Tampilkan postingan dengan label Polri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polri. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Maret 2024

TNI Polri, Kesbangpolda dan Dinkes Brebes Seleksi 328 Calon Paskibraka 2024

  

Brebes -  Kodim 0713 Brebes, Polres dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Kabupaten Brebes melaksanakan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Brebes tahun 2024 yang berlangsung di Makodim 0713 Brebes, Jalan Jenderal Soedirman 107 Brebes, Jawa Tengah. Selasa (05/03/2024).


Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Kabupaten Brebes Mochamad Sodiq, S.STP., M.Si saat melihat langsung seleksi yang dilakukan oleh TNI dan Polri mengatakan, terkait seleksi Paskibraka 2024 tahun ini, pihaknya telah mengirimkan surat kepada sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Brebes. 






Untuk pendaftaran dilakukan secara online yang dibuka mulai dari tanggal 24 hingga 27 Februari 2024 melalui website https:paskibraka.bpip.go.id. kemudian tahap seleksi tanggal 5-6 Maret 2024 dilakukan secara tentatif disesuaikan dengan kondisional.


Seleksi Paskibraka dilakukan secara berjenjang sesuai arahan Badan Pembina Ideologi Pancasila(BPIP), untuk pedoman pendaftaran, terkait alur seleksi setelah proses pendaftaran dan seleksi administrasi, dan dilanjutkan 4 tahapan lainnya, Seperti seleksi pancasila dan wawasan kebangsaan, serta intelegensia umum,semua nya dilakukanlah secara transparan melalui sistem Computer Assisted Test (CAT).


"Untuk tes wawasan kebangsaan dan intelegensia umum akan menggunakan sistem Computer Assisted Test yang tentunya ini sangat transparan, sedangkan untuk seleksi yang lain kami laksanakan secara langsung dan kami libatkan TNI-Polri, Dinas Kesehatan, dan PPI (Purna Paskibraka Indonesia) Kabupaten Brebes,” jelasnya.


Mochamad Sodiq menuturkan untuk selanjutnya tes kesehatan, pada seleksi tahun ini dilakukan secara komprehensif berbeda dengan tahun sebelumnya dimana tes kesehatan secara umum, tahun ini dengan melakukan pemeriksaan mata tidak buta warna, Tidak memakai kacamata dan pemeriksaan gigi sebagai pemeriksaan dasar kesehatan. 


Dijelaskanya juga pada penerimaan paskibraka tahun ini seluruh siswa yang memenuhi syarat akan diterima, walaupun tidak mengikuti ekstra kulikuler paskibraka.


"Kesempatan ini juga untuk seluruh siswa, karena kita inginkan yang terpilih nanti memang memiliki potensi, kita ambil sebanyak 36 orang untuk menjadi Paskibraka Kabupaten Brebs 2024," jelas Mochamad Sodiq.


“Dari data yang kami peroleh, ada 328 siswa yang mendaftar online, 283 menggunakan akun asli dan akun coba-coba 45, sementara yang lulus administrasi 161, dan 122 dinyatakan tidak lulus”. Imbuhnya. 


Ia juga memastikan untuk seleksi Paskibraka tahun 2024 ini dilakukan secara transparan tidak ada istilah titipan, karena tes dilakukan menggunakan aplikasi dengan sistim gugur, yang lulus akan mengikuti seleksi selanjutnya dengan nilai yang nanti akan diakumulasi pada penentuan tahap akhir (Pantukhir). (Pen0713).

Senin, 19 September 2022

Dalam Rangka menjaga Kondusifitas wilayah kodim 0713 brebes; TNI, Polri , Pemda , FKUB Ormas dan Tokoh masyarakat Apel Bersama

 



Brebes - Dalam rangka menjaga Kondusifitas wilayah di Kodim 0713 Brebes yang hadir pada kesempatan itu Dandim 0713 Brebes Letkol Tentrem Basuki, Wakapolres Brebes Kepala OPD serta Tamu undangan lainnya, TNI, Polri , Pemda , FKUB Ormas dan Tokoh masyarakat bertempat di Halaman Islamic Center Brebes (Senin,19/09/2022).

