Rabu, 16 Oktober 2019

Peringati HUT ke 74 Zeni TNI AD Kazidam Berikan Beasiswa


Ambarawa. Memperingati Hari Ulang Tahun ke 74 Zeni TNI AD, Kazidam IV/Diponegoro Kolonel Czi Suardi Samiran memberikan beasiswa kepada putra/putri prajurit dan PNS jajaran Zidam IV/Diponegoro dan Yon Zipur-4/TK yang berprestasi baik bidang akadeik maupun non akademik, Selasa (15/10/2019).



Sebanyak 14 putra-putri anggota Zidam dan Yon Zipur-4 yang menerima beasiaswa karena berprestasi di bidang akademik, diantaranya Refan Kusuma dan Naomy yang menyandang rangking 1 di kelasnya. Sementara 1 orang lagi a.n. Malendra merupakan atlet taekwodo yang meraih juara 1 tingkat Kab. Semarang.

Acara yang digelar sederhana di Aula Yon Zipur-4/TK Banyubiru terlihat meriah dan penuh hikmat itu diikuti oleh para Perwira Corp Zeni jajaran Kodam IV/Diponegoro, anggota Zidam dan Yon Zipur 4/TK beserta keluarga. Sebelumnya, juga sudah digelar karya bhakti, donor darah, anjangsana dan do’a bersama.

Direktur Zeni Angkatan Darat (Dirziad) Brigjen TNI M. Munib, S.I.P., melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kazidam IV/Diponegoro mengingatkan bahwa tantangan di era revolusi digital sangat dinamis, cepat dan sulit diprediksi.  Oleh karena itu tuntutan tugas prajurit ke depan tidak semakin ringan tetapi akan semakin kompleks dan dinamis pula.

“Untuk menjawab tantangan tersebut maka Prajurit Zeni Angkatan Darat harus mampu menumbuhkan profesionalitas dan postur yang ideal untuk mewujudkan keterpaduan kekuatan, kemampuan dan gelar”, ungkapnya. 

Menurut Direktur  Zeni AD, untuk mewujudkan postur Zeni TNI AD yang ideal tidak hanya dilaksanakan melalui pengembangan organisasi, namun juga dengan modernisasi alat utama Zeni dan ditunjang dengan profesionalitas prajurit.

“Dengan mengangkat tema “PROFESIONALITAS PRAJURIT ZENI, KEBANGGAAN TNI AD”, Prajurit Zeni harus mampu melaksanakan tanggung jawab sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing secara optimal” tegas Dirziad.

Terkait dengan perkembangan berita-berita yang tersebar di masyarakat terlebih berita Hoax oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, Brigjen TNI M. Munib, S.I.P., mengajak kepada seluruh prajurit untuk selalu cerdas dalam mencermati situasai yang berkembang di setiap pelaksanaan tugas. 

“Warga Zeni harus  meningkatkan kesadaran dan bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak menyebarkan dan menanggapi berita hoax serta mengedepankan pengamanan berita yang  berkaitan dengan TNI AD”, pinta Dirziad.

Diungkapkan, sampai saat ini TNI memiliki citra positif di mata masyarakat karena TNI selalu sigap dalam membantu masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Dan hal ini tidak terlepas dari peran Zeni AD dalam melksanakan tugas untuk membantu pemerintah daerah dalam meringankan kesulitan masyarakat. 

Dicontohkan, pengerjaan jalan paralel di perbatasan Kalimantan, pembangunan jalan trans Wamena – Mumugu di Papua dan penanggulangan serta rehabilitasi akibat bencana alam di wilayah Indonesia. Dan masih banyak perbantuan masyarakat yang lain.

Diakhir penyampaian, Dirziad berpesan agar prajurit Zeni tetap menegakkan disiplin, etika dan integritas keprajuritan sesuai jati diri TNI yang dilandasi Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI. Pelihara kerjasama antar prajurit, Polri serta masyarakat agar tumbuh kekuatan moral dam diri setiap prajurit.(pendam/penrem/pendim0713)

Danrem 071/Wijayakusuma Tinjau Pelaksanaan pemeriksaan awal Calon Tamtama PK TNI AD


Banyumas – Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., meninjau penyelenggaraan pemeriksaan awal calon Tamtama PK Gelombang II, Selasa (15/10/2019) di Gedung A.yani dan lap Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. 



