Tampilkan postingan dengan label Kecamatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kecamatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Februari 2021

Pantau Situasi Sungai Pemali di Wilayah Kecamatan Brebes

 Brebes - Komandan Rayon Militer (Danramil) 01/Brebes Kapten Arm Zaenal Abidin bersama anggotanya memantau situasi sungai Pemali yang ada diwilayah Kecamatan Brebes. Rabu (17/2/2021).






Sekitar pukul 15.15 Wib, untuk ketinggian sungai Pemali berada pada titik ketinggian 450 cm (Warna Merah ). Ketinggian air di Sungai Pemali sudah mulai turun yang tadinya menyentuh jembatan jalan raya Pantura sebelah utara sekarang air  dibawah jembatan kurang lebih 10 Cm. 

"Arus Lalu lintas kendaraan roda 4 atau lebih masih  dialihkan melewati jembatan Sungai Pemali sebelah selatan sedangkan jembatan sungai Pemali sebelah utara hanya diperbolehkan dilewati kendaraan roda 2." pungkas Danramil 01/Bbs. (Widodo) 

Minggu, 07 Februari 2021

Operasi Yustisi Pendisiplinan Masyarakat Skala Besar Digelar Di Banjarharjo

 

 

Brebes - Upaya pencegahan Penyebaran Covid 19, Gugus Tugas Kabupaten Brebes melakukan Operasi Yustisi dengan sasaran pendisiplinan masyarakat secara masiv disemua wilayah, baik dalam skala besar maupun dalam skala kecil. Minggu (07/02/2021).








Gugus Tugas Covid 19 Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah dengan menggandeng 3 Pilar diantaranya TNI, Polri, Satpol PP daan Petugas Medis beserta Ormas (Pemuda Pancasila, Banser) dan KKN Mahasiswa Unirversitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), menggelar operasi yustisi dan penyemprotan cairan Disinfektan dan sasaran pendisiplinan masyarakat dalam skala besar, dilakukan di Jalan Raya Banjarharjo-Salem tepatnya di Pasar Banjarharjo.

 

Menurut Kapolsek Banjarharjo Iptu Teguh Iswanto yang didampingi Babinsa Serka Suyitno, saat diwawancarai menyatakan, bahwa pada operasi tersebut seluruh pengendara kendaraan roda empat maupun roda dua dilakukan pemeriksaan oleh petugas  operasi.

 

“Operasi Yustisi Covid-19 ini dilakukan berskala besar di wilayah Banjarharjo, hal ini menindaklanjuti kebijakan dari Gubernur Jateng yang memprogramkan “Jateng Dirumah Saja) dari tanggal 6-7 Pebruari, namun masyarakat masih ada yang bandel keluar rumah”. Tambah Kapolsek.

 

Sementara Camat Banjarharjo H. Warto menyampaikan bahwa “Sosisalisasi dan penyebaran Info keseluruh warganya sudah dilakukan dua hari sebelum pelaksanaan Program “Jateng Dirumah Saja”, namun kenyataannya masih ada yang keluar rumah tanpa ada kepentingan yang mendesak”. Papar Camat Warto.

 

“Saya mengajak kepada seluruh warga Banjarharjo agar selalu memperhatikan kesehatan dan mengikuti Himbauan 5 M yaitu Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan menggunakan sabun dan hand sanitizer, menghindari kerumunan dan membatasi kegiatan juga dilakukan di jalan raya dan pintu perbatasan Jateng-Jabar”. Tambah Camat.

 

Kebijakan Program “Jateng Dirumah Saja” adalah untuk memutus mata rantai perkembangan virus Covid-19. Hal ini agar masyarakat menyadari akan pentingnya kesehatan selama Pandemi. (Oedjank).


Minggu, 05 Juli 2020

Ketua BPD Pengaradan Dukung Penuh TMMD Sengkuyung Kodim 0713 Brebes


Brebes- Program TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2020 Kodim 0713/Brebes sudah berjalan 6 hari ini di Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes mendapat respon serta dukungan positif dari semua kalangan baik warga maupun pemerintahan. Seluruh warga desa Pengaradan siap mendukung, mensukseskan serta memeriahkan program TMMD ini. Senin,(06/07/2020).

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Caswito,M.H.I yg sekarang juga sedang kuliah di program Doktor Ilmu Hukum UII Yogyakarta mengatakan, Kami beserta anggota BPD desa Pengaradan sangat bangga dan senang dengan adanya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung II yang dilaksanakan oleh TNI Kodim 0713 Brebes.

