Tampilkan postingan dengan label Juara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Juara. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 April 2021

Bocah Kelas 6 SD Juara Porseni Panahan AMM Wanasari Brebes

 


Brebes – Adalah Azzam Muqaff (12), murid kelas 6 SDIT Harapan Umat Brebes, meraih juara pertama ajang panahan putra Porseni (Pekan Olahraga dan Seni) Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kecamatan Wanasari tahun 2021, yang digelar di SMP Muhammadiyah Sawojajar, Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Minggu (4/4/2021).






Azzam yang merupakan putra pertama dari Pelda Ujang, Ketua Penerangan Kodim 0713 Brebes ini, menyisihkan puluhan peserta dari 20 desa di Kecamatan Wanasari, baik itu anak-anak SMP, SMA, maupun dewasa.


Dikemukakan Daryani, Ketua Panitia AMM Wanasari, kegiatan itu merupakan program kerja yang digelar setiap dua tahun sekali ini diperuntukkan bagi masyarakat umum di wilayah kecamatannya.


“Cabang olahraga yang dipertandingkan adalah panahan dan tenis meja. Agar lebih meriah juga ada perlombaan rakyat yaitu gobak sodor,” terangnya.


Menurutnya, tujuan dilakukan kegiatan itu adalah ajang pencarian bakat yang seni dan olahraga untuk persiapan Porseni tingkat kabupaten dan diharapkan sampai ke tingkat provinsi.


“Dengan pertandingan panahan dan tenis meja Porseni tingkat kecamatan ini dapat memotivasi anak-anak kami, sehingga giat berlatih kedepannya agar muncul bibit-bibit atlet dari Wanasari khususnya,” tandasnya.


Sementara disampaikan ayah bocah, Pelda Ujang, bahwa apa yang diraih putranya merupakan hasil dari latihan memanah sejak 2018, dibawah bimbingan Tarsono, M.Pd, pelatih Club Brebes Archery, serta rajin berlatih di rumah.


“Walaupun baru tingkat kecamatan, namun Azzam sudah membuat bangga keluarga, Kodim Brebes, dan juga Kecamatan Wanasari,” ujarnya.


Ujang berharap bakat anaknya itu akan mengantarkannya berprestasi ke tingkat yang lebih tinggi lagi sehingga mengharumkan nama Kabupaten Brebes. (Aan)

Jumat, 02 April 2021

Tiga Petinju Brebes Gondol Tiga Medali di Kejuaraan Tinju Walikota Cup Tasikmalaya

 


Brebes – Tiga atlet tinju binaan Pertina Brebes, telah mengharumkan nama Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dengan berhasil menggondol 3 medali di ajang tinju Walikota Cup Tasikmalaya, Jawa Barat yang berlangsung di GOR Sukapura dari tanggal 24-28 Maret 2021. 






Dikemukakan Johan SS, pelatih Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) Brebes, ketiga atlet adalah Meyrisa Dwiyanti medali perak di kelas 60 kg kategori elit women, Angling Kusuma medali perunggu di kelas 46 kg kategori mans, dan Faiza Fitra Nurwahid kelas 69 kg kategori elit mans.

“Ketiga adalah atlet binaan Pertina Brebes dibawah naungan Koni Brebes, dimana dua di antaranya adalah pelajar dari SMK Nurul Islam Larangan, yakni Meyrisa Dwiyanti dan Angling Kusuma,” bebernya, Senin pagi (29/3/2021).

Lanjut Johan, pihaknya merasa bangga dan bersyukur karena ketiga atletnya berhasil memboyong ketiga medali di event yang diikuti 27 sasana tinju Jabar dan Jateng, dimana Brebes dan Banyumas mewakili Jateng di ajang itu.

Setidaknya ada 131 atlet yang bertanding di 5 Kelas, yaitu kelas Mini Boy 8 tahun hingga Elite Man 30 tahun, dengan berat badan 26-81 kilogram.

“Ketiga atlet kami seharusnya bertanding di kategori junior dan youth karena mereka masih anak-anak, namun oleh panitia dimasukan kategori elit mens dan elit womens. Tapi tak masalah, untuk pengalaman mental bertanding sehingga mereka bisa lebih baik lagi kedepannya,” sambungnya.

