Brebes. Markas Koramil 14/Banjarharjo menjadi
tempat pelaksanaan pelantikan 69 anggota baru Saka Wira Kartika. Kegiatan yang
berlangsung pada hari Sabtu-Minggu, 9-10 Maret 2019 ini didahului dengan
pembekalan materi Krida Navigasi Darat, Krida Pionereeng, Krida Mountainering,
Krida Survival, Krida Penanggulangan Bencana, pemberian wawasan kebangsaan, dan
pentas seni serta renungan malam. Minggu (10/03/2019).

Semua kegiatan dijalankan menggunakan sistem
pamong dan prinsip-prinsip metode pendidikan kepramukaan. Tujuannya tidak lain
untuk mengembangkan dan membina watak, mental, moral, jasmani, bakat,
pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan para anggota.
Anggota
baru yang dikukuhkan adalah dari SMAN 1 Banjarharjo jumlah 34 orang terdiri
dari Putra 14 orang dan Putri 20 orang serta SMK Al-Ihklas Pende jumlah 8 org
yaitu 4 Putra & 4 Putri dan 27 Dewan Saka.
Sebagai pelatih, Danramil Kapten Inf Agus
Sulistyo menugaskan 2 anggotanya dan 27 Dewan Ambalan yang dipimpin oleh Sertu
Sagiman. Tanpa kesulitan berarti, semua materi kegiatan dapat diterima dengan
baik oleh peserta hingga dilaksanakannya pengukuhan.
Kapten Inf Agus, saat dikonfirmasi menyatakan
bahwa kegiatan tersebut memang sudah direncanakan dengan baik beberapa waktu
lalu, termasuk menujuk 2 personel yang dinilai mampu menjadi pelatih. Hal
tersebut di samping sebagai program yang telah ditentukan oleh komando atas,
juga sebagai bagian dari pembinaan teritorial dari koramil yang dipimpinnya.
Lebih khusus lagi, kegiatan ini dimaksudkan sebagai pembinaan perlawanan
wilayah dengan memantapkan bela negara generasi muda melalui Pramuka.
Tidak berbeda dengan apa yang ditegaskan oleh
Kapten Agus, Komandan Kodim 0713/Brebes, Letkol Inf Faisal Amri, S.E. saat
dikonfirmasi juga menyatakan bahwa Pramuka Saka Wira Kartika bertujuan untuk
menumbuhkan dan mengembangkan sikap bela negara di kalangan pelajar dan
generasi muda. Karenanya, setiap kegiatan Saka yang dibentuk lewat kerja sama
antara Kwartir Nasional dengan TNI Angkatan Darat tersebut harus dilaksanakan
dengan baik dan berstandar nasional.
”Ini adalah salah satu wadah generasi muda
dan pelajar untuk meningkatkan kesadaran bela negara melalui pengetahuan dan
keterampilan di bidang matra darat,” tegasnya. Hal ini juga sejalan dengan
gerakan pramuka dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga pendidikan luar
sekolah yang bertujuan untuk menunjang kemantapan pertahanan negara.
Melalui materi-materi
tersebut, para anggota akan mendapat pendidikan kepramukaan sekaligus
kemantapan wawasan kebangsaan dan bela negara. Ke depannya, diharapkan para
lulusan dapat menjadi relawan saat terjadinya bencana alam serta memiliki bekal
dalam meniti masa depan sebagai generasi bangsa. (Utsm0713)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar