Tampilkan postingan dengan label Perhutani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perhutani. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Oktober 2019

Karhutla Perhutani RPH Kutayu Tonjong Brebes Berhasil Dipadamkan


Brebes – Kebakaran hutan oleh ulah orang yang tak bertanggung jawab saat membuka lahan jelang musim tanam Oktober 2019, mengakibatkan hutan jati milik Perhutani RPH Kutayu, BKPH Linggapada, KPH Balapulang, Jawa Tengah, terbakar.



Dari keterangan Danramil 09 Tonjong Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Suwardi, hutan jati milik Perhutani RPH Kutayu petak 48a yang berbatasan dengan Desa Rajawetan, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, terbakar seluas kurang lebih 2,5 hektar.

“Masyarakat Rajawetan yang melaksanakan aktivitas bertani melihat asap dan kobaran api sekitar pukul 14.30 WIB. Kami menerima laporan dan bersama pihak Perhutani, Polsek dan masyarakat setempat langsung ke lokasi untuk upaya pemadaman,” terang Suwardi.

Dikatakannya lanjut, api baru berhasil dipadamkan tiga jam berselang yaitu sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak diantara relawan, Babinsa setempat, Sertu Subagyo, dengan peralatan seadanya telah berhasil memadamkan Karhutla.

Pasca kejadian, pihak Koramil, Polsek dan Perhutani, terus memantau perkembangan lokasi.

“Kami bersama petugas lainya juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar tanaman dan semak, karena membahayakan orang lain dan hutan. Juga dengan asapnya yang jelas mengganggu kesehatan,” pungkasnya. (Aan)

Jumat, 06 September 2019

Hutan Pinus Perhutani Petak 15 F di Sirampog Brebes Terbakar

Brebes – Kebakaran hutan di musim kemarau di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kembali terjadi. Hutan produksi milik Perhutani di petak 15 f, sebelah timur Dukuh Kaliwadas, Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog.


Dibenarkan Danramil 10 Sirampog Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Mukhrodi, bahwa kebakaran diperkirakan mulai terjadi pada Kamis malam (5/9) sekitar pukul 21.00 WIB.

“Kami mendapat laporan dari anggota Relawan Sirampog Peduli (RSP) bahwa di hutan pinus milik Perhutani di sebelah timur Kaliwadas terbakar,” ucapnya. 

Diterangkannya lanjut, Satgas penanggulangan bencana alam di wilayah Kecamatan Sirampog yang terdiri dari Perhutani, BPBD, TNI, TAGANA dan anggota RSP serta masyarakat, naik ke lokasi kebakaran lahan dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Keterbatasan peralatan, personil dan ditambah hembusan angin kencang, membuat api sulit dikendalikan, sehingga seluruh Satgas tanggap bencana dan masyarakat ditarik mundur pada pukul tiga dini hari (6/9) dengan alasan faktor keselamatan,” tandasnya.

Sampai berita ini diturunkan, kebakaran masih dalam pemantauan Satgas tersebut, sedangkan untuk luas areal hutan pinus yang terbakar juga masih belum bisa diperkirakan cakupannya.

“Dugaan sementara, api dipicu oleh kelalaian masyarakat petani yang membuang puntung rokok sembarang,” pungkasnya. (Aan)

Rabu, 28 Agustus 2019

Petugas Gabungan Padamkan Api di Petak 42d Perhutani RPH Banjarharjo Brebes

Brebes – Ratusan orang di Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang mengatasnamakan Dalkarhutla dan tanggap bencana alam, melaksanakan simulasi penanganan kebakaran lahan dan hutan. Rabu (28/8/ 2019).





Di petak 42d RPH Banjarharjo/Gunung Tengah, sebelah selatan TPK Banjarharjo, pihak Perhutani mencontohkan cara pemadaman api serta cara mengisolasinya sehingga tidak cepat meluas ke areal lainnya, kepada anggota TNI, Polri dan masyarakat.

Sebelum simulasi, terlebih dahulu dilaksanakan apel gabungan, Apel Kesiapsiagaan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) dan Tanggap Bencana Alam, yang dipimpin oleh Plt. Camat, Warsito Eko Putro, S.Sos,M.Si

Disampaikannya, kegiatan merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dan mengendalikan kebakaran hutan serta lahan khususnya di wilayahnya, melalui sinergitas seluruh elemen termasuk Ormas dan masyarakat.

“Pengendalian dan pencegahan bahaya kebakaran di Banjarharjo adalah tugas bersama,” ucapnya.

Dijelaskannya singkat bahwa, hutan yang merupakan paru-paru dunia, memegang peran vital dalam keseimbangan ekosistem serta penyedia udara bersih, sehingga jika terjadi kebakaran maka akan berdampak bagi semua keseimbangan alam termasuk pencemaran udara.

“Saya mengajak agar masyarakat tidak membakar sampah sembarangan serta memperhatikan pembuangan puntung rokok yang masih menyala, terlebih saat musim kemarau yang akan membuat api cepat membesar,” himbaunya.

Acara juga dihadiri Wakil ADM Balapulang Budi Sutomo, Danramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes Kapten Infanteri Agus Sulistyo, Kapolsek AKP Kamal Hasan, SH.MM, Asper BKPH Banjarharjo Barat John Wahyudi bersama segenap KRPH, Asper BKPH Banjarharjo Timur Tarlam, Pemerintah Desa Banjarharjo, Malahayu dan Desa Parereja, Ormas Pemuda Pancasila serta Linmas Banjarharjo. (Aan)