Tampilkan postingan dengan label Kebakaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebakaran. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Agustus 2020

Babinsa Dukuhmaja : Toko Mebel di Songgom Brebes Terbakar, Kerugian 400 Juta

 


Brebes – Kebakaran menimpa toko mebel Jati Unggul milik Haji Suleman (57), yang berada di Jalan Raya Dukuh Maja, Desa Dukuhmaja RT/RW. 01, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis malam (13/8/2020).


Disampaikan saksi mata kejadian, H. Suritno (53), warga Desa Klampis, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, dirinya melihat asap dan percikan api di atas Toko Jati Unggul sekitar pukul 20.30 WIB.






“Saya segera memberitahukan kepada warga setempat, pihak Koramil dan Polsek Songgom, untuk membantu pemadaman api,” ujarnya.


Sementara Dijelaskan Babinsa Dukuh Maja, Koramil 17 Songgom, Kodim 0713 Brebes, Sertu Sobirin, penyebab kebakaran diperkirakan dari korsleting listrik.


“Saat kejadian took mebel sedang sepi atau tutup, karena pemiliknya berada di rumahnya, yaitu di Desa Balapulang Wetan, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal,” ungkapnya.


Dijelaskannya lanjut, kerugian ditaksir mencapai Rp. 400 ribu, meliputi satu toko terbakar, dokumen penting, kayu jati siap digunakan, dan almari siap jual.


Warga setempat membantu mengevakuasi barang-barang yang belum terbakar. Sementara 6 unit mobil Damkar Brebes, mencoba memadamkan api.


“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk api berhasil dipadamkan tiga jam kemudian, yaitu sekitar pukul 23.30 WIB,” tandasnya. (Aan)

Minggu, 05 Juli 2020

Pemadam Kebakaran Berikan Sosialisasi Di Lokasi TMMD Sengkuyung Brebes


Brebes - Melalui kegiatan sasaran nonfisik TMMD Sengkuyung II TA. 2020 oleh Kodim 0713 Brebes, Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Brebes memberikan pelatihan terhadap warga tentang penanganan cara kebakaran tabung gas, menangani sarang tawon, hewan liar seperti ular berbisa, melapas cincin dijari dimana diberikan secara teori dan praktek dihadapan para peserta di Balai Desa Pengaradan dimana sebagai lokasi TMMD. Senin (06/07/2020).








Pelatihan dari Pemadam Kebakaran tersebut diharapkan memberi pemahaman jika terjadi kebakaran di lingkungan sekitar.

"Untuk itu kita semua harus selalu peka dan teliti terhadap lingkungan disekitar kita, terutama tempat tinggal akan bahaya kebakaran, binatang liar dan lain sebagainya," Kata Kuswanto (Komandan Unit Damkar).

Didalam prakteknya, ia mengingatkan agar tidak sembarang melakukan tindakan yang dapat menyebabkan kebakaran, contoh kecilnya membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah tanpa memperhatikan kondisi disekelilingnya Karena saat terjadi kebakaran hanya ada tiga unsur segitiga api, yakni oksigen, panas dan media, terang Kuswanto.

Selanjutnya untuk memberikan pemahaman lebih lanjut, Kuswanto bersama  anggota Babinsa Serda Suharnoko mendemonstrasikan, bagaimana cara pencegahan dan awal penanganan kebakaran yang mengunakan alat pemadam ringan.

Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE melalui Pasiter Kapten Arhanud Nediono menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut memberikan pengetahuan yakni agar masyarakat mengetahui penganan pertama akan bahaya kebakaran serta penyelamatan diri dan barang.

“Untuk itu pencegahan awal dalam menyiapkan alat pemadam ringan seperti tong berisi air, karung goni dan handuk, lebih dini sudah tersedia dengan baik. Sehingga jika terjadi sesautu dapat tertangani dengan baik,” kata Kapten Nediono.

Dari peserta yang hadir mengikuti sosialisasi tersebut adalah para ketua RT, ketua RW, Pamong Desa dan perwakilan dari masyarakat mengikuti sosialisasi dan demonstrasi pemadaman tersebut, sangat mengapresisai kegiatan nonfisik TMMD.

“Kegiatan ini dapat menambah wawasan dalam pencegahan dan penanganan kebakaran, Semoga kita semua dapat mengaplikasikan baik di rumah maupun di lingkungan sekitarnya,” kata Tolib Ketua RT 01 RW 04 saat selesai mengikuti sosialisasi.