“Kami beserta seluruh warga Pedukuhan Pilangsari Desa Pengaradan siap untuk mendukung serta mensukseskan Program TMMD ini” Tegas Caswito.

Sambung, Ketua BPD dengan adanya TMMD di desa ini memicu kami untuk memajukan desa dengan membantu TNI Kodim 0713 Brebes dengan bergotong royong menyelesaikan program TMMD tepat waktu. (Utsm).

Sabtu, 25 April 2020

2 Kecamatan Tanjung dan Salem Brebes, SOP Covid-19 Penerimaan Warga Pulang Merantau Terus Diberlakukan


Brebes – Pihak Desa Kemurang Kulon, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tetap memberlakukan SOP pencegahan virus corona saat menerima warga pulang merantau yang akan masuk desa,


Hal ini juga berlaku kepada 57 orang baik santriwan dan santriwati yang diliburkan pihak Ponpes Kanjeng Sunan Kalijaga, Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Mereka juga diukur suhu tubuhnya dengan thermometer infrared sampai dengan pukul 21.45 WIB di Balai Desa Kemurang Kulon. Kamis malam (23/4/2020).

Disampaikan Babinsa setempat dari Koramil 04 Tanjung, Kodim 0713 Brebes, Sertu Kuntoro, bahwa penyambutan puluhan pelajar Ponpes tersebut tetap berjalan meriah namun diselingi acara tambahan yakni pemeriksaan kesehatan.

“Bersama pihak Puskesmas Kemurang Kulon dan perangkat desa, kita memberlakukan SOP untuk mencegah penyebaran covid-19. Upaya ini juga untuk memberikan ketenangan kepada warga setempat yang bermukim,” ucapnya.

Hasil pemeriksaan dinyatakan aman dengan suhu tertinggi 36,9 derajat celcius. Hadir juga dalam kegiatan ini yakni Kades Kemurang Kulon Abdurrohim, SHI, dan Bhabinkamtibmas Aipda Uyud.

Terpisah di wilayah Kecamatan Salem, di Posko Covid-19 Gunung Lio perbatasan Kecamatan Salem-Banjarharjo, pemeriksaan kesehatan, pendataan warga pulang merantau dan penyemprotan disinfektan juga terus dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penularan wabah tersebut.

Selain di Posko Covid-19 Gunung Lio, juga diberlakukan di Posko Banjaran, yaitu perbatasan antara Kecamatan Salem dengan Majenang Kabupaten Cilacap, dan juga di Posko Desa Gununglarang, perbatasan Salem dengan Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes.

“Pengamanan kesehatan secara terpadu dengan melibatkan seluruh unsur di wilayah Kecamatan Salem ini, dalam meminimalisir penularan covid-19,” tegas Danramil 13 Salem, Kodim 0713 Brebes, melalui Pelda Jahri, Bati Tuud.

Dibeberkannya, hasil pemeriksaan didapatkan mobil travel masuk sebanyak 39 unit, mobil pribadi 57 unit, sepeda motor 170 unit.

“Untuk orang yang keluar masuk wilayah Kecamatan Salem pada hari ini adalah 957 orang, ditambah 219 orang pemudik. Hasil pemeriksaan khususnya terhadap 219 orang ODP (Orang Dalam Pemantauan) virus corona, dinyatakan suhu tubuh normal dan tidak ada keluhan,” pungkasnya.

Ditambahkannya, para OPD tersebut juga akan diawasi oleh Tim Gugus Cegah Covid-19 Kecamatan Salem saat karantina selama 14 hari di rumah masing-masing. (Aan)

Senin, 27 Januari 2020

KOKAM PCPM Wanasari Dari PRPM Sawojajar Juara 1 Lomba Marching Band


Brebes – Antusias kebahagiaan dalam memperingati hari jadi Kabupaten Brebes yang ke 342 tahun 2020 ini, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes mengadakan lomba marching band antar ormas tingkat kecamtan. Senin (27/01/2020).








Bertempat di halaman kantor kecamatan wanasari, Camat Wanasari H. Nurudin, SH didampingi Danramil 03/Wanasari Kapten Infanteri Turiman dan Kapolsek Wanasari serta seluruh sekdes se-kecamatan menyaksikan secara langsung ajang lomba tersebut.

