Tampilkan postingan dengan label Koramil 03/Wanasari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Koramil 03/Wanasari. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Februari 2021

Mayat Hanyut Di Kali Pemali Tanpa Identitas

  

Brebes - Penemuan mayat  berjenis laki-laki yang diperkirakan berumur 40 tahun ditemukan di sungai Pemali tepatnya di antara Desa Glonggong dan Desa Jagalempeni, Kecamatan Wanaari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis (04/02/2021).

 









Saat dikonfirmasi melalui Tim Gabungan diantaranya Babinsa Koramil 03 Wanasari bersama Babinkamtibmas Polsek Wanasari, Tim SAR, Damkar, Ubaloka, Pramuka Peduli dan Pamong Desa setempat, Kronologi masih belum jelas, korban di ketahui oleh salah seorang pemancing asal desa Rengaspendawa, Kecamatan Songgom, namun tidak bisa tertolong karena arus sungai terlalu deras, sampai akhirnya menyangkut dipingir sungai didesa Jagalempeni.

 

Taufik atau Kak Dowwol sapaan akrabnya dari Pramuka Peduli Brebes membenarkan bahwa ada seorang mayat laki-laki dalam keadaan meninggal di sungai Pemali yang diperkirakan 2-3 hari.

 

“Diperkirakan 2-3 hari mayat ini hanyut karena kondisinya sudah membesar, memiliki ciri-ciri sebagai berikut. Usia antara 35-40 tahun, tinggi badan sekitar 165 cm, memakai kaos oblong warna kuning, tanpa memakai celana”. Ungkap Dowwol.

 

Korban berhasil di evakuasi oleh Tim Gabungan dan mayat di bawa oleh Polsek Wanasari untuk di visum ke RSUD Brebes. (Oedjank)

Minggu, 24 Januari 2021

Apes, Sudah Dini Hari Mencuri Bawang Namun Tetap Tertangkap Juga Oleh Warga Wanasari Brebes

 


Brebes – Pencuri bawang merah ditangkap warga masyarakat Desa Tegalgandu, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, saat masih menjalankan aksinya. Senin (25/1/2021).






Danramil 03 Wanasari Kodim 0713 Brebes melalui Babinsa setempat, Serda Toni, pencurian dilakukan pada pukul 04.30 WIB di tempat penjemuran bawang merah milik Mustofa (42) perangkat desa dan Somari (50) petani, di sepanjang jalan desa tersebut.


“Pelaku tidak membawa identitas, termasuk melepas plat nomor sepeda motornya,” terangnya.


Dijelaskannya lebih mendetail, adapun identitas pelaku adalah laki-laki berumur sekitar 35 tahun yang mengaku sebagai warga Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal.


Adapun barang bukti yakni SPM Honda Beat tanpa Nopol, kantong penyesak, dan juga 75 kilogram bawang merah hasil curian termasuk yang dimasukkan ke dalam jok sepeda motor.


Dari keterangan Fatkhulloh (46) petani, saksi mata yang juga merupakan tetangga kedua korban pencurian, dirinya melihat orang dengan gerak-gerik mencurigakan sedang mengambil bawang merah sekitar pukul 04.20 WIB.


“Saksi, yaitu saudara Faktkhulloh berteriak maling bawang sehingga pemiliknya yaitu Pak Mustofa dan Pak Somari keluar. Akhirnya ketiganya berhasil menangkap pelaku yang tanpa perlawanan,” tandasnya.


Mustofa langsung melaporkan kejadian itu kepada piket Polsek Wanasari dan Koramil 03 Wanasari, sehingga kemudian pelaku diamankan di Polsek Wanasari guna pengusutan lebih lanjut.


