Tampilkan postingan dengan label Kalinusu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kalinusu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Mei 2024

Jembatan Gantung Merah Putih di Kalinusu Selesai Dibangun

 Brebes - Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si. mengapresiasi warga Desa Kalinusu yang melakukan gotong royong Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias membangun Jembatan Gantung Merah Putih secara guyub dan sangat tanpa mengenal lelah.


Jembatan Gantung Merah Putih 2 itulah nama yang diberikan setelah Jembatan Gantung Merah Putih 1 di Dukuh Wadas Gumantung terlaksana dan kini sudah dimanfaatkan warga.


Jembatan Gantung Merah Putih 2 terbentang panjangnya 80 meter dari bibir sungai Pemali yang menghubungkan antara Desa Kalinusu Kecamatan Bumiayu dan Desa Pangebatan Kecamatan Bantarkawung.


Hari ini Jembatan tersebut sudah bisa dilalui warga dan anak sekolah serta para pedagang dalam melakukan aktivitas. Rabu (15/05/2024).


Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto mengatakan "Alhamdulillah Jembatan Gantung Merah Putih 2 sudah terwujud, itu semua karena jerih payah, keringat, pemikiran, materiil dan doa dari seluruh warga Kalinusu dan warga kabupaten Brebes, yang dulunya sulit dalam jalur transportasi melintasi sungai saat banjir, kini sudah tidak lagi". tuturnya.





"Saya mengucapkan terima kasih juga kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes, relawan dan lainnya sehingga terwujud impian warga Kalinusu yang sudah lama diimpikan hari ini sudah bisa dinikmati". Imbuhnya.


Wasid Kepala Desa Kalinusu sangat senang dengan apa yang telah dilakukan Kodim 0713 Brebes dan Pemda Brebes memberikan Jembatan Gantung Merah Putih kepada warganya.


Tinggal menghitung hari, Jembatan Gantung Merah Putih rencananya akan diresmikan oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si. (Pen0713).

Senin, 13 Mei 2024

Ratusan Warga Kalinusu Angkat Sling Baja Jembatan Gantung Merah Putih 2

 Brebes – Ratusan warga Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu berjejer bak seperti ular mengangkat sling baja Jembatan gantung merah putih 2 yang dilakukan secara bergotong-royong melintasi sungai Pemali. Senin (13/05/2024).


Sling Baja sepanjang sepanjang 120 meter ini akan dibentangkan diatas tiang pancang jembatan gantung merah putih 2 yang sudah dinanti-nantikan warga.






H. Sugondo (80) warga dukuh Kutagaluh memimpin do’a saat dimulainya gotong-royong mengatakan bahwa baru pertamakalinya sejak lahir bisa menyaksikan proses pembuatan jembatan gantung.


“Alhamdulillah atas ridho Allah SWT, diusia saya yang menginjak 81 tahun ini baru melihat secara langsung pembuatan jembatan gantung”. Tutur H. Sugondo.


“Terima kasih TNI Kodim 0713 Brebes dan Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes serta warga Kalinusu yang telah membantu sekuat tenaga dalam memproses pembangunan jembatan yang sudah lama dinantikan”. Imbuhnya.


Sementara Kepala Desa Kalinusu Wasid mengatakan bahwa antusias warganya sangat tinggi dalam melakukan gotong-royong, terlihat saat pengangkatan Sling Baja dan Papan Jembatan sangat cepat dan kompak.


Jembatan Gantung Merah Putih 2 yang berada di Dukuh Kutagaluh Desa Kalinusu ini nantinya akan menghubungkan 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Bumiayu dan Kecamatan Bantarkawung yang direncanakan hari selasa (14/05) selesai pemasangan papan dan bisa dilewati warga. (Pen0713).

Minggu, 28 April 2024

Sudah Berdiri Tiang Pancang Jembatan Gantung Merah Putih 2 Desa Kalinusu Bumiayu

 Brebes – Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dengan Tulus dan Ikhlas yang dicetuskan oleh Komandan Kodim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si sudah membuktikan 1 Jembatan Gantung Merah Putih yang sudah berdiri dan digunakan oleh warga. Jembatan Gantung tersebut berada di Dukuh Wadas Gumantung Desa Kutamendala Kecamatan Tonjong yang dinamakan Jembatan Gantung Merah Putih 1. 