Apel bersama TNI Polri dan unsur pemerintah daerah dalam rangka memelihara Kondusifitas wilayah tentunya dengan semangat serta kesiapan untuk melakukan tugas.

Bupati Brebes Hj.Idza Priyanti SE MH selaku Inspektur Upacara Apel bersama

Dalam sambutannya mengatakan

Kita semua patut bersyukur,situasi dan kondisi di wilayah Kabupaten Brebes sampai dengan saat ini masih dalam keadaan kondusif, kehidupan beragama

bermasyarakat dan bernegara dapat berlangsung dengan tertib aman dan lancar.

Sehubungan dengan itu atas nama pemerintah Kabupaten Brebes saya menyampaikan kebanggaan kepada seluruh unsur masyarakat lebih dari itu saya menyampaikan banyak terimakasih pada jajaran Kodim dan Polres Brebes juga semua pihak yang berperan aktif dalam menjaga kondusifitas ini, dan selanjutnya marilah kita jaga terus kondisi ini hingga ke depannya 

Kita tentu meyakini dengan kebersamaan yang tangguh masalah masalah yang kita hadapi bisa diselesaikan dengan baik.

Apel yang kita gelar hari ini adalah untuk meningkatkan koordinasi berbagai pihak terkait dalam rangka terpeliharanya situasi kondusif di Kabupaten Brebes .

Mengantisipasi stabilitas di Kabupaten Brebes dan inventarisasi perkembangan permasalahan ideologi, politik sosial budaya pertahanan dan keamanan sebagai langkah upaya deteksi dini dan cegah dini.yang menjadi perhatian kita bersama .

Gangguan yang muncul dari berbagai permasalahan tersebut termasuk ancaman non militer, ancaman ini diyakini lebih berbahaya dibandingkan dengan ancaman militer.Pasalnya , ancaman non militer bisa bersifat multidimensional yang dapat menghancurkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara .

Seperti halnya aksi terorisme maupun radikalisme serta penyebaran isu yang belum tentu kebenarannya.

Lebih lanjut Idza mengatakan kita harus selalu menjaga kekompakan dalam masyarakat mulai tingkat terendah dalam masyarakat Desa hingga tingkat Kabupaten, termasuk menciptakan kesadaran dan solidaritas dalam kehidupan beragama.Perbedaan Agama jangan dijadikan masalah yang akan berujung pada perpecahan.

Namun, jadikan itu sebagai wujud keragaman bermasyarakat yang harus saling dihormati dan dijaga keutuhannya pungkas Idza Priyanti.

(Bambang Sugiarto/pendim 0713)

 

Minggu, 18 April 2021

Sinergi TNI, Polri dan Pegiat UMKM Bakti Sosial di masa Pandemi Covid-19

  

Purwokerto - Guna mencegah penyebaran Covid-19 di Banyumas, TNI dan Polri Banyumas bersama pegiat UMKM Banyumas, bersinergi membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.








Sinergi TNI, Polri dan pegiat UMKM tersebut, digelar Korem 071/Wijayakusuma, Kodim 0701/Banyumas, dan Polresta Banyumas dengan menggandeng para pegiat UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di wilayah Banyumas bertajuk Bakti Sosial Peduli Covid-19 bersama komponen masyarakat dengan melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dengan sasaran masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial terdampak Covid-19.


Hal tersebut, senada yang disampaikan Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., didampingi Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Chandra, S.E., M.I.Pol., Wakapolresta Banyumas AKBP Kristianto Yoga Darmawan, S.I.K., M.Si., serta Ketua Pegiat UMKM Banyumas saat apel bersama pelepasan Satgas Pendisiplinan Protokol Kesehatan Kabupaten Banyumas dan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat, di Jalan Merdeka Purwokerto, Banyumas. Jumat (16/4/2021).


Dikatakan Kolonel Dwi Lagan, kegiatan yang dilaksanakan ini juga guna mendukung pemerintah daerah untuk melaksanakan kegiatan pendisplinan Protokol Kesehatan di masa pandemi Covid-19.


“Kondisi saat ini di masa pandemi Covid-19 yang entah kapan akan berakhir, TNI-Polri dan komunitas komponen masyarakat yang saat ini sudah hadir harus bersama-sama mendukung pemerintah daerah dalam pencegahan Covid-19, hal ini agar covid bisa dikendalikan dan ekonomi masyarakat juga bisa berjalan dengan baik dan aman dari Covid-19," katanya.


"Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan bersama komunitas masyarakat peduli Covid-19 selain melaksanakan kegiatan patroli bersama guna menyadarkan dan mengingatkan masyarakat untuk tetap mendisiplinkan diri dengan protokol kesehatan dengan 5 M nya, yakni mencuci tangan setiap beraktifitas diluar rumah, memakai masker saat berada diluar rumah, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi aktivitasnya diluar rumah, wajib dan harus disosialisasikan kepada segenap masyarakat guna mencegah terwabahnya Covid-19", terangnya.


Terkait dengan bakti sosial pemberian bantuan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19, Kolonel Dwi Lagan mengatakan “Penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat ini sebagai wujud kita peduli kesulitan masyarakat ditengah pandemi", ujarnya.


Disampaikan pula, Kegiatan ini akan terus berlanjut untuk mengingatkan dan menyadarkan masyarakat akan bahayanya Covid-19, karenanya melalui kegiatan bersama ini, kita sosialisasikan pencegahan penyebaran Covid-19 di masyarakat, agar setiap individu saling peduli tentang pentingnya melaksanakan protokol kesehatan.


Dijelaskan Danrem, dampak akibat pandemi Covid-19 tidak hanya menimbulkan persoalan kesehatan saja, namun berpengaruh ke berbagai bidang baik ekonomi maupun sosial masyarakat yang terdampak. Untuk itu, TNI-Polri peduli Covid-19 dengan melibatkan para Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta komponen masyarakat diberangkatkan untuk memberikan bantuan sosial membantu meringankan beban masyarakat sekaligus pendisiplinan protokol kesehatan.

Senin, 01 Maret 2021

Tiga Pilar di Larangan Brebes Inisiasi Penanaman Ratusan Bibit Kayu Keras

 Brebes – Penghijauan dilakukan tiga pilar di Desa Luwunggede, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bersama pihak Kehutanan, karang taruna, dan Tim Satgas Covid-19 Desa Luwunggede. Selasa (2/3/2021).




Dijelaskan Pjs. Danramil 16 Larangan Kodim 0713 Brebes, Letda Infanteri M. Yazid, sasaran penghijauan adalah di sepanjang jalan utama dan jalan pertanian Desa Luwunggede.


“Kami menanam 300 batang bibit pohon kayu keras, yaitu 50 bibit pohon jati, 200 bibit pohon glodokan pecut, dan juga 50 bibit pohon trembesi,” bebernya.


Ditambahkannya, dengan dilibatkannya sejumlah komponen masyarakat setempat saat penanaman pohon,  ia berharap mereka ikut merawat pohon yang telah ditanam, sekaligus mengedukasi mereka agar ikut menanam pohon kedepannya.


Pohon-pohon itu nantinya juga diharapkan dapat menambah estetika lingkungan, yaitu mempercantik dan merindangkan lingkungan sekitar jalan.


Hadir juga Kapolsek Larangan yang diwakili Aiptu Sugeng Purnomo, Kades Luwunggede Suhersih, dan juga Nur Istiqomah, SP, penyuluh Dinas Kehutanan Wilayah V Balapulang Kabupaten Tegal, dengan wilayah tugas Kecamatan Songgom, Larangan, dan Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. (Aan)

Rabu, 10 Februari 2021

Pasca Jateng di Rumah Saja, Polres Brebes Kembali Bagikan 5.000 Masker Ke Masyarakat

 


Brebes – Pasca di berlakukanya Jateng di rumah saja yang berlangsung lancar di kabupaten Brebes, Polres Brebes kembali bagikan masker ke sejumlah masyarakat di pasar di kabupaten Brebes, Senin (08/02).




Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid -19 di kabupaten Brebes, Dijelaskan Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto melalui Kabag Ops Polres Brebes AKP M. Yohga mengatakan, pagi ini kita bagikan 5 ribu masker kepada masyarakat di kabupaten Brebes.


“Sebayak 5 ribu masker hari ini dibagikan Polres Brebes beserta Polsek Jajaran di 17 Kecamatan,”pungkas  Yogi.


