Tampilkan postingan dengan label Pelatihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelatihan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Agustus 2024

Dandim Buka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Tahun 2024 Kabupaten Brebes

 BREBES - Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Tahun 2024 Kabupaten Brebes, dalam rangka persiapan untuk penugasan Pengibaran Bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT RI ke 79.


Pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka di laksanakan di indoor lapangan tenis Makodim, jalan jenderal Soedirman 107 Brebes. Minggu (04/08/2024)


Dandim 0713 Brebes Letkol Inf Sapto Broto, menyampaikan bahwa Menjadi bagian dari anggota Paskibraka merupakan suatu kebanggaan. Untuk dapat masuk menjadi Paskibraka tidaklah mudah karena harus lolos seleksi dengan berbagai kriteria.


"Setelah di nyatakan lulus menjadi anggota Paskibraka juga harus menjalani penggemblengan secara terpusat dengan berbagai materi, sehingga akan terbentuk Paskibraka yang disiplin, loyal dan benar-benar siap menjalankan tugasnya," terangnya.






Oleh karena itu pihaknya berpesan, Saat ini adik-adik sedang dididik, digembleng dan dibina, gunakanlah kesempatan tersebut sebagai motivasi dan kepercayaan diri untuk berbuat yang terbaik, menimbulkan inspirasi, merubah kalian menjadi orang-orang yang hebat.


"Dari Paskibra kita bisa lebih percaya diri, dan akan mengantarkan menjadi orang sukses. Dengan catatan ikuti apa kata pelatih, selalu disiplin dan berani mengambil keputusan yang tepat. Yang tidak kalah pentingnya adalah agar selalu jaga kesehatan dan jangan lupa berdoa kepada yang Maha Kuasa agar apa yang kita rencanakan berjalan sesuai dengan yang diharapkan."tutup Dandim. (Pen0713)

Senin, 27 Juli 2020

Pelatihan Website Digelar, Diikuti 6 Utusan DKC se-Binwil Pekalongan



Brebes - Website menjadi salah satu sarana penting dalam menyampaikan informasi tentang berbagai hal, baik berupa tulisan, gambar, video atau lainnya. Mengingat pentingnya peranan sebuah website, Sabtu-Minggu (25-26 Juli 2020) Dewan Kerja Cabang (DKC) Brebes menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Website bagi DKC se-Binwil Pekalongan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sanggar Bakti Kwarcab Brebes, yang beralamat di Jalan Pramuka no. 29 ( Depan Gedung Olahraga Sasana Krida Adi Karsa) Brebes yang masuk dalam wilayah territorial Kodim 0713 Brebes. Minggu (26/07/2020).






Dilaksanakannya kegiatan tersebut atas dasar hasil keputusan rapat DKC se-Binwil Pekalongan yang dilaksanakan sebulan sebelumnya (28/06) di Pemalang. Materi-materi pada kegiatan tersebut diantaranya mengenal Website, Desain Website, membuat Skema Website, Input Data Website, Tata Kelola Website, dan Jurnalis/Pemberitaan.

Pengisi materi pada kegiatan yang mengambil tema "Jurnalis Keren dalam Membuat Konten, Hingga Berkompeten" yaitu DKC Brebes yang saat ini dipandegani oleh Kak Akhmad Mukrozi DKC Brebes sebagai narasumber karena saat ini hanya DKC Brebes yang websitenya sudah dikelola dengan baik.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19, setiap peserta pun mengenakan masker selama kegiatan. Penyelenggara juga menyediakan sarana untuk cuci tangan yang diletakkan di depan ruangan yang digunakan untuk pelaksanaan kegiatan. Selain mengenakan masker dan cuci tangan, peserta juga dihimbau untuk senantiasa jaga jarak antar sesama, serta melakukan cek suhu badan sebelum mengikuti kegiatan.

“Sebenarnya ada 7 DKC di Binwil Pekalongan, yaitu: Brebes, Kota Tegal, Kab. Tegal, Pemalang, Kota Pekalongan, Kab. Pekalongan, dan Batang, namun dari Batang tidak mengirimkan utusannya. Setiap wilayah mengirimkan 2 orang putra dan putri (pa/pi) yang selanjutnya akan bertugas sebagai pengelola/admin website di wilayahnya masing-masing”. Tutur Akhmad Mukrozi.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Ka Pusdiklatcab), Kak H. Nursidik, mewakili Ketua Kwarcab Brebes.

