Tampilkan postingan dengan label Sumur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumur. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Agustus 2024

Penuhi Kebutuhan Warga Binaan, Babinsa Ciomas Buat Sumur Resapan

 Brebes – Gerak cepat Bintara Pembina Desa (Babinsa) Ciomas, Koramil 12 Bantarkawung, Kodim 0713 Brebes langsung membuktikan kinerjanya dalam membantu kesulitan warga, dimana musim kemarau sangat kesulitan air bersih untuk dikonsumsi.


Kopka Hudayana, Babinsa Ciomas bergerak cepat dibantu dengan warga dalam membuat sumur resapan disungai untuk memenuhi kebutuhan di RW 02 yang memiliki 750 warga di Sungai Ciraja, Desa Ciomas, Kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah. Sabtu (10/08/2024).





“Untuk bisa mendapatkan air, warga membuat semacam lubang di dasar sungai yang sudah surut. Air yang tertampung di lubang, selanjutnya diambil karena lebih jernih dan bersih, termasuk  layak untuk dikonsumsi’. Tutur Kopka Hudayana.


"Debit air sungai juga saat ini sangat kecil, sehingga warga harus menggali dasar sungai untuk mendapatkan air, semacam sumur kecil. Air di lubang lalu diambil," imbuhnya.


“Kami diperintahkan Komandan Kodim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si secara khusus untuk mengatasi masalah ini bersama pemerintah desa dan seluruh warga untuk mendapatkan air bersih sesuai yang mereka harapkan”. Tambah Kopka Huyana. 


Dia menambahkan, mengambil air di sungai Cirata dilakukan sejak debit air Instalasi Pamsimas mengecil sejak sebulan lalu. Air yang keluar dari sumur dalam ini tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan warga setiap hari. 


Sementara Sementara Kepala Urusan (Kaur) Pemerintah Desa (Pemdes) Ciomas, Kholid saat membenarkan jika warganya sudah mengalami kesulitan air bersih sejak musim kemarau berlangsung hingga saat ini.


"Air dari lubang sumur di pinggir sungai, warga Ciomas menggunakannya untuk memasak dan mandi. Sedangkan keperluan cuci, diambil langsung dari air sungai yang sampai saat ini masih mengalir," ungkap Kholid.


“Alhamdulillah, terima kasih Kodim 0713 Brebes dan Pak Dandim Brebes, kini Babinsa bersama warga bahu membahu membuat lubang sumur untuk menampung air bersih, dan saat ini sudah mencapai 80 persen”. Tutupnya. (Pen0713).

Senin, 15 Maret 2021

Jasad Warga Tegongan Tanjung Brebes, Ditemukan di Dalam Sumur

 


Brebes – Salah satu warga Desa Tegongan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tewas tercebur ke dalam sumur. Senin petang (15/3/2021).





 

Dijelaskan Danramil 04 Tanjung Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Dipo Suyatno melalui Pelda Rullyon (Bati Tuud), korban berinisial K dengan umur 40 tahun, pekerjaan buruh serabutan.

 

“Jasad almarhum ditemukan sekitar pukul 18.31 WIB, di dalam sumur di rumahnya, setelah dilakukan penyedotan air dengan pompa air oleh warga setempat,” terangnya.

 

Dijelaskan lebih mendetail tentang kronologi kejadian, bahwa S (53), selaku orang tua, sebelumnya merasa curiga jika anaknya tercebur ke dalam sumur, karena mendapati sandal jepit dan baju yang dipakai anaknya berada di pinggir sumur, dan hingga pukul pukul 17.00 WIB, korban belum pulang ke rumah.

 

“Kebiasaan dari korban adalah cuci kaki dan mandi di sumur selepas mencari pete, dan kemungkinan saat penyakit bawaan epilepsinya kambuh, korban terjatuh dan masuk ke sumur tanpa seorang pun mengetahuinya,” sambungnya.

 

Dengan bambu, para tetangga sempat mencari K di dalam sumur namun tidak ada tanda-tanda keberadaan jasadnya. Kemudian warga yang penasaran akhirnya menyedot air sumur dengan pompa air, dan setelah air surut jasad baru terlihat.


Babinsa setempat juga melakukan himbauan kepada warga sekitar agar lebih memperhatikan anggota keluarganya, termasuk meningkatkan keamanan lubang sumur untuk meminimalisir resiko anak terjebur. 

 

Ditambahkannya, jenazah akan dimakamkan besok pagi di TPU desa setempat. (Aan)

Jumat, 06 Maret 2020

Dikira Diculik, Balita Asal Rengaspendawa Larangan Brebes Meninggal Di Dalam Sumur Tua


Brebes – Azqila Nujma Bin Walim (2), Balita yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu sore pukul 18.30 WIB (4/3), akhirnya ditemukan warga telah meninggal dunia di dalam sumur di samping rumah neneknya, Sumiati (57) warga Dukuh Kedawon RT. 004 RW. 006, Desa Rengaspendawa, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.




Disampaikan Danramil 16 Larangan Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Suwardi, bahwa putri Walim (34), wiraswasta sekaligus tetangga Sumiati, diketahui hilang sekitar pukul 10.00 WIB.

Dijelaskannya, awalnya pada pukul 09.00 WIB, neneknya tersebut menidurkan cucunya di ruang tengah miliknya.