Komandan Kodim 0713 Brebes bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes terus berupaya dalam membantu masyarakat dalam keterisoliran sehingga masyarakat sepadan dan merasakan seperti daerah lainnya. Senin (29/04/2024)







Tidak terkecuali, Desa Kalinus, Kecamatan Bumiayu, sejak disurvey oleh Dandim dan DPU Taru Brebes sebulan yang lalu, kini kondisi pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih 2 akan membentang kokoh menggubungkan Desa Kalinusu dan Desa Pangebatan Kecamatan Bantarkawung.


‘Alhamdulillah saat ini pemasangan tiang pancang jembatan sudah finish dan dilanjutkan pemasangan sling baja dan akan diteruskan pemasangan papan jembatan”. Tutur Dandim.


“Pekerjaan ini sangat memakan waktu dan tenaga, namun dengan didukung oleh tangan-tangan tuhan serta warga masyarakat Kalinusu dan relawan, pekerjaan yang berat menjadi ringan”. Imbuhnya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemda Brebes, relawan dan warga yang telah berjuang bercucuran keringat mendirikan tiang pancang seberat 1,5 ton dengan mudah, maka saya berpesan pada semuanya agar menjaga dan merawat jembatan ini dengan baik untuk anak cucu kita kelak”. Tutup Letkol Sapto Broto. 


Sementara Do’a pemasangan tiang pancang jembatan gantung dipimpin Haji Sugono (74) diatas lubang tempat tiang pancang yang akan ditanam (cor).

Haji Sugono merupakan warga Desa Kalinusu dimana kegembiraan itu muncul setelah ada kepastian dari Dandim 0713 Brebes membangun Jembatan ditempat kelahirannya.


“Saya haru dan senang, sejak kecil saya mengharapkan ada suatu jembatan yang bisa menjadi akses jalan mempermudah dalam menjual hasil pertanian tidak lagi mengeluarkan biaya transportasi yang mahal, anak-anak sekolah juga tidak mengalami kendala saat banjir, bahkan harus melewati 8 kilometer berputar kearah kota Bumiayu baru sampai ke sekolah, dan lagi yang menyedihkan, jika ada warga yang mau melahirkan dan sakit terpaksa dibawa oleh perahu melintasi sungai”. Tutur Mbah Sugono meneteskan air mata saat pimpin do’a pemasangan tiang pancang jembatan gantung disaksikan warga.


“Terima kasih Pak Dandim, Matur suwun Pak Bupati Brebes, Usia saya 74 tahun, kini baru terbangun Jembatan yang sangat bermanfaat sekali untuk anak cucu kami disini”. Tutupnya.


Jembatan Gantung yang berada di Desa Kalinusu merupakan Jembatan Gantung kedua setelah Jembatan Gantung di Dukuh Wadas Gumantung selesai, dan satulagi Pemda dan Kodim 0713 Brebes saat ini sudah memasang papan jembatan Gantung di Dukuh Cisaat Kecamatan Bantarkawung, yang dinamakan Jembatan Gantung  Merah Putih 3. (Pen0713)

Kamis, 28 Maret 2024

Warga Desa Kalinusu dan Relawan Gotong Royong Cor Bekisting Menara Jembatan Gantung Merah Putih 2

 Brebes – Setelah Jembatan Gantung Merah Putih 1 di Dukuh Wadas GUmantung Desa Kutamendala Kecamatan Tonjong selesai berdiri, kini giliran Jembatan Gantung Merah Putih 2 dibangun dengan cara bergotong royong dengan Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias.


Komandan Kodim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si melalui Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias hari ini melaksanakan pengecoran Bekisting Menara Jembatan Gantung Merah Putih 2 yang akan menghubungkan antar 2 kecamatan yakni Kecamatan Bumiayu dan Bantarkawung, lokasi pembangunan berada di Dukuh Kutagaluh, Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu dan Dukuh Karangwungu, Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis (28/03/2024).







Jembatan Gantung Merah Putih 2 Desa Kalinusu panjangnya 70 meter dengan lebar 2 meter.