Dari 3 petinju binaannya itu, hanya Faiza, adalah yang sering mengikuti pertandingan di berbagai daerah. Sementara bagi Meyrisa, ia baru satu kali mengikuti pertandingan, sedangkan bagi Angling Kusuma, ini adalah kali pertama adu jotos di event resmi.

“Untuk Meyrisa dan Angling Kusuma, akan kita persiapkan mengikuti ajang Popda dan seleksi nasional, sedangkan Faiza untuk persiapan kualifikasi Pra Porprov Jateng,” tandasnya.

Ditambahkannya, untuk pelaksanaan Popda dan Pra Porprov Jateng, masih menunggu kabar karena diundur terkait pandemi covid-19.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas doa dan dukungan dari semua warga Kabupaten Brebes, sehingga mereka berhasil mengharumkan nama Brebes di luar daerah,” pungkasnya. (Aan)

Senin, 02 Maret 2020

Putra-Putri TNI Brebes Juarai Sparring Taekwondo Dan Karate Popda Eks Karisidenan Pekalongan


Brebes – Gigih Ardi Ika Pratama (16) murid kelas 2 SMAN 3 Slawi, Kabupaten Tegal, putra dari Sertu Misdi, anggota Intel Kodim, berhasil meraih juara pertama kumite karate kelas -55 kilogram putra dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat eks Karesidenan Pekalongan yang digelar selama 5 hari (24-29/2) di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.







Dalam kompetisi yang dilangsungkan di Lapangan Tennis Indoor Kantor Bupati Pekalongan, di final berhasil mengalahkan karateka asal Kota Pekalongan, dengan skor 6-2.

Misdi yang juga merupakan pelatih dari Gigih, menyatakan bahwa kunci kemenangan adalah latihan secara disiplin setiap malam dari mulai jam 20.00 WIB sampai dengan selesai dan lari setiap hari selepas sholat subuh.

“Untuk belajar mapel sekolah dilaksanakan setelah sholat magrib dan mengaji. Untuk nutrisi tidak ada pantangan, hanya penambahan susu pagi dan malam,” jelasnya, di tempat kerjanya, Senin (3/3/2020).

Ditambahkannya, Gigih sedang bersiap menghadapi Popda antar pelajar tingkat Provinsi Jateng yang akan dilangsungkan pada 16-19 April mendatang di Kota Semarang.

Sementara di cabang olahraga taekwondo, Intan Wira Cahya (15) memakai pelindung kepala biru, murid kelas 3 SMPN 2 Brebes dan putri dari Sertu Sudarwanto, anggota Provost Kodim 0713 Brebes, juga menorehkan prestasi sebagai juara kedua sparring kelas under 53 kilogram, yang dilangsungkan di Gedung GPU (Gedung Pertemuan Umum), Kajen.

“Di pertarungan sengit pada babak final, anak saya dikalahkan oleh Taekwondoin asal Kabupaten Pemalang dengan skor 76-89. Walaupun kalah saya sangat bangga karena Intan sedang kurang vit (nyeri di bagian perut) karena datang bulan,” ucapnya.

Ia menyatakan bahwa dengan sering ikut kejuaraan putrinya dapat mengasah mentalnya.

“Dengan berbagai prestasinya, semoga kedepan Intan dapat diterima di SMA favorit dan mengharumkan Brebes di tingkat yang lebih tinggi yaitu di Popda Pelajar Provinsi Jateng,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kejuaraan multi even yang bertemakan “Membangun Karakter Bangsa Melalui Olahraga”, diikuti oleh 1.419 atlit yang terdiri dari tingkat SD/MI sebanyak 284 orang, SMP/MTS 573 orang dan SMA/SMK/MA 562 orang.

Selain karate dan taekwondo, 5 cabang olahraga lain yang dipertandingkan meliputi bolavolly di Kompi Senapan C Wonopringgo, bola basket di SMK Muhammadiyah Bligo, sepak takraw di SMAN 1 Sragi, pencak silat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kajen, serta sepakbola di Stadion Manggala Krida. (Aan)

Rabu, 29 Januari 2020

Aksi Babinsa dan Kepala Desa Dukuhturi Ketanggungan Brebes


Brebes – Aksi Babinsa yang dilaksanakan hari  ini menghadirkan Babinsa Dukuhturi bersama Kepala Desanya. Rabu (29/01/2020).




