Tampilkan postingan dengan label Gabungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gabungan. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Januari 2021

Tim Gabungan di Kersana Brebes, Patroli Malam Sambil Tegakkan Prokes

 


Brebes – Upaya penegakan Prokes (Protokol Kesehatan) terus dilakukan tim gabungan penanggulangan covid-19 di 17 kecamatan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.




Tampak gambar tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri dan Satpol PP Kecamatan Kersana, melakukan patroli gabungan untuk menegakkan Prokes pemakaian masker kepada masyarakat (11/1).


Dijelaskan Danramil 06 Kersana, Kapten Infantri Turiman, bahwa pihaknya bersama instansi terkait lainnya melakukan rutinitas patroli malam dengan sasaran tempat-tempat keramaian atau tempat berkumpul masyarakat.


“Kami bersama pihak Polsek dan Trantib Kecamatan Kersana, melakukan patrol kamtibmas sambil menegakkan Prokes pemakaian masker,” ungkapnya, Selasa pagi (12/1/2021).


Ditambahkan Kapolsek Kersana, Iptu Suratman, SH, bagi masyarakat yang  tidak memakai masker diberikan teguran edukasi dan sanksi ringan, yaitu push up atau skot jump/squat jump sebanyak 20 kali.


“Ini bukan untuk menindak masyarakat, namun untuk menumbuhkan kepedulian demi kesehatan bersama,” tegasnya. (Aan)

Kamis, 31 Desember 2020

Petugas Gabungan Siap Amankan Nataru di Kabupaten Brebes

 


Brebes – Tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Satpol PP, dan unsur terkait lainnya, terus melakukan pengamanan perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.











Dijelaskan Pasiops Kodim 0713 Brebes, Kapten Armed Jupriadi, upaya tersebut untuk menjaga Kamtibmas sehingga masyarakat dapat merasa aman.


“Kita apresiasi bagi seluruh tim gabungan yang saat ini masih menjalankan tugasnya. Walaupun dalam kondisi hujan dan banjir di beberapa wilayah, namun tidak menyurutkan semangat dalam melayani masyarakat,” ujarnya, Kamis (31/12/2020).


Terpisah, Kabagops Polres Brebes, Kompol Raharja, SH, MH menyatakan, selain pengamanan di sejumlah titik Pos Pam Nataru, tim gabungan juga rutin melakukan patroli malam dengan sasaran titik-titik/daerah yang dianggap rawan.


Lebih lanjut dirinya menyatakan bahwa patroli gabungan akan terus dilakukan hingga berakhirnya Operasi Lilin Candi 2020, yang mulai digelar 21 Desember 2020 lalu sampai dengan 4 Januari 2021.


Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak bepergian atau di rumah saja apabila tidak ada keperluan yang mendesak terkait wabah pandemi covid-19.


Di saat patroli, petugas juga akan melakukan himbauan melalui pengeras suara agar masyarakat mematuhi Prokes (Protokol Kesehatan) 3 M, yakni Menjaga jarak, memakai Masker, dan sesering mungkin Mencuci tangan dengan sabun atau cairan disinfektan.


“Prioritas pengamanan adalah tempat ibadah umat Nasrani, pasar, SPBU, pintu tol, Jalan Raya Pantura saat arus mudik dan balik libur akhir tahun, serta tempat-tempat pemusatan massa khususnya obyek wisata,” tegasnya.


Untuk diketahui, dalam Rakor Lintas Sektoral yang digelar di Kantor Setda Brebes pertengahan bulan lalu (16/12), telah disepakati bahwa di tahun baru ini tidak ada perayaan apalagi sampai mengundang hiburan. Ini merupakan upaya Pemkab Brebes guna memutus rantai penyebaran virus corona.


