Tampilkan postingan dengan label Kwarcab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kwarcab. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Agustus 2020

Kwarcab Brebes Miliki Website Di Hari Pramuka Ke-59

 Brebes 14 Agustus 2020, Memperingati Hari Pramuka ke-59, Kwartir Cabang (Kwarcab) Brebes, meluncurkan Website. Peluncuran ditandai dengan penyerahan bingkai halaman website dari Ketua Kwarcab H. Emastoni Ezam, S.H., M.H. kepada Ketua DKC Brebes Akhmad Mukhrozi.  Luncuran Website dilakukan usai upacara peringatan Hari Pramuka, di Sanggar Pramuka setempat, Jumat (14/8).



“Alhamdulillah, seiring perkembangan zaman DKC Brebes akhirnya  telah memiliki Website resmi, semoga langgeng dan bisa memenuhi kebutuhan Pramuka Brebes khususnya,” ujar Emasthoni Ezam.

Kak Toni, demikian panggilan akrabnya, mempersilahkan kepada warganet untuk mengakses website DKC Brebes di dkc.brebes.pramukajateng.or.id. 

Peringatan Hari Pramuka berbeda dari tahun sebelunya. Jika tahun sebelumnya upacara digelar di lapangan dengan jumlah peserta tak terbatas, tapi tahun ini digelar secara sederhana dengan peserta terbatas. Protokol kesehatan juga diterapkan guna pencegahan penularan Virus Corona yang hingga saat ini masih belum berakhir.

Ketua Kwarcab H. Emastoni Ezam, S.H., M.H. membacakan sambutan tertulis Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Budi Waseso. Diantaranya mengajak seluruh Pramuka Indonesia untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan. Disiplin memakai masker, disiplin jaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan menjaga imun tubuh agar di contoh masyarakat lainya.

Selain itu, Budi Waseso juga menekankan pentingnya dua gerakan nasional bagi seluruh Pramuka Indonesia. Yaitu gerakan disiplin nasional, guna mengajak semua masyarakat untuk disiplin mengikuti protokol kesehatan.  Dan gerakan kepedulian nasional untuk mengajak masyarakat saling membantu, saling peduli dan saling berbagi.

Dari dua gerakan tersebut, Buwas-demikian sapaan akrabnya, dapat membantu percepatan penanganan nasional seperti pencegahan covid-19. Juga untuk mengasah jiwa dan karakter kepemimpinan dalam memperdalam jiwa pramuka sejati sebagai mana yang tertuang dalam Dwidarma, Trisatya dan Dasadarma Pramuka.

Sebelumnya, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Kwarcab Brebes memimpin tabur bunga Hari Pramuka di Taman Makam Pahlawan Kusumatama Brebes. Bupati didampingi Asisten I Sekda Brebes Apriyanto, Ketua Kwarcab, Para Wakil Ketua Kwarcab dan anggota Pramuka melakukan tabur bunga pada pukul 07.00 WIB.

Tabur bunga diawali dengan upacara penghormatan dan doa bersama untuk para arwah pahlawan bangsa, terutama pahlawan Pramuka yang telah gugur mendahului kita.Upacara peringatan hari Pramuka ke 59 dan tabur bunga diikuti jajaran Pengurusan Kwartir Cabang Brebes, perwakilan Kwartir Ranting dan perwakilan Pembina, Penegak dan Pandega dari pangkalan gudep sekitar Kwarcab Brebes. (Utsm)

Senin, 27 Juli 2020

Pelatihan Website Digelar, Diikuti 6 Utusan DKC se-Binwil Pekalongan



Brebes - Website menjadi salah satu sarana penting dalam menyampaikan informasi tentang berbagai hal, baik berupa tulisan, gambar, video atau lainnya. Mengingat pentingnya peranan sebuah website, Sabtu-Minggu (25-26 Juli 2020) Dewan Kerja Cabang (DKC) Brebes menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Website bagi DKC se-Binwil Pekalongan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sanggar Bakti Kwarcab Brebes, yang beralamat di Jalan Pramuka no. 29 ( Depan Gedung Olahraga Sasana Krida Adi Karsa) Brebes yang masuk dalam wilayah territorial Kodim 0713 Brebes. Minggu (26/07/2020).






Dilaksanakannya kegiatan tersebut atas dasar hasil keputusan rapat DKC se-Binwil Pekalongan yang dilaksanakan sebulan sebelumnya (28/06) di Pemalang. Materi-materi pada kegiatan tersebut diantaranya mengenal Website, Desain Website, membuat Skema Website, Input Data Website, Tata Kelola Website, dan Jurnalis/Pemberitaan.

Pengisi materi pada kegiatan yang mengambil tema "Jurnalis Keren dalam Membuat Konten, Hingga Berkompeten" yaitu DKC Brebes yang saat ini dipandegani oleh Kak Akhmad Mukrozi DKC Brebes sebagai narasumber karena saat ini hanya DKC Brebes yang websitenya sudah dikelola dengan baik.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19, setiap peserta pun mengenakan masker selama kegiatan. Penyelenggara juga menyediakan sarana untuk cuci tangan yang diletakkan di depan ruangan yang digunakan untuk pelaksanaan kegiatan. Selain mengenakan masker dan cuci tangan, peserta juga dihimbau untuk senantiasa jaga jarak antar sesama, serta melakukan cek suhu badan sebelum mengikuti kegiatan.

“Sebenarnya ada 7 DKC di Binwil Pekalongan, yaitu: Brebes, Kota Tegal, Kab. Tegal, Pemalang, Kota Pekalongan, Kab. Pekalongan, dan Batang, namun dari Batang tidak mengirimkan utusannya. Setiap wilayah mengirimkan 2 orang putra dan putri (pa/pi) yang selanjutnya akan bertugas sebagai pengelola/admin website di wilayahnya masing-masing”. Tutur Akhmad Mukrozi.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Ka Pusdiklatcab), Kak H. Nursidik, mewakili Ketua Kwarcab Brebes.

"Saya merasa bangga dan senang, atas upaya yang sudah dilaksanakan oleh adik-adik DKC menjadi terobosan yang sangat bagus dengan segala karya-karya, bukan hanya untuk Brebes sendiri, namun dibagikan dan diaplikasikan ke DKC se-Binwil Pekalongan," ujar Kak Nur (sapaan akrab Kak Nursidik).

Ia juga menambahkan, bahwa kegiatan tersebut menjadi nilai ibadah bagi DKC, karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. (Dkc/Utsm)

Senin, 16 Desember 2019

Pramuka Penegak Dari Semarang, Pekalongan dan Brebes, Disiapkan Menjadi Ubaloka


Brebes – Puluhan Pramuka Penegak dari murid-murid SMA sederajat dari 3 kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Semarang, Pekalongan dan Brebes, menerima pembekalan yang bertajuk Gladi Tangguh Ubaloka IV di Kwarcab 11.29 Brebes.





Kegiatan Ubaloka (Unit Bantu Pertolongan Pramuka) ini dilaksanakan mulai tanggal 13-17 Desember 2019. Para peserta yang berjumlah 21 orang, juga diwajibkan tinggal dengan berkemah di halaman Kwarcab Brebes.

Tampak anggota TNI dari Kodim 0713 Brebes yaitu Pelda Agus Ratono dan Serma Citro, memberikan materi membaca peta, menentukan jarak dan penggunaan kompas, di GOR Sasana Adhi Karsa Brebes, di sebelah kantor Kwarcab Brebes. Sabtu (14/12/2019).

Dijelaskan singkat oleh Pelda Agus, bahwa selain diikuti peserta lokal dari Brebes (Kecamatan Banjarharjo, Bulakamba, Brebes dan Bumiayu), Pekalongan mengirimkan 4 orang pramuka dan Semarang 2 orang.

