Tampilkan postingan dengan label Bupati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bupati. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Februari 2021

Jalan Penghubung Brebes-Tegal Amblas

  

Brebes - Jalan penghubung Brebes-Tegal yang berada di ruas Kaliwadas Desa Batursari Kecamatan Sirampog arah Tuwel (Tegal) mengalami amblas dan meninggalkan lubang menganga seperti sumur. Jalan yang biasa dilewati warga ini sebagai asset satu-satunya untuk mengirim hasil pertanian antar Tegal dan Brebes.







 

Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE., MH. didampingi  suami AKBP Dr. Drs. Warsidin MH, Asisten bidang pemerintahan dan Kesra Apriyanto Sudarmoko, Kepala Dinas Peternakan Zuhdan Fanani, Kepala Dinperinnaker Warsito Eko, Kepala Badan Pendapatan Daerah Subandi, Sekretaris DPU Abdul Majid, Kepala Dinpermades Subagja, Muspika Sirampog dan pejabat lainnya meninjau langsung jalan tersebut, ketika itu sedang dilakukan perbaikan oleh Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Tegal, Minggu (14/2).

 

Bupati Brebes mengatakan “Saya mengimbau kepada warga yang biasa lewat Desa Batursari perbatasan Tuwel untuk sementara ini jalan tidak bisa dilewati, karena jalan amblas sedang diperbaiki,” Ungkap Idza.

 

Kata Idza, saat ini sedang dilakukan penanganan tanggap darurat oleh pihak terkait. Kendaraan roda empat tidak bisa lewat, kalau pun bisa hanya roda dua atau jalan kaki untuk melansir hasil pertanian warga.

 

“Karena kondisi saat ini masih hujan, kemungkinan waktu pengerjaan sampai lima hari, untuk itu harap bersabar,” pungkasnya.

 

Termasuk, berbagai kerusakan pipa saluran air bersih akibat bencana alam, Idza juga berharap para pelanggan Perumda Tirta Baribis untuk bersabar. Karena saat ini tengah dilakukan perbaikan, diperkirakan Senin (15/02) akan bisa seperti semula.

 

Wahyutoro Soetarno Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Tegal menyampaikan untuk perbaikan langkah pertanyanya akan melakukan pemasangan armco (gorong-gorong baja bergelombang) sepanjang aliran air di bawah jalan, kemudian akan ditimbun material.

 

“Selanjutnya, akan dibuatkan kontruksi permanen dengan melebarkan lubang gorong gorong, estimasi pengerjaan bisa memakan waktu cukup lama, namun bila cuaca mendukung dua hari bisa diselesaikan ” jelasnya.

 

Sementara Danramil 10 Sirampog Kapten Infanteri Siswanto mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi Sabtu (13/2) kemarin. Yang amblas merupakan gorong gorong Jembatan Kali Pedes panjang 8 Meter lebar 8 Meter. Gorong gorong itu rusak karena tak kuat menahan gerusan air sungai yang cukup deras. Sehingga mengakibatkan jalan di atasnya ikut terkikis dan berlubang.

Hingga saat ini, perbaikanpun masih berjalan, apabila warga melewati jalur tersebut hendaknya berhati-hati. (Armin/Oedjank).

Senin, 16 Maret 2020

Dandim dan Bupati Brebes Tandatangani Notulen TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2020



Brebes – Tidak ada upacara pembukaan  TMMD Sengkuyung tahap 1 tahun 2020 di Desa Linggapura Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes yang sedianya akan dibuka Senin 16 Maret 2020 urung digelar, menyusul adanya edaran himbauan dari pemerintah untuk  mengurangi aktifitas di luar rumah/kantor dengan pengumpulan masa banyak mengantisipasi adanya penyebaran virus Novel Coronavirus (COVID-19) sehingga diganti dengan acara penandatanganan berita acara Notulen TMMD secara sederhana yang bertempat di Kantor Bupati Brebes jalan Pangeran Diponegoro Nomor 141 Brebes. Senin (16/02/2020).







Setelah ditandatanganinya Notulen TMMD, resmi menandakan bahwa pekerjaan pembangunan infrastruktur di Desa Linggapura Kecamatan Tonjong diserahkan pemerintah daerah untuk dimulai Satgas TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2020 Kodim 0713 Brebes.

Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE, MH., mengawali penekenan notulen disusul Dansatgas TMMD/Dandim, Letkol Infanteri Faisal Amri, S.E. dengan disaksikan Wakil Bupati Brebes H. Narjo, SH., MH dan para pejabat Forkopimda lainnya.

Naskah ini berisikan catatan perjalanan pembangunan sejak dari awal Pra TMMD, pembukaan dan rencana atau target pekerjaan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran TNI, dengan Kodim sebagai pelaksana teknis lapangan dalam upaya membantu pemerintah daerah. Bupati juga mengapresiasi warga masyarakatnya yang telah bekerja keras membantu TNI dan pihaknya selaku tangan kanan pemerintah pusat di daerah untuk membangun desa.

"Mewakili masyarakat setempat, saya selaku pimpinan daerah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu membangun di wilayah Tegal, khususnya TNI." Ungkap Bupati Brebes.

"Program TMMD salah satunya merupakan bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotong-royongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan kita hari ini. Sinergitas dan kemanunggalan TNI - rakyat, serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD seperti ini menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu/persoalan terkini dengan solusi. Kita ingin seluruh desa di Kabupaten Brebes semakin maju dan mandiri serta rakyat semakin sejahtera”, jelasnya.

Dandim Letkol Infanteri Faisal Amri, SE menyampaikan ”Kegiatan TMMD merupakan penjabaran kegiatan pembinaan teritorial sebagai fungsi utama TNI AD sekaligus  merupakan penjabaran 5 prioritas kebijakan Presiden RI yaitu diantaranya percepatan pembangunan, peningkatan SDM yang unggul.

Dalam TMMD selain kegiatan sasaran pembangunan fisik juga ada non fisik yang menjadi sasarannya, namun dengan adanya informasi merebaknya virus Novel Coronavirus (COVID-19) kegiatan akan lebih dialihkan dengan kegiatan informasi kepada masyarakat tentang bagaimana melaksanakan pembangunan di Brebes, tentunya bagaimana mensikapi informasi yang berkembang tentang COVID-19 dan upaya pencegahannya kepada masyarakat serta tetap melaksanakan pembangunan fisik sesuai jadwal yang telah ditentukan” pungkas Dandim. (Utsm)

Rabu, 25 September 2019

8 Pejabat Administrator dan Pengawas Brebes Dilantik


Brebes - Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengingatkan, pelantikan jabatan menjadi hal yang biasa dalam sebuah perjalanan karir PNS. Untuk itu, apa yang sudah baik supaya dipertahankan dan tingkatkan serta apa yang buruk rubahlah dan jadikan menjadi yang lebih baik dan lebih baik.








Hal tersebut disampaikan Bupati saat  pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat administrator dan pejabat Pengawas di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Brebes, Rabu (25/9).

Menurut Idza, pelantikan pejabat merupakan bentuk penyegaran di jajaran unit kerja.  Yang tujuanya, agar ada peningkatan kinerja dan pelayanan terhadap masyarakat. Untuk itu, Bupati berharap setelah dilantik harus memiliki semangat baru untuk melakukan hal yang lebih baik lagi.

Bupati berpesan, setelah dilantik segera menjalankan tugas barunya sehingga tidak mengganggu pelayanan kepada Masyarakat.

“Setelah ini harus segera menjalankan tugas barunya, jangan mengulur waktu, supaya masyarakat bisa terlayani dengan baik,” tandas Idza. 

Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH melantik dan mengambil Sumpah delapan Pejabat yakni Kabid Penunjang RSUD Brebes Imam Budi Santoso SST MH dilantik dalam jabatan baru sebagai Kabid Pencegahan dan pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes bertukar tempat dengan Khambali SKM MKes.

Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Brebes Slamet Arjono SH dilantik menjadi Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Brebes.

Sekretaris BPPKAD Dra Triwulan Purnamaningsih dilantik menjadi Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Brebes. Sekcam Kersana Asip Fauzan SH SIP dilantik menjadi Camat Kersana. Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dilantik menjadi Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Perawat Penyelia Dinas Kesehatan Johan Asanni SKM dilantik menjadi Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit  Dinkes Brebes.