Sementara untuk tim gabungan pengamanan Nataru berjumlah 227 personil, dibagi di 17 kecamatan di Kabupaten Brebes. Mereka meliputi 179 personil jajaran Polres Brebes, 50 personil Kodim, 24 orang Satpol PP, 51 orang petugas kesehatan dari Dinkes, 54 orang dari Dinas Perhubungan, serta 1 SST BKO Brimob Polda Jateng dengan kekuatan 25 personel. (Aan)

Selasa, 16 Juni 2020

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Curug Rambukasang Brebes


Brebes – Dasirun (23), pemuda yang tenggelam di Curug Rambukasang, Dusun Grogol, Desa Ciseureuh, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Minggu sore (14/6), akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan. Senin pagi (15/6/2020).







Tim SAR Kabupaten Brebes mendapatkan bantuan dari Tim SAR Basarnas Kabupaten Cilacap, Polsek dan Koramil Ketanggungan, Polhut Banjarharjo, SAR Brebes, Ubaloka, PMI Brebes dan warga sekitar, untuk menemukan korban tenggelam.

I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap mengatakan, pihaknya memberangkatkan satu regu beserta peralatan lengkap berupa rescue car carrier, rubber boat, 1 set alat selam, dan 1 set pakaian hazmat usai mendapatkan telpon dari Waryadi, Ketua SAR Brebes pada pukul 19.00 WIB.

“Setelah dilakukan pencarian dengan menyelam selama 15 menit, jenazah akhirnya kami temukan sekitar pukul 08.15 WIB pagi ini,” ungkapnya.

Penyelaman dilakukan menggunakan sistem circle, yaitu gerakan memutar dari titik tenggelamnya korban, yaitu di curug luas 5 meter dan kedalaman kurang lebih 7 meter.

Evakuasi korban dilakukan manual dengan berjalan kaki sekitar satu jam perjalanan menuju desa terdekat, karena cara itu merupakan satu-satunya akses dengan medan yang terjal. Korban selanjutnya dievakuasi menggunakan kendaraan menuju ke Puskesmas Cikeusal, Ketanggungan, guna penanganan lebih lanjut.

Dengan ditemukanya korban maka secara resmi operasi SAR ditutup dan semua unsur dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Dijelaskan Danramil 15 Ketanggungan, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Sugeng Wiratno, bahwa kejadian terjadi pada Minggu sore sekitar pukul 15.00 WIB, di Curug Rambukasang di kawasan hutan milik Perhutani petak 81 g RPH Ciseureuh, BKPH Banjarharjo Timur.

“Satu pemuda asal Desa Kamal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, meninggal dunia, sementara dua kawan yang merupakan tetangganya selamat yaitu Widi (25) dan Komar (23),” ungkapnya.

Ditambahkannya, faktor tak bisa berenang menyebabkan musibah tersebut terjadi.

“Jelas sangat penting bagi anak untuk belajar berenang sejak dini untuk meminimalisir resiko tenggelam,” tandasnya. (Aan)

Selasa, 31 Maret 2020

Ratusan Personel Gabungan Gelar Aksi Semprot Disinfektan di Kabupaten Brebes


BREBES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes bekerja sama Polres dan Kodim 0713/Brebes melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah fasilitas publik dan jalan jalan protokol di Kota Bawang. Penyemprotan secara serentak ini dilakukan guna menekan penyebaran Virus Corona (Covid-19).














Sedikitnya 260 personel gabungan dari Polri, TNI, pemadam kebakaran, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan bekerjasama melakukan penyemprotan yang dilakukan secara serentak tersebut.

Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Bupati Brebes Hj Idza Priyanti yang didampingi oleh Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto dan Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Faisal Amri saat memberikan sambutan dalam apel kesiapan penyepotan serentak yang digelar di halaman Mapolres Brebes, Selasa (31/3/2020).

