Tampilkan postingan dengan label Wanasari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wanasari. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Januari 2024

Antisipasi Koramil Wanasari Dalam Mengatasi Banjir dan Wabah Penyakit diwilayah Binaan

 Brebes - Anggota TNI dari Koramil 03 Wanasari, Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma bersama-sama dengan warga bergotong-royong untuk membersihkan saluran irigasi dengan tujuan untuk meningkatkan aliran air dan mencegah potensi banjir. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program TNI AD untuk menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat yang berlangsung di Desa Kupu, Kecamatan Wanasari, Brebes, Jawa Tengah. Sabtu (27/01/2024)


Kegiatan pembersihan saluran irigasi tersebut dilaksanakan dengan penuh semangat dan kebersamaan, melibatkan anggota TNI, Polsek, UPTD Pemali Hilir Brebes, Kepala Desa Kupu Ramli beserta Perangkat, dan Ketua RT dan RW setempat beserta warga. Selain membersihkan saluran irigasi dari sampah, lumpur dan rumput liar yang dapat menghambat aliran air.






Danramil 03 Wanasari, Kapten Cpl A. Choerul Huda menyatakan, “Kami sangat bersyukur dapat melibatkan warga dalam kegiatan ini. Kolaborasi ini adalah bukti nyata dari upaya kita bersama untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup di wilayah kita.” Kata Danramil.


Pembersihan saluran irigasi ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertanian dan sektor ekonomi lokal, dengan meningkatkan ketersediaan air untuk irigasi tanaman. Selain itu, langkah ini juga diambil untuk mengurangi resiko banjir di musim hujan.


Kepala Desa Kupu Ramli menyampaikan apresiasi atas upaya bersama ini. “Kami sangat menghargai kerjasama antara anggota TNI dan warga dalam membersihkan saluran irigasi ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk kebaikan bersama.” ungkapnya.


Pembersihan saluran irigasi ini juga menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial Koramil bersama Forkopimca Wanasari dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Semua pihak diundang untuk ikut serta dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, sebagai langkah konkrit menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Pen0713).

Sabtu, 17 April 2021

Klub Bola Voli Lokal di Kabupaten Brebes Muncul Lagi

 Brebes – Olahraga bola voli di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terus menggeliat dengan terus bermunculannya klub-klub baru di tingkat desa.






Terbaru adalah lahirnya Club Volley Ball (CVB) Wanasari, Desa/Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang diresmikan kepala desa setempat, Eko Alri Surono, SP (kaos putih), di kantor balai desa (12/4).


Disampaikan Pelda Ujang, Ketua Penerangan Kodim 0713 Brebes selaku salah satu pembina CVB Wanasari, upaya pihak desa adalah untuk memajukan olahraga.


“Klub CVB Wanasari ini adalah pondasi awal untuk pembinaan atlet,” ujar Pelda Ujang yang juga merupakan salah satu warga setempat, Rabu (14/4/2021).


Dijelaskannya lanjut, konsentrasi pembinaan nantinya akan dilakukan secara berjenjang dan berlanjut, serta melengkapi prasarana latihan yang representative.


“Bertepatan dengan bulan puasa 1442 H ini, latihan bola voli setiap sore sambil menunggu waktu berbuka puasa, adalah momen yang tepat untuk pembinaan sekaligus ajang silaturahmi antar warga,” sambungnya.


Ia berharap CVB Wanasari kedepan mampu mempelopori adanya turnamen-turnamen bola voli, sehingga minat warga di Kabupaten Brebes meningkat dan mengikuti pembinaan serupa.


Sementara itu, Ketua CVB Wanasari, M. Solehqudin, mengucapkan terima kasih, karena para pemuda Desa Wanasari khususnya, telah diberi ruang untuk berkreasi menyalurkan hobi.


Menurutnya, adanya klub merupakan sejarah baru, sehingga ia minta dukungan para anggota untuk mencurahkan keringat demi kemajuan klub.