Menurut, Kabag Ops pembagian masker ini dilakukan dari tanggal 1 Februari kemarin semoga dapat bermanfaat untuk orang banyak dan masyarakat lebhih disiplin lagi dalam menerapkan protkol kesehatan.


“Penerapan pasar siaga candi, sudah kami lakukan agar para pedagang lebih disiplin lagi dalam menerapkan protokol kesehatan,”imbuhnya.


Ia juga mengajak masyarakat di kabupaten Brebes agar selalau terapkan protokol kesehatan guna memutus matarantai penyebaran covid -19.


“Mulai dari memakai masker, mencuci tangan dengan sabun hingga menjaga jarak serta tidak berkerumun,’ucapnya. (hms/Luxio)

Minggu, 24 Januari 2021

Tanggap Darurat Banjir, Ratusan Orang Bahu Membahu Pertebal Tanggul Kali Besar Pemali

 


Brebes – Upaya mitigasi terjadinya bencana alam banjir besar dilakukan ratusan orang di Kelurahan Pasarbatang, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dengan mempertebal tanggul Kali Pemali dengan karung pasir. Minggu (24/1/2021).







Kapten Armed Zaenal Abidin, Danramil 01 Brebes, Kodim 0713 Brebes menjelaskan, gotong-royong itu dilakukan di belakang Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Abror, yang sebelumnya terkikis dan longsor akibat meluapnya sungai besar itu akibat tidak mampu menampung besarnya debit air kiriman dari hulu atau wilayah Kabupaten Brebes selatan.


“Kerja bakti selama 4 jam ini untuk menghindarkan jebolnya tanggul Kali Pemali sehingga dikhawatirkan akan menyebabkan banjir bandang di Brebes kota dan sekitarnya, karena ini merupakan sungai yang sangat besar,” terangnya.


Dari hitungannya, sekitar 300 orang bahu membahu. Untuk efektifitas kerja, pembagian tugas dilakukan, dimana ada yang bertugas mengisi karung dengan pasir/tanah, bagian langsir material itu secara manual estafet, menata karung, dan juga memasang patok kayu dan bambu.  


Hadir juga dalam bakti sosial ini antara lain Camat Brebes Asip fauzan, SH, S.I.P, Kapolsek Brebes AKP Wagito, SH, Kepala Kelurahan Pasarbatang Kusuma Edi, S.I.P, Kades Randusanga Kulon, Kades Pagejugan, masing-masing Babinsa dan Bhabinkamtibmas, KOKAM, GP Ansor, dan juga Pemuda Pancasila. (Aan)

Kamis, 31 Desember 2020

Petugas Gabungan Siap Amankan Nataru di Kabupaten Brebes

 


Brebes – Tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Satpol PP, dan unsur terkait lainnya, terus melakukan pengamanan perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.











Dijelaskan Pasiops Kodim 0713 Brebes, Kapten Armed Jupriadi, upaya tersebut untuk menjaga Kamtibmas sehingga masyarakat dapat merasa aman.


“Kita apresiasi bagi seluruh tim gabungan yang saat ini masih menjalankan tugasnya. Walaupun dalam kondisi hujan dan banjir di beberapa wilayah, namun tidak menyurutkan semangat dalam melayani masyarakat,” ujarnya, Kamis (31/12/2020).


Terpisah, Kabagops Polres Brebes, Kompol Raharja, SH, MH menyatakan, selain pengamanan di sejumlah titik Pos Pam Nataru, tim gabungan juga rutin melakukan patroli malam dengan sasaran titik-titik/daerah yang dianggap rawan.


Lebih lanjut dirinya menyatakan bahwa patroli gabungan akan terus dilakukan hingga berakhirnya Operasi Lilin Candi 2020, yang mulai digelar 21 Desember 2020 lalu sampai dengan 4 Januari 2021.


Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak bepergian atau di rumah saja apabila tidak ada keperluan yang mendesak terkait wabah pandemi covid-19.


Di saat patroli, petugas juga akan melakukan himbauan melalui pengeras suara agar masyarakat mematuhi Prokes (Protokol Kesehatan) 3 M, yakni Menjaga jarak, memakai Masker, dan sesering mungkin Mencuci tangan dengan sabun atau cairan disinfektan.