"Saya merasa bangga dan senang, atas upaya yang sudah dilaksanakan oleh adik-adik DKC menjadi terobosan yang sangat bagus dengan segala karya-karya, bukan hanya untuk Brebes sendiri, namun dibagikan dan diaplikasikan ke DKC se-Binwil Pekalongan," ujar Kak Nur (sapaan akrab Kak Nursidik).

Ia juga menambahkan, bahwa kegiatan tersebut menjadi nilai ibadah bagi DKC, karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. (Dkc/Utsm)

Senin, 18 November 2019

Sosialisasi Pelatihan Pelatih Woodball Tingkat Banyumas


Banyumas - Guna untuk memasyarakatkan olahraga Woodball dan mengolahragakan Woodball kepada masyarakat, Korem 071/Wijayakusuma bekerjasama dengan Indonesia Woodball Association (IWbA) Banyumas, menggelar Sosialisasi Pelatihan Pelatih Woodball bagi para Guru Penjasorkes (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) sewilayah Kabupaten Banyumas, Senin (18/11/2019) di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. 




Sosialisasi pelatihan pelatih woodball dibuka secara langsung oleh Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Heri Sumitro,  S.Pd., mewakili Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., dihadiri para Kasirem 071/Wk, Ketua Umum Koni Banyumas, Kriswantoro selaku narasumber dari Unes Semarang, Kadisdik Banyumas, Pembina Pengcab IWbA Banyumas beserta pengurus, dan para guru Penjasorkes SMP se-Kab Banyumas selaku peserta latihan. 

Danrem 071/Wijayakusuma dalam amanat tertulisnya yang disampaikan Kasrem 071/Wijayakusuma mengatakan, olahraga woodball mulai masuk ke Indonesia pada tahun 2006, berawal dari diundangnya pengurus KONI yang pada waktu itu diwakili ibu Rita Subowo ke kejuaraan woodball internasional tahunan di Malaysia. Sejak saat itu, KONI merekomendasikan berdirinya Indonesia Woodball Association (IWbA), dan pada tanggal 1 Oktober 2006 IWbA resmi berdiri untuk menjadi induk organisasi olahraga woodball di Indonesia. 

Dijelaskan Danrem, IWbA berpusat di Semarang dan selaku Presiden IWbA Bapak Tandiono Jecky, mulai mengembangkan dan mensosialisasikan olahraga woodball di Indonesia dengan melakukan pembinaan atlet serta membangun lapangan woodball dimana-mana. 

Danrem berharap, suatu saat olahraga woodball dapat memberi nama harum Indonesia di dunia internasional dengan prestasi-prestasi yang ditunjukkan atlet-atlet woodball Indonesia.
"Dengan pelatihan ini, semoga para peserta dapat menyerap materi yang diberikan narasumber, sehingga nantinya dapat diteruskan dengan mensosialisasikan dan melatih olahraga woodball ini kepada masyarakat maupun anak didiknya untuk menjadi seorang atlet woodball yang handal dalam memperkuat tim woodball Banyumas pada event baik regional maupun nasional", harapnya.

Usai dilaksanakannya kegiatan sosialisasi, dilaksanakan peresmian lapangan woodball di Makorem 071/Wijayakusuma Sokaraja, Banyumas, oleh Kasrem 071/Wijayakusuma, Ketum Koni Banyumas, Bpk.Kriswantoro narasumber dari Unes Semarang, Kadisdik Banyumas dan Pembina Pengcab IWbA Banyumas. 

Lapangan woodball Makorem 071/Wijayakusuma menggunakan lapangan upacara Makorem 071/Wijayakusuma dan lahan-lahan ruang terbuka sekitar kompleks Makorem, dengan 24 gate/gawang kecil.(penrem071/pendim0713)

Sabtu, 12 Oktober 2019

Persit Korem Jalin Silaturahmi Dalam Pertemuan Rutin


Banyumas - Hal tersebut disampaikan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Anita Dani Wardhana pada Pertemuan Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro, Jumat (11/10/2019) di Aula Jenderal Soedirman Kodim 0701/Banyumas.










Dikatakan lebih lanjut, pertemuan anggota ini merupakan forum sangat penting, karena pada kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana silaturahmi, konsolidasi, komunikasi, evaluasi maupun membahas kegiatan, sekaligus wahana meningkatkan kreativitas dan kesinambungan tugas dimasa yang akan datang.