Dikatakan Dandim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si bahwa pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih yang kedua ini atas dasar permintaan warga masyarakat dimana apabila banjir di sungai Kalinusu aktivitas warga terhenti dan harus berputar melewati pusat kota Bumiayu dengan menghabiskan waktu 45 menit, anak sekolah diliburkan jika terjadi banjir dan melakukan evakuasi warga yang sakit melewati sungai dengan ditandu menggunakan kain sarung yang digantung dengan kayu untuk dipikul.


Dengan dasar tersebut, Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si bersama Pj. Bupati Brebes Iwannudin Iskandar, S.H., M.Hum merespon dengan cepat, mengingat kebutuhan Jembatan di Kalinusu sangat diharapkan sudah berpuluh-puluh tahun oleh warga.


Kepala Desa Kalinusu Wasid (57) saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa gotong royong Gerakan Tangan Tuhan yang dicetuskan oleh Pak Dandim Brebes sangat menggugah semangat warga Kalinusu untuk secepatnya meiliki jembatan penghubung dimana warga sangat membutuhkan dalam mengais rejeki baik mengantar hasil pertanian, perkebunan dan lainnya.


“Terima Kasih Pak Dandim, semoga Pak Dandim beserta keluarga diberikan kesuksesan dan kesehatan serta karier lancer. Aaamiin”. Tutur Wasid.


“Keberkahan rejeki dibulan ramadhan ini sangat berarti unutk warga Kalinusu, dimana harapan satu-satunya jembatan ini untuk anak cucu kami agar sama dengan daerah-daerah lain, yaitu menikmati hidup yang layak dan pendidikan yang tinggi”. Imbuhnya.

“Bila menggingat kejadian saat sungai banjir, banyak anak-anak sekolah tidak bisa berangkat dan perekonomian tersendat dan harus mengeluarkan ongkos dan biaya lumayan banyak, sehingga keuntungan pedagang dan petani sangat sedikit (pas-pasan), pernah ada ibu-ibu yang akan melahirkan bahkan orang dewasa dan anak-anak saat mengalami sakit harus menahan diri menunggu air sungai surut atau harus berputar menuju pusat kota Bumiayu”. sebutnya.


Melalui Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias, Dandim 0713 Brebes membantu kesulitan masyarakat dengan selalu bersinergi dengan Pemerintah Daerah, Polri dan seluruh stakeholder guna membantu pemerintah membangunkan Jembatan Gantung Merah Putih 2 di Desa Kalinusu Bumiayu. (Pen0713).

Kodim 0713 Brebes Gelar Bakti Sosial di Wilayah 3T di Desa Kalinusu Bumiayu

 Brebes - Kodim 0713 Brebes menggelar kegiatan program bakti sosial di wilayah Terpencil, Terluar, Terisolir (3T) dan Kumuh Perkotaan Semester I TA 2024 bertempat di Balaidesa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Kamis (28/03/2024).


Bakti sosial di wilayah 3T tersebut dengan tujuan membantu pemda dalam meningkatkan kesehatan, kesejahteraan serta literasi masyarakat dengan memberdayakan potensi wilayah serta SDM untuk menjadi lebih baik, mandiri dan memiliki peluang untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, berupa kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan massal, peningkatan literisasi serta pengentasan buta aksara, pelatihan dan penyuluhan dalam pengembangan UMKM, dan  pemberian bantuan sosial (sembako). 


Kegiatan melibatkan TNI, Baznas Brebes, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui tenaga Kesehatan Puskesmas Kaliwadas, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Brebes, Pemerintah Desa dan ratusan masyarakat.


Dandim 0713 Brebes yang diwakili Kepala Staf Mayor Inf Drs. Abdul Asis Lallo  turun langsung ke lokasi melakukan aksi bakti sosial teritorial wilayah Terpencil, Terluar, Terisolir (3T) dan Kumuh Perkotaan.







“Kegiatan ini merupakan bakti sosial Kodam IV/Diponegoro melalui Kodim 0713 Brebes dan ini bentuk kepedulian TNI AD untuk masyarakat Brebes. Apresiasi kami masyarakat disini sangat antusias, ” kata Mayor Inf Drs. Abdul Asis Lallo  saat di konfirmasi.


Selama kegiatan bakti sosial Kepala Staf Kodim 0713 Brebes  meninjau langsung secara bergiliran ke tiap-tiap lokasi dan turut membagikan langsung sembako kepada masyarakat. 


“Kita berharap dengan kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, mudah-mudahan desa yang jauh dari perkotaan kedepannya bisa di hidup sejahtera, ” harapnya.


