Tampilkan postingan dengan label TMMD Reguler. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TMMD Reguler. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 April 2021

Tinjau RTLH TMMD, Danrem 071/Wijayakusuma Katakan Ini

 


Purbalingga – Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., usai meninjau hasil pembangunan jalan program TMMD 110 Kodim 0702/Purbalingga kembali melaksanakan peninjauan bantuan salah satu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) progres tambahan dalam TMMD 110 Purbalingga, Rabu (31/3/2021) di Desa Tumanggal Kecamatan Pengadegan Kabupaten Purbalingga.




Kolonel Dwi Lagan dalam kesempatan tersebut mengatakan, pelaksanaan rehab rumah tidak layak huni ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan pelaksanaan TMMD 110 Kodim 0702/Purbalingga, pembangunan RTLH ini merupakan sasaran tambahan yang diprogramkan Kodim 0702/Purbalingga dalam TMMD 110 ini.


"Diharapkan RTLH ini dapat membantu masyarakat yang kurang mampu. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membantu sesama dan rasa kepedulian dan kemanusian terhadap masyarakat yang benar-benar membutuhkan pertolongan, sehingga kerjasama yang baik nantinya akan dapat menciptakan serta menumbuhkan kemanunggalan TNI bersama rakyat”, terangnya.


Dikatakan, dengan meninjau langsung dan melakukan peresmian, diharapkan bantuan ini dapat membantu masyarakat serta nantinya bermanfaat bagi penerima bantuan RTLH.


Sementara itu, Bapak Rasim salah satu penerima bantuan RTLH sasaran TMMD 110 Kodim 0702/Purbalingga mengutarakan kegembiraanya atas bantuan rehab rumah yang sudah selesai dan diresmikan. Dengan adanya program TMMD di sasaran tambahan yang diselenggarakan, salah satunya bantuan RTLH ini sangat membantu rakyat kurang mampu seperti dirinya.

Sabtu, 05 September 2020

47 Satgas TMMD ke 109 Berikan Pengabdian Untuk Negeri di Ujung Tahun 2020

 


JAKARTA, tniad.mil.id, - Sebanyak 47 Kodim (Satgas TMMD) di 15 Kodam jajaran TNI AD siap memberikan pengabdian terbaiknya untuk negeri di ujung tahun 2020 ini melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) berupa Operasi Bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah serta Komponen Masyarakat sebagai upaya untuk mendukung percepatan pembangunan di daerah.







Hal ini disampaikan Asisten Teritorial (Aster) Kasad selaku Pati Bidang Perencanaan Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD, Mayjen TNI Nurchahyanto saat membuka dan memimpin Rakornis TMMD ke 109 melalui video conference di Gedung E, Puskodalad Mabesad, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2020).


Pada Rakornis dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan diikuti secara tersebar di Puskodal masing-masing Kotama dan Kodim itu, Mayjen TNI Nurchahyanto menyampaikan bahwa TMMD ke 109 akan dilaksanakan selama 30 hari (22 September – 21 Oktober 2020) dan dilaksanakan secara serentak di 47 Kabupaten/Kota, dengan mengerahkan 7050 prajurit yang tergabung pada 47 Satgas TMMD.


“Seharusnya ada 50 Satgas yang akan melaksanakan TMMD ke 109, namun ada tiga Satgas TMMD yaitu Kodim 0803/Madiun, Kodim 0820/Probolinggo, dan Kodim 1307/Poso yang tidak dapat melaksanakan karena adanya pengalihan anggaran oleh Pemda setempat untuk penanganan Covid-19,” katanya.


Dengan mengusung tema “TMMD Pengabdian Untuk Negeri”, disampaikan lebih lanjut oleh Aster Kasad bahwa TMMD ke 109 merupakan TMMD terakhir di tahun 2020, dengan sasaran prioritas terutama kepada daerah miskin tertinggal, terisolir dan terpencil, daerah kumuh perkotaan, daerah perbatasan dan pulau terluar, serta daerah yang terkena dampak bencana alam.


“Untuk itu saya tekankan agar dalam pelaksanaannya dilakukan koordinasi yang baik dengan semua pihak, sehingga terjalin sinergitas untuk mengoptimalkan hasil TMMD yang tepat sasaran dalam mewujudkan Desa TMMD sebagai percontohan desa yang berwawasan kebangsaan,” ucapnya.