Kepala Desa Johan Wahyudi (40) yang baru menjabat 6 bulan ini memiliki beberapa program unggulan diantaranya, Sampah yang dilaksanakan oleh Bumdes, Melanjutkan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 475 meter yang sudah terealisasi dan akan melanjutkan 350 meter lagi.

“Alhamdulillah” Prestasi lainnya adalah Juara 1 Tingkat Kabupaten Brebes Tahun 2019 “Lomba Jentik Jumantik” yang hadiahnya diterima di Pendopo Brebes (6/11/19). Tutur Kades. 

Adanya lomba desa bebas jentik dapat mencegah penyakit DBD melalui pemberdayaan dan peran serta masyarakat untuk menjadi juru pemantau jentik di dalam rumahnya masing-masing dengan dibantu oleh Babinsa. 

“Hal ini teramat penting, guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran dan menanggulangi penyebaran penyakit DBD,” jelas Johan. 

Ditambahkannya pula bahwa dimana wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Brebes semakin meningkat saat memasuki musim penghujan.  di Februari 2019,  jumlah kasus penyakit DBD sebanyak 152 kasus dengan 9 kasus kematian.

Disisi lain, ada Serda Solekhudin yang kesehariannya pegang 2 Desa Binaan di Babinsa Dukuhturi dan Dukuh Tengah, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes ini memiliki 1 istri dan 2 anak ini juga selalu membantu kegiatan desa diberbagai sektor, diantaranya telah mengantar membina Desa Dukuhturi menjadi Desa yang aman dan nyaman. (Utsm)

Senin, 27 Januari 2020

KOKAM PCPM Wanasari Dari PRPM Sawojajar Juara 1 Lomba Marching Band


Brebes – Antusias kebahagiaan dalam memperingati hari jadi Kabupaten Brebes yang ke 342 tahun 2020 ini, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes mengadakan lomba marching band antar ormas tingkat kecamtan. Senin (27/01/2020).








Bertempat di halaman kantor kecamatan wanasari, Camat Wanasari H. Nurudin, SH didampingi Danramil 03/Wanasari Kapten Infanteri Turiman dan Kapolsek Wanasari serta seluruh sekdes se-kecamatan menyaksikan secara langsung ajang lomba tersebut.

Dimana Juri ada 3 juri diantaranya Daryono, Serka Jenudin Koramil 03 Wanasari dan
Aiptu Tasdik dari Polsek Wanasari menorehkan nilai keseluruh peserta dengan menghasilkan juara-juara yang sangat baik dan mengagumkan ini tercatat diantaranya sebagai Harapan 3 Tim Banser Glonggong, Harapan 2 Tim Banser dan Harapan 1 Tim Banser Dukuhwringin.

Tak elak dari gemuruh dan riuknya penonton yang menyaksikan dilapangan, hanya ada 1 Tim KOKAM PCPM Wanasari yang diwakili oleh KOKAM PRPM Sawojajar ikut andil dalam lomba itu diantara organisasi lainnya. Namun dalam kegigihan selama berlatih dan konsentrasi dalam lomba, KOKAM PRPM Sawojajar Wanasari meraih angka tertinggi dalam penilaian dengan angka 1.560 point sebagai Juara 1 Marching Band Tingkat Kecamatan Wanasari. Disusul Juara 2 dari Banser Sigentong dengan nilai 1.510 point serta Juara ke 3 Banser Sawojajar diangka 1.480 point.

Pimpinan Cabang Muhammadiyah H. Sanadji Ma’sus, Ketua KOKAM PCPM Wanasari Omar dan simpatisannya mendampingi saat penerimaan piala dan piagam dari Panitia Lomba yang diserahkan langsung oleh Camat Wanasari H. Nurudin, SH yang didampingi Danramil 03 Wanasari. (Utsm)

Sabtu, 16 November 2019

4 Sabuk Emas Tinju Profesional Diperebutkan Dalam HUT TNI Ke-74 Kodim Cilacap


Cilacap - Dalam rangka menyemarakkan HUT TNI ke-74 Tahun 2019, Kodim 0703 Cilacap bekerjasama dengan David Promotions, serta didukung Pemda Cilacap, Polres Cilacap dan Promotor Suprapto menggelar  event Tinju Profesional bertempat di GOR Wijayakusuma Cilacap, Sabtu (16/11/2019).





