-4 Brebes, bahwa kegiatan itu merupakan Gaktib (Penegakan Ketertiban) dalam satuan TNI di wilayah Kabupaten Brebes.

“Pemeriksaan ini dalam rangka sosialisasi Operasi Gaktib Polisi Militer Waspada Wira Keris TA. 2020. Selain Kodim Brebes, di Minvetcad IV-07 Brebes, pemeriksaan secara menyeluruh juga kami lakukan,” tegasnya.

Ditambahkannya, upaya untuk membudayakan disiplin dan tertib berlalu-lintas bagi satuan TNI di Brebes tersebut, merupakan rutinitas tahunan satuan Subdenpom Brebes.

“Selain surat kendaraan dan pajaknya, kami juga memeriksa kondisi fisik, yaitu kelengkapan dan kelayakan peralatan berkendara seperti lampu utama, lampu sein, spion, knalpot, kondisi ban maupun rem, helm standar TNI AD/SNI dan lain-lain,” pungkasnya.

Sementara ditambahkan Pjs. Pasi Intel Kodim, Kapten Infanteri Yatno, pemeriksaan kelengkapan kendaraan bermotor itu juga sebagai contoh kepada masyarakat serta membantu tugas Polres Brebes dalam menegakkan aturan berlalu-lintas.

“Sidak ini juga dilakukan di seluruh satuan jajaran Kodam IV Diponegoro, dengan tujuan mengecek kesiapan alat/peralatan operasional penunjang kinerja di lapangan sehari-hari,” ucapnya.

Dikatakan Kapten Yatno juga, bahwa jika ada temuan kendaraan yang tidak lengkap maka akan didata kemudian pemiliknya harus melengkapi kekurangannya dalam tempo 2 hari, jika tidak maka akan dikenakan sanksi tilang/hukuman administrasi dari Subdenpom dan penyelesaiannya/sidang ke Pengadilan Militer II-10 Semarang.

“Kedepan jika ada temuan lagi terhadap pemilik kendaraan yang sama maka akan langsung dilakukan penindakan/tilang,” pungkasnya. (Aan)

Senin, 17 Februari 2020

Pengendara Motor Tanpa Identitas Tewas Terlindas Truk Di Jalan Pantura Brebes


Brebes – Kecelakaan lalu-lintas di Jalan Raya Pantura kembali terjadi. Seorang pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya terlindas truk fuso dengan Nopol B 9227 KXS. Jumat pagi (14/2/2020).





Dijelaskan Danramil 03 Wanasari Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Turiman, bahwa truk yang dikemudikan Nurwadi (47) warga Desa Kempleng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, melindas pengendara sepeda motor Honda Beat Nopol G 3195 AIG, sehingga tewas di tempat.

“Kejadian terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, di Jalan Raya Pantura, wilayah Desa Pesantunan, tepatnya di jembatan samping RM. Mbok Berek Kecamatan Wanasari,” ucapnya.

Tidak ada kerusakan berarti pada motor korban, sedangkan korban sudah dievakuasi ke RS. Bhakti Asih, Wanasari.

Sementara dari keterangan saksi mata kejadian, Bambang Sukendar (55), wiraswasta asal Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Brebes, bahwa kecelakaan bermula saat pengendara motor tersebut berusaha menyalip truk dari Jakarta tujuan Surabaya dari sisi kiri.

“Saat berusaha menyalip truk di jembatan, motor menabrak bahu jembatan sehingga oleng dan pengemudinya terjatuh ke arah kolong truk, dan akhirnya terlindas di bagian bagian atas tubuh korban dan kepala,” beber Bambang singkat.

Saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh Polsek Wanasari dan Satlantas Polres Brebes. (Aan)

Kamis, 02 Januari 2020

Sering Diberitakan Motor Masuk Jurang Di Salem Brebes, Dinas Bina Marga Jateng Akhirnya Anggarkan Pemasangan Guardrail


Brebes – Ratusan relawan gabungan di Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kembali melanjutkan pemasangan pembatas jalan darurat dari bahan kayu dan ban bekas di Jalan Raya Provinsi ruas Banjarharjo-Salem, Brebes.









Tanggul pengaman jalan yang difungsikan sebagai guardrail darurat ini bersumberkan dari swadaya masyarakat untuk mengurangi kecelakaan lalu-lintas masuk ke jurang khususnya bagi pengendara sepeda motor yang melintas.