Pada kesempatan yang sama dalam sambutannya,  menyampaikan, menjadi seorang ibu di era milenial tentu merupakan suatu tantangan dimana peran ibu tidak hanya dituntut untuk menjaga dan mendampingi suami di dalam keluarga, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi dalam hal termasuk dalam meningkatkat kualitas hidup keluarga. Oleh karenanya, paling tidak ada 5 peran yaitu sebagai pembelajar baik (moral, etika, pengetahuan dan wawasan) bagi anak-anaknya sebagai pengawas, sebagai suri tauladan, pembimbing dan pengarah. 

Didalam rumah seorang ibu harus memposisikan diri sebagai kawan atau orang terdekat bagi anak-anaknya dan suami, sehingga harus bisa fleksibel dalam pengertian bisa menjadi tempat curhat bagi putra-putrinya sekaligus partner bagi suami dalam bekerja. 

Disamping hal tersebut, Ny. Anita menyampaikan pesan Kasad dan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana. Pesan Kasad, bijak dalam bermedia sosial, waspada dan mewaspadai berita-berita bohong atau Hoax, apabila ada hal semacam tersebut, jangan langsung dishare atau disebarkan kelainnya. Jangan mudah percaya kepada berita-berita hoax tersebut.
Sementara itu, Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, berpesan agar selalu mengutamakan keluarga.

Pertemuan gabungan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro diisi dengan kegiatan dari Asuransi Central Asia Raya dan Beauty Class dari Meidah Cosmetoceutical, dihadiri Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro beserta pengurus,  Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVI Dim Banyumas beserta pengurus dan anggota, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Anak Ranting Titipan beserta pengurus dan perwakilan anggota.(penrem/pendim0713)

Minggu, 14 Juli 2019

Koramil 07 Bulakamba Bekali 5 Krida

Brebes – Kapten Inf M. Tuteng Aryolona. P Danramil 07/Bulakamba Kodim 0713/Brebes membuka sekaligus menutup upacara pemantapan Pramuka Saka Wira Kartika (SWK) yang diikuti oleh 36 orang pramuka penegak Bantara dan Laksana yang merupakan perwakilan dari pangkalan/gudep yang ada di wilayah teritorial Koramil Bulakamba, Minggu Sore (14/07/19)




 

Sertu Dulkarim Efendi dan Sertu Mus Mulyadi selaku Pamong Saka (Pembina Harian) Koramil dengan melakukan pembinaan rutin yang dilakukan di satuannya secara aktif mencari regenerasi SWK binaan Koramilnya.

 

“Silahkan bagi siapa saja ikut dalam kegiatan ini, terutama pelajar SMA, SMK dan MA di wilayah Kecamatan Bulakamba bisa datang langsung di Koramil” Tutur Dulkarim.

 

Seiring dengan kelulusan dan tahun pelajaran baru pendidikan, Pamong SWK Bulakamba menggali dan menerima pemuda pemudi yang cinta terhadap NKRI dalam wadah tunas kelapa untuk dibimbing dan dibina agar menjadi pemuda yang siap akan tantangan kehidupan mendatang.

 

Melalui SWK inilah, sejumlah 36 pramuka Wira Kartika diberikan pengetahuan Krida (Keahlian/Kecakapan), diantaranya Krida Navigasi Darat, Krida Pioneer, Krida Mountenering, Krida Survival dan Krida Penanggulangan Bencana.

 


Koramil 07/Bulakamba mewadahi dan memberikan materi pelatihan ini secara rutin dan berjenjang, dan diakhir latihan kecakapan ini peserta melakukan perjalanan jauh (Long March) di sekitar wilayah kecamatan BUlakamba. (Utsm).

Jumat, 12 April 2019

Penerangan Kodam IV Diponegoro Gelar Workshop Jurnalistik

Semarang – Sebagai institusi yang masih memegang kepercayaan tertinggi dari masyarakat, TNI selalu berimprovisasi memelihara serta meningkatkan profesionalismenya, termasuk gencar dalam publikasi kegiatan TNI.  


Di Kodam IV Diponegoro, Penerangan Kodam (Pendam) menggelar pelatihan peningkatan kemampuan fungsi penerangan yang bertajuk workshop jurnalistik (gabungan antara teori dan praktek) di Aula Pendam Makodam, Jalan Perintis Kemerdekaan Watugong, Banyumanik, Semarang.