“Prioritas pengamanan adalah tempat ibadah umat Nasrani, pasar, SPBU, pintu tol, Jalan Raya Pantura saat arus mudik dan balik libur akhir tahun, serta tempat-tempat pemusatan massa khususnya obyek wisata,” tegasnya.


Untuk diketahui, dalam Rakor Lintas Sektoral yang digelar di Kantor Setda Brebes pertengahan bulan lalu (16/12), telah disepakati bahwa di tahun baru ini tidak ada perayaan apalagi sampai mengundang hiburan. Ini merupakan upaya Pemkab Brebes guna memutus rantai penyebaran virus corona.


Sementara untuk tim gabungan pengamanan Nataru berjumlah 227 personil, dibagi di 17 kecamatan di Kabupaten Brebes. Mereka meliputi 179 personil jajaran Polres Brebes, 50 personil Kodim, 24 orang Satpol PP, 51 orang petugas kesehatan dari Dinkes, 54 orang dari Dinas Perhubungan, serta 1 SST BKO Brimob Polda Jateng dengan kekuatan 25 personel. (Aan)

Minggu, 19 Juli 2020

TNI-Polri, FKPPI dan Saka Wira Kartika Bagikan Sembako Ke Pesantren



Brebes – Upaya membantu keringanan dan bersedekah dalam kondisi dan terdampak pandemi covid-19 ini, TNI-Polri dan Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) kabupeten Brebes serta Pramuka Saka Wira Kartika Koramil 11 Paguyangan Kodim 0713 Brebes memberikan sejumlah paket sembako untuk para santri di Pondok Pesantren Al Banna RT 01/01 Dukuh Kedung Banteng, Desa Paguyangan, Keamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Minggu (19/07/2020).




Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Ketua Cabang FKPPI Brebes Bambang.Priambodo, S.IP., Ketua Rayon FKKPI Paguyangan H.Rewang.

“Hari ini FKPPI Brebes bisa berkiprah dalam masa pendemi covid-19 di kondisi sekarang, Rayon FKPPI Paguyangan berupaya membantu masyarakat sekitarnya dan hari ini bisa memberikan bantuan sembako kepada santri di Pondok Pesantren Al Banna Desa Paguyangan” Tutur Bambang Priambodo.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Banna Ustadz H. Abas menyampaiak rasa terima kasih kepada TNI, Polri, FKPPI dan anggota pramuka Saka Wira Kartika yang telah memberikan bantuan kepada Pondok untuk keperluan para santrinya.

“Terima kasih atas kunjungannya dan bantuannya, ini sangat bermanfaat untuk para santri di Pondok, semoga Allah SWT memberikan kelancaran, kesuksesan dan keberhasilan baik TNI, Polri, FKPPI dan anggota Saka Wira Kartika, dan juga kepada Babinsa dan Babinkamtibmas yang juga hadir ke Pondok Al Banna” Kata H. Abas.

Sembako yang diberikan dalam bentuk beras, telur, susu dan sosis kemasan kaleng. Tujuan dari Bhakti Sosial yang tergabung antara TNI, Polri, FKPPI dan Pramuka Saka Wira Kartika adalah untuk  mempererat tali silaturahmi. (Utsm).

Senin, 08 Juni 2020

Puluhan Polisi dan TNI Bermotor Beri Bantuan Masyarakat Terdampak Rob di Pesisir Brebes


Brebes – Ratusan warga masyarakat yang terdampak banjir rob di pesisir Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mendapatkan bantuan beras dari Polres Brebes, yang disalurkan langsung oleh Kapolres AKBP Gatot Yulianto, SIK, M.HP bersama Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE. Senin (8/6/2020).








Disampaikan Kapolres bahwa bantuan berupa 1.000 kilogram beras yang dikemas dalam kantong plastik seberat 5 kilogram.

“Kali ini bersama Kodim kita salurkan bantuan beras 5 kilogram kepada 100 KK di Desa Randusanga Kulon dan 100 KK di Desa Randusanga Wetan,” ungkapnya memberikan sambutan di Depan Balai Desa Randusanga Kulon.