Seleksi Cata PK Gel. II Ta. 2019 yang diselenggarakan oleh Kodam IV/Dip meliputi pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan awal, Kesamaptaan jasmani (Garjas A dan B ) ketangkasan renang gaya dada jarak 50m dan postur serta MI terbatas.

Pelaksanaan  seleksi Cata PK Gel II TNI AD Tingkat Panda Kodam IV/Diponegoro yang digelar di Makorem 071/Wijayakusuma. Untuk peserta yang akan mengikuti seleksi pemeriksaan awal cata Pk Tahun 2019 berjumlah 570 dan di bagi menjadi dua kelompok.  Untuk kelompok I diikuti sebanyak 275 orang peserta dan kelompok II akan diikuti sebanyak 295 orang.

Menyinggung tentang werfing penerimaan prajurit, Kolonel Dani menegaskan, pihaknya akan menindak tegas bila disinyalir ada oknum siapapun itu yang terlibat dalam memanfaatkan seleksi prajurit. "Seleksi masuk menjadi calon prajurit TNI gratis, tanpa dipungut sepeserpun biaya. Bila ada oknum siapapun itu, akan kami tindak tegas, sesuai peraturan yang berlaku di TNI", tegasnya. 

Kami menghimbau kepada masyarakat, lanjutnya. Apabila ingin putra putrinya masuk menjadi calon prajurit TNI, berikan bimbingan dan arahan serta pembinaan yang baik dengan belajar dan berlatih baik jasmani maupun rohaninya. Melatih jasmaninya agar mereka mampu dan dapat maksimal mengikuti tahapan seleksinya.(penrem/pendim0713)

Wujudkan Kesetaraan Sosial Melalui Pembangunan RTLH


Semarang - Rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia selain pangan dan sandang. Rumah juga sering menjadi identitas bagi siapapun yang tinggal/berada didalamnya, oleh karena itu sangatlah wajar bila semua orang ingin tinggal dan memiliki rumah yang layak dihuni bersama keluarganya. 




Bagi masyarakat menengah ke atas memiliki rumah layak huni mungkin tidak menjadi masalah, tapi sebagian masyarakat memiliki rumah layak huni bisa jadi hanya sebuah impian dan harapan.

Menyimak kondisi tersebut, TNI melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) berupaya mewujudkan kesetaraan sosial bersama-sama masyarakat dan stekholder yang ada di daerah membangun rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat yang membutuhkan.

Demikian penuturan Kapendam IV/Diponegoro Letkol Kav Susanto, S.I.P., M.A.P. terkait pembangunan RTLH pada program TMMD Reg-106 Tahun 2019, diruang kerja Kapendam, Selasa (15/10/2019).

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pada TMMD Reg-106 yang di gelar di wilayah Kodim 0703/Cilacap, Kodim 0709/Kebumen, Kodim 0719/Jepara dan Kodim 0724/Boyolali, setidaknya akan dibangun 55 unit RTLH. Belum lagi di tempat-tempat di seluruh wilayah Indonesia.

Tujuan pembangunan RTLH, salah satunya adalah untuk membantu meningkatkan kesetaraan masyarakat agar memiliki tempat tinggal yang layak untuk ditinggali bersama keluarga. Dengan harapan apabila mereka sudah memiliki rumah layak huni maka dapat lebih fokus kepada pekerjaan dan matapencaharaianya sehingga hidupnya akan lebih mapan dan sejahtera.

“Bila masyarakat sudah memiliki tempat tinggal yang layak, mereka dapat lebih fokus bekerja untuk memenuhi kebutuhannya sehingga hidupnya dapat lebih mapan dan sejahtera”, ungkapnya. 

Selain itu, pembangunan RTLH pada program TMMD merupakan sarana untuk menumbuhkan dan membangun sikap kebersamaan dan kegotongroyongan serta kepedulian sosial. 