Event ini memperebutkan 4 sabuk emas yang yakni Sabuk Emas Bupati Cilacap 8 round, Sabuk Emas Dandim 0703 Cilacap 12 round, Sabuk Emas Kapolres Cilacap 8 round, dan Sabuk Emas Danrem 071 Wijayakusuma serta lebih dari 3 partai tambahan kelas Profesional dan 15 duel kelas amatir turut meramaikan  Gelar Tinju Profesional.

Sederet nama petinju profesional seperti Beny Tamaela dari Sasana Eagle Eyes Kostrad BC Solo, Roky Alap Alap dari Sasana TJ Alap Alap Cilacap, Primus Lopo dari Sasana Rokatonda BC Surabaya, Alpius Matufani Sasana Dirgantara BC Sleman turut berduel dalam event ini. 

Selain itu dari Kelas Internasional yang terdiri dari Kelas Bulu 57,1 kg Yuya Makamura berduel dengan Dion Arema,  Kelas Bantam 53,3 kg Gakuto Yamaguchi VS Tomi Seran, dan di Kelas Super Fly 52,3 kg Toshihiko Era vs Sulis Barera. Di Partai Utama  petinju  Iwan Kei dari Sasana Yonif 733 Malang berduel dengan Arif Bleder dari Sasana Kodim 0703 BC Cilacap untuk memperebutkan Sabuk Emas Dandim 0703 Cilacap.

Dandim Letkol Inf. Wahyo Yuniartoto, S.E., M.Tr (Han) selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan, kegiatan tinju profesional ini merupakan kegiatan yang positif dalam mempersatukan kita semua dan sekaligus untuk ajang silaturahmi. "Kegiatan ini merupakan ajang pembinaan untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi para petinju lokal maupun nasional, untuk mencari bibit-bibit atlet-atlet tinju profesional Kabupaten Cilacap dan sebagai ajang pembinaan prestasi tinju anak bangsa ," ucapnya.

Dikatakan, dalam meraih kesuksesan dibutuhkan rasa tanggung jawab disiplin dan kekompakan dari pengurus, pelatih maupun para atlet, kami yakin dan percaya sebenarnya ada banyak sekali pemuda-pemuda yang berpotensi sehingga diharapkan olahraga tinju semakin familiar dan bisa banyak peminat atau atlet muda dapat dijadikan pemicu semangat untuk berusaha menjadi petinju yang handal dan sportif dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Cilacap di Kancah nasional maupun internasional.

"Petinju yang handal itu harus mengedepankan profesionalitas dengan menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding. Selamat bertanding dan jaga sportifitas, semoga Tuhan yang maha Esa senantiasa  memberikan petunjuk serta jalan terbaik bagi kita", pungkasnya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Promotor David Suprapto, Wakil Bupati Syamsul Aulia Rahman S. STP. Msi, Dandim 0703 Cilacap Letkol Inf. Wahyo Yuniartoto, S.E., M.Tr (Han), Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto, SIK, MH, Danlanal yang diwakili Kapten Laut (P) Heri, Unsur Forkopinda dan Stakeholder wilayah Cilacap serta penonton yang berjumlah sekitar 500 orang.(penrem071/pendim0713)

Minggu, 06 Oktober 2019

Pangdam IV Ingin PSSI Menjadi Juara Dunia


Semarang - Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M. secara resmi menutup kejuaraan sepak bola usia diatas 45 tahun dalam rangka menyemarakkan HUT ke 69 Kodam IV/Diponegoro di Lapangan Parade Makodam IV/Diponegoro Semarang, Jum'at (5/10/2019)



Dalam sambutannya Pangdam menyampaiakan bahwa tujuan dari kegiatan ini semata-mata untuk sehat. Dengan olah raga juga membentuk jiwa sportifitas, menjalin silahturahmi dan meningkatkan kualitas diri yang pada akhirnya untuk mendukung pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dirinya juga berharap dengan digelarnya pertandingan-pertandingan semacam ini dapat menghasilkan pemain terbaik dan dapat menjadi pemain PSSI sehingga kedepan dapat menjadi juara dunia, minimal juara asia.

