Tampilkan postingan dengan label Kerja Bhakti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kerja Bhakti. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 September 2022

Babinsa Koramil 02 Jatiabrang Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

 Brebes - Babinsa Koramil 02 Jatibarang, Kodim 0713 Brebes, Sertu Sugiyanto bersama warga masyarakat melaksanakan kegiatan kerja bakti sosial membersihkan jalan dan parit serta membersihkan halaman rumah di Desa Jatibarang Kidul, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Minggu (11/09/2022).

                                              




Babinsa Sertu Sugiyanto mengatakan kegiatan kerja bakti ini merupakan upaya bersama dalam mewujudkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan di Desa Jatibarang Kidul.


“Kegiatan kerja bakti ini dilakukan karena kondisi parit dan bahu jalan yang ada di RT 06 RW 05 Jatibarang Kidul semakin menyempit karena ditumbuhi rumput dan semak yang menjalar ke bahu jalan sehingga sangat kotor,” jelasnya.


Lebih lanjut, Kerja bakti ini juga sebagai upaya agar masyarakat untuk selalu peduli dengan kondisi lingkungan disekitar tempat tinggalnya, semoga jalinan kerja sama yang baik selama ini akan semakin kuat dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” pungkas Sertu Sugiyanto.

                                   

Sementara itu, Kepala Desa Jatibarang Kidul menyampaikan terimakasih kepada Babinsa karena kegiatan karya bakti ini terselenggara tidak lain karena peran aktif Babinsa sehingga parit dan bahu jalan terlihat bersih dan rapi, dan saya juga melihat warga sangat senang dan antusias dalam mengikuti kerja bakti dikarenakan Babinsa juga ikut kerja dalam melaksanakan pembersihan ini merupakan kegiatan yang positif serta akan terjalin guyub rukun seperti yang kita harapkan,” ungkapnya.(Pendim0713).

Jumat, 19 Maret 2021

Patut Dicontoh Aksi Bersih-bersih Warga Langkap Bumiayu Brebes Ini

 


Brebes – Ratusan warga Desa Langkap, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, melakukan aksi bersih-bersih Tempat Pemakaman Umum (TPU) di desa setempat. Jumat (19/3/2021).






Disampaikan Kapten Armed Jupriadi, Danramil 08 Bumiayu, Kodim 0713 Brebes, melalui Babinsa setempat, Serda Ariyanto, kegiatan warga desa binaannya itu bertujuan agar makam nyaman saat dikunjungi para peziarah kubur.


“Dalam Jumat bersih ini, kami bersama unsur Forkompimcam Bumiayu, ikut membantu kerja bakti kurang lebih 150 orang warga. Ini adalah motivasi kami bagi mereka agar lebih berkarya demi memajukan desanya,” bebernya.


Selain gotong-royong membersihkan rumput dan sampah di sekitar lingkungan makam, memangkas cabang-cabang pohon agar makam desa menjadi terang dan tidak terkesan angker, warga juga menggelar makan dan minum bersama ala kadarnya dari bekal yang mereka bawa, untuk lebih memupuk tali silaturahmi.


“Semoga kehadiran kami dapat memotivasi warga akan pentingnya kebersihan dan keindahan lingkungan, termasuk makam yang nantinya menjadi tempat bersemayam jasad warga dan keluarganya itu sendiri,” pungkasnya.


Hadir juga dalam kegiatan ini yakni Kasi Trantib dan anggota Satpol PP Bumiayu dan Kades Langkap, Mustholih. (Aan S)

Rabu, 04 Maret 2020

Rapat Kerja Bhakti Lingkungan Desa Tegalgandu Brebes


Brebes – Berlangsung di Balaidesa Tegalgandu rapat koordinasi sambut kegiatan kerja bhakti lingkungan yang direncanakan oleh pemerintah desa hari Jum’at (06/03) dimana akan melibatkan seluruh unsur diantaranya Koramil 03 Wanasari, Polsek Wanasari, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ketua RW/RT, Karang Taruna dan pihak pemerintah desa itu sendiri.




Rapat yang dipimpin oleh Kepala Desa Sudarno, Ketua BPD Tofikun, Ketua LPM Leman dan Serka Sakur Purwanto anggota Kodim 0713 Brebes selaku tokoh masyarakat ini berlangsung tadi malam 20.00 sampai 22.00 Wib, Rabu (04/03/2020).

“Mari kita sama sama bekerja sama untuk kemajuan dan kebersihan desa, mudah2an kedepan akan lebih baik, Monggo para bapak-bapak agar saling bantu karena akan diadakan kerja bakti pada hari jumat nanti bisa berjalan dengan baik dan lancar, kemudian mengenai sensus penduduk sekarang sudah mulai, nanti akan ada sosialisasi tentang pengisian sensus waktu dan tempatnya akan saya undang melalui RT yang ada disini” Papar Kepala Desa Sudarno.