Kerja bakti melanjutkan pemasangan tanggul pengaman dari ban bekas di wilayah Pegunungan Lio yaitu di turunan atau tanjakan Muncang dan Simpur, Kecamatan Banjarharjo, selain relawan juga dibantu oleh TNI-Polri, Dishub dan Bina Marga Provinsi, Satpol PP Salem, Perhutani BKPH Salem KPH Pekalongan Barat, Libansa (supir mobil pick up L300 lintas Salem-Banjarharjo), Komunitas Bangbara, Banser, para supir travel lintas Salem-Jakarta, Grup Trabas Nalaktak Salem, Karang Taruna Desa Pasirpanjang dan Pemuda Pancasila PAC Salem, serta pemrakarsa jalan darurat Gunung Lio.

Hal ini dibenarkan Serma Wartono, Anggota Unit Intel Kodim 0713 Brebes wilayah Salem. Tampak dirinya mengecek beberapa lokasi pemasangan pengaman jalan sepanjang kurang lebih 200 meter yang terbagi di beberapa titik tanjakan/turunan antara lain, di Simpur sepanjang 50 meter, Panginuman (4 titik) sepanjang 70 meter, Saninten (2 titik) 60 meter, Muncang 50 meter serta tanjankan/turunan Kiara sepanjang 20 meter. Kamis pagi (2/1/2019).

“Pemasangan ini dilakukan di sekitaran jalan yang sering terjadi kecelakan lalu-lintas khususnya roda dua, sambil menunggu dipasangnya guardrail atau pembatas jalan permanen dari Dinas Bina Marga Provinsi yang direncanakan pada tahun 2020 ini,” jelas Wartono.

Dikatakannya juga, pemasangan tersebut dikerjakan beberapa hari yang lalu (31/12/2019) dan saat ini telah selesai 100 %.

Sebelumnya (27/12), Kepala BPJ (Balai Pengelolaan Jalan) wilayah Kabupaten Tegal Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Jateng, Wahyusutoro Soetarno, telah mengundang Kasat Lantas Polres Brebes, Muspika Salem serta Paguyuban Kades se-Kecamatan Salem, guna berembug dalam mencarikan solusi penanganan kecelakaan di ruas jalan provinsi tersebut yang tercatat dari tahun 2018-2019 sudah memakan 13 korban jiwa serta 5 orang luka berat akibat sepeda motor masuk ke jurang.

Terakhir, sepasang suami istri masuk ke jurang sedalam 5 meter (15/12/2019) atas nama Dwi Mulyo Aji (27) warga Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal dan istrinya yaitu Septia Bestari (24), warga Desa Salem, RT 2 RW 2, Salem. Kejadian ini tepat berada di samping pemasangan tanggul darurat yang sebelumnya dipasang pada November 2019 lalu oleh para relawan gabungan tersebut serta warga masyarakat Desa Sindangheula, Banjarharjo.

“Dari penyampaian Kepala BPJ Tegal, pada tahun 2020 ini akan dianggarkan untuk pemasangan guardrail, rambu-rambu lalu-lintas, delineator/patok jalan, lampu penerangan jalan. Dan pada awal Januari 2020 ini juga akan dilakukan survey bersama untuk menentukan titik-titiknya,” tandasnya.

Sekedar diketahui, turunan atau tanjakan di sekitar Pegunungan Lio sangat dikenal warga Kabupaten Brebes, Cilacap dan wilayah Provinsi Jawa Barat karena tingkat kemiringannya yang ekstrim.

Hampir semua korban adalah pengendara motor matic yang mengalami rem blong akibat pengereman yang berlebih saat menuruni Gunung Lio dari arah Salem menuju Banjarharjo. 99 % kejadian terjadi di turunan atau tanjakan tersebut. (Aan)

Selasa, 08 Oktober 2019

Enam Motor Trail Lapangan Babinsa Diserahkan Ke Empat Koramil Atau Wilayah Kecamatan


Brebes – Enam unit motor dinas lapangan yang diperuntukkan bagi Babinsa Kodim 0713 Brebes, diserahkan Komandan Kodim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, kepada empat Koramil di jajarannya.




Tampak, penyerahan secara simbolis kunci motor kepada perwakilan Koramil, Serka Anggit Perdana Kusuma, Babinsa baru pindahan dari Batalyon Infanteri Raider 614 Raja Pandita Kodam VI Mulawarman, Kalimantan Utara. Senin (7/10/2019).