"Kita semua pasti sepakat dan ingin PSSI dapat menjadi juara dunia, minimal juara asia", ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut Pangdam juga mengucapkan terima kasih kepada panitia dan wasit yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik, aman dan lancar. 

Orang nomor satu di Kodam IV itu juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta dan khususny juara.

"Terima kasih kepada para wasit dan panitia, dan selamat kepada para pemenang dan seluruh pemain yang sudah ikut menyemarakkan acara ini", pungkasnya.

Keluar swbagai juara pertama dari Klub Madya 90 Magelang, juara kedua Klub Kodim  0722/Kudus, juara tiga dari  Manunggal FC dan juara empat PSPM Semarang.

Ikut menyaksikan pertandingan final dan penutupan Pangdam Cup 1 tahun 2019 Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M., dan para pejabat Kodam IV/Diponegoro.(pendam/penrem/pendim0713)

Selasa, 01 Oktober 2019

Cucak Ijo Kostrad Milik Anggota Kodim Brebes Juara Lagi Di Piala Endog Asin


Brebes – Kostrad, burung jenis cucak ijo kembali menyabet juara di beberapa kelas perlombaan kicau mania bertajuk Festival dan Kompetisi Burung Berkicau Piala Endog Asin 2, yang digelar Segara Madu BC, di Depan Kantor Desa Bulakparen, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Minggu (29/9/2019).




Dibenarkan pemiliknya, Sertu Amrulloh (kacamata) anggota Unit Intel Kodim 0713 Brebes wilayah Pantura, bahwa Kostrad menyabet 2 gelar di tiga kelas Latihan Prestasi (Latpres) yang berbeda. Yaitu juara kedua dari 50 peserta/burung di kelas utama Endog Asin atau tiket Rp. 100 ribu dan juara pertama di kelas B. Konslet tiket Rp. 50 ribu, dengan 5 bendera merah mutlak.

Tampak Amrulloh bersama perawat burung, Asepudin (45) warga Dusun/Desa Limbangan RT. 02 RW. 07, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes.

“Kostrad telah menjadi juara 1 lebih dari 200 kali baik even Latihan Bersama (Latber) maupun Latpres di beberapa kabupaten tetangga, yaitu Kuningan dan Cirebon Jawa Barat serta Tegal, Jawa Tengah, selama 5 bulan ini,” ucapnya.

Sementara dijelaskan Asepudin atau Asep, bahwa untuk juara kedua yang pernah diraih Kostrad kurang lebih 100 piala. Dirinya mengaku pernah menerima penawaran sebesar Rp. 19 juta, namun tak melepasnya karena belum mendapat restu empunya, Amrulloh.

“Untuk isiannya meliputi kapas tembak, gereja tarung, lovebird, kenari, jangkrik serta Isian pancawarna burung-burung hutan dan kecil,” ujarnya.

Diketahui, gantangan Segara Madu BC, merupakan salah satu gantangan yang sangat ramai dihadiri para pecinta burung dari berbagai kelas setiap hari Minggu sore untuk event Latber, yang diminati baik peserta lokal maupun dari luar wilayah Brebes. (Aan)

Jumat, 13 September 2019

Pendam IV Pertahankan Juara I Lomba Karya Jurnalistik TMMD

Semarang - Pendam IV/Diponegoro kembali meraih juara I Lomba Karya Jurnalistik TTMD Reguler ke 105 tahun 2019 tingkat nasional kategori Pendam.




Prestasi yang sama juga pernah diraih pada lomba karya jurnalistik TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Reguler ke 104 tahun 2019.

Hadiah diserahkan langsung Aster Kasad Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si. dan Staf ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Hubungan Kelembagaan Prof. Dr. Ir. Winarni kepada bertepatan dengan Rakernis TMMD ke 106 tahun 2019 di Mabesad Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Selain Pendam IV/Diponegoro prestasi juga diraih Kodim 0716/Demak dengan menyabet juara I kategori Dansatgas dengan mengalahkan Kodim jajaran TNI AD.

Tak hanya itu, pada kategori wartawan cetak/online wartawan atas nama Ivan Aditya meraih juara II dengan judul “Tekad Surip Manunggal TNI” mewakili Kodim 0730/Gunungkidul.

Pada kesempatan ini, juga diberikan penghargaan kepada Babinsa Dalang desa Kalikondang Kodim 0716/Demak Serma Paijan.(pendam/penrem/pendim0713)

Rabu, 21 Agustus 2019

Ogoh-ogoh Anoman Dukuh Waru Desa Pemaron Juara Pawai Karnaval Brebes

Brebes – Replika tokoh pewayangan raksasa berupa ogoh-ogoh anoman dari Dukuh Waru, Desa Pemaron, Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, berhasil menjuarai pawai pembangunan atau karnaval perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-74 (20/8).






Ogoh-ogoh tersebut diarak mulai dari titik start di depan Gedung DPRD Kabupaten Brebes, Jalan Gajah Mada No. 5 Kotabaru, menuju finish atau panggung kehormatan Forkopimda di depan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Brebes atau di samping Markas Kodim 0713 Brebes, Jalan Jenderal Sudirman.

Panitia karnaval, Ismu Broto, Kepala DPKH (Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan) Kabupaten, bersama para juri menilai ogoh-ogoh dengan tinggi 3,5 meter dan berat mencapai kurang lebih 250 kilogram ini layak menjadi pemenang kontes yang juga diikuti ratusan peserta mulai dari SKPD, para pelajar dan masyarakat umum, karena semangat dari tim dan pernak-perniknya bahkan dengan asap warna dan musik anoman obong.

Dibenarkan Supardi (35) Kaur Kesejahteraan Desa Pemaron, bahwa apa yang ditampilkan para pemuda desanya berhasil mencuri perhatian ribuan masyarakat yang menyaksikan di Jalan Raya Pantura mulai dari Gedung DPRD sampai Kodim tersebut, mengalahkan para peserta lainnya yang antara lain menampilkan kendaraan hias, batik carnival, marchingband, kesenian lokal pencak silat, kuda lumping maupun pawai komunitas sepeda onthel.

Sementara dikatakan penggagas atau yang mempunyai ide kreatif, Nodo alias Kijut (36), bahwa dirinya bersama para pemuda yang diketuai Resky Ginanjar (27) tidak menyangka dan mengharapkan juara dari karya seninya.

“Saya bersama para pemuda dan masyarakat hanya berniat menampilkan ogoh-ogoh anoman raksasa ini dalam festival karnaval desa yang akan digelar pada 24 Agustus nanti. Eh ternyata juara di tingkat kabupaten atas permintaan pihak kecamatan,” ucapnya kepada Serma Aan Setyawan, Humas Kodim 0713 Brebes. Rabu (21/8/2019).

Ditambahkannya, niat hanya untuk membuat masyarakat bangga, dengan estimasi biaya mencapai kurang lebih Rp. 5 juta dan dikerjakan dalam waktu 10 hari. Untuk bahan pembuatannya meliputi dakron untuk bulu badan hanoman dan bulu korea untuk bagian wajah yang dipesan dari Bandung. Sedangkan udeng atau penutup kepala serta kain catur, khusus didatangkannya dari Bali.

Nodo mengaku, kesulitan utama pembuatan adalah saat pengeleman dakron. Tampak dirinya berfoto bersama sersan tersebut di Kantor Pengairan Krasak, Jalan Raya Jatibarang-Brebes, Dukuh Waru, Pemaron, di sela-sela perbaikan pasca tampil dalam karnaval kabupaten.

Inilah karya Nodo, yang juga sebagai pelukis lokal, yang membawa nama desa dan kecamatannya. Ia berharap, kedepan akan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi pemuda Pemaron dari pesanan ogoh-ogoh. (Aan)

Senin, 19 Agustus 2019

Raih Emas tingkat Jateng, Karateka Cilik Dojo Kodim Asetnya Kota Bawang

Brebes – Kejuaraan Karate tingkat Provinsi Jawa Tengah yang memperebutkan Piala Pangdam IV Diponegoro 2019, telah digelar oleh Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) selama selama 3 hari (2-4/8).


Salah satu perwakilan Kabupaten Brebes yaitu peserta mungil nan cekatan, Alya Khoirunnisa (7) putri bungsu tiga bersaudara pasangan dari Simpai Agus Supramono (48) dengan Nunung Nurjanah (37), Pelatih Karate Dojo Kodim 0713 Brebes berhasil menyabet sebagai Juara 1 Kelas Pra Usia Dini Kumite 25 kilogram putri.