“Kami berharap kedepan dapat membawa nama harum Desa Wanasari dan Kabupaten Brebes, di kancah nasional,” tegasnya. (Aan)

Jumat, 19 Maret 2021

Puluhan Anak Panti Asuhan Pesantunan Brebes Dapat Kejutan Dari Persit

 


Brebes – Persit Kartika Chandra Cabang XXIII Kodim 0713 Brebes, memberikan kejutan kepada anak-anak Panti Asuhan Muhammadiyah Pesantunan, Desa Pesantunan RT. 01 RW. 08, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Jumat (19/3/2020).
















Drs. Akhlif Budiyono (56), selaku Ketua Yayasan Panti Asuhan Muhammadiyah Pesantunan, terharu atas silaturahmi dadakan dari Ibu-ibu Persit Kodim Brebes.


“Saya ucapkan terima kasih atas kepedulian Ibu-ibu Persit berupa bantuan makanan dan uang bagi 32 orang anak asuh kami,” ucapnya.


Dijelaskannya, dari ke-32 anak asuhnya itu, 22 anak tinggal di panti dan 10 anak tinggal di luar panti atau anak warga tidak mampu.


Panti asuhan adalah alternatif terakhir bagi anak yatim, yatim-piatu, dan anak keluarga tidak mampu, termasuk anak-anak yang ditinggal orang tuanya kerja merantau.


Jika mereka tidak dididik dengan baik maka dikhawatirkan akan terpengaruh terhadap kegiatan negatif dari pergaulannya.


Sementara itu disampaikan Ny. Rosa Haikal Sofyan, Ketua Persit Kodim Brebes, kunjungannya dalam kegiatan Jumat berkah ini sebagai serangkaian kegiatan sosial HUT Persit ke-75 tahun 2021 ini.


“Kami juga memberikan motivasi kepada anak-anak panti untuk menjadi anggota TNI, terlebih anak-anak yang akan lulus SLTA sederajat. Siapkan fisik, nilai akademik, serta mental, karena menjadi prajurit TNI tidak dipungut biaya apapun,” tegasnya.


Ia juga berharap bagi orang-orang yang lapang rezeki untuk ikut membantu upaya Drs. Akhlif Budiyono, dan bahkan jika perlu mengadopsi anak yang yatim piatu.


Menurutnya, pendidikan bagi anak yang terbaik adalah pendidikan keluarga, karena ada kasih sayang yang lebih dari orang tua disana.


Kaidar (14), murid kelas 2 SLTP dan seorang anak yatim asal Desa Saditan, Kecamatan Brebes, menyatakan senang atas hadiah yang diberikan selepas ia dan kawan-kawannya membersihkan masjid panti asuhan. (Aan S)

Selasa, 09 Maret 2021

Tanggul Kali Pemali di Siasem Wanasari Brebes Kritis, Mitigasi Dilakukan

 


Brebes – Puluhan warga Desa Siasem, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bersama TNI-Polri, dan segenap unsur, melakukan penebalan tanggul Kali Pemali, di titik kritis di Desa Siasem, tepatnya di blok Siasem Pulau, RW. 01. Selasa (9/3/2021).








Disampaikan Danramil 03 Wanasari, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Solekhudin, bahwa upaya bersama itu untuk menghindarkan jebolnya tanggul sungai besar di Brebes yang tentunya dapat menimbulkan banjir besar dan luas.


“Kami melakukan perbaikan tanggul Kali Pemali, dengan karung diisi tanah dan pasir sepanjang 5 meter dengan lebar 2 meter,” bebernya.


Menurutnya, upaya tersebut harus secepatnya dilakukan karena kondisi tanggul yang semakin kritis akibat tergerus arus sungai selama musim penghujan ini tahun 2021 sampai dengan sekarang.


“Tanggul darurat dari karung-karung tanah dan pasir itu juga ditahan dengan pemasangan kayu dolken dan diikat dengan kawat,” tandasnya.