Kebersamaan dan kegotongroyongan dalam pembangunan RTLH ini hanya permulaan, harapanya kedepan masyarakat akan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungannya. 

“Pembangunan RTLH untuk membiasakan masyarakat peduli terhadap lingkungannya dan bersama-sama bergotong-royong membantu masyarakat yang membutuhkan. Bukan hanya membangun RTLH saja, tetapi pada semua bidang”, pungkasnya.(pendam/penrem/pendim0713)

Talk Show Aksi Babinsa Brebes Membahas Tentang Bagaimana Jika Babinsa Itu Kowad


Brebes – Aksi kemasyarakatan Babinsa Kodim 0713 Brebes kembali ditayangkan Radio Singosari 103.9 FM dan Radio News Singosari FM Ketanggungan 96.9 FM, dalam acara talk show atau dialog interaktif secara live. Rabu (16/10/2019).


Acara setiap hari Rabu pagi pukul 10.00 WIB ini, merupakan support Diskominfotik Kabupaten Brebes terhadap TNI. Tampak Mohamad Ibnu Mudzakar (45) dengan nama udara Ian Rakawinu, Manager Singosari FM, memandu acara di ruang siaran Singosari FM Brebes.

Dibenarkannya bahwa, aksi Babinsa mulai ditayangkan kedua stasiun radio tersebut sejak hari Rabu 9 Oktober 2019 lalu. Untuk dapat berinteraksi dan berdialog langsung, para pendengar dapat mengaksesnya melalui telepon (0283) 671636, link youtube Singosari di https://youtu.be/7heRkU14Llk serta link radio streaming di http://singosarifmbrebes.radiostream123.com/.

Salah satu pembahasan kali ini adalah tentang kiprah Babinsa jika dijabat oleh seorang TNI perempuan/Kowad. Serma Aan Setyawan, anggota Penerangan Kodim (Pendim) 0713 Brebes, menjawab secara live pertanyaan dari salah satu pendengar setia Singosari.

Dijelaskan Sersan Aan bahwa, jika Babinsa sebuah desa adalah Kowad maka menurutnya adalah akan memberikan warna tersendiri bagi pembinaan masyarakatnya.

“Karakter masyarakat segala profesi, akan mudah dirangkul jika yang menyampaikannya adalah Babinsa Kowad. Terlebih adalah para laki-laki. Preman saja kalau disarankan oleh perempuan saya yakin akan nurut dan tidak akan main tangan karena lawannya wanita,” ucapnya.

Ditambahkannya, Babinsa perempuan juga sangat luwes dalam kegiatan ibu-ibu yaitu KB-Kes, Posyandu dan lain-lain, sehingga desa akan lebih adem (dingin –red). Sebagai contoh adalah seorang Babinsa dari Kodim 0701 Banyumas, Serka (K) Iska Yuniarti, yang membina wilayah Desa Pasiraman Kidul, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas.

“Jika Babinsa perempuan maka dengan bebas dapat masuk ruangan pelayanan KB, untuk memberikan support kepada ibu-ibu,” pungkasnya. (Aan)

Senin, 14 Oktober 2019

Danrem 071/Wijayakusuma : Waspada Jarimu Menari, Jangan Sampai Sebar Hoax


Banyumas – Antisipasi terjadinya pelanggaran prajurit dan PNS serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana dilingkungan Korem 071/Wijayakusuma tentang maraknya media sosial yang digunakan tidak pada tempatnya dan menangkal maraknya berita Hoax yang akhir-akhir ini terjadi, Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Kavaleri Dani Wardhana,S.Sos., M.M., M.Han., memberikan Jam Komandan kepada para prajurit dan PNS Kodim 0701/Banyumas, bertempat di Aula Jenderal Soedirman Makodim 0701/Banyumas, Selasa (15/10/2019).