Diketahui sebelumnya, Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SH, MH, juga telah memberikan penghargaan kepada karateka cilik asal Kota Bawang ini saat acara sarasehan peringatan HUT ke-47 RI di Pendopo Kabupaten (17/8), termasuk empat prestasi tingkat kabupaten yang telah berhasil diraih pelajar SDN 08 Brebes yang beralamatkan di Jalan Pusponegoro, Kauman Pasar, Kecamatan/Kabupaten Brebes.

Tampak Dandim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, berfoto bersama bocah dan menyatakan bangga atas capaian yang diraih karateka cilik asal Dojo Kodim tersebut.

“Saya selaku Dandim, sangat bangga atas prestasi atlet yang berlatih di Dojo Kodim Brebes ini, karena telah berhasil menyabet medali emas di ajang bergengsi setingkat Kejurprov Piala Pangdam IV Diponegoro,” ujarnya (18/8/2019).

Dikatakannya juga, pihaknya terus mendukung kegiatan-kegiatan positif untuk mengharumkan nama Brebes. ”Akan saya dukung terus agar bisa menciptakan anak-anak berprestasi di Brebes,” tambahnya.

Sementara dibenarkan Kepala Sekolah, Sunitah, bahwa keempat prestasi lainnya yang telah diraih anak didiknya meliputi Juara 3 Piala Kapolres Brebes 2019, Juara 1 Kejurda Gokasi Jateng 2019, Juara 2 Piala Dandim 0713 Brebes 2018 serta Juara 3 Kejurnas Gokasi di Jakarta tahun 2018. (Bayu/Aan)

Sabtu, 18 Mei 2019

“Kucing Garong” Kembali Sabet Juara Kicau Mania Kelas di Tegal

Tegal – Kucing Garong kembali menyabet juara dalam lomba burung kicau dalam tajuk latihan bersama di X-Nyamat Bird Club, Kelurahan Kalinyamat Wetan Kecamatan Tegal Selatan Kabupaten Tegal. Tampak gambar, Serma Aan Setyawan, anggota Penerangan Kodim 0713 Brebes bersama Kucing Garong, setelah menyabet juara kedua dari 25 kontestan kelas murai batu. Jumat sore (17/5/2019).

Tempat yang selalu ramai didatangi setiap hari Selasa dan Jumat oleh kicau mania, baik itu lokal yaitu Kabupaten Tegal dan Kota Madya Slawi maupun beberapa kabupaten tetangga seperti Brebes dan Pemalang.

Bahkan salah satu senior kicau mania jenis cucak ijo asal Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten Brebes, Wari Lengko (56) menyatakan bahwa X-Nyamat Bird Club merupakan kawah candradimuka atau penempaan mental beberapa macam burung guna meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Jika mampu juara di Kalinyamat berarti burung siap untuk kelas yang lebih tinggi. X-Nyamat Bird Club patokan burung kedepan akan berprestasi tidak, dan cucak ijo saya juga pernah juara disana,” ungkapnya kepada Aan (17/5, malam).


Sementara diungkapkan Aan bahwa, hobi memelihara murai batu pada akhirnya pasti ingin memiliki burung yang istimewa dan meraih prestasi, padahal tak mudah memang memelihara murai baru dan memerlukan perawatan dan biaya cukup ekstra jika dibandingkan jenis burung lainnya.

“Sebelum ditangan saya, Kucing Garong ini pernah juara pertama dan ketiga di BBC Brebes bulan Maret 2019. Setelah bergonta-ganti murai yang kurang prospek dan ini yang ke-13 kali, akhirnya saya juara dua di dua tempat yang berbeda, yaitu Brebes dan Tegal,” ungkap Sersan yang mengaku masih belajar dan sangat junior dalam perburungan.

Diketahui, Kucing Garong merupakan murai batu jenis Medan dan Muda Hutan (MH). Dari keterangan sang pemilik sebelumnya, dipanggil nama tersebut karena jika harian terkadang berbunyi seperti kucing garong, namun tidak saat ngotot bertarung. (Teguh).