Dalam sambutan ketua BPD Tofikun juga mengajak kepedulian para warganya “Monggo panjenengan saling mengingatkan terutama karang taruna karena sangat dibutuhkan, sebab sekarang pengisian sensus menggunakan digital atau online, silahkan masyarakat yang mau melaksanakan sensus segera disosialisasikan karena Tegalgandu sangat minim dalam hal ini, karena data sensus penduduk sangat penting dalam mendukung program pemerintah”. Tutur BPD Tofikun.

Apresiasi juga dikemukakan oleh Serka Sakur Purwanto, “Selain sensus penduduk desa Tegalgandu ini juga sangat pentingnya lagi adalah kepedulian warga tentang kebersihan lingkungan, apalagi sekarang sudah musim hujan, saluran drainase, got-got, selokan yang dekat dengan sawah dan irigasi tersier hindari agar tidak ada sumbatan sehingga air yang mengalir lancar dan tidak menggenang yang akhirnya timbul permasalahan baru yaitu banjir”. Tutur Serka Sakur yang merupakan asli putra daerah Tegalgandu.

Hasil rapat selesai dengan kesepakatan seluruh warga akan mensukseskan program desa guna meingkatkan kesejahteraan dan kemajuan desa Tegalgandu yang lebih baik. (Utsm).

Kamis, 02 Januari 2020

Kerja Keras Masyarakat Plompong Brebes Bebaskan Akses Antar Pedukuhan Yang Tertutup Longsor


Brebes – Bencana alam longsor menutup total akses warga masyarakat Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Kamis dini hari (2/1/2020).






Puluhan orang Plompong melaksanakan kerja bakti menyingkirkan material batu dan tanah yang menutup badan jalan.

Dibenarkan Danramil 10 Sirampog Kodim 0713 Brebes, bahwa warga binaannya yaitu Dukuh Gunung Sumping dan Dukuh Luwung, Plompong, mengevakuasi guguran tanah tebing untuk menormalkan kembali arus lalu-lintas masyarakat setempat dan sekitarnya.

“Longsor yang terjadi di Dukuh Gunung Sumping RT. 02 RW. 08 pada pukul sekitar 05.00 WIB, dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sirampog,” jelasnya.

Atas kerja keras dan gotong-royong, akses vital masyarakat antar pedukuhan ini kini dapat digunakan kembali untuk beraktivitas masyarakat.

Ditambahkannya, longsor lainnya juga terjadi sehari sebelumnya (1/1) sekitar pukul 22.00 WIB di Dukuh Cirendu RT. 02 RW. 04, Plompong. Namun di lokasi jalan antar pedukuhan ini masih bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun empat. Masyarakat juga telah melaksanakan kerja bakti mengevakuasi longsoran. (Aan)

Rabu, 27 Februari 2019

Babinsa Bersama Rakyat Perbaiki Akses Jalan Penghubung Desa


Gotong royong dilakukan oleh Babinsa Cibuniwangi Serda Aan Rukanto Babinsa Koramil 14/Banjarharjo bersama masyarakat memperbaiki dan melakukan pengurugan akses jalan penghubung Desa Ciawi, Cimunding dan Kubangjero Kecamatan Banjarharjo Brebes, Rabu (27/02/2019).

Jalan tersebut rusak parah akibat curah hujan tinggi sehingga aktivitas petani dan perekonomian masyarakat mengalami keterlambatan waktu terbuang karena jalan yang rusak, jalan penghubung ini adalah satu-satunya jalan yang digunakan aktif oleh warga khususnya para petani dalam beraktivitas, semenjak musim hujan datang jalan ini menjadi becek dan susah untuk dilewati. Kata Babinsa
Dengan menggunakan dana dari aspirasi/iuran warga petani sekitar yang sawahnya menggunakan jalur jalan pertanian tersebut, maka dibelikanlah sirtu (pasir batu) untuk mengurug jalan tersebut sepanjang 400 meter dan lebar 150 Cm.

Kegiatan kerja bakti ini, dikerjakan langsung oleh Serda Aan Rukanto bersama masyarakat. Ia mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti tersebut dilakukan secara bergotong royong dengan warga kampung untuk memperlancar transportasi warga sehingga  dapat segera dilewati pada musim panen ini.

Di samping itu, kegiatan kerja bakti ini juga memberikan pelajaran bagi warga binaannya, bahwa apapun masalahnya apabila diselesaikan secara bersama-sama, maka akan cepat selesai.
“Banyak hikmah yang bisa kita petik dari kegiatan kerja bakti ini, Selain pekerjaan dapat lebih cepat selesai, tentunya kegiatan ini dapat juga dapat meningkatkan solidaritas antar warga dalam hidup bertetangga serta menumbuhkan rasa kegotongroyongan diantara warga khususnya di Kampung," ujar Aan, dalam keterangan tertulisnya. (Utsm0713).