Dari pengakuan awal, pelaku terpaksa mencuri karena faktor ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. (Aan)

Senin, 04 Januari 2021

Rotasi Jabatan Dua Orang Danramil Kodim Brebes

 


Brebes – Pada awal tahun 2021, satuan teritorial Kodim 0713 Brebes melakukan reorganisasi dua orang pejabat Danramil. Keduanya adalah Danramil 03 Wanasari, Kapten Infantri Turiman, dan juga Danramil 06 Kersana, Kapten Infantri Solekhudin.





Danramil Wanasari akan menjabat sebagai Danramil Kersana, dan begitu juga sebaliknya.


Terlihat mereka melaksanakan serah terima jabatan di hadapan Dandim, Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan, dalam acara korp raport di Aula Jenderal Soedirman Makodim Brebes. Selasa (5/1/2021).


Dijelaskan Dandim selepas memimpin acara korp raport tersebut, bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah di tubuh TNI-AD.


“Ini untuk pembinaan karier, dan ini juga sesuai aturan dimana perwira harus diusulkan ke dalam jabatan yang baru apabila sudah menjabat selama dua tahun,” bebernya.


Dirinya menambahkan, selain aturan, rotasi jabatan dilakukan untuk penyegaran sekaligus menambah wawasan yang baru di wilayah yang baru, yakni di Kecamatan Wanasari dan Kersana. (Aan)

Minggu, 02 Agustus 2020

Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Kokam Wanasari Ajak Anak-Anak Pasang Bendera

Brebes - Guna menanamkan jiwa nasionalisme pada anak-anak dilingkungan tempat tinggalnya, Imam Maksudi (46) dan Rukhi (24) merupakan anggota Komando Kesiapsiagaan Pemuda Muhammadiyah (Kokam) Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Wanasari mengajak anak-anak yang masih berlibur di masa pandemi covid-19 memasang bendera merah putih di depan rumahnya. Minggu (02/07/2020)..


 

 

 

 


Tepat di bulan agustus ini, Imam Maksudi dengan sengaja mengajak Rehan yang masih duduk di kelas V SD Negeri 01 Wanasari dan Farhan serta Seva kelas II SD Wanasari 03, kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah untuk menyiapkan tiang bendera dan memasang bendera merah putih di depan pintu masuk halaman rumahnya.

Berada di RT 02 RW. 02 inilah ketiga siswa yang masih menjalankan masa belajar dirumahnya diberikan pemahaman dari Imam Maksudi salah satu anggota Kokam PRM Wanasari.

Ada dua hal yang disampaikan oleh Imam Maksudi. Pertama, melalui pemasangan Bendera mengajak seluruh masyarakat dan lingkungan untuk meningkatkan rasa nasionalisme terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kedua, Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan kusuma bangsa yang telah berjuang demi Kemerdekaan.

“Sudah menjadi tugas kita sebagai penerus perjuangan para pahlawan dan mengisi hasil dari kemerdekaan ini, anggota Kokam harus mampu memberikan contoh dan teladan positif bagi masyarakat apalagi kepada anak-anak pelajar. Hal ini merupakan salah satu program Kokam agar kehadirannya dapat membawa perubahan nyata lingkungan,” ujar Imam Maksudi.

Kokam PRM Wanasari akan memberikan hal terbaiknya untuk generasi muda yang akan memegang tongkat kepemimpinan menuju Indonesia Emas.

 

Pemasangan bendera merah putih ini untuk memperingati hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-75, dimana himbauan dari pemerintah melalui Babinsa Koramil 03 Wanasari untuk memasang bendera dari tanggal 1 hingga 31 agustus 2020 mendatang. (Utsm).


Minggu, 05 Juli 2020

PEMUDA PANCASILA RANTING WANASARI SEJAHTERAKAN ANGGOTA MELALUI BUDIDAYA IKAN DAN BERTANAM


Bebes - Sejumlah 4 petak kolam ikan yang berukuran 10 x 10 meter yang berada di lokasi Kantor Badan Penyuluhan Pertanian Kecamatan Wanasari yang beralamat RT 02 RW 01 Desa Wanasari,  Kecamatan Wanasari,  Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.  Minggu (05/07/2020).