Acara yang dibuka oleh Kapendam, Kolonel Arhanud Zaenudin, juga diikuti ratusan admin media online maupun Medsos dari masing-masing satuan di jajaran Kodam, termasuk admin dari Kodim 0713 Brebes. Kamis (11/4/2019).

Kolonel Zaenudin menekankan agar masing-masing admin TNI agar bijak dalam menggunakan Medsos. Bagi admin satuan tempur agar menonjolkan militansi TNI, sedangkan di satuan teritorial/Kodim, untuk mengangkat pemberitaan sosial kemasyarakatan di wilayah binaannya masing-masing.

“Sebelum mempublikasikan suatu berita, saring sebelum share agar tidak menjatuhkan citra TNI,” ucapnya.

Ditambahkannya, nama harum TNI sebagai benteng negara juga diakui mancanegara melalui keterlibatannya dalam misi-misi perdamaian maupun kegiatan social penanganan bencana alam.

peran rekan-rekan media umum sangat besar dan penting dalam mempublikasikan kegiatan TNI. “Jaga komunikasi dan harmonisasi dengan rekan-rekan media,” tegas Kapendam.

Acara puncak yaitu materi tentang pentahapan rilis berita maupun etika jurnalistik yang disampaikan oleh Mayor Infantri Sukamto, serta tata cara pengambilan foto baik untuk dokumentasi, publikasi maupun lomba. (Aan Pendim Brebes).

Rabu, 13 Maret 2019

Bimbingan dan Pelatihan Combine Harvester

Brebes, Bintara pembina desa (Babinsa) Sertu Kamdani dari Koramil 17/Songgom mendampingi petani Desa Songgom Lor, Kecamatan Songgom ketika Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes beserta Perusahaan Futata dan Gunung Biru memberikan bimbingan pelatihan pengoperasian mesin Combine Harvester. Rabu (13/03/2019).



Pelatihan itu dihadiri diantaranya Staf Bagian Sarpras Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes M. Furqon, SP. Kabid Sarpras, Danramil 17/Songgom yang diwakili Bati Tuud, Kepala BPP dan Koorpro (Kecamatan Songgom, Bulalamba, Tanjung, Wanasari dan Losari), Kepala Desa Songgom Lor, PPL, Pendamping, Ketua Poktan/Gapoktan dan Tim Sosialisasi dari perusahaan Futata serta Gunung Biru.


Pelatihan teknis pengoperasian Combine Harvester kepada para petani didampingi langsung Babinsa Sertu Kamdani selaku pendamping petani Desa Songgom Lor, sebelum pengoperasian Combine Harvester ini akan bermanfaat untuk para petani, bahwa dengan mengoperasikan alat pemanen itu, para petani tidak perlu lagi memobilisasi banyak orang untuk memotong padi menggunakan sabit.

"Karena bulir-bulir padi yang sudah rontok pun tidak perlu diangin-anginkan lagi dan tidak perlu menghabiskan waktu selama berhari-hari untuk memanen," kata Sertu Kamdani.


Hanya dengan dua orang pekerja, lanjutnya, mesin Combine Harvester dapat memanen satu hektare sawah dalam delapan jam dengan 10 liter solar.


Apalagi, selama ini para petani kesulitan mendapatkan tenaga kerja dan ongkos upah untuk para pekerja yang semakin mahal dan teknik manual sering tidak efektif, karena banyak bulir padi yang jatuh sehingga dengan sistem kerja Combine Harvester, volume bulir-bulir padi yang terbuang dapat diminimalisir sesedikit mungkin.


"Hal itu dapat meningkatkan hasil panen dan taraf hidup serta kesejahteraan para petani. Kecepatan kerja mesin Combine Harvester sangat bergantung pada kondisi sawah, jika alat ini bekerja di bentangan sawah yang kering, kecepatannya akan lebih tinggi lagi, begitu juga sebaliknya," katanya. 

Dari sisi operasional, kata dia, mesin Combine Harvester mudah dijalankan dan tidak diperlukan keahlian khusus. Kalau operator sudah bisa menjalankan, maka dia tidak akan kesulitan mengoperasikan mesin tersebut.

"Selain itu, mesin Combine Harvester mudah dirawat dan tergolong mesin yang standart, serta dalam perawatan mesin, agar mengacu pada apa yang menjadi arahan Team Teknis," katanya. (Utsm0713).