“Pembekalan navigasi darat ini agar mereka nantinya menguasai medan sewaktu melakukan kegiatan kemanusiaan pertolongan kecelakaan maupun bencana alam di lapangan,” ucapnya.

Sementara dinyatakan Ketua Kwarcab Brebes, Emastoni Ezam, bahwa Pramuka peduli yang telah dibentuk Kwarcab Brebes diharapkan kedepan mampu digerakkan untuk membantu TNI-Polri, BPBD, SAR serta relawan lainnya dalam penanganan bencana alam khususnya.

“Kemampuan sebagai anggota Pramuka Peduli harus terus diasah sehingga nantinya mereka siap terjun ke lapangan dalam membantu penanganan bencana alam,” katanya.

Dijelaskannya juga tentang maksud dibentuknya Ubaloka sendiri adalah untuk menyalurkan, mengarahkan, membina dan mengembangkan potensi anggota Pramuka yang berminat dan berkemampuan dalam usaha pertolongan dan tugas-tugas kemanusiaan.

Selain itu, juga untuk membentuk rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara serta kelestarian lingkungan, sambil melakukan kegiatan kemanusiaan dan makhluk hidup lainnya. (Aan)

Ubaloka Pramuka, Pramuka peduli, Pramuka tanggap bencana alam, pembekalan navigasi darat kepada pramuka, Kwarcab Brebes

Rabu, 23 Oktober 2019

Prestasi Santri Sekaligus Pramuka Brebes Harumkan Indonesia Di Ajang Jambore Internasional di Thailand


Brebes – Dalam talk show aksi Babinsa Brebes kali ini, menghadirkan Kak Wiwit Sapta Pandu (45), Staf Bidang Abdi Masyarakat dan Kehumasan Kwarcab Brebes, mengupas tentang prestasi Santri Brebes di ajang gerakan Pramuka internasional. Rabu (23/10/2019).



Dikatakannya, “Masih dalam nuansa Hari Santri Nasional (22/10), anggota Pramuka asal Brebes dari Gudep MA Darunnajah Kwarran Bumiayu Kwarcab Brebes, Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, mewakili Brebes dan Indonesia dalam ajang Jambore Internasional di Thailand. Ini suatu kebanggaan,” ucapnya.

Dikatakannya lanjut, kedua santri sekaligus pelajar Pramuka Penegak kelas XI atau Kelas 2 MA tersebut adalah Raihan Dhiya Fathi Athaillah (16) dan Muhamad Salimal Afif (16), telah berangkat ke Cibubur untuk mengikuti pemusatan latihan sebelum diberangkatkan ke Chonburi Thailand guna mengikuti The 21st National Scout Jamboree Thailand 2019, pada 26 Oktober sampai 1 November 2019.

“Mereka telah dilepas usai Upacara Hari Santri Tingkat Kecamatan Bumiayu, yang dipimpin Camat sekaligus Ketua Mabiran, Kak Apriyanto Sudarmoko (22/10),” imbuhnya.

Inilah contoh teladan dari kegigihan dan semangat santri sekaligus Pramuka yang berkarakter kebangsaan dan mempunyai semangat persaudaraan.

“Kita mohon doa kepada para pendengar setia Radio Singosari FM dan News Ketanggungan FM, masyarakat Brebes serta tanah air, untuk ikut mendoakan mereka. Keduanya adalah calon pemimpin bangsa yang berakhlakul karimah,” pungkas Wiwit.

Talk Show atau dialog interaktif selama satu jam ini, akan membahas kembali tentang aksi-aksi Babinsa Brebes bersama segenap komponen masyarakat lainnya pada Rabu (30/10) mendatang, pukul 10.00 WIB.

