Rabu, 14 Agustus 2024

Dandim 0713 Brebes, Pimpin Upacara Renungan dan Ulang Janji Pramuka

 Brebes - Dandim 0713 Brebes Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si., pimpin upacara ulang janji dan renungan Hari Pramuka ke-63 Tingkat Daerah Brebes Tahun 2024. Selasa malam (13/08/2024).


Giat tersebut dihadiri Ka Kwarcab Brebes Ir. Djoko Gunawan, MT, Kapolres Brebes, Kajari Brebes, Dandim 0713 Brebes selaku Pembina Upacara membacakan naskah Ulang Janji “Tri Satya” yang diikuti oleh seluruh peserta.





” Renungan malam dengan memegang Sang Merah Putih yang ada dipundak dan kita tempelkan didada kiri, agar selama jantung kita masih berdetak, kita akan selalu ingat bahwa di pundak kita, dipercayakan tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan janji Pramuka Indonesia, ” papar Letkol Sapto Broto.


Disisi lain, Dandim berharap Pramuka dapat terus berikan kontribusi terbaiknya untuk Negara.


“Sebagai organisasi kepemudaan, Pramuka atau Praja Muda Karana harus terus dapat memberikan kontribusinya kepada Bangsa, terutama dalam membangun karakter Bangsa,” ujar Dandim.


Sebagai Pandu Indonesia, Dandim meminta agar Pramuka dapat bulatkan tekad, mengobarkan semangat, untuk meneruskan perjuangan dan pengabdian demi tercapainya tujuan bangsa.


“Yakni masyarakat adil daimbuhnya, dan berdasarkan Pancasila dan undang-undang undang dasar 1945,” imbuhnya.


Tema Hari Pramuka Ke-63 Tahun 2024 "Pramuka Berjiwa Pancasila Menjaga NKRI". (Pen0713).

Senin, 12 Agustus 2024

Serda Usman : Permainan Catur Sarana Komsos Dengan Warga Binaan

 Brebes - Komunikasi Sosial (Komsos) merupakan sarana yang sangat tepat sekali dalam merangkul warga Binaan dalam rangka memperkokoh Kemanunggalan TNI Rakyat. Banyak sekali yang dapat dilakukan oleh para Babinsa dalam berkomunikasi Sosial dengan warga Binaan.

Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 13 Salem Kodim 0713 Brebes Serda Usman, dengan cara bermain catur sambil melaksanakan Komsos (Komunikasi Sosial), di wilayah Binaanya Desa Salem, Kecamatan Salem, Brebes, Jawa Tengah. Senin, (12/08/2024). 




Dalam Komsos kali ini, Serda Usman mengajak masyarakat untuk lebih dekat lagi kepada Babinsa sehingga masyarakat tidak merasa takut atau tidak sungkan lagi kepada Babinsa, ini juga merupakan implementasi dari 8 wajib TNI yg ke - 7 tidak sekali kali menakuti dan menyakiti hati rakyat," ucapnya.


Selain itu, dirinya juga menghimbau kepada warganya agar tidak mudah terprovokasi dan hasutan dari orang lain, jangan menyebarkan berita berita hoax yang belum tentu kebenarannya.


Serda Usman juga tak lupa mengajak warga masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan dengan lebih aktif lagi dengan kegiatan Pos Kamling. Ini sebagai sarana antisipasi masuknya oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab.(Pen0713).

Danramil Banjarharjo "Calon Paskibraka Harus Sigap"

Brebes - Lapangan Raden Rangga merupakan tempat penggemblengan para calon Paskibraka Tingkat Kecamatan Banjarharjo, yang berada di Desa Banjarharjo, Brebes, Jawa Tengah. Senin (12/08/2024).


Sejumlah 40 siswa yang terpilih dari berbagai sekolah SMA/SMK dan MA yang berada di kecamatan tersebut nantinya akan mengibarkan Bendera Merah Putih pada tanggal 17 Agustus 2024. 


Camat Banjarharjo Eko Purwanto S.P.,M.Si., KP. saat meninjau latihan jelang H-5 bersama Danramil 14 Banjarharjo Kapten Inf Agus Widodo mengatakan "Alhamdulillah perkembangan latihan hingga saat ini sudah terlihat baik, harapannya nanti saat pelaksanaan mereka bisa melaksanakan tugas mulia ini dengan sukses". tutur Eko Purwanto. 




Sementara Danramil Kapten Inf Agus Widodo menambahkan " Semua pelatih baik dari Koramil dan Polsek sudah menyiapkan anggota Paskibra mulai dari seleksi hingga latihan benar-benar memperhatikan kesigapan, ketelitian, ketangkasan dan kekompakan, itu merupakan kewajiban pelatih atau pembina agar mereka mampu menjalankan tugas serta dapat menanamkan nilai-nilai Kedisiplinan, Nasionalisme dan Patriotisme". paparnya.