Kepala Desa Runta R. merasa bangga dengan hadirnya Damkar melakukan sosialisasi tersebut di lokasi TMMD Sengkuyung II TA. 2020 Kodim 0713 Brebes di Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. (Utsm)

Jumat, 06 Maret 2020

Korsleting Listrik, Kandang Ayam Di Losari Brebes Ludes Terbakar

Brebes – Diduga karena korsleting listrik, kandang ayam potong di Dukuh Crucuk, Desa Karang Dempel, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terbakar pagi ini, Jumat (6/3/2020).



Dibenarkan Danramil 05 Losari Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Muhtadi, bahwa dari keterangan saksi mata yang merupakan salah satu karyawan pemilik kandang milik H. Kasudi, bahwa saat hendak membersihkan dan memperbaiki kandang ayam yang masih kosong itu, kepulan asap dan api terlihat pada pukul 10.30 WIB pada bagian ujung kandang.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran kandang sepanjang 70 meter lebar 25 meter yang terbuat dari bahan bambu adalah konsleting listrik,” ungkapnya.

Karyawan tersebut dibantu karyawan lainnya berusaha untuk memadamkan api namun tidak berhasil karena api cepat membesar dengan bantuan angin.

“Mendapatkan laporan, Babinsa kami segera mendatangi lokasi dan menghubungi Damkar Brebes. Api cepat membesar karena di bawah kandang ada sekam dan angin sangat kencang,” imbuhnya.

Dengan peralatan seadanya, Babinsa bersama warga masyarakat sekitar lokasi kebakaran, berusaha membantu petugas Damkar untuk mencegah api semakin melebar.

Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, namun pemilik kandang mengalami kerugian ratusan juta, termasuk 2 unit sepeda motor milik karyawannya juga ikut terbakar.

Dengan bantuan warga, Petugas akhirnya mampu menjinakkan api selama satu jam lebih sehingga tidak merembet ke kandang lainnya. Namun bangunan yang terbakar tersebut tidak dapat diselamatkan dan rata dengan tanah. (Aan)

Kamis, 26 Desember 2019

Babinsa Songgom Bantu Padamkan Kebakaran Mobil Warga


Brebes – Waktu sore menjelang waktu Ashar sekira pukul 14.55 wib telah terjadi kebakaran mobil jenis Merk Daihatzu Zebra dengan nopol B 1720 YW di halaman rumah Darso (71) warga Dukuh Bajangan Rt 03 Rw 04 Desa Songgom, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis. (26/12/2019)






Adapapun kronologi kejadian diperkirakan 14.30 wib A. Zulkarnain (20) pekerjaan sopir ini adalah salah satu saksi sedang membetulkan platina pada mesin mobil karena ada konsleting pada arus listrik yang akhirnya menyebabkan percikan api pada platina yang diduga bocor, sehingga percikan api menyambar ke karburasi dan selang bensin dan mengakibatkn terbakarnya kursi di dalam mobil serta mrembet kebadan mobil seluruhnya.

Penyampaian dari warga masyrakat sekitar yang melihat langsung berhamburan untuk memadamkan api dengan membawa alat seadanya, seperti ember yang diisi air dan karung yang dibahasi.

Babinsa Kopda Kardiyono Koramil 17 Songgom saat menerima telepon dari saksi membenarkan bahwa kejadian tersebut merupakan konsleting pada arus listrik mobil, dan pada saat itu juga Kopda Kardiyono dengan sigap mendatangi lokasi serta membantu memadamkan api bersama warga setempat hingga api dapat dipadamkan.

“Korban jiwa nihil dan kerugian materiil diperkirakan 5 juta rupiah, Saya menghimbau kepada seluruh warga agar dalam melakukan suatu pekerjaan dan pengecekan serta perbaikan mobil untuk berhati-hati, apalagi mesin mobil dalam keadaan menyala” Tutur Babinsa. (Utsm)

Minggu, 01 Desember 2019

Aksi Sosial Segenap Komponen Di Bumiayu Brebes Terhadap Musibah Kebakaran Rumah Janda Pedagang Asongan


Brebes – Puluhan orang gabungan di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, peduli terhadap musibah kebakaran rumah yang menimpa Hayah (55), buruh serabutan dan pedagang asongan asal Desa Laren RT/RW. 03, Bumiayu, melakukan aksi sosial.








Tampak Kepala Desa Laren, Arief Setiawan, SE bersama Serma Bambang, Bati Komsos Koramil 08 Bumiayu Kodim 0713 Brebes, memimpin apel pembagian tugas kerja bakti di rumah janda yang biasa mengkal menjajakan dagangan asongan di Terminal Bumiayu ini. Jumat (22/11/2019).

Dibenarkan Arief Setiawan, bahwa pihaknya dibantu 35 masyarakat setempat, 10 orang TNI dan 20 siswa MAN 2 Brebes Desa Laren Bumiayu, melakukan pembersihan puing-puing kebakaran.

