Tampilkan postingan dengan label Pembukaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pembukaan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Oktober 2019

Danrem 071/Wijayakusuma Hadiri Pembukaan TMMD 106 Cilacap


Cilacap - Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., hadiri Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 106 Kodim 0703/Cilacap, Rabu (2/10/2019) di Lapangan Desa Cilibang, Kec. Jeruklegi, Kab. Cilacap. 









Inspektur Upacara Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman., S.STP.,M.Si, membuka secara resmi pembangunan lintas sektoral dengan melibatkan segenap elemen dan masyarakat melalui TMMD ini. 

Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati mengatakan, TMMD merupakan aksi nyata dari spirit kegotongroyongan dan kebersamaan antara Pemerintah, TNI, segenap elemen dan masyarakat sasaran program.

Dikatakan Ganjar, program ini merupakan bagian memelihara kebersamaan dan gotong royong untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan, diantaranya adalah kemiskinan dan pengangguran, pemenuhan kebutuhan mendasar masyarakat, pemberantasan Narkoba, memperkuat nasionalisme dan patriotisme serta mewujudkan kedaulatan pangan dan energi. 

“Mensejahterakan masyarakat tidak mungkin hanya mengandalkan peran Pemerintah Pusat saja, TNI-Polri maupun Pemerintah Daerah saja. Semua mesti keroyokan, bersinergi dan bekerjasama untuk menyelesaikan persoalan tersebut,” ucapnya.

Dikatakan, sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD ini, akan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk memajukan desa dengan menggali dan mendayagunakan potensi desa.

Diharapkan dengan pembangunan jalan dan jembatan akan menjadi solusi sehingga aksesibilitas dan mobilitas orang atau barang dari dan ke desa, menjadi lancar untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk tempat warga yang mendapatkan program bedah rumah akan menjadi tempat yang layak huni.

Juga diharapkan masyarakat dapat berdikari kedepannya sehingga lebih sejahtera pasca pembangunan akses. Pada akhirnya melalui TMMD ini, Gubernur berharap desa lebih maju, fasilitas pelayanan dasar masyarakat komplit, SDM makin berkualitas, mandiri, kreatif dan inovatif, punya spiritualitas tinggi, tidak ada narkoba dan berkarakter kebangsaan kuat.

“Lan sing ora kalah penting, kabudayane tansah lestari, itu baru luar biasa,” tandasnya dengan logat Jawa. (Dan yang tak kalah penting, kebudayaannya makin lestari, itu baru luar biasa).

Maksud Ganjar, dalam upacara pembukaan dan penutupan TMMD nanti, kearifan lokal berupa kesenian lokal, diberikan ruang untuk ditampilkan berkreasi dalam upaya melestarikan budaya yang menjadi karakter bangsa.

Pembukaan TMMD 106 Kodim 0703/Cilacap ditandai dengan penyerahan alat peralatan oleh Wakil Bupati Cilacap kepada perwakilan TNI, Polri dan Masyarakat. Penandatangan naskah pengerjaan progres TMMD dari Wakil Bupati Cilacap kepada Dandim 0703/Cilacap disaksikan Danrem 071/Wijayakusuma beserta Forkopimda Cilacap, pemukulan kentong oleh Danrem 071/Wijayakusuma, Wakil Bupati Cilacap beserta segenap Forkopimda Cilacap sebagai simbol Sinergitas dalam kebersamaan dan kegotongroyongan.(penrem/pendim0713)

Heboh, Grup Kesenian Lokal Asal Jipang Brebes, Memberikan Warna Di Pembukaan TMMD Sengkuyung


Brebes – Marching Band Blik Bintang Timur, asal Desa Jipang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, adalah salah satu grup kesenian lokal yang mendapatkan kehormatan untuk tampil dalam event sekelas kabupaten, yaitu upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III TA. 2019. Rabu (2/10/2019).



Mereka menabuh ember cat dan kaleng bekas untuk menyambut Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE.MH, Dandim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, serta para tamu undangan lainnya. Mayoret sekaligus pimpinan grup, Sunarti (40) terlihat menggunakan tongkat kayu dan botol plastik bekas minuman untuk memimpin anggotanya yaitu Ibu-ibu dari RT. 03 RW. 05 Desa Jipang, mengawal rombongan menuju tempat upacara, lapangan desa setempat.

Dibenarkan Peltu Diono, Bati Tuud Koramil 12 Bantarkawung Kodim 0713 Brebes, yang merupakan kakak dari Sunarti, bahwa setiap perlombaan agustusan tingkat kecamatan, grup kesenian tersebut hampir selalu selalu menjadi juara pertama dari aspek kelucuan, kekompakan, jenis lagu serta irama yang dimainkan.

“Ini merupakan wujud semangat masyarakat Jipang dalam menyambut pembangunan. Juga ungkapan terima kasih,” ujarnya.

Sementara itu Kades, H. Bahrum, SH (65), menyatakan bahwa warganya ingin memberikan yang terbaik sebagai ucapan terima kasih kepada Pemerintah dan Kodim karena desanya mendapatkan pembangunan besar-besaran.

“Mewakili masyarakat saya ucapkan terima kasih atas TMMD Sengkuyung. Juga kesenian lokal diberikan kesempatan berkreasi dan diperkenalkan ke umum,” ucapnya.

Selain grup tersebut, juga tampil grup kesenian lokal lainnya dari sekolah setempat serta hadroh dari Ibu-ibu PKK. (Aan)

Jumat, 23 Agustus 2019

Pukul Kentongan, Pangdam Diponegoro Turut Membuka Pesta Rakyat Jateng di Wonogiri

Wonogiri – Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E, MM (baju batik), turut membuka Pesta Rakyat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Jawa Tengah, yang digelar di Alun-alun Giri Mandala Krida Bhakti Kabupaten Wonogiri. Jumat (23/8/2019).

Pesta yang dilangsungkan tiga hari kedepan ini, mengusung tema "Ngrumat Bebrayan Mbangun Jawa Tengah" ini, dibuka secara langsung oleh Gubernur, H. Ganjar Pranowo, S.H, M.IP. Dalam sambutannya, Ganjar menegaskan bahwa bebrayan (hidup bersama – red), harus dipelihara dengan cara saling menghargai dan menghormati.

“Kemiskinan yang setiap hari berusaha kita turunkan, merupakan bagian dari spirit kita,” ucap Ganjar.

Diingatkannya juga, bahwa pemerintahan harus dikelola dengan sebaik-baiknya sehingga mampu makin melayani, makin bersih dan mempunyai integritas yang tinggi dalam mengentaskan kemiskinan di Jateng.  

“Mari kita tingkatkan pendapatan dan kinerja dalam proporsi yang benar dengan memprioritaskan pelayanan publik,” tandasnya.

Selanjutnya Gubernur, yang juga didampingi Wakil Gubernur, H. Taj Yasin Maimoen, Ketua DPRD Jateng Rukma Setiyabudi, Sekda Provinsi Dr. Ir. Sripuryono Karto Soedarno, KS.Mp, Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Dandim 0728 Wonogiri Letkol Infanteri M. Heri Amrrulloh, S. Sos, M.H, Kapolres AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, SIK. M.Si, serta para Kepala OPD Pemprov Jateng dan Kabupaten, meninjau stand-stand pameran di Gedung Olah Raga (GOR) Giri Mandala Wonogiri.

Selain kegiatan yang memberikan ruang bagi kerajinan lokal maupun potensi-potensi kabupaten lainnya di Jateng agar tercium ke nasional, juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, olahraga dan seni budaya. (Pendam IV Diponegoro/Aan)