Acara tambah meriah dengan dipandu oleh Rara Elshanum atau Siti Khumairoh (31) di Studio 2 Singosari 103.9 FM Brebes. (Aan)

Talk Show Aksi Babinsa Brebes Kali Ini Membahas Tentang Peran Santri Dan Premanisme


Brebes – Kali ini aksi kemasyarakatan Babinsa Kodim 0713 Brebes yang tayang di Radio Singosari 103.9 FM dan Radio News Ketanggungan 96.9 FM, membahas tentang peran santri dalam dalam bela negara, menjaga Pancasila serta mengokohkan NKRI. Rabu (23/10/2019).



Dikatakan narasumber kali ini, Serma Yusuf dari Koramil 03 Wanasari, bahwa santri juga merupakan garda depan bentengnya NKRI dari berbagai ancaman.

“Hari Santri Nasional diperingati tanggal 22 Oktober setiap tahunnya, sesuai dengan Kepres RI Nomor 22 Tahun 2015. Ini merupakan bukti pengakuan negara atas jasa para ulama dan santri dalam perjuangan merebut, mengawal, mengisi dan mempertahankan kemerdekaan RI,” jelasnya.

Dikatakannya juga, cikal bakal peristiwa 10 November di Surabaya, yang saat ini diperingati sebagai Hari Pahlawan, tak terlepas dari resolusi jihad NU dan pidato Hadratus Syeikh (Maha Guru) Kyai Haji Mohammad Hasjim Asy'arie, seorang Pahlawan Nasional sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama (NU), yang kala itu menggetarkan sehingga mampu menggerakkan Wong Surabaya untuk angkat senjata melawan penjajah Belanda.

Sementara menjawab pertanyaan dari salah satu pendengar setia Singosari dalam talk show ini, tentang premanisme di desa, Yusuf menyatakan bahwa selaku Babinsa, Komsos (Komunikasi Sosial) dengan berinteraksi terhadap preman sangat penting untuk mengambil hatinya.

Setiap Babinsa telah dibekali dengan 5 kemampuan teritorial yang didalamnya adalah senyum teritorial. Jadi kekerasan solusinya adalah disentuh dengan hati.

“Jika ada Babinsa Brebes di pinggir jalan berinteraksi dengan preman, maka jangan negatif thinking dulu, itu adalah cara merengkuh hati preman itu,” pungkasnya.

Dialog interaktif dengan durasi selama satu jam dan ditayangkan setiap hari Rabu pukul 10.00 WIB ini, kali ini dipandu oleh Siti Khumairoh (31) dengan nama udara Rara Elshanum. (Aan)

Rabu, 25 September 2019

Pelantikan Pramuka Di Pendopo Kabupaten Brebes

Brebes - Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) 11 Jawa Tengah Hj Siti Atikoh Suprianti STP MT MPP menegaskan, kalau Pramuka tidak lagi ‘kuno’ tetapi mengikuti era kekinian. Terbukti berbagai kegiatan telah dikemas era kini dan materinya pun disesuaikan dengan perkembangan jaman. Bahkan telah diinisiasi terbentuknya Satuan Karya (Saka) Milenial bagi generasi milenial.
Demikian disampaikan Kak Atikoh saat melantik Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.29 Brebes, di Pendopo Bupati Brebes, Senin (23/9) kemarin.



















"Ayo sengkuyung bareng-bareng menyelematkan anak bangsa lewat Gerakan Pramuka,” ajak Atikoh. Menurutnya, kondisi sekarang cukup memprihatinkan karena telah banyak generasi muda yang nasionalismenya memprihatinakan. Telah banyak tergerus oleh perkembangan zaman dan maraknya peredaran narkoba. Harapannya pramuka bisa menjadi benteng terdepan, untuk memperkuat jatidiri bangsa.

Atikoh juga berharap, kegiatan pramuka dapat dimulai dari tingkat PAUD sebagai dasar pendidikan karakter. Supaya pramuka bisa menjadi kebanggan dan semakin kekinian, materi tentang pramuka dapat disesuaikan dengan perkembangan zaman.
Selain itu, Kak Atikoh mengajak pengurus yang baru dilantik untuk mengembangkan Pramuka Brebes agar lebih aktif. Ini salah satunya dengan menggandeng anak muda atau generasi milenial.