Dimana Juri ada 3 juri diantaranya Daryono, Serka Jenudin Koramil 03 Wanasari dan
Aiptu Tasdik dari Polsek Wanasari menorehkan nilai keseluruh peserta dengan menghasilkan juara-juara yang sangat baik dan mengagumkan ini tercatat diantaranya sebagai Harapan 3 Tim Banser Glonggong, Harapan 2 Tim Banser dan Harapan 1 Tim Banser Dukuhwringin.

Tak elak dari gemuruh dan riuknya penonton yang menyaksikan dilapangan, hanya ada 1 Tim KOKAM PCPM Wanasari yang diwakili oleh KOKAM PRPM Sawojajar ikut andil dalam lomba itu diantara organisasi lainnya. Namun dalam kegigihan selama berlatih dan konsentrasi dalam lomba, KOKAM PRPM Sawojajar Wanasari meraih angka tertinggi dalam penilaian dengan angka 1.560 point sebagai Juara 1 Marching Band Tingkat Kecamatan Wanasari. Disusul Juara 2 dari Banser Sigentong dengan nilai 1.510 point serta Juara ke 3 Banser Sawojajar diangka 1.480 point.

Pimpinan Cabang Muhammadiyah H. Sanadji Ma’sus, Ketua KOKAM PCPM Wanasari Omar dan simpatisannya mendampingi saat penerimaan piala dan piagam dari Panitia Lomba yang diserahkan langsung oleh Camat Wanasari H. Nurudin, SH yang didampingi Danramil 03 Wanasari. (Utsm)

Kamis, 14 November 2019

Inilah Alasan TNI Membangun Pos Jaga Di Pengaradan Tanjung Brebes


Brebes – Pentingnya suatu sistem pengamanan di lingkungan masyarakat, menjadi salah satu target program karya bakti TNI Kodim 0713 Brebes lintas sektoral di wilayah desa binaan Koramil 04 Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yaitu Desa Pengaradan.









Terlebih Pengaradan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan 90 %, sehingga jika musim ikan dan banyak warganya yang ke laut, maka keamanan lingkungan sangat diperlukan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebelumnya (13/11) pekerjaan adalah pengecoran sloof sekaligus mengikat kolom praktis pada bangunan pos jaga dengan volume 2 x 3 meter, di Dukuh Karangmangu, Pengaradan. Pekerjaan hari ini adalah pemasangan hebel sebagai dinding bangunan. Kamis (14/11/2019).

Dijelaskan Danramil, Kapten Infanteri Muhtadi, karya bakti TNI yang didukung anggaran dari Mabes TNI senilai Rp. 74,5 juta, dengan dikolaborasikan dengan Dana Pemdes setempat ini, akan dikerjakan sampai dengan akhir November 2019.

“Pemasangan batu dan pengecoran pondasi Pos Kamling hasilnya adalah 25 %. Pekerjaan lanjutan adalah pemasangan hebel,” terangnya.

Menurutnya juga, bangunan yang merupakan sasaran tambahan karya bakti TNI ini, sangat penting untuk meminimalisir aksi kejahatan karena warganya ikut bergerak dalam membantu petugas (Babinsa, Babinkamtibmas dan Linmas) menciptakan Kamtibmas.

“Selain sebagai pengamanan lingkungan dari aksi-aksi pencurian, pos ronda juga untuk siaga bencana alam dengan ragam bunyi kentongan yang akan dibunyikan piket jaga,” ungkapnya.

Kepala Desa, Nurudin (38), menyambut baik gagasan pengadaan pos kamling karena dinilainya memang sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi warganya serta bagi dusun dalam menambah kas melalui jimpitan.

Hasil dari pengambilan jimpitan nanti, akan memberikan kontribusi sebagai dana sosial warga Dukuh Karangmangu yang mengalami musibah, selain juga bermanfaat bagi keperluan lain yang lebih produktif misalnya untuk operasional kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI, halal bihalal, maupun acara sosial lainnya.

Untuk diketahui, sasaran utama program ini adalah pembangunan rabat beton sand sheet di 13 titik di gang RT. 01-03 RW. 05, Karangmangu, dengan total panjang 886 meter, lebar 1,2 – 2,8 meter serta ketebalan 10-15 centimeter.

Sedangkan sasaran tambahan lainya adalah pembuatan TPT (Tembok Penahan Tanah) sepanjang 52 meter, tinggi 1,5 meter dan ketebalan 40 centimeter serta TPT untuk memperkuat jembatan sepanjang 7 meter, tinggi 1,5 meter dengan ketebalan 40 centimeter.