“Alhamdulillah kami mendapatkan support dari masyarakat, Koramil dan Sekolah MAN 2 Brebes, terhadap musibah yang menimpa salah satu warga kami,” ucapnya mengapresiasi.

Ia juga berterima kasih kepada pihak MAN 2 Brebes yang dalam kesempatan tersebut juga memberikan bantuan Sembako serta pakaian layak pakai, yang disalurkan melalui Waka Kesiswaan, Eti S. Wijayanti, S.Pd dan Pembina Osis, Munawar, S.Pdi.

“Setelah pembersihan kami selanjutnya akan melaksanakan rekonstruksi rumah dengan anggaran desa, swadaya masyarakat, swasta perorangan maupun bantuan dari kecamatan,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, kebakaran terjadi (20/11, malam pukul 21.15 WIB) diduga akibat ulah anak Hayah, Fajar (30), yang mengalami gangguan jiwa/stres dan membakar rumahnya sendiri.

Kebakaran berhasil dipadamkan satu setengah jam berselang oleh pihak UPTD Damkar Bumiayu. Walaupun tidak ada korban jiwa, namun kerugian harta benda materiil ditaksir mencapai Rp. 50 juta. (Aan)

Kamis, 21 November 2019

Aksi Sosial Segenap Komponen Di Bumiayu Brebes Terhadap Musibah Kebakaran Rumah Janda Pedagang Asongan


Brebes – Puluhan orang gabungan di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, peduli terhadap musibah kebakaran rumah yang menimpa Hayah (55), buruh serabutan dan pedagang asongan asal Desa Laren RT/RW. 03, Bumiayu, melakukan aksi sosial.







Tampak Kepala Desa Laren, Arief Setiawan, SE bersama Serma Bambang, Bati Komsos Koramil 08 Bumiayu Kodim 0713 Brebes, memimpin apel pembagian tugas kerja bakti di rumah janda yang biasa mengkal menjajakan dagangan asongan di Terminal Bumiayu ini. Jumat (22/11/2019).

Dibenarkan Arief Setiawan, bahwa pihaknya dibantu 35 masyarakat setempat, 10 orang TNI dan 20 siswa MAN 2 Brebes Desa Laren Bumiayu, melakukan pembersihan puing-puing kebakaran.

“Alhamdulillah kami mendapatkan support dari masyarakat, Koramil dan Sekolah MAN 2 Brebes, terhadap musibah yang menimpa salah satu warga kami,” ucapnya mengapresiasi.

Ia juga berterima kasih kepada pihak MAN 2 Brebes yang dalam kesempatan tersebut juga memberikan bantuan Sembako serta pakaian layak pakai, yang disalurkan melalui Waka Kesiswaan, Eti S. Wijayanti, S.Pd dan Pembina Osis, Munawar, S.Pdi.

“Setelah pembersihan kami selanjutnya akan melaksanakan rekonstruksi rumah dengan anggaran desa, swadaya masyarakat, swasta perorangan maupun bantuan dari kecamatan,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, kebakaran terjadi (20/11, malam pukul 21.15 WIB) diduga akibat ulah anak Hayah, Fajar (30), yang mengalami gangguan jiwa/stres dan membakar rumahnya sendiri.

Kebakaran berhasil dipadamkan satu setengah jam berselang oleh pihak UPTD Damkar Bumiayu. Walaupun tidak ada korban jiwa, namun kerugian harta benda materiil ditaksir mencapai Rp. 50 juta. (Aan)

Rabu, 28 Agustus 2019

Petugas Gabungan Padamkan Api di Petak 42d Perhutani RPH Banjarharjo Brebes

Brebes – Ratusan orang di Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang mengatasnamakan Dalkarhutla dan tanggap bencana alam, melaksanakan simulasi penanganan kebakaran lahan dan hutan. Rabu (28/8/ 2019).





Di petak 42d RPH Banjarharjo/Gunung Tengah, sebelah selatan TPK Banjarharjo, pihak Perhutani mencontohkan cara pemadaman api serta cara mengisolasinya sehingga tidak cepat meluas ke areal lainnya, kepada anggota TNI, Polri dan masyarakat.

Sebelum simulasi, terlebih dahulu dilaksanakan apel gabungan, Apel Kesiapsiagaan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) dan Tanggap Bencana Alam, yang dipimpin oleh Plt. Camat, Warsito Eko Putro, S.Sos,M.Si

Disampaikannya, kegiatan merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dan mengendalikan kebakaran hutan serta lahan khususnya di wilayahnya, melalui sinergitas seluruh elemen termasuk Ormas dan masyarakat.