Dalam kesempatan ini juga, Camat Wanasari, Nurrudin, SH, Danramil, dan juga Kapolsek Wanasari, AKP Mulyono, juga hadir guna memberikan motivasi kepada warga dan juga anggotanya masing-masing. (Aan)

Kamis, 04 Februari 2021

Mayat Hanyut Di Kali Pemali Tanpa Identitas

  

Brebes - Penemuan mayat  berjenis laki-laki yang diperkirakan berumur 40 tahun ditemukan di sungai Pemali tepatnya di antara Desa Glonggong dan Desa Jagalempeni, Kecamatan Wanaari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis (04/02/2021).

 









Saat dikonfirmasi melalui Tim Gabungan diantaranya Babinsa Koramil 03 Wanasari bersama Babinkamtibmas Polsek Wanasari, Tim SAR, Damkar, Ubaloka, Pramuka Peduli dan Pamong Desa setempat, Kronologi masih belum jelas, korban di ketahui oleh salah seorang pemancing asal desa Rengaspendawa, Kecamatan Songgom, namun tidak bisa tertolong karena arus sungai terlalu deras, sampai akhirnya menyangkut dipingir sungai didesa Jagalempeni.

 

Taufik atau Kak Dowwol sapaan akrabnya dari Pramuka Peduli Brebes membenarkan bahwa ada seorang mayat laki-laki dalam keadaan meninggal di sungai Pemali yang diperkirakan 2-3 hari.

 

“Diperkirakan 2-3 hari mayat ini hanyut karena kondisinya sudah membesar, memiliki ciri-ciri sebagai berikut. Usia antara 35-40 tahun, tinggi badan sekitar 165 cm, memakai kaos oblong warna kuning, tanpa memakai celana”. Ungkap Dowwol.

 

Korban berhasil di evakuasi oleh Tim Gabungan dan mayat di bawa oleh Polsek Wanasari untuk di visum ke RSUD Brebes. (Oedjank)

Senin, 01 Februari 2021

Gerakan Ayo Pakai Masker, Kapolsek dan Forkopimcam Wanasari Bagikan Masker di Pasar

  

Brebes -  Kapolsek Wanasari AKP Mulyono bersama Danramil dan camat Wanasari bagikan masker dengan blusukan ke pasar desa kupu kecamatan wanasari kabupaten Brebes, Selasa (02/02).








 

Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker saat melakukan aktifitas di luar rumah untuk mencegah penyebaran covid -19 di Kabupaten Brebes.

 

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Wanasari AKP Mulyono menjelaskan bahwa kegiatan pembagian masker ini dilakukan secara serentak di pasar-pasar termasuk di pasar desa Kupu Kecamatan wanasari dengan membagikan 100  Pcs masker.

 

“Polsek Wanasari bersama dengan Danramil dan juga pak sekcam hari ini bagikan 100 pcs masker gratis kepada masyarakat di pasar Tradisional Desa Kupu,”pungkas Kapolsek.

 

Ia juga menjelaskan bahwa ini wujud sinergitas TNI – Polri dan Forkopimcam  dalam mencegah penularan covid -19 dengan membagikan masker.

 

Sementara itu Danramil Wanasari Kapten Inf. Solikhudin mengatakan bahwa kegiatan hari ini merupka wujud sinergitas TNI-Polri dan Kecamatan Wanasariuntuk mengedukasi masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan, terutama pemakaian masker.

 

“Wujud sinergitas kita TNI dan Polri untuk peduli kepada masyarakat dalam upaya pencegahan penyebaran covid -19 dengan membagikan masker, semoga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang protocol kesehatan,”pungkas Danramil

Dalam edukasi dan penegakan protokol kesehatan itu, petugas juga membawa banner yang bertuliskan “Ayo, Maskermu Melindungiku, Maskerku Melindungimu,”. (Farkhan/Ujang).

Minggu, 24 Januari 2021

Apes, Sudah Dini Hari Mencuri Bawang Namun Tetap Tertangkap Juga Oleh Warga Wanasari Brebes

 


Brebes – Pencuri bawang merah ditangkap warga masyarakat Desa Tegalgandu, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, saat masih menjalankan aksinya. Senin (25/1/2021).