Capaian hasil pembuatan TPT di hari ketiga ini adalah 100 % untuk sayap kanan sepanjang 35 meter, yaitu dengan rampungnya pengacian. Sementara untuk sayap kiri sepanjang 17 meter, telah diselesaikan sebelumnya di hari kedua (13/11).

Itulah upaya TNI dalam membantu tugas Pemda untuk memeratakan pembangunan di wilayah sesuai UU TNI No. 34 tahun 2004 pasal 9, dan memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta (pasal 8), yaitu dengan dibangunnya Pos Kamling. (Aan)

Selasa, 12 November 2019

Karya Bakti TNI Lintas Sektoral Di Tanjung Brebes, Cor Jalan Dan Bangun Pos Kamling

Brebes – Kegiatan TNI Manunggal Masyarakat Desa di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah kali ini, adalah menyasar Dukuh Karangmangu, Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, untuk membangun rabat beton sandsheet.





Dijelaskan Danramil 04 Tanjung Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Muhtadi, sasaran fisik karya bakti TNI lintas sektoral bersama masyarakat ini meliputi pekerjaan di gang RT. 01-03 RW. 05 di 13 titik untuk di rabat beton sandsheet sepanjang total 886 meter dengan lebar 1,2 – 2,8 meter, dengan ketebalan 10-15 centimeter.

Untuk sasaran tambahannya meliputi pembuatan talud penahan sepanjang 52 meter, tinggi 1,5 meter dan ketebalan 40 centimeter. Talud di kanan-kiri jembatan sepanjang 7 meter, tinggi 1,5 meter dengan ketebalan 40 centimeter.

“Dalam karya bakti TNI bersama Pemdes Pengaradan yang dimulai Hari Senin ini juga membangun 1 unit Pos Kamling permanen dengan ukuran 2 x 3 meter,” bebernya.

Capaian hasil di hari kedua ini adalah talud sayap kiri sepanjang 17 meter dengan hasil 100 %, sementara pemasangan batu di talud sayap kanan sepanjang 35 meter mencapai realisasi 75 %.

Untuk para teknisi/tukang bangunan meliputi 18 orang TNI dan masyarakat setempat yang berjumlah 50 orang meliputi BPD, perangkat desa dan TPK.

“Masyarakat Dukuh Karangmangu sejumlah 50 orang per hari secara bergiliran membantu dalam 2 shift, yaitu pagi dan siang,” imbuhnya.

Untuk anggaran pembangunan tersebut bersumber dari Mabes TNI senilai Rp. 74,5 juta dan Pemdes setempat, dan akan dikerjakan sampai dengan akhir November ini.

“Peningkatan akses ini untuk lebih memberikan kemudahan bagi masyarakat setempat baik perekonomian, pertanian, kesehatan dan pendidikan, selain mencegah pengikisan tanah,” pungkas Muhtadi. (Aan)

Rabu, 02 Oktober 2019

Pembangunan Berbagai Akses Kesejahteraan Masyarakat Jipang Brebes Diresmikan Bupati


Brebes – Pembangunan infrastruktur umum masyarakat di Desa Jipang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang telah dinantikan selama ini akhirnya diresmikan oleh Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE, MH, selama 30 hari ke depan.





Tampak Idza membuka secara simbolis program lintas sektoral TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III TA. 2019, di lapangan desa setempat, dengan pemukulan kentongan, penyerahan alat peralatan kerja serta penandatanganan notulen TMMD. Rabu (2/10/2019).

Selain melibatkan lintas sektoral/instansi, program pemerintah yang di swakelola oleh Kodim ini, juga melibatkan masyarakat sebagai objek pembangunan.

Adapun sasaran fisiknya adalah pembangunan 5 unit jembatan dengan lebar 4 meter dan masing-masing panjangnya adalah 6 meter, 8 meter 2 unit serta 10 meter 2 unit. Juga 4 unit plat deker dengan volume masing-masing 4 x 1,2 meter, makadam 750 meter lebar 3 meter serta rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 5 unit.

Dibenarkan Dandim, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, bahwa pengerasan makadam juga dibarengi dengan upaya pengawetannya. Yaitu, pembuatan talud di 3 ruas/titik meliputi, ruas I sepanjang 39 meter tinggi 0,5-3 meter, ruas II panjang 47 meter tinggi 1 meter dan ruas III panjang 30 meter tinggi 3 meter.