"Bukan hanya sekedar latihan  baris berbaris saja, namun mereka dilatih kekompakan tim agar segala tugas mulianya tercapai sesuai yang diharapkan".tutupnya. (Pen0713)

Minggu, 11 Agustus 2024

Paskibraka Brebes Dibekali Pemantapan Ideologi Pancasila dan Penguatan Bela Negara

 Brebes - Sejumlah 36 calon Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Brebes dibekali Materi Pemantapan Ideologi Pancasila dan Penguatan Bela Negara di Aula Jenderal Soedirman 107 Brebes, Jawa Tengah. Jum'at malam (09/08/2024). 


Kustoro WHY., S.IP Alumni Lemhanas memberikan materi tersebut dengan tema " Pemantapan Ideologi Pancasila dan Penguatan Bela Negara Pelajar Kabupaten Brebes Tahun 2024.

Dikatakannya "Saya memberikan materi tentang pemantapan ideologi Pancasila dan Penguatan Bela Negara khususnya untuk calon Paskibraka, sebab adik-adik yang hebat ini calon penerus bangsa, putra - putri terbaik". paparnya.





Menurutnya, Pengertian pemantapan ideologi Pancasila  adalah upaya untuk membuat seseorang atau menjadi teguh dalam rangka menunjang kehidupan seseorang atau kehidupan bersama sebagai suatu masyarakat.


Sedangkan Pancasila sebagai ideologi negara bermakna bahwa sila-sila dalam Pancasila nilai-nilainya merupakan ide dasar dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai yang dicita-citakan.


Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara merupakan kedudukan yuridis formal karena tertuang dalam pembukaan undang-undang dasar 1945.


Ditambahkannya bahwa Potensi dan ancaman Indonesia terhadap dunia diantaranya kaya sumber daya alam, penduduk indonesia yang beragam, Negara kepulauan dan Letak strategis. 


Sementara WHY sapaan akrabnya menyampaikan bahwa ada tantangan bagi pelajar atau remaja saat ini yang sangat berbahaya dan dihindari diantaranya Napza, Seks bebas, Tawuran, Peer Pressure, Bolos Sekolah, Nyontek, Merokok dan Pornografi. 


Sejarah mencatat bahwa pemuda pelajar mempunyai peran dan fungsi yang sangat strategis sehingga perlu dikembangkan potensi melalui penyadaran pemberdayaan dan pengembangan sebagai bagian dari aset pembangunan nasional dan keberlangsungan negara dalam mengisi kemerdekaan dalam bingkai NKRI.


Tantangan bangsa dan negara semakin berat seiring perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi di era global.


Diakhir materi, WHY mengungkapkan bahwa Indonesia dengan segala kelebihan menjadi ancaman bangsa lain. Nilai-nilai leluhur bangsa Indonesia mulai luntur di kalangan pemuda dan pelajar serta masyarakat. 


Kustoro WHY., S.IP menanggapi bahwa Kenakalan remaja bisa diantisipasi dengan cara rol model, belajarlah ilmu psikologis agar tau karakter dasar manusia serta mengajak para Calon Paskibraka untuk selalu belajar dan membaca buku guna menunjang kesiapan sebagai penerus menuju Indonesia Emas. (Pen0713).

Sabtu, 10 Agustus 2024

Penuhi Kebutuhan Warga Binaan, Babinsa Ciomas Buat Sumur Resapan

 Brebes – Gerak cepat Bintara Pembina Desa (Babinsa) Ciomas, Koramil 12 Bantarkawung, Kodim 0713 Brebes langsung membuktikan kinerjanya dalam membantu kesulitan warga, dimana musim kemarau sangat kesulitan air bersih untuk dikonsumsi.


Kopka Hudayana, Babinsa Ciomas bergerak cepat dibantu dengan warga dalam membuat sumur resapan disungai untuk memenuhi kebutuhan di RW 02 yang memiliki 750 warga di Sungai Ciraja, Desa Ciomas, Kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah. Sabtu (10/08/2024).





“Untuk bisa mendapatkan air, warga membuat semacam lubang di dasar sungai yang sudah surut. Air yang tertampung di lubang, selanjutnya diambil karena lebih jernih dan bersih, termasuk  layak untuk dikonsumsi’. Tutur Kopka Hudayana.


"Debit air sungai juga saat ini sangat kecil, sehingga warga harus menggali dasar sungai untuk mendapatkan air, semacam sumur kecil. Air di lubang lalu diambil," imbuhnya.