Ketua PP Bob Hermanto (42) yang diresmikan (20/06) yang lalu meminta ijin memanfaatkan lahan tersebut guna mensejahterakan anggotanya. 

"Kegiatan rutinpun dilakukan seminggu sekali dalam merawat dan merapihkan tempat kolam yang difungsikannya untuk kolam ikan". Tutur Bob sapaan akrabnya. 

"Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Bapak Agus menyampaikan dukungan kepada Pemuda Pancasila Desa Wanasari yang akan memanfaatkan lahan disini,  sebab selama ini lahan dibelakang kantor terbengkalai dan rumput serta ilalang tumbuh dengan liar" Kata Agus.

Dengan inisiatif PP memanfaatkan lahan ini saya senang karena lahan sekarang bisa menjadi produktif. Tambahnya. 

Kolam ikan akan diisi dengan bibit ikan Mujaher,  Nila dan Lele.  Untuk lahan lainnya akan dimanfaatkan untuk tanaman pepaya,  singkong, sayur mayur dan pisang. 

Peningkatan kesejahteraan anggota dalam mengelola lahan ini juga bermaksud untuk menjaga keamanan yang bekerjasama dengan Babinsa Koramil 03 Wanasari serta Babinkamtibmas Polsek Wanasari. (Utsm)

Kamis, 14 Mei 2020

Indahnya Saat Prajurit Wanasari Brebes Bersama Mbah Kaminah


Brebes – Kaminah (85), salah satu warga Desa Klampok RT. 01 RW. 04, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menyatakan sangat terkesan dengan keramahan Babinsa setempat dari Koramil 03 Wanasari, Kodim 0713 Brebes, Serda Naryanto.



Tampak warga Jalan Manijah 1 ini, mendapatkan pengawalan khusus dari Babinsa, sehingga tidak antri menerima BST (Bantuan Sosial Tunai) bagi warga masyarakat di wilayah Kecamatan Wanasari yang terdampak covid-19, di Kantor Pos Wanasari. Kamis (14/5/2020).

“Nyong matur nuwun banget kagem Pemerintah seng mbantu duit belanja lan Pak TNI seng ramah,” ujar Kaminah dengan logat Brebesan. (Saya berterima kasih sekali kepada Pemerintah yang telah membantu uang belanja dan Pak TNI yang ramah – red).

Sementara dikemukakan Serda Naryanto, bahwa prioritas yang diberikan kepada nenek tersebut agar sang nenek tidak kelelahan dan beresiko terpapar virus corona.

“Kita juga memberikan pengertian kepada masyarakat dan Alhamdulillah mereka juga peduli untuk mendahulukan Mbah,” ujar Naryanto.

Dijelaskannya, bantuan Pemerintah di tahun 2020 ini berupa uang tunai sebesar Rp. 600 ribu, rapel selama 3 bulan yaitu Mei, Juni, dan Juli. Untuk desa binaannya, terdapat 459 KK atau KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

Para KPM yang mendapatkan bantuan tersebut harus menunjukkan surat undangan KPM yang tercantum barcode serta membawa KTP yang masih berlaku.

Pendistribusian bantuan tersebut juga dilaksanakan di desa-desa di 16 kecamatan lainnya di Kabupaten Brebes dengan pengawalan dari TNI-Polri dan Satpol PP di setiap kecamatan. (Aan)

Jumat, 01 Mei 2020

Pemulasaran dan Pemakaman Jenazah Covid-19 di Wanasari Brebes


Brebes – Simulasi pemulasaran dan pemakaman jenazah secara prosedural covid-19, dilatihkan oleh pihak Puskesmas Wanasari, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kepada puluhan orang Satgas Covid-19 se-Kecamatan Wanasari, di Kantor Kecamatan Wanasari. Senin (27/4/2020).