Selain disampaikan materi pembekalan oleh narasumber dari dua kementerian yaitu Kemendagri RI dan Kemenkes RI yang akan dipedomani dalam pelaksanaan TMMD, pada Rakornis ini juga disampaikan penyerahan piala dan hadiah Lomba Karya Jurnalistik TMMD ke 108 tahun 2020 untuk katagori Kapendam, Dansatgas TMMD 108, wartawan media cetak dan online, serta wartawan media elektronik.


“Lomba ini sebagai apresiasi dan motivasi kepada rekan media dalam mempublikasikan kegiatan TMMD sehingga dapat diketahui oleh masyarakat di seluruh Indonesia,” ujarnya.


“Ucapan terima kasih, juga kami sampaikan kepada Pemerintah Daerah dan semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD sampai yang ke 109 ini. Semoga kerja sama dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan hasil TMMD semakin meningkat dan optimal serta dapat bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. 


Rakornis TMMD ke 109 tersebut, dihadiri oleh Waaster Panglima TNI, para Pejabat TNI dan Polri, Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Desa Kemendagri, Kasub Bid Fasilitas Pemulihan Awal Puskrisis Kemenkes RI, para perwakilan Dirjen Kementerian RI, serta diikuti oleh para Kasdam, Aster Kasdam, Kapendam, Bupati, Walikota, Ketua DPRD, Kepala Bappeda, serta para Dansatgas TMMD ke 109. (Dispenad/Pendim0713)

Jumat, 21 Agustus 2020

Upaya Kodim 0713 Brebes Di Pra TMMD Reguler 109

  

Brebes – Memasuki Pra TMMD Reguler Ke-109, Kodim 0713 Brebes kini menjadi sasaran sebagai lokasi tempat kegiatan tersebut. Tepatnya berada di Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sabtu (22/08/2020).




 

Dalam masa persiapannya, Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Arm Mohamad Haikal Sofyan memulai Pra TMMD mengerahkan alat berat Excavator PC-45 guna mempermudah pembuatan akses jalan sebagai sasaran utama guna mempermudah transportasi jalan saat membawa bahan material dan lainnya.

 

Tepatnya di Dukuh Karanganyar RT 02 RW 01, telah dilakukan pembukaan badan jalan sepanjang 50 meter dari sasaran 200 meter, penebalan jalan juga dilakukan setinggi 1 meter.

 

Kapten Arm Jupriadi Danramil 08 Bumiayu membenarkan “Bahwa pelaksanaan TMMD Reguler ini berada diwilayah binaannya yaitu Desa Kalinusu, Hari sudah melakukan pekerjaan pembukaan jalan”. Tutur Danramil.

 

Upaya yang dilakukan di Pra TMMD Reguler 109 ini adalah mempercepat proses pembangunan dan pekerjaan agar selesai tepat pada waktunya. (Utsm)


Rabu, 02 Oktober 2019

Danrem 071/Wijayakusuma : melalui TMMD, TNI peduli meningkatkan kesejahteraan masyarakat


Cilacap - Melalui TMMD Kita Wujudkan Percepatan Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat. Hal tersebut ditegaskan oleh Komandan Korem 071/Wijayakusuma  Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., di sela sela peninjauan progres  TMMD ke 106 Tahun 2019 di Desa Cilibang, Kec. Jeruklegi, Kab.Cilacap, wilayah Kodim 0703/Cilacap Rabu (2/10/2019).


Dikatakan Kolonel Dani, selain membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan, juga untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian rakyat.

Ia menuturkan, dalam gelaran TMMD 106 di Cilacap ini, personel TNI yang terlibat sebanyak 150 orang dan ditambah lagi dengan Polri, Ormas dan masyarakat.

"Dipilihnya Desa Cilibang Kecamatan Jeruklegi sebagai sasaran TMMD Ke-106 bukannya tanpa alasan. Karena hal ini, melalui proses yang panjang, usulan dari bawah melalui Musrenbang kemudian diusulkan ke tingkat atas", terangnya. 

Terkait sasaran fisik yang akan dilaksanakan, seperti pembangunan makadam dengan volume P:450 x L 2.5M, pengaspalan jalan, pembangunan gorong gorong plat vol.5 unit, pembangunan talud, pembangunan leneng, pembangunan mck 4 unit, rehab RTLH 20 unit.dll, Danrem menjelaskan output dari semua itu adalah tentunya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti mempermudah para petani mengangkut hasil pertaniannya dan lainnya. 