Dibenarkan Dandim bahwa, motor tersebut diperuntukka bagi 4 Koramil wilayah selatan Brebes, yaitu Koramil 10 Sirampog (2 unit), 11 Paguyangan, 12 Bantarkawung (2 unit) dan Koramil 13 Salem.

“Motor trail ini berasal dari Markas Besar Angkatan Darat yang sebelumnya didistribusikan melalui Direktorat Peralatan Angkatan Darat (27/9), untuk menunjang operasional Babinsa dalam membina desa,” ujar Faisal Amri.

Motor trail berjenis Kawasaki KLX 150 cc dengan warna army green ini, diserahkan lengkap bersama perlengkapan keselamatan berlalu-lintas serta satu set kunci perbaikan kendaraan lapangan.

Lebih lanjut, alasan diperuntukkan bagi wilayah Koramil selatan adalah untuk membantu daya jelajah Babinsa atau menjangkau medan sulit dalam melakukan pendampingan program-program pemerintah maupun penanganan bencana alam atau kebakaran lahan dan hutan.

Diketahui, dari jumlah Babinsa sebanyak 302 orang, 134 orang masih belum memiliki motor dinas. (Aan)

Jumat, 27 September 2019

Avanza Seruduk Motor dan Mobil di Jalan Raya Pantura, Satu Tewas


Brebes – Kasus tabrak lari di Jalan Raya Pantura, wilayah Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memakan korban satu orang meninggal dunia, satu luka-luka serta dua unit sepeda motor dan satu mobil mengalami kerusakan. Jumat sore (27/9/2019).




Hal ini dibenarkan Danramil 04 Tanjung Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Muhtadi, di lokasi kejadian.

Dijelaskannya kronologi kejadian dari keterangan para saksi mata yaitu Untung (30) asal Mejasem Kabupaten Tegal dan Wawan (22) Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, bahwa kecelakaan yang terjadi di Jalan Cendrawasih, Jalan Raya Pantura, diakibatkan oleh pengendara mobil avanza yang hilang kendali.

“Mobil avanza dengan nomor polisi D 1446 SAK yang hilang kendali, melaju dari arah timur ke barat sekitar pukul 13.20 WIB. Mobil mulai menabrak pengendara supra dengan Nopol F 4288 GY, Saudara Herman Ariyanto (33) warga Desa Limbangan RT. 01 RW. 06, Kecamatan Kersana, Brebes, di depan Koramil Tanjung,” ucapnya.

Lebih lanjut, pasca menabrak Herman, avanza melah bertambah kencang sehingga menabrak satu unit motor lainnya dengan Nopol G 2866 MG yang dikemudikan Ibu Daijun (50) warga Desa/Kecamatan Tanjung RT/RW. 04, kemudian oleng ke kanan menabrak pembatas jalan. Laju mobil makin tak terkendali dan akhirnya oleng ke kiri dan menabrak mobil xenia putih, Nopol E 1529 BI yang sedang terparkir di depan warung makan milik Leli atau di depan Pegadaian Cabang UPC. Tanjung, yang berjarak 650 meter dari Koramil.

Mobil ternyata dikemudikan Sapi’i (54) driver asal Ciledug, Kabupaten Cirebon, yang diduga mengalami kambuh sakit asma saat berkendara. Dari insiden ini, Herman Ariyanto mengalami luka pada bagian kepala, tangan dan kaki lecet, akibat tertabrak dan terpental sejauh 15 meter. Sedangkan Daijun, meninggal dunia setelah mendapatkan luka serius pada bagian kepala, tangan dan kaki.

“Kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp. 250 juta, dari kedua motor dan dua mobil yang mengalami rusak parah. Bagian depan warung Bu Leli juga mengalami kerusakan, termasuk gerobaknya.

Piket jaga Koramil segera menghubungi pihak medis serta Polsek. Saat ini kasus sedang dalam penanganan pihak Polres Brebes karena memiliki dokter polisi.

“Kami menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan raya, agar tidak memaksakan diri berkendara terutama saat sedang sakit. Beristirahat sejenak jika telah berkendara selama 3 jam,” himbaunya. (Aan)

Kodim Brebes Mendapatkan Enam Unit Motor Trail Operasional Lapangan


Brebes – Satuan teritorial Kodim 0713 Brebes mendapatkan 6 (enam) unit motor dinas lapangan dari Markas Besar Angkatan Darat, yang didistribusikan melalui Direktorat Peralatan Angkatan Darat.