Sementara itu, Masiyah (57) warga dukuh Kutagaluh Kalinusu mengaku telah datang ke lokasi sejak pagi hari. Ia melakukan pemeriksaan kesehatan secara umum, dan khususnya pengecekan tensi, kolesterol dan gula darah.




“Terimakasih kepada pak Dandim Brebes, kami berharap sering-sering kegiatan ini dilakukan, karena sangat membantu kami, ” katanya sambil tersenyum.(Pen0713)

Minggu, 25 Februari 2024

Dandim Brebes Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Kalinusu

 Brebes - Kembali Survey dengan Gerakan Tangan Tuhan  Menuju Brebes Berhias, Komandan Kodim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si menerima laporan langsung dari warga Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu mengeluh minta dibuatkan Jembatan Gantung. Sabtu (24/02/2024).


Tak berapa lama, Dandim bersama Tim Pbangunan Jembatan Gantung beserta DPU TARU Kabupaten Brebes survey dilokasi yang disambut oleh warga setempat.


Dandim 0713 Brebes bersinergi dengan Pemkab Brebes untuk membangun Jembatan Gantung yang akan menghubungkan Dukuh Kutagaluh, Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu menuju Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung.


Disinilah akan ada pertemuan dua bahasa, Bahasa Jawa Ngapak Brebesan (Bumiayu) dengan Sunda (Bantarkawung) walaupun masih dalam satu wilayah Kabupaten.


Komandan Kodim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si saat survey bersama Tim Pembuat Jembatan Gantung didampingi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Brebes secara langsung melihat kondisi tempat yang rencananya akan dibangun Jembatan Gantung sepanjang 80 meter dalam waktu dekat.


Dandim Brebes saat bertemu dengan warga Desa Kalinusu dilokasi mengatakan “Mari kita bekerjasama dengan bergotong-royong melalui Tangan Tuhan, Bapak Ibu tidak harus mengeluarkan uang, tapi berilah tenaga dan pikirannya agar Jembatan Gantung ini segera terwujud”. Tutur Dandim Letkol Sapto Broto.








“Semua akan berjalan jika saling mendukung dan membantu secara Tulus dan Ikhlas, seperti yang sudah berjalan pembangunan Jembatan Gantung di Tonjong, yaitu di Dukuh Satir dan Dukuh Wadas Gumantung”. Imbuhnya.


Sementara Kepala Desa Kalinusu Wasid mengungkapkan rasa syukur akan dibangunnya Jembatan Gantung didesanya, sebab dari Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sampai sekarang warga Kalinusu selalu menyebrang sungai untuk mencari nafkah dan sekolah”. Tutur Wasid.


“Coba bayangkan ada 8.000 KK dan 10.600 jiwa semenjak Kemerdekaan Indonesia Tahun 1945, warga Kalinusu selalu memutar jalan bilamana mengurus administrasi ke Kecamatan Bumiayu yang memakan waktu kurang lebih 45 menit dengan jarak  9 KM, Biayapun dikeluarkan secara pribadi jika menggunakan ojek motor dengan membayar 20 ribu sekali jalan, bila naik perahu per-orang 2 ribu dan jika membawa motor dikenakan 10 ribu, apalagi anak-anak yang berangkat sekolah, mereka harus melintasi rintangan derasnya air sungai untuk menuju Kecamatan Sebrang yakni Kecamatan Bantarkawung”. Ucap Kades Kalilnusu terlihat berkaca-kaca matanya hari akan ada rencana pembangunan jembatan gantung.


“Syukur Alhamdulillah, Saya mengucapkan terima kasih kepada Dandim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Sapto Broto, kini mimpi warga Kalinusu akan terwujud, semoga Pak Dandim diberikan kesehatan dan sukses”. Tutup Wasid di amin kan seluruh warga yang hadir menyaksikan pengukuran panjang Jembatan Gantung Meah Putih. (Pen0713).

Jumat, 21 Agustus 2020

Upaya Kodim 0713 Brebes Di Pra TMMD Reguler 109

  

Brebes – Memasuki Pra TMMD Reguler Ke-109, Kodim 0713 Brebes kini menjadi sasaran sebagai lokasi tempat kegiatan tersebut. Tepatnya berada di Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sabtu (22/08/2020).