Acara dihadiri Camat Nuruddin, SH, Danramil 03 Wanasari Kodim 0713 Brebes yang diwakili Serma Yusuf Triyono, Kapolsek AKP Mulyono, SH, Kepala Puskesmas Wanasari dr. Rofiqoh, Kepala Puskesmas Jagalempeni Sri Wahyuni S.Km, Kepala Puskesmas Sidamulya dr. Agus Nawawi, para Kepala Desa dan Kaur Kesra/Lebe se-Kecamatan Wanasari.

Selain mendapatkan teori, para Kaur Kesra/Lebe se-Kecamatan Wanasari khususnya, juga melakukan praktek langsung secara bergantian dengan SOP tersebut.

Disampaikan Camat Wanasari Nuruddin, SH, bahwa pelatihan bertujuan agar jajaran Pemdes di Kecamatan Wanasari mempunyai persamaan persepsi tentang pemulasaran dan pemakaman jenazah sesuai SOP covid-19.

“Tujuan khususnya adalah melatih para lebe agar siap jika sewaktu-waktu ada warganya yang meninggal terpapar virus corona akan dimakamkan. Ini semua untuk menanggulangi penularan wabah selanjutnya kepada masyarakat,” ucapnya.

Sementara Kapolsek Wanasari, AKP Mulyono SH, menyatakan apresiasi atas pelatihan dan pengetahuan kepada para Kades, Lebe, TNI-Polri dan juga instansi terkait lainnya.

Menurutnya, pelatihan sangat penting bagi tenaga medis maupun perangkat desa dan TNI-Polri yang difungsikan sebagai tenaga medis dalam Satgas Covid-19 se-Kecamatan Wanasari, sehingga tidak tertular covid-19. Pasalnya, mereka merupakan garda terdepan penguburan jenazah agar tidak mendapatkan penolakan dari masyarakat.

Sedangkan disampaikan pemateri, Kepala Puskesmas Wanasari dr. Rofiqoh, bahwa jenazah covid-19 tidak menular asalkan penanganannya mulai dari proses memandikan, mengafani, hingga menguburkan, dilakukan sesuai dengan prosedur atau protokol khusus.

Bagi para petugas yang menangani jenazah covid-19, wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap seperti sarung tangan, masker, dan pelindung mata. Bagian mata, hidung, mulut, telinga dan luka, ditutup dengan plerter plastik. Prosesi pemakaman juga diatur agar keluarga tetap menjaga jarak dengan jenazah.

Menurut WHO jika seseorang meninggal karena terinfeksi covid-19, paru-paru dan organ tubuh lainnya masih mungkin mengandung virus hidup yang dapat bertahan hidup di permukaan hingga sembilan hari. Virus corona ini mampu bertahan hidup di beberapa permukaan benda seperti kayu, aluminium, kain, dan benda lainnya.

“Apabila protokol pemulasaran dan pemakaman jenazah covid-19 dilakukan dengan baik dan benar, maka jenazah tidak akan menularkan virus kepada orang yang masih hidup. Jenazah yang sudah dibungkus tidak boleh dibuka lagi, dan tali untuk menurunkan peti jenazah juga dikubur bersama jenazah,” tegas dr. Rofiqoh. (Aan)

Sabtu, 14 Maret 2020

Serda Yudi Priyo Pamungkas, Babinsa Wanasari Cek Tanggul Kali Pemali



Brebes – Kepedulian Babinsa Wanasari, Koramil 03 Wanasari, Kodim 0713 Brebes, Serda Yudi Priyo Pamungkas mengecek secara rutin tanggul Kali Pemali yang berada di Desa Wanasari. Minggu (15/03/2020).







Namun hal ini disampaikan oleh Babinsa Serda Yudi, Bahwa pengecekan ini dilakukan adalah dapat informasi dari warga binaannya yaitu Nadi Setiadi (45) warga desa Wanasari, yang melaporkan secara langsung melalui pesan medsos (WA), bahwa keadaan tanggul di Desanya longsor sepanjang 20 meter karena terbawa arus sungai yang sebelumnya mengalami banjir (17/02) yang lalu.