Setelah digandeng mereka diharapkan dapat aktif dalam gerakan pramuka. Selain memberikan pendidikan karakter, hal itu sekaligus membentengi generasi madu melalui kegiatan yang positif. “Ciptakan ruang bahagia agar energi positif terpancar. Pramuka Brebes saya yakin dilindungi Yang Maha Kuasa, dengan bimbingan Kak Idza,” tutur Atikoh yang juga istri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Setiap pramuka adalah pewarta, kata Atikoh, setiap pramuka adalah kantor berita dan memiliki tanggung jawab untuk mengupload, dan untuk memberikan informasi kepada masyarakat apa saja yang ada di pramuka. Harapannya kakak-kakak yang ada disini nanti juga seperti itu, sehingga semakin banyak orang membicarakan pramuka.
Terkait pengurus baru, lanjutnya, yang terpenting itu konsolidasi internal serta koordinatif dengan Kwarda dan Kwarnas. Kak Atiqoh juga berpesan, terutama kakak Ketua Mabicab dan jajarannya. “Monggo, saya nderek titip bapak-bapak yang ada di Kwarcab supaya dibimbing, dimotivasi, dikasih arahan, dijawil. Karena apa, program yang ada di Kwarda, Kwarcab pramuka itu sebenarnya team line dengan kegiatan-kegiatan yang ada di pemerintahan,” tandasnya.
Jadi kita bisa bersinergi, berkolaborasi untuk kemajuan masyarakat Brebes. Insya Allah kalau kita saling bahu membahu, upaya penanggulangan kemiskinan, pembentukan karakter, dan juga meningkatkan nasionalisme itu bisa terwujud dengan baik lewat Gerakan Pramuka.

Atikoh melantik Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Brebes. Setelah itu, Bupati melantik H Emastoni Ezam SH MH melantik sebagai Ketua Pengurus/Andalan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang 11.29 Brebes masa bakti 2019-2024.
Dalam kata sambutannya, Idza menyampaikan selamat datang kepada Ketua Kwarda XI Jawa Tengah Kak Siti Atiqoh Suprianti yang telah berkesempatan hadir di Brebes. Pertemuan ini diharapkan membawa dan menyambung erat tali silaturakhim serta komunikasi dan juga sebagai media strategis dalam upaya meningkatkan kualitas organisasi pramuka di Kabupaten Brebes.

Kak Idza juga menyampaikan selamat kepada seluruh jajaran pengurus mabicab dan kwarcab 11.29 Brebes yang baru dilantik yang merupakan hasil dari musyawarah cabang (Muscab) Februari lalu. Dia mengajak untuk bekerja dan mengabdikan diri untuk kemajuan organisasi kepanduan Indoensia, terutama dalam memfasilitasi generasi muda kita untuk senantiasa beraktivitas secara positive dan terarah sehingga memiliki kesiapan dalam mengisi kemerdekaan.
Terlebih di tengah arus globalisasi, dan kemajuan teknologi pembentukan kaum muda yang menghadapi perubahan mendasar dari pendidikan, degradasi moral dan spiritual sehingga perlu mendapat perhatian dari semua kalangan.

Ketua Kwarcab 11.29 Brebes Emastoni Ezam menjelaskan, meskipun baru dilantik tetapi kegiatan Kwarcab sudah berjalan sesuai dengan program kerja yang telah disepakati hasil Muscab. Partisipasi ke Kwartir Daerah juga aktif seperti mengikuti jambore daerah Jateng bahkan meraih berbagai kejuaraan. Juga pelatihan bagi pembina mahir dan keikutsertaan saka Bakti Husada ke Perkemahan Bakti tingkat Jateng dan lain-lain kegiatan. (Suprapto, Wasdiun, Utsm0713)

Kamis, 15 Agustus 2019

Kwarcab Brebes : Renungan Dan Ulang Janji Pramuka




Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH memimpin Renungan dan Ulang Janji Pramuka bersama jajaran Kwartir Cabang (Kwarcab) Brebes di halaman SD N 1 Larangan. Selasa (13/8) malam.