Untuk anggaran yang digelontorkan pemerintah yaitu sebesar 1,46 miliar yang bersumber dari APBD Fisik Kabupaten Brebes I dan II TA. 2019.

Untuk jembatan dan makadam yang sedang dibangun, akan menjadi akses pendekat masyarakat Dukuh Cilinduk menuju pusat desa, Jipang. Pengerasan jalan dilakukan mulai dari ujung jembatan pertama sampai dengan jembatan terakhir. Sasaran utama ini akan menjadi pondasi bagi pekerjaan pengaspalan/betonisasi pada pembangunan pemerintah selanjutnya.

Inilah upaya pemerintah yang disinergikan dengan TNI sebagai pemangku teknis pembangunan, dalam pemerataan pembangunan di wilayah Kota Bawang atau Kabupaten terluas kedua di Jawa Tengah setelah Cilacap. (Aan)

Selasa, 17 September 2019

Rakor Gerakan Pungut Sampah Dalam Rangka World Clean Up Day


Brebes - Seperti namanya, Gerakan Pungut Sampah adalah gerakan memungut sampah yang tercecer atau berserakan dengan tujuan mengajak warga Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes untuk tidak membuang sampah sembarangan. "Gerakan ini ada karena kami resah masih banyak orang Indonesia khususnya orang Brebes buang sampah sembarangan, tidak pada tempatnya," jelas Camat Wanasari Nuruddin, SH pada saat Rakor Gerakan pungut sampah di Aula Kecamatan Wanasari dalam rangka World Clean Up day. Selasa (17/09/2019).




Gerakan ini rencananya akan diadakan di sejumlah tempat mulai dari pertigaan Desa Pesantunan ke utara sampai Desa Sawojajar panjangnya kurang lebih 8 km dan pertigaan Luwes ke selatan sampai Desa Sigentong yang diperkirakan hampir 6 km. Tambah Camat Wanasari.

Danramil 03/Wanasari Kodim 0713/Brebes Kapten Inf Turiman, Menurutnya mengajak warga untuk tidak membuang sampah sembarangan memerlukan kesabaran dan penyampaiannya harus menyenangkan. "Kita nggak bisa marah-marah ngomong eh jangan buang sampah sembarangan, dong! kita harus pelan-pelan dan sabar waktu ngajak buang sampah pada tempatnya. Apalagi ke anak muda kita harus pakai cara yang fun," jelasnya.

Untuk memupuk semangat buang sampah pada tempatnya, Danramil menuturkan bahwa pelaksanaan gerakan pungut sampah di hari sabtu (21/9) mulai pukul 07.00 sudah dimulai, Tambahnya.

Personel yang akan dilibatkan diantaranya dari Kecamatan, Koramil, Polsek, Siswa SMA/SMK/MA, SMP, SD, Banser, Organisasi masyarakat lainnya dan para Kades beserta perangkat serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes. (Utsm)

Senin, 12 Agustus 2019

Koramil dan Polsek Latih Paskibra Kecamatan Wanasari Brebes

Brebes - TNI Polri bersinergi melatih Pasukan Pengibar Bendera, Paskibra tingkat Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes, Senin (12/08/2019) pagi.




Paskibra ini dipersiapkan sebagai petugas pengibar bendera merah putih dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 yang rencananya akan digelar di halaman kantor camat Wanasari pada 17 agustus 2019 mendatang.


Latihan yang berpusat di halaman SMA N 1 Wanasari ini melibatkan 28 pelajar, dimulai setiap hari Senin hingga Jumat dari pukul 08.00 wib sampai dengan sore jam 15.00 Wib.


Adapun pembimbing atau pelatih Paskibra ini yakni dua personel TNI dari Koramil 03 Wanasari, Serma Yusuf dan Serka Jenudin. Dan dibantu oleh 2 orang Polri dari Polsek.




“Hari ini kegiatan baris berbaris untuk kesamaan gerak sudah maksimal, dan petugas pembawa bendera juga sudah mengetahui dan mengerti teknik pengibaran bendera”, kata Serka Jenudin. (Utsm).

Sabtu, 25 Mei 2019

Babinsa Hadiri Pengambilan Nomor Urut Calon Kepala Desa

Brebes – Guna mewujudkan Pilkades Serentak Tahap I Tahun 2019 yang aman, damai, sejuk dan kondusif, anggota Babinsa Koramil 03 / Wanasari dan Bhabinkamtibmas Polsek Wanasari melaksanakan kegiatan menghadiri Penetapan Pengundian Nomor Urut Calon Kepala Desa Wanasari Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes, Sabtu (25/5/19).