Dan Kasubag Pemerintahan Umum bagian Tata Pemerintahan Setda Brebes Rade Andriana Younansah S.STP M.Si dilantik sebagai Lurah Brebes.

Bertindak sebagai saksi, Asisten I Setda Brebes Athoillah SE MSi dan Asisten III setda Brebes Drs Kustoro MM.

Tampak hadir Kepala BKPSDMD Kabupaten Brebes Sutrisno SH MH dan para Kepala SKPD serta undangan lainya. (Yaser Arafat/Wasdiun/Utsm0713)

Sabtu, 31 Agustus 2019

Karmai, 7 Tahun Mengalirkan Air Sampai Jauh

Brebes - Penyerahan SK Purna tugas oleh Bupati Brebes disaksikan Sekda Kab Brebes Ir.Djoko Gunawan MT, Asisten Sekda serta Karyawan dan Karyawati Perumda Air minum Tirta Baribis Brebes dan tamu undangan Kodim 0713/Brebes dan Polres Brebes.




Genap 7 tahun sebagai Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kab Brebes, Karmai Widiastuti SE berhasil mengalirkan air sampai jauh. Sosoknya yang lembut namun tegas, membuat dirinya berhasil menorehkan prestasi meskipun banyak halangan yang menghadang. Dari kondisi PDAM yang sakit kemudian menjadi sehat membuatnya tak lelah. 

Bahkan di akhir masa jabatannya karena memasuki usia pensiun per 31 Agustus 2019 Dia malah membuat inovasi baru. Dengan mantap membuka kran lebar kesejahteraan dan kinerja karyawan berupa perubahan status PDAM menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Baribis Brebes. 

Awal karier beliau sebagai Staf Pembukuan 1 Maret 1992 sampai 26 Juli 1999. Selanjutnya, terhitung 26 Juli 1999 sampai 1 Januari  2001 sebagai Kasubag Pembukuan. 

Keuletan dan kegigihannya dalam bekerja, mendapat penilaian dari pimpinan sehingga sejak 8 Januari  2001 sampai  30 Nopember 2010 sebagai Kepala Bagian Keuangan. Lagi- lagi kariernya naik, terbukti mulai 1 Desember 2010  hingga 1 Juni 2011 
Menjadi pelaksana tugas (Plt) Direktur PDAM sampai kepemimpinan PDAM Vacum

1 Juni 2013 beliau di angkat sebagai Plt  PDAM lagi sampai 31 Agustus 2015.  Kemudian Mulai 1 September 2015 beliau diangkat oleh Bupati Brebes Hj.Idza Priyanti SE,MH sebagai Direktur PDAM sampai dengan  31 Agustus 2019  beliau memasuki Purna Tugas.

Bupati Brebes Hj.Idza Priyanti SE MH mengucapkan permohonan maaf secara pribadi maupun kedinasan apabila selama beliau bertugas dan bergaul dengannya  ada kata atau perbuatan yang kurang menyenangkan atas nama pribadi dan kedinasan mohon maaf yang sedalam dalamnya.
Penyerahan SK Purna Tugas oleh Bupati Brebes Hj.Idza Priyanti SE MH disaksikan Sekda Kab Brebes Ir.Djoko Gunawan MT , Asisten Sekda , Pejabat Pengawas (Perumda) Air Minum Tirta Baribis Brebes , Karyawan/Karyawati serta Tamu Undangan lainnya. (Bambang Sugiarto / Wasdiun/Pendim0713)

Kamis, 29 Agustus 2019

192 Anak Brebes Disunat Massal

Brebes - Sebanyak 192 anak Brebes disunat massal dalam rangka peringatan HUT ke-74 RI tingkat Kabupaten Brebes. Mereka berasal dari berbagai desa se Kabupaten Brebes yang pelaksanaannya selama bulan Agustus 2019. Untuk Kecamatan di Pantura, disunat sebanyak 60 anak yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Brebes, Kamis (29/8).