Dalam Jam Komandan tersebut, Danrem mengajak dan memberikan penekanan kepada seluruh prajurit dan PNS serta ibu-ibu persit agar bijak dalam menggunakan media sosial. “Kepada seluruh prajurit, PNS dan ibu-ibu Persit, saya mengajak dan menghimbau agar betul-betul bijak dalam menggunakan media sosial, jangan percaya berita yang belum jelas kebenaran dan asal usulnya. Lebih baik diam dan tidak meng share berita tersebut jika memang tidak jelas asal usulnya,” tegas Danrem.

"Gunakan jari jemari kalian dengan kegiatan positif, menarilah jemarimu dengan lihai dan nyaman untuk kebaikan, bukan untuk perbuatan negatif seperti membuat dan mengirim konten-konten sosial media yang tidak perlu sesuai tugas dan kewajiban sebagai prajurit dan PNS maupun Persitnya. Bersosial media, tidak dilarang, namun kita harus pandai memilah, mana yang baik dan mana yang buruk buat kita, rekan, keluarga maupun handai tolan lainnya", pintanya. 

Dikatakan, pada era globalisasi seperti sekarang ini, semua orang memiliki alat komunikasi yang dinamakan HP, karenanya kita harus bijak dalam penggunaan HP khususnya saat ber media sosial.

“Apa yang kita tulis dan unggah di media sosial semua orang akan tahu, sehingga tulis dan unggah hal-hal yang memang benar-benar aman dan berguna bagi orang lain,” imbuhnya. 

Danrem menambahkan, penggunaan media sosial oleh prajurit TNI dan keluarganya sedikit banyak telah membantu meningkatkan pemahaman masyarakat dunia tentang TNI. Pada saat yang sama pemanfaatan medsos oleh prajurit TNI juga dapat meningkatkan kepekaan, kepedulian dan wawasan prajurit terhadap perkembangan dan dinamika situasi di seantero dunia. Namun karena sifatnya yang terbuka dan merupakan ruang publik yang mudah diakses siapa saja, jika tidak dilakukan dengan benar, cermat dan waspada, penggunaan medsos juga dapat membawa hal buruk bahkan membahayakan bagi diri pribadi maupun satuan. 

"Tidak ada larangan penggunaan medsos oleh prajurit dan keluarganya. Tetapi pastikan pemanfaatan medsos membawa manfaat positif dan konstruktif bagi kita semua", jelasnya. 

Kolonel Dani menegaskan, prajurit dan PNS serta Persit diseluruh wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma, harus tetap berpedoman pada nilai-nilai dasar Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, bagi prajurit TNI. Dan PNS dengan kode etiknya yakni Panca Prasetya Korprinya dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana sesuai aturan yang berlaku dalam Persit Kartika Chandra Kirana. "Kita harus setia kepada NKRI dan menjaga rahasia tentara sekeras-kerasnya. Kita harus bersikap represif dimana kita berada dan bertugas untuk hendaknya bertindak sesuai norma hukum, benar dan profesional. Dan, pastikan bila kalian menggunakan sosial media, gunakan selalu bahasa yang santun sesuai norma kepantasan sebagai bangsa yang beradab dan berbudaya", jelasnya. 

"Berpikirlah sebelum bertindak, waspada dan berhati-hatilah dalam bermedsos, karena bermedsos siapa saja dapat membaca akun pribadi kalian, layakkah isinya. Bersikap sopan, konstruktif dan jujur, tunjukan rasa hormat kepada institusi/satuan kalian. Pahami dengan benar perbedaan antara fakta dan opini. Lindungi privasi keluarga atau rekan kalian. Bila bersifat formal atau resmi, rujuk kepada staf sesuai bidangnya dalam hal ini sraf Penerangan dan atau unsur pimpinan yang berwenang. Patuhi kebijakan dan aturan yang ditetapkan institusi atau satuan kalian", himbaunya. 

Danrem berharap, seluruh prajurit, PNS dan Persit jajaran Kodim 0701/Banyumas dapat memahami dan mengerti tentang pentingnya bermedia sosial sehingga tidak ada pelanggaran khususnya tentang penyebaran berita yang provokatif.(penrem071/pendim0713)

Ribuan Offroader Ramaikan Diponegoro Adventure


Semarang - Diponegoro  Adventure Trail dalam rangka memperingati HUT ke 74 TNI dan HUT ke 69 Kodam IV/Diponegoro diikuti oleh lebih dari 6000 peserta. 