Kegiatan penetapan dan pengundian nomor urut calon Kepala Desa serentak tersebut dihadiri calon Pj. Kepala Desa, Panwasdes Desa, Forkopimca atau yang mewakili, Babinsa Serda Joko Erwanto, Bhabinkamtibmas Brigadir Ihsan, Tokoh Masyarakat, Tokoh agama, Linmas dan warga setempat atau perwakilan pendukung calon Kepala Desa.

Dalam acara penetapan dan pengundian nomor urut Kades tersebut, Calon Kepala Desa Wanasari Teguh Eko Santoso mendapat nomor urut 1 (satu), Rositi nomor urut 2 (dua) dan Eko Alri Surono, SP mendapatkan nomor urut 3 (tiga).

Dengan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Do’a bersama dilanjutkan dengan penetapan calon Kades pengambilan undian nomor urut calon dan diakhiri penandatanganan deklarasi kesepakatan bersama pelaksanaan Pilkades damai ini berlangsung di aula kantor Kepala Desa Wanasari.

Pada kesempatan tersebut Serda Joko Erwanto tak lupa memberikan pesan dan himbauan Kamtibmas kepada calon Kepala Desa dan para pendukung Kepala Desa supaya tetap bersama-sama menciptakan dan menjaga Kamtibmas pada kegiatan penetapan dan pengundian nomor urut agar tetap damai, aman dan kondusif tanpa adanya gesekan, aksi provokasi maupun kericuhan.

“Para calon Kepala Desa dan pendukungnya untuk menjaga situasi Kamtibmas selama proses jalannya tahapan Pilkades yang kondusif dan tidak ada yang melanggar aturan perundang undangan tentang Pilkades serta para calon harus siap menang tapi juga harus siap kalah,” ujar Babinsa.
Kepada para pendukung semua calon Kepala Desa, Babinsa dan Babinkamtibmas himbau agar pulangnya dengan tertib, jangan sampai ada gesekan maupun saling memprovokasi, tidak usah arak-arakan atau konvoi, hati-hati dijalan utamakan keselamatan,” imbuhnya.

Disela-sela peliputan Penerangan Kodim 0713/Brebes, Serma Ujang Taiyo, SH yang bertempat tinggal di Desa Wanasari RT 01 RW 04 juga menyampaikan hal yang terkait dengan Netralitas TNI dan Polri dalam Pilkades. Intinya TNI dan Polri Netral. Tegasnya. (Utsm)

Kamis, 02 Mei 2019

SD Kalierang 02 Bumiayu Tempat Upacara Hardiknas


Brebes, Danramil 08/Bumiayu di Wakili Bati Tuud Pelda Edy S. Menghadiri Upacara Hari Pendidikan Nasional, ke-74 Tahun 2019, bertempat dilapangan Halaman Sekolah Dasar (SD) Kalierang 02 Bumiayu, Brebes. Kamis ( 02/05/2019).

Turut hadir dalam Upacara Hardiknas Camat Bumiayu Drs. Apriyanto Sudarmoko, Danramil 08/Bumiayu, Kepala Sekolah dan Kades Se-Kecamatan Bumiayu, Siswa siswi perwakilan SD, SMP dan SMA  beserta para guru.

Camat Camat Bumiayu Drs. Apriyanto Sudarmoko yang bertindak selaku Inspektur  Upacara dalam amanat menyampaikan mengajak generasi muda untuk masuk PTUN dan meningkatkan kinerja pendidikan agar profesional untuk menunjang tahun ajaran baru agar siswa berhasil menuju masa depan. Ujarnya.

Danramil 08/Bumiayu Kapten Inf Ngadino mengatakan melalui Bati Tuud agar seluruh pelajar lebih semangat dalam belajar untuk meraih cita-cita dan menggatikan generasi  yang akan datang sebagai Tunas muda  generasi muda  penerus Bangsa. Tegasnya. 
         
Dalam rangka kegiatan Hardiknas harus di tingkatkan belajar mengajar agar tercipta hasil yang memuaskan dan bisa bersaing dengan siswa-siswa daerah lain untuk menuju jenjang yang lebih tinggi lagi. Ujarnya. (Utsm)