“Jumlah keseluruhan yang dikhitan sebanyak 192 anak dari berbagai desa se Kabupaten Brebes. Tapi untuk hari ini ada 60 anak yang dikhitan,” papar Ketua Panitia HUT Ke-71 RI Kabupaten Brebes Sutaryono. 

Sunatan masal merupakan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 74 Tingkat Kabupaten Brebes Tahun 2019. Juga sekaligus perayaan Diesnatalis SMAN 1 Brebes ke-56 sehingga pelaksanaanya digelar di SMA N 1 Brebes. 

Sunatan masal tahun ini, kata Taryono, tergolong meriah karena anak-anak yang dikhitan mendapatkan perlakukan khusus. Yakni dinaikan odong-odong, becak dan delman juga diarak dari pendopo hingga SMA 1 Brebes. 

Pelepasan pawai arak-arakan ditandai dengan pengibasan bendera star dari depan pendopo Bupati Brebes terus menyusuri jalan Slamet, Jalan Jatibarang, Jalan MT Haryono, Jalan Veterang dan jalan Setiabudi hingga finish di SMA 1 Brebes. 

Bupati menaiki Andong yang sudah dihias diapit kanan, kiri dan depan para anak yang hendak disunat. Dibelakangnya, barisan becak, odong-odong yang ditumpangi para anak yang hendak disunat yang didampingi orang tua atau kerabatnya masing-masing. Sementara, penampilan berbagai seni dan budaya ditunjukan para siswa-siswi SMA 1 Brebes yang menarik seperti halnya Karnaval. Aksi mereka mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Bahkan karyawan Dinkominfotik menyambutkan dengan Flasmobe, ketika Bupati melintas didepan kantor. 

Sesampainya di SMA 1 Brebes, Bupati menyambut para anak yang disunat dengan menabut beras kuning berisikan uang koin. Peserta Khitanpun saat memasuki SMAN 1 sembari memunguti uang koin yang disebar Bupati.

Prosesi sunat tidaklah menegangkan meskipun banyak yang nangis. Karena Bupati hadir menghibur mereka dan memberikan bingkisan dan sejumlah uang saku. (Suprapto/ Wasdiun/Pendim0713)

Selasa, 27 Agustus 2019

Jalan Sehat Sambil Berswafoto di Rest Area Banjaratma

Brebes - Jalan sehat dalam rangka memeriahkan HUT ke-74  RI yang digelar Pemerintah Kabupaten Brebes kali ini tampak berbeda. Biasanya hanya menyusuri jalanan, kemudian finish di lapangan. Kali ini, Rest Area 260B Banjaratma yang merupakan Ex Pabrik Gula, dijadikan tempat finish. Peserta bisa menikmati tempat sarat sejarah tersebut dengan berswafoto.






"Kiranya jalan sehat kali ini menarik, karena finish berada di Rest Area Banjaratma," ucap Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH, saat memberikan sambutan sebelum melepas peserta jalan sehat, di Balai Desa Banjaratma. Selasa (27/8).

Idza mengapresiasi panitia yang memilih Rest Area 260B sebagai finish kegiatan jalan sehat. Menurutnya, hal tersebut bisa dijadikan ajang untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas, bahwa Brebes punya tempat khas yang dapat dikunjungi.

"Karena Rest Area ex Pabrik Gula Banjaratma ini mempunyai nilai sejarah, maka masyarakat Brebes patut mengetahui dan menikmati. Komplek ini dibangun pada masa Penjajahan Belanda di tahun 1908 dan berstatus cagar budaya," jelas Idza.

Selain bisa berolahraga, jalan sehat tersebut juga bisa dimanfaatkan warga Brebes untuk bisa menikmati kuliner khas Brebes yang disuguhkan oleh para pelaku UMKM yang ada di dalam rest area. 

"Ada banyak UMKM yang dilibatkan di rest area ini. Display produk unggulan tersebut merupakan salah satu cara untuk memperkenalkannya kepada para pengguna tol yang muaranya pada peningkatan roda perekonomian di Kabupaten Brebes," terang Idza.

Ketua panitia jalan sehat Moh Samsul Haris mengungkapkan, dipilihnya rest area tersebut sebagai finish merupakan langkah untuk memperkenalkan bangunan heritage ex pabrik gula Banjaratma yang disulap menjadi rest area dengan masih mempertahankan bangunan asli.