Seketika lampu mulai dipadamkan dan suasana terasa hening. Upacara dimulai dengan dinyalakannya obor api dasa darma lalu membentuk lingkaran obor atau pelita abadi berada di tengah peserta upacara.

Bupati bertindak sebagai pembina upacara, membacakan janji pramuka diikuti semua peserta. Sesuai dengan namanya, inti upacara adalah melakukan perenungan terhadap usaha dan karya dengan mengulang pengucapan janji Tri Satya Pramuka.

Dikatakan Idza, upacara Renungan dan Ulang Janji merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Pramuka yang dilaksanakan pada malam menjelang tanggal 14 Agustus. Esok harinya, ziarah makam pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Tama Brebes. Kemudian Upacara Peringatan Hari Pramuka di SD N 1 Larangan.

"Moment ini sangatlah penting, karena lahirnya gerakan pramuka merupakan salah satu cita-cita untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa, sejalan dengan perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia," ucap Idza.

Idza berharap, peringatan Hari Pramuka ke 58 ini. Selain mengenang kembali gerakan pramuka, juga sebagai moment untuk meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan.

Usai melaksanakan upacara,  dilanjutkan dengan sarasehan. Turut hadir Ketua Kwarcab 11.29 Brebes Emastoni Ezam, Camat Larangan, Danramil 16/Larangan serta pengurus majelis pembimbing cabang, mabiran, andalan, pelatih dan pembina pramuka Kwarcab Brebes. (Bayu Arfi/Wasdiun/Utsm)

Sabtu, 23 Februari 2019

Musyawarah Pramuka Penegak Pandega Putri Putra ke X Tahun 2019


Brebes, Kwarcab Brebes melalui Dewan Kerja Cabang Brebes menyelenggarakan Musyawarah Pramuka Penegak Pandega Putri Putra ke X Tahun 2019. Minggu (24/02/2019)


Kegiatan dimaksudkan untuk melaporkan berbagai program kerja kepengurusan masa bakti 2014-2018 dan memilih Ketua Dewan Kerja Pramuka Penegak Pandega Kwartir Cabang Brebes serta menyusun dan merumuskan pokok-pokok program kegiatan dan kebijakan organisasi untuk masa bakti 2019-2024.

Kegiatan berthema 'Berdedikasi untuk Membangun Karakter Generasi Muda yang Lebih Baik dan Menguatkan Gerakan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega agar Terciptanya Solidaritas yang Kuat dibuka oleh Kak Budi Adjar mewakili Ketua Kwarcab Brebes, dihadiri para Waka Kwarcab dan Pengurus/Andalan Kwarcab Brebes dan DKR se Kwarcab Brebes dan Babinsa Koramil 01/Brebes.

Dalam sambutannya Ketua Kwarcab melalui Kak Budi Adjar menyampaikan apresiasi terhadap adik-adik anggota Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega se-Kwartir Cabang Brebes atas kehadiran dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Harapan formalnya ke depan Pramuka Penegak dan Pandega mempunyai dinamika yang positif dan inovasi kegiatan yang mampu membentuk karakter generasi muda yang lebih baik.

Beliau menyampaikan juga bahwa adik-adik yang sekarang adalah kader pemimpin di masa mendatang, oleh karenanya perlu dipersiapkan pemuda yang berkarakter kuat, kokoh, tangguh dengan berlatih menejemen kepemimpinan yang tepat dan berdayaguna berlandaskan Pancasila dan UUD’45 dengan tetap melaksanakan Darma dan Satya Pramuka. Tuturnya. (WP/TSMnews.com)