Tampilkan postingan dengan label Ganjar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ganjar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Januari 2020

Ganjar Pranowo Ajak Seluruh Komponen Di Brebes Bersinergi Tangani Dan Rawat Tanggul Sungai Babakan

Brebes – Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, SH, M.IP, didampingi Forkopimda Kabupaten Brebes mengunjungi lokasi terdampak banjir akibat jebolnya 4 titik tanggul Sungai Babakan di Desa/Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Selasa (14/1/2020).





Diketahui, kunjungan kerja Gubernur ini untuk melihat dari dekat sejauh mana penanganan kerusakan tanggul yang jadi penyebab utama banjir di beberapa wilayah Jawa Tengah, termasuk kinerja Poskonya.

Di Ketanggungan Brebes, Posko penanganan banjir Sungai Babakan dipusatkan di Makoramil 15 Ketanggungan Kodim 0713 Brebes. Di tempat ini juga didirikan Dapur Umum (DU) BPBD serta tempat mangkalnya mobil ambulan untuk pelayanan medis.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menargetkan pekerjaan peninggian tanggul dan normalisasi Sungai Babakan sepanjang kurang lebih 14 kilometer yang akan dikerjakan dalam waktu 10 hari. Ini disampaikannya saat kunjungannya beberapa hari yang lalu di tempat yang sama (12/1).

Langkah ini ditempuh karena banjir telah merendam setidaknya 5 desa pada Rabu (8/1) lalu. Sedangkan 2 hari sebelumnya (6/1), banjir juga terjadi akibat limpasan air Sungai Babakan, akibat debit air yang melimpah dari hulu sungai.

Setelah dari Posko, Ganjar selanjutnya meninjau ke Desa Cikeusal Lor, dimana sepanjang kurang lebih 700 meter belum memiliki tanggul sehingga di titik ini juga menjadi pemicu meluapnya air ke pemukiman warga.

“Selain faktor tanggul, sedimen di Sungai Babakan inilah yang mengakibatkan banjir kemarin. Setelah pekerjaan tanggul dan pengerukan Sungai Babakan, maka akan dilanjutkan penanaman pohon,” jelasnya.

Ganjar juga menekankan kepada seluruh elemen yang hadir, agar memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mengambil tanah di tanggul untuk pembuatan batu bata sehingga nantinya akan merusak tanggul dan banjir kembali. Pun dengan membuat pintu air dan sodetan/gorong-gorong pembuangan air.

Termasuk pengawasan terhadap pohon yang nantinya ditanam, jangan sampai ada warga yang mencabut dan menebangnya. Pasalnya, fungsinya adalah untuk menguatkan tanggul.

Ia juga menginstruksikan Forkopimda agar segera membentuk Tim Jaga Kali untuk pengawasan ini, termasuk dengan melibatkan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Cimanuk-Cisanggarung, Muspika dan Pemdes setempat untuk melakukan patroli apakah ada kemungkinan kerusakan tanggul atau tidak.

“Saya mohon tanggul yang sedang diperbaiki agar dijaga dengan baik. Semua ikut merawat dan mengawasi,” imbuhnya.

Ganjar juga berpesan kepada jajaran Forkopimda (Bupati, Dandim dan Kapolres), agar bersinergi dalam penanggulangan bencana.

“Kekurangan apa saja disini silahkan disampaikan disini mumpung ada Bupati dan Dandim,” tandasnya.

Tak lupa ia mengapresiasi respon cepat Kementerian PUPR yang terjun langsung ke lokasi, BBWS, Bupati, Dandim dan Kapolres, di hadapan media. Tampak orang nomor satu di Jateng ini mendapatkan paparan singkat dari pihak BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Dr. Ir. Happy Mulya, SE, serta Forkopimda dan dinas terkait.

Diketahui sebelumnya (13/1), Ganjar juga mengecek langsung pembuatan tanggul semi permanen di Sungai Tuntang di dua titik, Desa Trimulyo Guntur, Kabupaten Demak dan juga di Kabupaten Pati. (Aan)

Minggu, 18 Agustus 2019

Ganjar : Gold Generation Tercipta Di Tahun 2040

Ketika bangsa Cina dan India telah bergerak menuju bulan, Amerika telah bersiap membangun perumahan di Mars sedangkan bangsa kita belum mampu untuk itu, maka jangan biarkan biarkan anak-anak kita hanya jadi penonton atas keberhasilan bangsa lain. Kita harus siapkan mereka, kita bekali mereka dengan ilmu pengetahuan dan semangat toleran, agar mereka juga bisa sampai ke Bulan, ke Mars, dan Galaksi lainnya.






Demikian disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH pada Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Ke-74 Republik Indonesia di Alun-alun Brebes, Sabtu (17/8) kemarin.

Menurut Ganjar, Kita lah yang menanggung dosa besar jika mereka tertinggal. Kitalah yang menanggung dosa besar jika mereka diremehkan. Dan Kita juga yang menanggung dosa besar jika mereka dilecehkan.

Gubernur ganteng berambut perak itu berharap,  Gold Generation harus benar-benar tercipta di tahun 2040.  Untuk itu, mulai sekarang segala daya upaya, tenaga dan pikiran, jiwa dan raga kita kerahkan untuk masa depan cemerlang bagi anak-anak kita.

“Kita rebut kembali kejayaan Majapahit, yang mampu ekspansi ke bagian bumi di Utara,” kata Ganjar sebagaimana diucapkan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH dengan lantang.

Ganjar juga mewanti-wanti, jangan lagi ada niatan mengganti ideologi bangsa, jangan lagi ada ungkapan yang membeda bedakan. Tekad kebersamaan, senasib sepenanggungan itu lah yang terus kita emban untuk menghadapi tantangan zaman.

“Kita semua bersaudara, maka jangan lagi ada kata: Ah kamu Batak, ah kamu Irian, ah kamu Bugis, ah kamu Sunda, ah kamu Madura, ah kamu Jawa,” tuturnya.

Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-74 RI tingkat Kabupaten Brebes  diikuti berbagai unsur, antara lain TNI, Polri, Korpri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Pramuka, Organisasi Kemasyarakatan dan Kepemudaan, Pelajar dan Mahasiswa.

Bertindak sebagai petugas, Inspektur Upacara Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH, Kapten Inf Agus Sulistyo (Komandan Upacara), Kapten Inf Kunpriyanto (Perwira Upacara). Untuk pembaca Undang Undang Dasar 1945 Pamor Wicaksono, Komandan Kompi Paskibraka adalah Danramil Losari Kapten Inf Sutarno, Komandan Pasukan 17 Caisar Nurazni Pamungkas (siswa SMA Negeri 1 Larangan), Pembawa Bendera Merah Putih Tanza Indriyanti (siswi SMA Negeri 1 Tanjung), Pembentang Bendera Anggriawan Rizqi Mulia Ramadhan (Siswa SMA Negeri 1 Tanjung), Pengerek Bendera Burhanudin (siswa SMA Negeri 1 Bulakamba) dan Mohammad Ardi Wiyanto (Siswa SMA Negeri 2 Brebes). (Yaser Arafat/Wasdiun/Utsm).