Even yang diperuntukkan bagi offroader trail ini mengambil start dan finish di Mako Latihan Meteseh, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Minggu (13/10/2019).

Ribuan peserta akan beradu nyali untuk menelusuri medan terjal dan berbukit serta lembah dan sungai berbatu di daerah Meteseh kompleks dengan jarak lebih kurang 50 KM.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M.,  saat membuka acara tersebut mengatakan,  Diponegoro Trail Adventure ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Ke 74 TNI dan HUT Ke 69 Kodam IV/Diponegoro.

"Memasuki usia 74 tahun TNI dan 69 tahun Kodam IV/Diponegoro, kami mohon doa restu untuk  terus memberikan pengabdian yang terbaik kepada bangsa dan negara", jelas Pangdam.

Menurutnya, Kodam IV/Diponegoro dapat memberikan pengabdian terbaik berkat bekerjasama dengan seluruh komponen bangsa yang ada di sini.

Orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro ini juga berpesan kepada para peserta untuk dapat menikmati kegiatan ini sebagai salah satu olahraga  dengan tetap memperhatikan faktor keamanan dan kenyamanan selama berada di medan lintasan.

Sementara itu, Kapendam IV/Diponegoro Letkol Kav Susanto, S.I.P, M.A.P., mengatakan Diponegoro Adventure Trail menyuguhkan tantangan dan rintangan yang berbeda untuk para pecinta trail.

 “Medan sirkuit Diponegoro Adventure Trail dibuat sangat menantang, para peserta dipastikan akan sangat berkesan,” ungkap Letkol Susanto.

Dirinya berharap, even ini dapat lebih mempererat kemanunggalan TNI-Rakyat sehingga situasi dan kondisi Indonesia khususnya di Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta akan semakin aman dan kondusif. (pendam/penrem/pendim0713)

Pencuri Jahe Di Plompong Brebes Tertangkap Warga Setempat


Brebes – Para petani jahe di wilayah Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akhirnya lega setelah pencuri tanaman rimpang tersebut berhasil ditangkap oleh salah satu warga Dukuh Gunung Sumping, Plompong. Senin (14/10/2019).





Ratusan warga setempat yang berniat menghakimi pelaku, Muhamad Makinul Amin (34) buruh asal Dukuh Kweni, Kelurahan Adisana, Kecamatan Bumiayu, Brebes, namun berhasil diredam oleh petugas dari Polsek maupun Koramil 10 Sirampog Kodim 0713 Brebes.

Dari keterangan Danramil, Kapten Infanteri Mukhrodi, yang dihimpun dari para saksi yang merupakan warga setempat, Mundir dan Juli, bahwa penangkapan terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, di areal perkebunan jahe Blok Monggor, Dukuh Gunung Sumping, oleh kedua saksi tersebut.

“Awalnya pelaku hendak berburu burung di perkebunan jahe milik Kepala Desa, Pak Suyanto, di Blok Monggor, Gunung Sumping. Namun niatnya berubah setelah melihat tanaman jahe, kemudian terjadilah aksi pencurian,” terangnya melalui pesan whatsapp.

Dikatakannya lanjut, saat melakukan aksi penggalian jahe, pelaku yang kepergok oleh Mundir dan Juli, sempat melarikan diri. Namun berhubung dirinya meninggalkan sepeda motornya maka akhirnya kembali lagi untuk mengambilnya, sehingga tertangkap dan kemudian dibawa ke kediaman Kades.

“Setelah medapatkan laporan dari warga, anggota kami langsung meluncur ke kediaman Pak Kades Plompong guna melakukan pengamanan terhadap pelaku,” imbuhnya.

Setelah dilakukan pendalaman keterangan dari saksi-saksi dan pelaku, akhirnya Muhamad Makinul Amin digelandang ke Polsek Sirampog pada pukul 19.30 WIB, guna proses hukum lebih lanjut. (Aan)