"Jalan sehat diikuti 20.000 peserta dari berbagai lapisan masyarakat. Mereka berkumpul di halaman balai desa, dan diberangkatkan bersama bupati serta forkompinda," terang Haris.

Dilanjutkan Haris, peserta akan menempuh jarak kurang lebih 3 Km. Peserta dapat menikmati bangunan cagar budaya yang disulap menjadi rest area. Mereka bisa menikmati kulinernya dan berfoto di setiap sudut bangunan yang masih asli.

"Kami sengaja memberikan waktu cukup banyak bagi peserta untuk menyusuri bagian dalam rest area, sebelum dilakukan pengundian," tambah Haris.

Usai menikmati indahnya rest area, peserta berkumpul di dekat panggung untuk mengikuti pengundian hadiah. Berbagai hadiah yang disediakan seperti kipas angin, magic com, televisi dan sepeda gunung dan  hadiah utama berupa satu unit sepeda motor.

Peserta jalan sehat dilepas Kapolres Brebes Aris Supriyono dan Bupati diikuti jajaran Forkopimda, Sekda Brebes Djoko Gunawan, Kepala SKPD Brebes, masyarakat umum dan anak-anak sekolah. 

Pengamananpun dilakukan oleh Kodim 0713/Brebes, Polres Brebes, Satpol PP dan Linmas. (Bayu Arfi/Wasdiun/Pendim0713)

Senin, 26 Agustus 2019

Lomba Mancing Piala Bupati, Pesertanya Dari Cirebon Hingga Semarang

Brebes - Memancing, menjadi kegiatan refreshing yang banyak penggemarnya. Terbukti, saat Lomba Mancing "Kakap" Piala Bupati Brebes II merayakan HUT ke-74 RI pesertanya membludak. Bahkan peserta tak hanya dari Brebes namun juga pemancing Cirebon, Tegal hingga Semarang. 








Lomba yang digelar atas sinergi Dinas Perikanan dan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Desa Randusanga Kulon, dibuka Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH di Sungai Sigeleng Desa Randusanga Kulon yang masuk dalam wilayah teritorial Koramil 01/Brebes , Minggu (25/8/2019).

“Tak hanya diikuti warga Brebes, tetapi juga dari berbagai daerah yakni, Cirebon, Tegal dan Semarang turut serta,” ujar Kepala Dinas Perikanan Kab Brebes Gatot Rudiono. 

Gatot mencatat, ada 545 peserta yang turun berburu memancing ikan Kakap. Selain menyalurkan hobi, mereka antusias merebut  trophy Bupati dan sejumlah uang tunai.

Kehadiran  peserta dari berbagai daerah, lanjutnya, menandakan kesuksesan panitia mengenalkan potensi wisata di wilayah Brebes, khususnya Pantai Randusanga Indah (Par In) kepada masyarakat luas. 

Area Sungai Sigeleng, lanjut Gatot, menjadi alternatif spot bagi para mancing mania untuk berburu ikan-ikan monster.  Panitia menyediakan waktu 3 jam, untuk memancing dengan aturan penilaian pendapatan ikan terberat.

Kakap seberat 1 kilogram berhasil dipancing  Ahmad Fatoni dari Desa Dukuhwringin dan sekaligus dinobatkan sebagai juara pertama yang diganjar dengan hadiah sebesar Rp 3 Juta dan Tropi. Juara 2 Hardi (Limbangan Wetan Brebes) dengan berat ikan 900 gram dengan hadiah Rp 2 juta, dan juara 3 Arja (Desa Pulosari, Brebes) dengan berat ikan 800 gram dengan hadiah Rp 1 juta.

Turut hadir Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH, Kepala Dinas Perikanan Gatot Rudiono, Ketua Panitia HUT ke-74 RI Sutaryono, Kabag Penanggulangan Kemiskinan Setda Hj Farikha, Kabag Layanan Pengadaan Moh Zuhdan Fanani dan tamu undangan lainnya. (Suprapto, Wasdiun, Pendim0713)