Danramil 03 Wanasari Kodim 0713 Brebes melalui Babinsa setempat, Serda Toni, pencurian dilakukan pada pukul 04.30 WIB di tempat penjemuran bawang merah milik Mustofa (42) perangkat desa dan Somari (50) petani, di sepanjang jalan desa tersebut.


“Pelaku tidak membawa identitas, termasuk melepas plat nomor sepeda motornya,” terangnya.


Dijelaskannya lebih mendetail, adapun identitas pelaku adalah laki-laki berumur sekitar 35 tahun yang mengaku sebagai warga Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal.


Adapun barang bukti yakni SPM Honda Beat tanpa Nopol, kantong penyesak, dan juga 75 kilogram bawang merah hasil curian termasuk yang dimasukkan ke dalam jok sepeda motor.


Dari keterangan Fatkhulloh (46) petani, saksi mata yang juga merupakan tetangga kedua korban pencurian, dirinya melihat orang dengan gerak-gerik mencurigakan sedang mengambil bawang merah sekitar pukul 04.20 WIB.


“Saksi, yaitu saudara Faktkhulloh berteriak maling bawang sehingga pemiliknya yaitu Pak Mustofa dan Pak Somari keluar. Akhirnya ketiganya berhasil menangkap pelaku yang tanpa perlawanan,” tandasnya.


Mustofa langsung melaporkan kejadian itu kepada piket Polsek Wanasari dan Koramil 03 Wanasari, sehingga kemudian pelaku diamankan di Polsek Wanasari guna pengusutan lebih lanjut.


Dari pengakuan awal, pelaku terpaksa mencuri karena faktor ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. (Aan)

Minggu, 02 Agustus 2020

Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Kokam Wanasari Ajak Anak-Anak Pasang Bendera

Brebes - Guna menanamkan jiwa nasionalisme pada anak-anak dilingkungan tempat tinggalnya, Imam Maksudi (46) dan Rukhi (24) merupakan anggota Komando Kesiapsiagaan Pemuda Muhammadiyah (Kokam) Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Wanasari mengajak anak-anak yang masih berlibur di masa pandemi covid-19 memasang bendera merah putih di depan rumahnya. Minggu (02/07/2020)..


 

 

 

 


Tepat di bulan agustus ini, Imam Maksudi dengan sengaja mengajak Rehan yang masih duduk di kelas V SD Negeri 01 Wanasari dan Farhan serta Seva kelas II SD Wanasari 03, kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah untuk menyiapkan tiang bendera dan memasang bendera merah putih di depan pintu masuk halaman rumahnya.

Berada di RT 02 RW. 02 inilah ketiga siswa yang masih menjalankan masa belajar dirumahnya diberikan pemahaman dari Imam Maksudi salah satu anggota Kokam PRM Wanasari.

Ada dua hal yang disampaikan oleh Imam Maksudi. Pertama, melalui pemasangan Bendera mengajak seluruh masyarakat dan lingkungan untuk meningkatkan rasa nasionalisme terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kedua, Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan kusuma bangsa yang telah berjuang demi Kemerdekaan.

“Sudah menjadi tugas kita sebagai penerus perjuangan para pahlawan dan mengisi hasil dari kemerdekaan ini, anggota Kokam harus mampu memberikan contoh dan teladan positif bagi masyarakat apalagi kepada anak-anak pelajar. Hal ini merupakan salah satu program Kokam agar kehadirannya dapat membawa perubahan nyata lingkungan,” ujar Imam Maksudi.

Kokam PRM Wanasari akan memberikan hal terbaiknya untuk generasi muda yang akan memegang tongkat kepemimpinan menuju Indonesia Emas.

 

Pemasangan bendera merah putih ini untuk memperingati hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-75, dimana himbauan dari pemerintah melalui Babinsa Koramil 03 Wanasari untuk memasang bendera dari tanggal 1 hingga 31 agustus 2020 mendatang. (Utsm).