Rencana Gatot selanjutnya adalah bersama Kodim akan membantu masyarakat terdampak rob di Desa Kaliwlingi, Kecamatan Brebes.

“Semoga bantuan bermanfaat. Kita juga berupaya agar kedepan dapat membantu warga yang miskin,” pungkasnya.

Kepala Desa Randusanga Kulon, Afan Setiono, menyatakan bahwa di desanya terdapat masih ada 1.000 KK (Kepala Keluarga) terdampak rob awal bulan Juni kemarin (2/6) yang memerlukan bantuan serupa.

“Dari seribu KK, warga kami di Pedukuhan Banjangsari mengalami dampak terparah. Bantuan sebelumnya dan saat ini akan disalurkan menggunakan perahu karena jalur darat terputus dan terendam rob,” imbuhnya.

Walaupun tidak ada korban jiwa di pedukuhan tersebut namun semua warganya sangat memerlukan sentuhan bantuan.

“Saya mewakili 2.500 KK Randusanga Kulon mengucapkan terima kasih atas doa masyarakat Brebes khususnya sehingga di hari ketujuh ini rob sudah surut. Juga atas bantuan-bantuan logistik dari seluruh pihak selama seminggu terdampak banjir,” tandasnya mengapresiasi.

Tak lupa Afan menyampaikan bahwa sisa stok bahan makanan di Dapur Umum BPBD Brebes yang didirikan pada tanggal 3 Juni 2020 lalu, telah dibagikan kepada 1.500 KK di desanya.

“Sekali lagi saya selaku kepala desa merasa trenyuh dan mendapatkan kehormatan karena para pejabat Forkopimda tanpa diwakili mau datang untuk membantu warga kami,” tutupnya.

Sementara Rasimad (72) dan istrinya Sumiati (45), buruh tani mengucapkan terima kasih kepada Kapolres melalui Dandim atas bantuan tersebut. Pasalnya, sekecil apapun bantuan di tengah pandemi covid-19 akan sangat berarti bagi masyarakat terlebih juga terdampak bencana alam.

Terpisah, Kepala Desa Randusanga Wetan, Dwi Agung Budiantara, juga mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut. Menurutnya banjir rob tahun ini merupakan yang terparah sehingga menyebabkan para petani tambak udang, ikan dan rumput laut mengalami gagal panen. (Aan)

Kamis, 28 Mei 2020

TNI Polri Dampingi Rapid Test Di Pasar Induk dan Yogya Mall Brebes


Brebes - Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah mengadakan rapid test virus Corona (COVID-19) terhadap pengunjung pasar tradisional dan sejumlah mall. Kamis (28/05/2020).






Rapid test ini dilaksanakan serentak di 8 lokasi. Yakni di Pasar Induk Brebes-Ketanggungan-Bumiayu dan Banjarharjo serta Yogya Mall Brebes-Losari-Ketanggungan dan Mall Jatibaru Bumiayu.
Pengambilan sampel di tiap lokasi dilakukan secara acak sebanyak 40 orang. Mereka diambil sampel darahnya untuk diperiksa rapid test.
Seperti yang dilaksanakan oleh Puskesmas Kecamatan Brebes dimana melaksanakan Rapid Test di Pasar Induk Brebes dan Yogya Mall. Dimana dilakukan Rapid Test kepada Karyawan dan Pengunjung Yogya Mall.

Hasil dari pemeriksaan Rapid Test yang dilaksanakan oleh Tenaga Medis Puskesmas  Brebes dan Puskesmas Pemaron di Pasar Induk Brebes dan Yogya Mall Brebes sebanyak 80 orang dengan hasil Non Reaktif.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Brebes Eko Purwanto, BA, SIP., Danramil 01/Brebes Kapten Arm Zaenal Abidin, Kapolsek Brebes AKP Harti, SH., Kepala Puskesmas Brebes Dr. Heru Padmonobo, M.Kes., Kepala Puskesmas Pemaron dr. Sukamdi, M.Kes., Anggota Koramil dan Polsek Brebes serta Tenaga Medis Puskesmas Brebes dan Pemaron.

Kapolsek dan Danramil sekaligus menghimbau kepada pengunjung Yogya Mall agar menggunakan masker dan jaga jarak saat mengantri di depan kasir. (Utsm)