“Pengendalian dan pencegahan bahaya kebakaran di Banjarharjo adalah tugas bersama,” ucapnya.

Dijelaskannya singkat bahwa, hutan yang merupakan paru-paru dunia, memegang peran vital dalam keseimbangan ekosistem serta penyedia udara bersih, sehingga jika terjadi kebakaran maka akan berdampak bagi semua keseimbangan alam termasuk pencemaran udara.

“Saya mengajak agar masyarakat tidak membakar sampah sembarangan serta memperhatikan pembuangan puntung rokok yang masih menyala, terlebih saat musim kemarau yang akan membuat api cepat membesar,” himbaunya.

Acara juga dihadiri Wakil ADM Balapulang Budi Sutomo, Danramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes Kapten Infanteri Agus Sulistyo, Kapolsek AKP Kamal Hasan, SH.MM, Asper BKPH Banjarharjo Barat John Wahyudi bersama segenap KRPH, Asper BKPH Banjarharjo Timur Tarlam, Pemerintah Desa Banjarharjo, Malahayu dan Desa Parereja, Ormas Pemuda Pancasila serta Linmas Banjarharjo. (Aan)

Jumat, 02 Agustus 2019

Rumah Terbakar di Desa Telaga Brebes


Brebes – Kebakaran rumah terjadi di Desa Telaga RT. 01 RW. 01 Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sabtu (3/08/2019).







Rumah milik Tarim (50) yang terbakar bermula pada waktu M. Anton Amanu (20) anaknya yang sedang merebus air dengan menggunakan bahan bakar kayu di dapur depan rumah. Karena angin yang cukup besar berhembus sehingga mengakibatkan api di dapur kayu menyambar tabung gas, kemudian tabung gas terbakar dan menyambar rumah didepannya.

Melihat api sudah membakar rumahnya, Anton berteriak meminta tolong pada warga sekitar untuk memadamkan api. Dikarenakan angin yg cukup besar,sehingga api cepat merambat dan membakar seluruh rumah. Kata Anton

Beberapa waktu kemudian warga berusaha untuk memadamkan api tersebut. Api membakar rumahnya diperkirakan pukul 10.00 dan berhasil di padamkan 30 menit.

Dalam laporan Babinsa dan Kadus Desa Telaga Ikrom (33) menyampaikan bahwa penyebab kebakaran dikarenakan angin yang cukup kencang dan membakar dan menyambar rumah, tidak ada korban jiwa dan rumah luluh lantak habis terbakar, diperkirakan 70 juta kerugian keseluruhan. Kata Kadus.

Warga dihimbau berhati-hati dalam memasak diluar apalagi memiliki dapur diluar rumah, ditambah dengan cuaca angin yang cukup kencang di musim kemarau panjang ini, sehingga sangat mudah mengakibatkan terjadinya kebakaran. Tambah Kadus.

Untuk itu perlunya kesadaran yang tinggi pada masyarakatagar  lebih hati hati dalam memasak diluar disaat angin yang cukup kencang dan musim kemarau. (Utsm).

Senin, 25 Februari 2019

Warga Songgom Tersambar Petir


Brebes, Warga Dukuh Bajangan RT 02 RW 03 Desa Songgom Kecamatan Songgom Brebes mengalami musibah tersambar petir sekira pukul 15.05 wib, saat itu korban sedang tiduran di kursi ruang tamu. (25/02/2019).


Pada saat itu korban Takrib (63) sedang tiduran dikursi ruang tamu tiba-tiba seperti ada yang masuk kedalam rumah sambal mengatakan “mau ada api”, teriaknya

Secara reflek saya langsung lari keruang tengah mencari dan merangkul cucu saya, tidak lama kemudian mendengar suara seperti orang mengucapkan “mau ada api”, kemudian tak lama langsung suara menggelegar dari belakang pantat berbentuk api dan merambat kesamping badan, meledak dan membakar rambut kepala bagian belakang. Kata Takrib

Dalam penyampaian saksi mata ada dua orang Samiah (54) istri korban dan Wasiah (27) yang merupakan anaknya sendiri membenarkan hal apa yang disampaikan oleh korban.

Kerusakan dan kerugian yang dialami keluarga Takrib ini diantaranya Kilometer dan Sikring Listrik terbakar, Antena TV rusak terbelah tersambar petir, tembok teras tetangga rumahnyapun ikut njepok akibat getaran serta ada sejumlah 3 rumah tetangga korban mengalami konsleting listrik.

Mendengar informasi tersebut, aparat Desa dibantu dengan Babinsa Koramil 17/Songgom secara sigap langsung mendatangi TKP dan membantu menghubungi Klinik serta Puskesmas untuk guna pertolongan pertama pada korban. (Utsm0713)