“Saat Ibu Sumiati tertidur, ia dibangunkan oleh anaknya atau orang tua Azqila, untuk menanyakan keberadaan putrinya karena tidak ada di dalam rumah. Pencarian dilakukan akan tetapi tidak membuahkan hasil sehingga Almarhumah dinyatakan hilang pukul 18.30 WIB,” bebernya.

Sementara dijelaskan Sertu Abdul Mukmin, anggota Unit Intel Kodim Brebes wilayah Kecamatan Larangan dan merupakan warga setempat dari Desa Rengaspendawa, bahwa setelah mendapatkan laporan dari Kadus setempat yaitu Mujazi (37), mereka pun melakukan pencarian dengan menyusuri sungai setempat, termasuk di samping rumah.

“Saat kejadian pintu depan rumah Ibu Sumiati terbuka, di samping rumah yang berjarak kurang lebih dua meter, ada sumur tua yang sudah tidak digunakan. Saya curiga Azqila tercebur ke dalam sumur saat bermain air, karena ia anak yang hiperaktif,” ucapnya.

Dengan menggunakan bambu sepanjang 7 meter, mereka memasukkan bambu tersebut ke dalam sumur sedalam kurang lebih 6 meter tanpa penutup ini, untuk memastikannya dengan disodok berulang kali.

“Ujung bambu membentur benda lunak di dasar sumur yang berdiameter kurang lebih satu meter, kami menduga mungkin itu adalah tubuh Azqila,” imbuhnya.

Benar dugaan sang Sersan, dengan menggunakan tali dan besi, tubuh korban berhasil diangkat dari dasar sumur.

Ditambahkannya, dari penemuan itu Abdul Mukmin segera menghubungi pihak Polsek dan Puskesmas Larangan.

Dari hasil pemeriksaan medis awal pada bagian luar tubuh korban tenggelam, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan/penganiayaan. Pihak keluarga menolak jasad Azqila untuk di otopsi, mereka sudah mengikhlaskan dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Korban akan dimakamkan pagi ini di TPU setempat pagi ini (5/3).

Dari kejadian itu, petugas menghimbau agar para orang tua lebih berhati-hati dalam mengawasi anaknya khususnya Balita, serta memberikan pengaman di tempat-tempat yang berbahaya bagi Balita, termasuk memberikan pagar dari kayu/bambu di pintu agar Balita tidak keluar ke jalan. Serta tidak membesar-besarkan isu penculikan anak jika belum dapat dibuktikan, karena akan meresahkan di lingkungan masyarakat. (Aan)

Rabu, 12 Juni 2019

Ditagih Hutang, Buruh Asal Wonosobo Tewas di Brebes Ceburkan Diri ke Sumur

Brebes – Seorang buruh peternakan ayam asal Dusun/Desa Kalikarung RT. 002 RW. 003 Kecamatan Kalibawang Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Prastiyo (40) meninggal dunia tercebur ke dalam sumur di Toko Optik Mitra RT. 04 RW. 19 Jalan Pusponegoro Kelurahan/Kecamatan Brebes. Selasa malam (11/6/2019).

Dari keterangan Mahroji Bin Haji Sahroni (56) pengelola kontrakan tempat korban yang baru dua malam menginap, mengungkapkan bahwa Setyo panggilan akrab Prasetiyo, mencoba bersembunyi di sumur dengan memegang tali timba saat menghindari kejaran Rizal Saefudin Bin Kolit Johan (28) peternak ayam dan mantan majikan Setyo yang datang dari Wonosobo untuk menagih hutang.

Dibenarkan Danramil 01 Brebes Kodim 0713 Brebes, Kapten Armed Zaenal Abidin melalui pendalaman dari keterangan para saksi lainnya bahwa, kejadian terjadi sekitar pukul 18.30 WIB saat korban pamit sebentar kepada Rizal untuk ke kamar kontrakan sebentar dari ruang tamu guna mengambil charger HP.

“Yang bersangkutan mencoba kabur, setelah dilakukan pencarian ternyata bersembunyi di atas genteng belakang Toko Optik Mitra,” ungkap Danramil.

Diterangkannya lanjut bahwa, saat hendak diajak pulang ke Wonosobo, Setyo mencoba melarikan diri dari atas genteng namun karena tidak kuat menahan beban akhirnya atap roboh, korban terjatuh di lantai depan kamar mandi dan akhirnya bersembunyi di dalam sumur.

“Rizal mencoba mengejar turun dengan menuruni genteng namun karena panik akhirnya korban langsung masuk ke sumur dengan menuruni tali. Saat itu kemungkinan korban terjatuh dan tenggelam di sumur,” imbuhnya.

Dari sumur yang berkedalaman 7-8 meter tersebut, korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 21.30 WIB oleh Tim SAR, Polsek dan Koramil, setelah dilakukan penyedotan air sumur selama 30 menit.

“Saat berhasil diambil, saudara Setyo sudah dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah langsung dibawa ke RSUD Brebes guna dilakukan visum. Kami juga sudah menghubungi keluarganya melalui majikannya,” pungkasnya.

Diketahui, Prastiyo merupakan DPO dari pihak Kepolisian Wonosobo sejak 15 Mei 2019 terkait masalah hutang-piutang atas laporan dari majikannya (Rizal) senilai kurang lebih 30 juta rupiah saat masih bekerja. (Aan Brebes).