"Disini dalam progres TMMD 106 Cilacap akan dibangun jalan tembus antar desa, yang nantinya akan mempercepat dan mempersingkat waktu dan jarak transportasi. Yang semula bila masyarakat akan memasarkan hasil panennya memutar jalan lima kilometer menuju ke pasar atau tempat lainnya. Namun nantinya, setelah jalan ini selesai dibangun, dapat dengan cepat masyarakat dapat memasarkan hasil panennya menjadi lima ratus meter ke pasar", ujarnya. 

Terkait masyarakatnya, Danrem menuturkan, masyarakat Desa Cilibang sangat membantu dan dapat bekerjasama dengan para personel satgas TMMD. Hal tersebut, kita lihat saat ini, Babinsa dan Satgas bersama masyarakatnya, bahu membahu berkolaborasi bekerjasama membangun desa. Tidak hanya itu, kita lihat barusan bahwa Babinsa dan Satgas, membantu memberikan sosialisasi wawasan kebangsaan pada anak usia dini melalui berbagai kegiatan seperti lomba melukis perjuangan, menyanyi bersama dan sebagainya. Tak luput pula, warga desa yang lain, mengayuhbagyo melalui kegiatan-kegiatan non fisik seperti tadi lomba memancing bersama sebagai sarana mempererat dan memperkokoh kebersamaan dan kegotongroyongan untuk kemanunggalan TNI dengan Rakyat. (penrem/pendim0713)

Danrem 071/Wijayakusuma Hadiri Pembukaan TMMD 106 Cilacap


Cilacap - Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., hadiri Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 106 Kodim 0703/Cilacap, Rabu (2/10/2019) di Lapangan Desa Cilibang, Kec. Jeruklegi, Kab. Cilacap. 









Inspektur Upacara Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman., S.STP.,M.Si, membuka secara resmi pembangunan lintas sektoral dengan melibatkan segenap elemen dan masyarakat melalui TMMD ini. 

Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati mengatakan, TMMD merupakan aksi nyata dari spirit kegotongroyongan dan kebersamaan antara Pemerintah, TNI, segenap elemen dan masyarakat sasaran program.

Dikatakan Ganjar, program ini merupakan bagian memelihara kebersamaan dan gotong royong untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan, diantaranya adalah kemiskinan dan pengangguran, pemenuhan kebutuhan mendasar masyarakat, pemberantasan Narkoba, memperkuat nasionalisme dan patriotisme serta mewujudkan kedaulatan pangan dan energi. 

“Mensejahterakan masyarakat tidak mungkin hanya mengandalkan peran Pemerintah Pusat saja, TNI-Polri maupun Pemerintah Daerah saja. Semua mesti keroyokan, bersinergi dan bekerjasama untuk menyelesaikan persoalan tersebut,” ucapnya.

Dikatakan, sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD ini, akan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk memajukan desa dengan menggali dan mendayagunakan potensi desa.

Diharapkan dengan pembangunan jalan dan jembatan akan menjadi solusi sehingga aksesibilitas dan mobilitas orang atau barang dari dan ke desa, menjadi lancar untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk tempat warga yang mendapatkan program bedah rumah akan menjadi tempat yang layak huni.

Juga diharapkan masyarakat dapat berdikari kedepannya sehingga lebih sejahtera pasca pembangunan akses. Pada akhirnya melalui TMMD ini, Gubernur berharap desa lebih maju, fasilitas pelayanan dasar masyarakat komplit, SDM makin berkualitas, mandiri, kreatif dan inovatif, punya spiritualitas tinggi, tidak ada narkoba dan berkarakter kebangsaan kuat.

“Lan sing ora kalah penting, kabudayane tansah lestari, itu baru luar biasa,” tandasnya dengan logat Jawa. (Dan yang tak kalah penting, kebudayaannya makin lestari, itu baru luar biasa).

Maksud Ganjar, dalam upacara pembukaan dan penutupan TMMD nanti, kearifan lokal berupa kesenian lokal, diberikan ruang untuk ditampilkan berkreasi dalam upaya melestarikan budaya yang menjadi karakter bangsa.

Pembukaan TMMD 106 Kodim 0703/Cilacap ditandai dengan penyerahan alat peralatan oleh Wakil Bupati Cilacap kepada perwakilan TNI, Polri dan Masyarakat. Penandatangan naskah pengerjaan progres TMMD dari Wakil Bupati Cilacap kepada Dandim 0703/Cilacap disaksikan Danrem 071/Wijayakusuma beserta Forkopimda Cilacap, pemukulan kentong oleh Danrem 071/Wijayakusuma, Wakil Bupati Cilacap beserta segenap Forkopimda Cilacap sebagai simbol Sinergitas dalam kebersamaan dan kegotongroyongan.(penrem/pendim0713)