 

Dalam masa persiapannya, Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Arm Mohamad Haikal Sofyan memulai Pra TMMD mengerahkan alat berat Excavator PC-45 guna mempermudah pembuatan akses jalan sebagai sasaran utama guna mempermudah transportasi jalan saat membawa bahan material dan lainnya.

 

Tepatnya di Dukuh Karanganyar RT 02 RW 01, telah dilakukan pembukaan badan jalan sepanjang 50 meter dari sasaran 200 meter, penebalan jalan juga dilakukan setinggi 1 meter.

 

Kapten Arm Jupriadi Danramil 08 Bumiayu membenarkan “Bahwa pelaksanaan TMMD Reguler ini berada diwilayah binaannya yaitu Desa Kalinusu, Hari sudah melakukan pekerjaan pembukaan jalan”. Tutur Danramil.

 

Upaya yang dilakukan di Pra TMMD Reguler 109 ini adalah mempercepat proses pembangunan dan pekerjaan agar selesai tepat pada waktunya. (Utsm)


Senin, 22 Juni 2020

Babinsa Bantu Pembuatan Sodetan Saluran Irigasi Di Kali Keruh Bumiayu


Brebes – Karya Bhakti TNI bersama warga dilakukan di sungai kali keruh ex bendung notog Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Minggu (21/06/2020).




Bendungan kali yang ambrol tepatnya di dukuh petahana RT. 6 RW. 05 kini telah di laksanakan karya bhakti pembuatan sodetan saluran irigasi guna menghadapi musim pengolahan lahan sawah petani yang diikuti sekitar 78 orang masyarakat pengguna air saluran irigasi bersama TNI Babinsa Kalinusu Sertu Eko Nuhyoto, P3A Kalinusu H. Saepudin Raip dan Petugas Ulu-Ulu Sutomo dan Rakhmat.

Diantaranya adalah pembuatan tanggul sodetan penahan air dengan panjang 150 meter dan lebar 4 meter yang merupakan tanggul utama, pembuatan tanggul penahan air panjang 50 meter dengan lebar 2 meter, pengisian karung isi sirtu sebanyak 350 karung (guna menahan gerusan air).

Kegiatan karya bhakti ini dilanjutkan hari ini senin (22/06) dengan melibatkan banyak warga masyarakat dengan penambahan pengisian sirtu ke karung untuk penambahan penahan air.

Dikatakan oleh Babinsa Sertu Eko bahwa kegiatan karya bhakti ini dilakukan bergotong royong atas kesadaran masyarakat. Tuturnya.

Petugas Ulu-Ulu Sutomo juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sangat tinggi, dimana TNI (Babinsa) ikut andil dalam pelaksanaan gotong royong ini. (Utsm).

Jumat, 09 Agustus 2019

Talang Air Irigasi Sekunder Ambruk Di Desa Kalinusu Bumiayu


Brebes – Berada di dukuh kampung baru RT 02 RW 05 Desa Kalinusu Kecamatan Bumiayu telah terjadi ambruknya Talang irigasi sekunder bendungan Notog Bumiayu (talang kalilutung) dengan panjang 30 meter dan lebar 1 meter. Jum’at (09/08/2019).

 

 



Diperkirakan menurut Babinsa dari efek gempa pada (02/08) yang retak dan tidak terkontrol sehingga dalam perkiraan akan berimbas gagal panen sekitar 200 hektar tanaman padi di desa tersebut. Kata Babinsa.

 

Ambruknya talang irigasi itu disebabkan oleh kedua tiang cor penyangga roboh, sekitar kurang lebih 100 juta untuk pembangunan kembali. Tambahnya.

 

Babinsa, Sekdes, P3A, Ulu-ulu dan masyarakat setempat mengecek ke lokasi secara langsung melihat keadaan dilapangan guna dibahas dalam memutuskan pembangunan tersebut.

 

Dari hasil musyawarah dan koordinasi, salah satunya adalah merencanakan tanggap darurat menggunakan drum dengan cara di las untuk mengalirkan air yang terputus kurang lebih 30 drum untuk menggantikan sementara.

 

Penanganan jaringan sekunder ini merupakan kewenangan dinas perairan kabupaten Brebes dimana hal tersebut sudah dilaporkan setelah kejadian ini. (Utsm)