“Kami diperintahkan Komandan Kodim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si secara khusus untuk mengatasi masalah ini bersama pemerintah desa dan seluruh warga untuk mendapatkan air bersih sesuai yang mereka harapkan”. Tambah Kopka Huyana. 


Dia menambahkan, mengambil air di sungai Cirata dilakukan sejak debit air Instalasi Pamsimas mengecil sejak sebulan lalu. Air yang keluar dari sumur dalam ini tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan warga setiap hari. 


Sementara Sementara Kepala Urusan (Kaur) Pemerintah Desa (Pemdes) Ciomas, Kholid saat membenarkan jika warganya sudah mengalami kesulitan air bersih sejak musim kemarau berlangsung hingga saat ini.


"Air dari lubang sumur di pinggir sungai, warga Ciomas menggunakannya untuk memasak dan mandi. Sedangkan keperluan cuci, diambil langsung dari air sungai yang sampai saat ini masih mengalir," ungkap Kholid.


“Alhamdulillah, terima kasih Kodim 0713 Brebes dan Pak Dandim Brebes, kini Babinsa bersama warga bahu membahu membuat lubang sumur untuk menampung air bersih, dan saat ini sudah mencapai 80 persen”. Tutupnya. (Pen0713).

Dandim 0713 Brebes bersama Forkompinda Ikuti Rangkaian Festival Bawang Merah Tahun 2024

 Brebes - Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si bersama Fokompinda ikuti rangkaian acara Festival Bawang Merah yang berlangsung 2 hari yang terpusat di alun-alun Kabupaten Brebes. Sabtu (10/08/2024). 


Kedua Kalinya, Pemerintah Kabupaten Brebes kerja bareng Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) menggelar Festival Bawang Merah (FBM) Tahun 2024 untuk kedua kalinya. Acara tersebut dibuka Penjabat Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar SH M Hum. 




FBM yang digelar Jumat dan Sabtu 9-10 Agustus 2024 diisi berbagai kegiatan seperti lomba cerdas cermat,  mewarnai dan melukis tingkat TK, SD/MI, kontes bawang merah, gerakan pangan murah, Bazar UMKM, BUMD, Perbankan, panen bawang merah, mbutik, rogol dan nggedeng bawang merah, fun cooking, live musik, expo festival bawang merah, bawang merah carnaval, lomba Kretinovtan, serta santunan anak yatim.


Festival Bawang Merah Brebes Tahun 2024 kali ini mengangkat tema “Merajut Tradisi, Menuai Keberkahan, Menuju Indonesia Maju”.


Pj Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar dalam sambutannya menyampaikan berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah tahun 2024, Brebes telah mencatatkan produksi bawang merah terbesar di tanah air.


"Brebes dikenal sebagai salah satu sentra produksi bawang merah terbesar di Indonesia. Produksinya bahkan menyumbang hingga 60 persen kebutuhan Jawa Tengah dan 16 persen kebutuhan nasional," ujar Iwan.


Lanjut Iwan, permintaan bawang merah dari negara-negara tujuan ekspor juga sangat tinggi. Thailand menjadi negara dengan permintaan terbesar, yakni sebanyak 10.000 ton. Disusul Singapura dan Malaysia masing-masing 2.000 ton, serta Vietnam sebanyak 5.000 ton. Ekspor ini direncanakan akan berlangsung hingga bulan November mendatang.


"Kualitas bawang merah Brebes sangat baik dan diminati pasar internasional. Kami optimis ekspor ini akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani bawang merah," tambah Iwan.


Pemerintah Kabupaten Brebes mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta Bank Indonesia (BI) dalam upaya meningkatkan produksi dan pemasaran bawang merah. Mulai dari penyediaan bibit unggul, pendampingan teknis budidaya, hingga fasilitasi pemasaran ke pasar domestik dan internasional.


Untuk mengatasi melimpahnya produksi bawang merah saat panen raya, Pemerintah Kabupaten Brebes juga melakukan ekspor besar-besaran ke empat negara di Asia Tenggara. Sebanyak 19 ribu ton bawang merah berkualitas tinggi dari Brebes dikirim ke Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Thailand yang ditandai dengan pemotongan untaian pita dan pemecahan kendi di depan mobil kontainer oleh PJ Bupati Brebes didampingi perwakilan Badan Pangan Nasional (Bapanas) disaksikan jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, serta para pejabat dan tamu undangan lainnya.


Iwan mengungkapkan bahwa ekspor ini bertujuan untuk menstabilkan harga bawang merah di pasaran dalam negeri, ungkapnya.


Plt. Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Dr Sarwo Edhy menyampaikan, atas nama Badan Pangan Nasional berharap event produk unggulan yang berlangsung saat ini dapat terus dilakukan.