Dibenarkan Dandim, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, bahwa motor dinas tersebut akan diperuntukkan guna mendukung operasional Kodim serta Babinsa di wilayah dalam membina desa.

Diterangkannya, sepeda motor berjenis Kawasaki KLX 150 cc dengan warna army green ini, masing-masing disertai perlengkapan keselamatan berlalu-lintas meliputi helm standar SNI, spion, handguard serta satu set peralatan perbaikan kendaraan lapangan.

Lebih lanjut, prasarana pendukung bagi mobilisasi prajurit yang merupakan ujung tombak satuan Angkatan Darat di wilayah ini, sangat vital perannya dalam mendukung pembangunan Pemerintah Daerah dalam pemerataan pembangunan di 292 desa dan 5 kelurahan dalam berbagai sektor, diantaranya berbagai pendampingan yaitu pertanian, peternakan, kegiatan sosial kemasyarakatan, KB-Kes, pendidikan di sekolah-sekolah, patrol Kamtibmas serta penanganan bencana alam maupun kebakaran hutan.

Kendaraan ini sangat efisien untuk menjangkau medan sulit atau desa-desa di perbukitan di wilayah Brebes atau, sedangkan peruntukannya nanti berdasarkan skala prioritas.

Ini merupakan upaya dari TNI-AD guna meningkatkan profesionalisme serta mendukung tugas pokok satuan di jajarannya. Walaupun jumlahnya belum mencakup seluruh jumlah Babinsa yang belum memiliki motor dinas sebanyak 134 orang dari 302 orang, namun tambahan ini jelas sangat membantu daya jelajah Babinsa. Dari pajak rakyat Indonesia untuk melayani rakyat Indonesia. (Aan)

Senin, 27 Mei 2019

Menjelang Lebaran, Motor dan Tronton Bersenggolan Di Paguyangan Brebes

Brebes – Kecelakaan lalu-lintas yang melibatkan pengendara sepeda motor dengan satu unit truk tronton terjadi di Jalan Raya Nasional Tegal-Purwokerto, tepatnya di wilayah Dukuhwaru Gintung Desa Wanatirta Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes. Minggu siang (26/5/2019).


Kronologis kejadian menurut keterangan Danramil 11 Paguyangan Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Mukhrodi bahwa, kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 14.15 WIB melibatkan Sepeda Motor (SPM) Honda Vario Nopol G-5295-CU yang dikemudikan Saryono Bin Kaswari (64) buruh asal Dukuh Cigobang RT. 01 RW. 06 Desa Kedungoleng Kecamatan Paguyangan dengan truk tronton Isuzu B-9619-CYT yang dikemudikan Ruswa Bin Surja (64) sopir asal Dusun Jagabaya RT/RW. 01 Desa Panawangan Kecamatan Ciamis Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat (SIM B1 Umum).

Pengemudi SPM Honda Vario melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang bermaksud hendak mendahului truk tronton di depannya dari sebelah kiri. Melihat ada penyempitan jalan dengan adanya jembatan kecil di depan, pengemudi motor mengurangi kecepatan, namun naas stang/kemudi menyenggol roda ban belakang sebelah kiri truk dan kemudian terjatuh sehingga terjadi kecelakaan.

“Pembonceng motor atas nama Bapak Urip Bin Daspan (54) buruh asal Desa Kedungoleng Kecamatan Paguyangan, meninggal dunia di Puskesmas Paguyangan akibat mengalami perdarahan pada paha kaki bagian kiri, perut dan dada. Ini ditunjukkan dari luka memar pada ketiga bagian tersebut,” ungkap Danramil.

Lebih lanjut disampaikannya, Saryono yang tidak memiliki SIM C, mengalami luka robek pada pelipis kanan, keluar darah dari hidung dan sakit kepala, juga dievakuasi ke Puskesmas namun selanjutnya dirujuk ke RS. Siti Aminah Muhammadiyah Bumiayu guna penanganan medis lebih lanjut.

“Untuk proses selanjutnya sedang ditangani oleh pihak yang berwenang yaitu Kepolisian Sektor Paguyangan,” imbuhnya. (Aan Brebes).