Idza Priyanti mengatakan, di tingkat Kabupaten aksi semprot serentak akan dilakukan dua tim. Setiap tim didukung satu unit mobil pemadam kebakaran untuk penyemprotan dan puluhan personel yang akan menyemprot secara manual. "Fokus penyemprotan di titik-titik wilayah yang ditemukan pasien dalam pengawasan. Selain itu, di titik lain yang menjadi pusat keramaian warga," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto menambahkan penyemprotan massal ini diharapkan dapat mencegah penyebaran Covid-19 di Brebes serta membangkitkan kesadaran masyarakat tentang bahaya dari virus tersebut.

“Penyemprotan secara serentak dalam rangka pencegahan penyebaran virus. Kita sama-sama memerangi Covid-19,” ujar Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto.

Dijelaskan, berbagai unsur, baik dari personel Polri, TNI, pemadam kebakaran, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik ditingkat kecamatan dan masing masing desa bekerjasama melakukan penyemprotan disinfektan serentak di seluruh wilayah Kabupaten Brebes dalam rangka pencegahan terhadap penyebaran viris corona (covid-19). (Hms-Utsm)


Senin, 23 September 2019

Korem 071 Latgab Tari Sajojo, Ratusan Personel Dikerahkan


Banyumas - Ratusan personel gabungan dikerahkan Korem 071/Wijayakusuma dalam Latihan Gabungan (Latgab) Tari Sajojo menyemarakkan gelaran HUT Ke-74 TNI, Senin (24/9/2019) di Makorem 071/Wijayakusuma Sokaraja, Banyumas.





Latihan gabungan tari Sajojo tersebut dilaksanakan usai Upacara Mingguan diikuti prajurit dan PNS Makorem 071/Wk, Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wk, Kodim 0701/Banyumas, Kodim 0702/Purbalingga dan Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro.

Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., pada kesempatan terpisah saat menghadiri Rapat Terbuka Senat dalam rangka Dies Natalis Unsoed Ke-56 mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut dalam rangka melatih keserasian dan keseragaman gerak segenap personel. "Gelar latihan gabungan ini guna untuk melatih dan memadukan keserasian dan keseragaman serta kekompakan gerak, sehingga nanti pada saatnya tampil, mereka sudah terbentuk keterpaduan bersama", terangnya. 

Dikatakan Kolonel Dani, tari Sajojo yang menggambarkan semangat kebersamaan dan kegotongroyongan ini yang pada endingnya untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan, dilaksanakan selain untuk menyemarakkan HUT Ke-74 TNI juga sebagai wahana pelestarian budaya bangsa, agar budaya yang dimiliki bangsa kita tidak punah, hilang dan dapat diambil bangsa lain. 

"Latihan ini akan kita lakukan setiap harinya sebelum puncak pelaksanaan secara serentak diseluruh tanah air pada 27 September mendatang", ujarnya. 

Menyinggung tentang perkuatan personel gelar tari Sajojo masal tersebut, Danrem 071/Wijayakusuma menerangkan, personel yang akan terlibat dalam tari Sajojo serentak pada hari pelaksanaan, Korem 071/Wijayakusuma melibatkan 5000 personel baik prajurit dan PNS Makorem 071/Wk beserta perwakilan Kodim jajaran Korem 071/Wk, Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wk, Lanud Jenderal Soedirman Purbalingga, Lanal Cilacap, Polres Banyumas, SPN Purwokerto dan juga dari Persit Koorcab Rem 071 beserta jajaran, Dharma Pertiwi dan Bhayangkari, serta dari Pemkab Banyumas dan Purbalingga. 

"Tari Sajojo serentak akan dilaksanakan terpusat di Makorem 071/Wijayakusuma pada 27 September mendatang, diikuti 5000 personel dan mungkin lebih dari itu, karena personel-personelnya yang terlibat dari sembilan wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma ditambah Brigif 4/DR beserta jajarannya, Lanal Cilacap, Lanud Jenderal Soedirman Purbalingga, Polri dari SPN Purwokerto dan Polres/Polresta se wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma, Brimob serta Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 beserta jajarannya, Dharna Pertiwi, dan Bhayangkari", terangnya.(penrem071/pendim0713)