Sikap Babinsa yang begitu tanggap ini langsung ke lokasi berkoordinasi dengan Ketua RT setempat yaitu Sutari (57) Ketua RT 06 RW 04 Desa Wanasari,Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.

Sutari menyampaikan keluhan warga ini kepada Babinsa saat dilakosi tanggul, bahwa keadaan longsoran tanggul ini berada diantara dua desa (perbatasan) yaitu antara Desa Wanasari dan Desa Siasem. Tuturnya.

Serda Yudi mengamati di area tanggul dengan disaksikan oleh ketua RT dan Perwakilan dari LPM Wanasari (Nadi Setiadi) dan bersama warga lainnya, bahwa keadaan ini nanti akan dikoordinasikan bersama Kepala Desa Wanasari Eko Alri Surono, SP.

“ Yah nanti Bapak-bapak tidak usah kuatir atau cemas, setelah peninjauan ini, akan saya lakukan koordinasi dengan Polsek, Koramil dan tentunya pemerintah desa untuk mencari solusi agar rumah-rumah yang berada di tepi tanggul ini merasa aman bila ada kiriman air sungai pemali kembali” Papar Serda Yudi.

“Solusinya adalah nanti kita bersama-sama kerja bhakti untuk perkuat tanggul, sehingga tidak adalagi longsor susulan” Tambah Babinsa diakhir tinjauannya. (Utsm)

Minggu, 08 Maret 2020

Pelantikan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Wanasari Brebes Periode 2019-2023

Brebes - Bertempat di Masjid Al Mutholib tepatnya di Ponpes KH. Mas Mansur Klampok, Yang masuk dalam wilayah teritorial Koramil 03 Wanasari, Kodim 0713 Brebes, Jawa Tengah berlangsung Pelantikan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Wanasari Periode 2019-2023. Minggu (08/03/2020).












Dalam kesempatan tersebut hadir ketua pimpinan Cabang Muhammadiyah Wanasari H. Sanadji Ma’sus bersama pimpinan Aisyiyah dan lainnya menyaksikan secara langsung acara tersebut.

Dalam arahannya, H. Sanadji Ma’sus mengajak para kader Pemuda Muhammadiyah di Kecamatan Wanasari berkorban demi kepentingan masyarakat, khususnya di kabupaten Brebes. Sanadji menegaskan, bahwa Pemuda Muhammadiyah memiliki andil untuk menghadapi tantangan zaman dan dinamikanya.

"Saya mengajak anggota Pemuda Muhammadiyah berkorban demi kepentingan masyarakat. Gerakan pemuda yang lebih baik, akan membuat Indonesia maju" ujar H. Sanadji.

H. Sanadji juga menekankan agar semangat para pemuda bisa dikendalikan hati nurani. Hal itu dinilainya penting agar pemuda tidak terombang-ambing dalam perubahan zaman.

"Slogan Pemuda Muhammadiyah adalah Fastabiqul Khairat. Mari kita berbuat sesuai slogan itu. Saat ini, banyak kreativitas anak muda yang mempengaruhi sorotan dunia," terangnya.

Tidak sedikit pihak yang ingin merusak karakter pemuda Indonesia. Oleh sebab itu, pemuda yang bergerak dengan hati nurani menurut H. Sanadji bisa membentengi diri dari hal-hal negatif.

Senada dengan H. Sanadji, Mantan Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) , Ustadz Hendy, mengatakan, gelora pengorbanan para kader Muhammadiyah telah dicontohkan oleh pendiri Muhammadiyah yakni KH Ahmad Dahlan. Tutur Ustadz Hendy setelah menyerahkan tongkat kepemimpinannya kepada ketua baru Zaqi Saefrudin Rizal, S.Pd.

Dijelaskannya, 108 tahun lalu, KH Ahmad Dahlan menjual semua perabotan rumahnya agar bisa menggaji para guru ngaji dan sekolah, sehingga akhirya mereka pun bisa mendapatkan gaji. Hingga saat ini, sudah ada ratusan sekolah mulai tingkat dasar dan tinggi yang dikelola Persyarikatan Muhammadiyah. Termasuk juga sejumlah pesantren dan rumah sakit.

Ustadz Hendy mengajak agar para kader Pemuda Muhammadiyah bisa terus memperjuangkan nilai-nilai yang telah diajarkan pendiri Muhammadiyah.

Zaqi Saefrudin Rizal, S.Pd. sebagai ketua PCPM dan Leni Marlina, S.Pd.I sebagai ketua PCNA periode MUKTAMAR XVII tahun 2019 – 2023 kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes.

Adapun struktur kepemimpinan Pemuda Muhammadiyah Zaqi Saefrudin Rizal, S.Pd., Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Riyan Irawan, Wakil Ketua Bidang Dakwah dan Pengkajian Islam Syaefuludin, Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Perkaderan Ali Arif Bachtiar, Wakil Ketua Bidang Kokam dan SAR Omar El talem Sany, SE, Wakil Ketua Bidang Seni Budaya dan Olahraga Daryani, Wakil Ketua Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan Fatikh Muhammad Alaudin, S.IP, Sekretaris Rendi Setiawan, S.Pd., Bendahara Fauzan Rasyid, ST.

Anggota Bidang Organisasi dan Keanggotaan ada Nur Ali, Lutfi Sahrial Hamidi, S.Psi dan Kusuma Wardana, Anggota Bidang Dakwah dan Pengkajian Islam diantaranya Nur Rokman, Nazar Al-Farizy dan Sahrul Hidayat, disusul Anggota Bidang Pendidikan dan Perkaderan Moh. Matuf  Irfai, S,Pd., Warto PN, SE., S,Pd., Hendi Budiarjo dan Syahrul Ghani, Anggota Bidang Kokam dan SAR Aris Erwandi, Sanudin dan Rizki Maulana, Anggota Bidang Seni Budaya dan Olahraga Deni Puji Kurniawan Achmad Ichsan, Muhammad Zaki Tobiin, ST. dan Wamaulana al sofan, S.Pd. serta Anggota Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan Riyan Nur Solaiman, Syaefudin dan Eko Alfian.

Selanjutnya Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah yang dilantik bersamaan dengan susunan sebagai Ketua Leni Marlina,  S.Pd.I., Ketua Bidang Organisasi Efi Dence,  S. Fam. Apt, Ketua Bidang Keislaman Sri Handayani, Ketua Bidang Kemasyarakatan Nur Arofah,. Ketua Bidang Pendidikan Nasikhatun Fitriyani,  S. Pd, Sekretaris Umum Umi Habibah,  S. Pd,. Sekretaris 1 Nur Aida Fitriyani,  S. Pd, Bendahara Umum Dewi Lutama, Bendahara 1 Imroatun.

Departemen-Departemen lainnya diantaranya Departemen Organisasi Ketua Sofiyah,  S. Kep. NS, Sekretaris Asri Baeti, Anggota Endang Yuliyanti dan Widyawati, Departemen Keislaman Ketua Muslikhatun, Sekretaris Tuti Handayani, Anggota Annisa Murtati. Departemen Sosial dan Kominhumas Ketua Wintanti,  Sekretaris Dewi Safitri, Anggota Eli Nur Amalia, Eti Rohayati dan Bariroh. Departemen Pendidikan Ketua Susi Nur Faizun,  S. Pd,.  Sekretaris Ayu Nur Octaviani,  Anggota Solikhatun Khasanah,  Nur Tohidah,  S. Pd dan Nur Aini, S. Pd. (Utsm)