Menurutnya kegiatan tersebut merupakan langkah awal upaya Pemerintah Daerah Brebes di tengah persaingan global yang semakin ketat untuk memperkenalkan lebih luas lagi produk unggulanya baik di tingkat nasional maupun di tingkat internasional.


"Sehingga diharapkan perekonomian masyarakat Brebes dapat terus meningkat dan meningkat,” ujar Sarwo Edhy yang juga putra asli Salem Kabupaten Brebes.


Sementara itu Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian Republik Indonesia Andi  Mohamad Idil Fitri menyampaikan, melalui Festival Bawang Merah Brebes 2024, pihaknya mengajak untuk bahu-membahu memajukan pertanian khususnya di sektor holtikultura. Lebih spesifik lagi bawang merah yang selama bertahun- tahun terbukti mampu memberikan daya ungkit pertumbuhan ekonomi yang luar biasa. 


“Kita berharap dari festival ini menghasilkan output yang strategis dan berdampak bagi kesejahteraan petani bawang merah seluruh Indonesia,” pungkasnya.


Selanjutnya Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Brebes Drs M Furqon Amperawan MP melaporkan, bahwa seluruh jajaran dan semua pihak yang telah berkontribusi, dukungan partisipatif langsung atas gelaran FBM ini diucapkan terima kasih. Penyelenggaraan FBM Brebes 2024 tidak hanya perayaan budaya dan ekonomi lokal, tetapi juga memiliki peran penting dalam upaya peningkatan pemberdayaan Ekonomi Kreatif, Pariwisata, juga tidak kalah pentingnya adalah untuk Pengendalian Inflasi. 


Kata Furqon yang juga selaku Ketua Panitia penyelenggara FBM Brebes mengatakan, Inflasi yang merupakan kenaikan harga barang dan jasa secara umum, dapat diakibatkan oleh berbagai faktor, termasuk fluktuasi harga komoditas penting seperti bawang merah. Dengan menyelaraskan kegiatan festival dengan upaya meningkatkan produksi, diversifikasi produk, edukasi konsumen, stimulasi ekonomi lokal, dan dukungan kebijakan, FBM Brebes 2024 berperan penting dalam pengendalian inflasi. 


"Festival ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga merupakan alat strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Brebes," tambah Furqon. 


Furqon berharap, dengan adanya festival ini, potensi bawang merah berubah semakin luas, baik di tingkat nasional maupun internasional dan juga semoga upaya kita dalam meningkatkan produktivitas, Inovasi dan pemasaran bawang merah dapat terus berlanjut, memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Brebes. 


Pada acara tersebut selain Launching Festival Bawang Merah Brebes 2024 juga dilaksanakan penandatanganan kerja sama antar daerah dan kerja sama Petani Milenial. 


Karnaval Festival Bawang Merah juga tersaji dalam rangkaian acara, dengan menampilkan hasil panen Bawang Merah yang dirangkai cantik dan indah disaksikan ribuan warga Brebes. (Hms/Pen0713)

Jumat, 09 Agustus 2024

Pererat Silahturahmi Dandim, Kapolres dan Kejari Brebes Olah Raga Sepak Bola

 Brebes - Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si menuturkan bahwa kegiatan olahraga Sepak Bola bersama ini akan rutin dilakukan, selain karena hobi berolahraga ini juga untuk menjaga kebugaran dan kesehatan fisik serta mempererat hubungan baik yang sudah terjalin antar instansi TNI-POLRI dan Institusi di lingkungan Kabupaten Brebes. Jum'at (09/08/2024). 


“Ini bagian dari meningkatkan Soliditas TNI-Polri dengan Instansi Pemerintahan Daerah yang harus kita pertahankan,” ujar Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto






Sementara Kapolres Brebes, AKBP Achmad Oka Mahendra, S.I.K., M.M., mengungkapkan, olahraga merupakan kebutuhan untuk tubuh agar selalu fit. Selain itu, kegiatan ini akan lebih mempererat lagi rasa kebersamaan dan menyatukan semua, baik di jajaran internal TNI-POLRI maupun Pemerintahan Daerah. 


“Semoga dengan kegiatan olahraga bersama Sepak Bola ini bisa menjadi mitra dan sinergitas antara TNI Polri maupun Pemda untuk seterusnya,” pungkasnya.


Aturan pemain dalam sepak bola Sinergitas TNI Polri dan Kejaksaan Negeri Brebes ini lengkap bersama anggota dan staf.


Kepala Kejaksaan Negeri Brebes Yadi Rachmat Sunaryadi, S.H., M.H.. mengatakan bahwa olah raga sepak bola ini mengenalkan kepada seluruh anggotanya kepada anggota Kodim dan juga Polres Brebes guna mempererat silaturahmi. (Pen0713).